ADI Pengabdian Kepada Masyarakat
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

29
(FIVE YEARS 29)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Pandawan

2774-5988, 2774-597x

2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 62-66
Author(s):  
Rahmat Salam ◽  
Hardjanto Nusantoro ◽  
Tsara Ayuninggati ◽  
Viola Tashya Devana ◽  
Ariya Pannadhitthana Candra

Tujuan kegiatan ini adalah sebagai bentuk perhatian dalam membantu mengurangi berat badan pada manusia dan memberi mereka sedikit kegembiraan dan senyuman dengan membantu mereka dengan murah hati di tengah wabah COVID-19 dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di BSD, terutama di dalam lingkungan perumahan BSD ini. Ketertarikan ini dituntaskan melalui penggabungan dari uang yang telah dikumpulkan dari beberapa orang dengan mengaplikasikan dalam bentuk makanan kotak dengan minimal konversi Rp 250.000. Hasil dari pengumpulan kisaran harga memperoleh 50 Makanan Kotak. Tahapan dalam kegiatan adalah dimulai dari pencarian penerima makanan.  Tahap  kedua  adalah  dengan  membagikan pada sasaran penerima makanan terdiri dari ojek online, pemulung, dan pengemis. Kegiatan ini dimulai pada bulan Mei 2021.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 51-56
Author(s):  
Lukita Chandra ◽  
Sudadi Pranata ◽  
Inggrid Panjaitan ◽  
David Hasudungan Pardede ◽  
I Ketut Gunawan

Para tunawisma adalah populasi rentan lokal yang kurang terlayani yang dapat memperoleh manfaat dari klinik pembelajaran pengabdian pengalaman praktikum untuk mahasiswa keperawatan sarjana muda yang disiapkan. Sikap negatif dan tidak hormat di antara petugas kesehatan telah diidentifikasi oleh para tunawisma sebagai penghalang untuk perawatan kesehatan. Pengalaman belajar pengabdian dengan populasi yang rentan telah terbukti mengubah sikap dan keyakinan mahasiswa keperawatan. Universitas besar di kota selatan bermitra dengan organisasi berbasis masyarakat yang memberikan pengabdian kepada para tunawisma untuk mendidik mahasiswa keperawatan senior dalam pengalaman belajar pengabdian. Tujuan dari proyek ini adalah untuk menguji sikap dan persepsi mahasiswa keperawatan terhadap populasi tunawisma sebelum dan sesudah berpartisipasi dalam pengalaman praktik klinis pembelajaran pengabdian. Studi kasus ini menggunakan kuesioner pengalaman sebelum dan sesudah untuk mengumpulkan data kualitatif untuk tujuan proyek. Temuan mengungkapkan siswa menunjukkan penurunan dalam ketakutan, peningkatan empati, dan pemahaman yang lebih dalam tentang peran advokasi perawat untuk orang yang mengalami tunawisma. Pendidik perawat ditantang untuk melibatkan siswa dengan populasi rentan untuk berubah sikap dan persepsi untuk peningkatan kesehatan masyarakat secara keseluruhan yang dilayani di seluruh dunia. Kemitraan dan pengalaman pembelajaran pengabdian dapat bermanfaat bagi semua.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 57-61
Author(s):  
Ani Yuliani ◽  
Hadi Nugroho ◽  
Royani ◽  
Sindy Amelia

Di Desa Widuri, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, jaringan pembawa ini bertujuan untuk menawarkan wawasan tentang pengetahuan ibu tentang stimulasi peningkatan motorik dengan tujuan untuk booming dan peningkatan si kecil melalui pendekatan pendampingan dan statistik yang berkelanjutan. Pendekatan pembawa jaringan terlihat sangat kuat karena memerlukan konseling langsung di rumah-rumah penduduk dalam suasana santai. Penyajian kain melalui media publikasi berbantuan wacana dapat membantu para ibu mengenali keinginan mengandung perkembangan motorik bayi. Hasil dari minat tersebut menegaskan reaksi yang benar-benar berkualitas dari ibu, terlihat dari pilihan ibu untuk mengundang pertanyaan dan memberikan penjelasan atas apa yang disampaikan pada beberapa titik konseling. Konseling stimulasi peningkatan motorik dapat mempermudah bayi untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangannya sesuai dengan fase perkembangannya.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 43-50
Author(s):  
Rizki Kurniawan ◽  
Markus Marselinus Soge

Tercatat sebanyak 69 kasus data kebakaran yang terjadi di wilayah Lahat pada tahun 2018, hal ini mengalami peningkatan kasus sebesar 81,6% dibandingkan pada tahun 2017. Manajemen kebakaran penting diperhatikan khususnya di lembaga pemasyarakatan, mengingat kondisi penghuni lapas yang rentan menjadi korban karena lapas merupakan suatu bangunan yang didesain supaya penghuni yang ada di dalamnya tidak dapat mendapatkan akses keluar sehingga perlu adanya kebijakan dan tindakan yang dapat melindungi baik nyawa manusia maupun dokumen penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penerapan manajemen kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lahat. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan instrumen lembar observasi, panduan wawancara, dan lembar studi dokumen. Kepala Lapas, kepala kesatuan pengamanan Lapas, dan petugas pengamanan Lapas berperan sebagai informan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 30 (34%) elemen penilaian penerapan manajemen kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA terpenuhi dan sebanyak 58 (66%) elemen tidak terpenuhi, dengan total keseluruhan elemen terpenuhi dan tidak terpenuhi sebanyak 88 elemen. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pemenuhan manajemen kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lahat memiliki tingkat dalam kategori rendah. Saran yang diberikan yaitu dibentuk suatu kebijakan manajemen kebakaran, prosedur penanggulangan kebakaran serta program untuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 36-42
Author(s):  
Bagus Akbar Pradana Akbar ◽  
Ibnu Muis Magfuri ◽  
Dwi Apriliasari

