Early Childhood Islamic Education Journal
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

24
(FIVE YEARS 8)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo

2746-9115

2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 29-52
Author(s):  
Syahrial Labaso' ◽  
Ratna Hestiana

Teori pembelajaran humanisme meyakini bahwa proses pendidikan tidak diarahkan untuk membentuk kompetensi peserta didik, tetapi sebaliknya dimaksudkan untuk mengembangkan potensi yang melekat dalam diri peserta didik itu sendiri, sebagai pribadi yang unggul dan istimewa.  Sehingga sudut pandang yang digunakan ialah sudut pandang dari peserta didik sebagai individu pembelajar, sementara peran pendidik (guru) sebatas pada upaya dan usaha untuk memfasilitasi kebutuhan perkembangan diri dari peserta didik tersebut. Dalam proses pengembangannya menurut Jurgen Habermas, teori pembelajaran humanisme dapat dilaksanakan melalui tiga tahapan belajar, yaitu: belajar teknis (technical learning), belajar praktis (practical learning), dan belajar emansipatoris (emancipator learning). Melalui tiga tahapan belajar tersebut, peserta didik diharapkan dapat mencapai kesadaran yang utuh mengenai dirinya dan lingkungan sosialnya, hal inilah yang sekaligus menjadikan teori pembelajaran humanisme yang dikembangkan oleh Jurgen Habermas selaras dengan tujuan pendidikan Islam, sebab pada akhinya output dari teori pembelajaran humanisme ialah mencapai kearifan dan bijaksanaan hidup, sehingga seorang peserta didik dapat mengenali siapa dirinya, berikut peran sosial yang harus dilakukannya ditengah-tengah lingkungannya, sehingga pada akhirnya peserta didik dapat mengembangkan potensi dirinya dengan semaksimal mungkin, tanpa tercerabut dari lingkungan kulturalnya.  



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 104-116
Author(s):  
Fatra Mauda ◽  
Lukman Arsyad

Abstrak: Tujuan peneliti adalah untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak dengan menggunakan permainan rancang balok pada kelompok B Tk Kihajar Dewantoro XIII Kec. Dungingi Kota Gorontalo.Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas, subjek penelitian adalah kelompok B berusia 5-6 tahun berjumlah 23 peserta didik yang terdiri dari 11 anak perempuan dan 12 anak laki-laki. Prosedur penelitian yang di gunakan terdiri dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaa, tahap pengamatan atau observasi dan tahap refleksi, teknik pengumpulan data dengan menggunakan lembar kerja siswa untuk melihat keaktifan peserta didik. Hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan peneliti yaitu pada saat Pra Tindakan kemampuan kognitif anak melalui permainan rancang balok hanya sekitar 21.73% atau 5 anak dengan kategori berkembang sesuai harapan (BSH). setelah dilaksanakan siklus I kemampuan dengan berkembang sangat baik terdapat 43.47% atau 10 anak. dan pada saat dilaksanakan siklus II terjadi peningkatan yaitu sekitar 91.30% atau 21 anak dengan kategori berkembang sangat baik (BSB). Rekomendasi hasil penelitian ini adalah pihak Taman Kanak-Kanak, hendaknya melengkapi perlengkapan bahan dan media dalam mengembangkan kemampuan kognitif anak, terutama dalam kegiatan permainan rancang balok. Diharapkan guru agar lebih kreatif mengembangkan baik bentuk maupun jenis gambar supaya media yang digunakan lebih menarik dan variatif



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 1-16
Author(s):  
Annisa Fahmi Mannassai ◽  
Wiwik Pratiwi

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh media filem animasi Nussa dan Rara terhadap perkembangan kecerdasan spiritual anak kelas A1 PPAUD IT Lukmanul Hakim Limboto. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif eksperimen dan desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental designs (nondesigns) dengan bentuk One Group Pretest-Posttest. Subjek dalam penelitian adalah peserta didik dari kelas A1 di PPAUD IT Lukmanul Hakim Limboto sebanyak 14 anak. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Nonprobability Sampling  dengan cara teknik Sampling Jenuh. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa media filem animasi Nussa dan Rara memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan kecerdsasan spiritual anak kelas A1 di PPAUD IT Lukmanul Hakim Limboto. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis yang menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.001 lebih kecil dari 0.05 dimana secara statistik terbukti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara filem animasi Nusa dan Rara terhadap kecerdasan spiritual anak kelas A1 PPAUD IT Lukmanul Hakim Limboto.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 17-28
Author(s):  
Munirah

Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk mengelaborasi dan mendeskripsikan implementasi pemberian ASI  sebagai basis gizi balita pada anak usia dini. Selain itu dapat menemukan solusi kegagalan pemberian ASI pada anak usia dini di Raudhatul Athfal fi Sabilil Ilmi Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemberian ASI sebagai basis gizi balita pada anak usia dini di Raudhatul Athfal fi Sabilil Ilmi Kota Gorontalo, pertama adalah keberhasilan memberi ASI pada anak didukung oleh sikap atau kemauan ibu yang tinggi dan dukungan keluarga khususnya suami berperan aktif memberi dukungan secara emosional dan bantuan praktis, serta suami berperan aktif mengatasi kendala yang timbul selama proses menyusui. Kedua, adalah kegagalan pemberian ASI dapat disebabkan oleh faktor internal adalah faktor psikologis, fisik, dan pekerjaan ibu. Sedangkan faktor eksternal adalah perubahan sosial budaya, faktor tenaga kesehatan, dan dukungan suami.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 53-64
Author(s):  
Suliati S Eleti ◽  
Sitiriah Salim Utina ◽  
Sitti Rahmawati Talango

Abstrak: Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode gerak dan lagu terhadap konsentrasi belajar anak usia dini kelompok A1 PPAUDIT Lukmanul Hakim, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Model Penelitian Tindakan Kelas Kemmis Mc Tagart. Subjek dari penelitian ini adalah kelompok A1 berusia 4 sampai 5 tahun terdiri dari 8 laki-laki dan 10 perempuan. Peningkatan konsentrasi belajar anak usia dini melalui metode gerak dan lagu dapat dilihat dari jumlah presentase observasi awal 58%, mulai meningkat pada pelaksanaan siklus I yaitu 77%. Setelah dilakukan refleksi dilanjutkan pada siklus ke II dengan presentase kenaikan 88%. Maka dengan ini metode gerak dan lagu dapat meningkatkan konsentrasi belajar anak kelompok A1 PPAUDIT Lukmanul Hakim Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo. Adapun saran dari peneliti agar metode gerak dan lagu dapat bermanfaat untuk meningkatkan konsentraasi belajar anak usia dini yaitu : (1). Untuk pendidik, agar dapat menjadi salah satu referensi pengembangan metode gerak dan lagu yang telah peneliti lakukan untuk proses pembelajaran dalam meningkatkan konsentrasi belajar anak usia dini. (2). Untuk peneliti, menjadi salah satu alternatif metode yang menarik untuk dilakukan di sekolah.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 78-87
Author(s):  
Nurlela ◽  
Supiah

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Melalui Permainan Engklek. Model penelitian yang digunakan adalah model Kemmis dan Taggart dengan subjek penelitian berjumlah 20 anak di kelompok B TK Berlian Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo. Penelitian dilaksanakan dari bulan Juli hingga September 2019 dengan dua siklus. Tehnik pengumpulan data yaitu observasi dan dokumentasi. Tehnik analisis data yang digunakan analisis data deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan peneliti yaitu pada saat Pra Tindakan Kemampuan Kinestetik Melalui Permainan Engklek hanya sekitar 15% atau 3 anak. Pada siklus I terjadi peningkatan 45% atau 9 anak. dan pada siklus II terjadi peningkatan yaitu sekitar 90% atau 18 anak. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah guru harus memiliki berbagai macam strategi dan metode pembelajaran dalam mengembangkan kemampuan kinestetik pada anak. Agar anak mampu memahami dan dapat melaksanakan apa yang diarahkan oleh guru. Guru juga merupakan pemeran utama dalam proses pembelajaran.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 65-77
Author(s):  
Sisrianti Imban ◽  
Indriani

Abstrak : Masalah dalam penelitian adalah “Bagaimana Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Anak Usia Dini Melalui Metode Demonstrasi.” Sedangkan tujuan penelitian adalah untuk Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Anak Usia Dini dengan menggunakan Metode Demonstrasi Di Kelompok A TK Beringin Jaya Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas, subjek penelitian adalah kelompok A berusia 4-5 tahun berjumlah 20 anak yang terdiri dari 12 anak perempuan dan 8 anak laki-laki. Tehnik pengumpulan data yaitu observasi dan dokumentasi. Tehnik analisis data yang digunakan analisis data deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan peneliti yaitu pada saat Pra Tindakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Melalui Metode Demonstrasi hanya sekitar 20% atau 4 anak dengan kategori berkembang sesuai harapan (BSH). setelah dilaksanakan siklus I kemampuan dengan berkembang sangat baik terdapat 45% atau 9 anak. dan pada saat dilaksanakan siklus II terjadi peningkatan yaitu sekitar 90% atau 18 anak dengan kategori berkembang sangat baik (BSB). Rekomendasi hasil penelitian ini adalah guru harus memiliki berbagai macam strategi dan metode pembelajaran. Agar anak mampu memahami dan dapat melaksanakan apa yang diarahkan oleh guru. Guru juga merupakan pemeran utama dalam proses pembelajaran.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 88-103
Author(s):  
Osin S. Djafar ◽  
Kasidi

