scholarly journals MENAKAR HERMENEUTIKA AL-QUR’AN

2020 ◽  
Vol 3 (1) ◽  
pp. 16-34
Author(s):  
Muhibuddin Ok

Implikasi dari pendekatan hermeneutika ke atas sistem epistemologi Islam termasuk segi perundangannya sangatlah besar dan saya fikir agak berbahaya. Perkara yang paling utama saya kira ialah penolakannya terhadap penafsiran yang final dalam sesuatu masalah, bukan hanya masalah agama dan akhlak, malah juga masalah-masalah keilmuan lainnya. Keadaan ini dapat menimbulkan kekacauan nilai, akhlak dan ilmu pengetahuan dapat memisahkan hubungan aksiologi antara generasi, antara agama dan kelompok manusia. Jika kita mengambil satu kaedah ilmiyah tanpa mempertimbangkan latar belakang sejarahnya, maka kita akan mengalami kerugian besar. Sebab kita akan meninggalkan metode kita sendiri yang telah begitu sukses membantu kita memahami sumber-sumber agama kita dan juga telah membantu kita menciptakan peradaban yang unggul dan lama. Kelemahan  umat Islam dalam bidang peradaban selama beberapa kurun ini bukan karena kelemahan sistem epistemologi dan metode penafsiran sumber-sumber agama; Demikian pula metode penafsiran sumber-sumber agama Kristian dan Yahudi atau Jepun bukan penyebab mereka itu berkuasa dewasa ini. Namun saya setuju dengan tokoh-tokoh yang pernah menyatakan bahwa umat Islam mundur jika menyimpang dari memahami Islam yang benar (seperti yang telah dipahami oleh generasi yang menguasai dunia dahulu secara umumnya

Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document