Abstrak : Penelitian ini dilatarbelakangi pembiasaan sikap disiplin di TK Aster, Kec. Pulubala dimana pembiasaan dilakukan dengan memberikan contoh ataupun menjadi tauladan bagi peserta didik serta pada saat pembelajaran di kelas mulai berlangsung dan juga di luar kelas. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi, yang digunakan untuk mengumpulkan data mengenai keadaan sekolah, kondisi sarana prasarananya, serta pembiasaan sikap disiplin anak di TK Aster. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa anak dibiasakan untuk menunggu giliran sesuai urutan dan tidak saling mendahului ketika masuk ruang belajar atau ruang bermain. Demikian pula ketika kegiatan pembelajaran usai dilaksanakan, anak dibiasakan menunggu giliran masing-masing (2) Faktor pendukung dan penghambat faktor pendukung diataranya seperti adanya motivasi dari pendidik dan adanya antusiasa dari anak didik, namun dalam pembiasaan sikap disiplin pula memiliki hambatan yakni kurangnya kerja sama orang tua dala membiasakan anak untuk antri dilingkungan keluarga.



2020 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 44-57
Author(s):  
Kasmin Dai ◽  
Sitiriah Salim Utina

Permasalahan yang akan dibahas dalam skripsi ini yakni bagaimana meningkatkan keterampilan kerjasama anak usia dini melalui metode Bermain kooperatif? Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan keterampilan kerjasama AUD melalui metode Bermain koopertif. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Adapun pengumpulan data penulis menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahapan reduksi data, penyajian data dan penrikan kesimpulan. Kemudian untuk pengecekan keabsahan data penulis menggunakan ketekunan pengamatan dan triangulasi teknik. Hasil penelitian:1) meningkatkan keterampilan kerjasama AUD melalui metode bermain kooperatif terutama di kalangan kelompok B mereka sudah cukup baik dari sebelumnya. 2) Faktor pendukung dan penghambat dalam pembelajaran diutamakan adalah media yang penarik bagi anak dan utamanya tidak berbahaya. Cara guru menyampaikan juga harus jelas agar anak mudah mengerti. 3) peningkatan anak dalam meningkatkan keterampilan kerjasama aud melalui metode bermain kooperatif dapat diketahui melalui pengamatan guru pada saat pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian diharapkan kepada guru, orangtua bisa mengulang pembelajaran yang didapatkan terutama untuk kebutuhan anak dalam pembelajaran. Bagi peneliti agar lebih memahami tentang meningkatkan keterampilan kerjasama anak melalui metode Bermain kooperatif agar anak lebih senang dan tertarik untuk melakukan kegaiatan.



2020 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 15-27
Author(s):  
Jurmita Kaunang ◽  
Lukman Arsyad

Permasalahan yang akan dibahas dalam skripsi ini yakni Gambaran Umum Tentang Kecerdasan Visual-Spasial Anak? Bagaimana proses pembelajaran dengan Menggunakan Media Papan Grafik? Apa saja faktor penghambat dan pendukung dalam meningkatkan kecerdasan visual-spasial anak melalui media papan grafik ? . Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Adapun pengumpulan data penulis menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kemudian untuk pengecekan keabsahan data penulis menggunakan ketekunan pengamatan dan triangulasi teknik.Hasil penelitian ditemukan bahwa: 1) Anak sudah bisa melatih daya pikir dengan menyusun bentuk-bentuk serta warna buah yang ada di dalam papan grafik. 2) Proses pembelajaran dengan Menggunakan Media Papan Grafik, anak sudah bisa mengerjakan tugasnya dengan baik tanpa arahan guru untuk memperagakannya. 3) faktor penghambatnya anak tidak bisa sabaran dalam menunggu giliran sedangkan faktor pendukung tersediannya media pembelajaran. Saran penelitian ini diharapkan kepada guru terlebih kepada orang tua agar lebih dalam lagi untuk mengulang kembali apa yang menjadi kebutuhan anak terutama dalam pembelajaran yang telah diberikan oleh guru di sekolah. Bagi peneliti agar lebih memahami tentang meningkatkan visual-spasial anak melalui media papan grafik agar anak lebih serius dalam menerima pembelajaran.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document