Keberhasilan desa literasi dalam melaksanakan program pelatihan kewirausahaan secara efektif dan efisien dipengaruhi oleh kemampuan pengelola dalam mengorganisasi, dan memanfaatkan sumber daya organisasi desa literasi. Maksud dari riset ini yaitu dalam menggambarkan serta menelaah pengelolaan program pelatihan kewirausahaan pada desa literasi yang meliputi fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, koordinasi, dan pengawasan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah ketua dan tim anggota yang mengelola program pelatihan kewirausahaan di desa literasi, peserta pelatihan dari anggota masyarakat yang aktif mengikuti program pelatihan kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap perencanaan program pelatihan kewirausahaan dimulai dengan merumuskan tujuan program berdasarkan hasil analisis yaitu pengorganisasian diwujudkan dengan menentukan kompetensi fasilitator dan kriteria sasaran program; ada kesesuaian antara tujuan dan materi pelatihan, metode dan evaluasi program pelatihan. Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, memotivasi dan interaktif antara pengelola, fasilitator, dan peserta diklat, mengoptimalkan fasilitas pembelajaran untuk praktik. Pengawasan dilakukan mulai dari penyusunan perencanaan program sampai program pelatihan selesai dan diperoleh data pendukung, serta kendala pelaksanaan program pelatihan kewirausahaan. Penyelenggaraan program pelatihan kewirausahaan ini dapat menjadi percontohan bagi lembaga literasi desa.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 26-35
Author(s):  
Sintorini Moerdjoko ◽  
Hilarion Widyatmoko ◽  
Rositayanti Hadisoebroto ◽  
Sarah Aphirta ◽  
Qurrotu ‘Aini Besila ◽  
...  

Kesehatan lingkungan adalah elemen yang sangat penting dalam kaitannya dengan potensi penyebaran penyakit terutama di era pandemi Covid-19 bila kondisi lingkungan tidak layak. Melalui pengelolaan lingkungan yang baik disertai dengan edukasi yang rutin dan kontinyu pada lingkungan, maka sekolah berasrama dapat menjadi contoh penerapan pengelolaan kesehatan lingkungan yang baik. Melalui kegiatan penyuluhan ini, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Teknik Lingkungan dan Arsitektur Lanskap bertujuan untuk mengedukasi sivitas akademika SMAN CMBBS agar dapat meningkatakan kesadaran dalam memenuhi fasilitas dasar yang layak dan penerapan pola kesehatan lingkungan yang terpadu dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Metode yang digunakan adalah penyuluhan materi edukasi dan poster melalui seminar daring menggunakan media tatap muka daring (video conference). Sebanyak 48,1% responden peserta penyuluhan ini belum memiliki kesiapan untuk memulai kembali sekolah tatap muka karena belum adanya persiapan matang dari pihak sekolah terkait sistem pengelolaan kesehatan lingkungan terpadu terutama tentang PHBS untuk mencegah terbentuknya klaster pandemi. Kegiatan penyuluhan tentang lingkungan yang berdampak pada Kesehatan ini sangat bermanfaat dalam membuka wawasan dan kesadaran sivitas akedemika CMBBS untuk menghadapi dimulainya proses belajar tatap muka di kelas.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 19-25
Author(s):  
Ridho Firdaus ◽  
Muhammad Faisal

Gamification merupakan tren yang berkembang di bidang bisnis ,manajer perusahaan ,pemasaran dan inisiatif kesehatan .Artikel ini menyajikan studi tentang penelitian empiris yang dipublikasikan tentang penerapan gamifikasi pada pendidikan. Penelitian ini dilakukan dengan naratif review yang hanya menggunakan data-data sekunder dari literatur yang telah didapat. Penelitian Ini menggunakan desain pemetaan secara sistematis. Untuk mengklasifikasikan hasil penelitian berdasarkan topik yang diekstraksi yang dibahas dalam artikel yang ditinjau. Kategori tersebut meliputi prinsip desain gamifikasi, mekanisme permainan, konteks penerapan gamifikasi (jenis aplikasi, tingkat pendidikan, dan mata pelajaran akademik), implementasi, dan evaluasi. Dengan memetakan karya yang diterbitkan ke kriteria klasifikasi dan menganalisisnya, penelitian ini menyoroti arah penelitian empiris yang saat ini dilakukan tentang penerapan gamifikasi pada pendidikan. Ini juga menunjukkan beberapa kendala dan kebutuhan utama, seperti kebutuhan akan dukungan teknologi yang tepat, untuk studi terkontrol yang menunjukkan hasil positif atau negatif yang dapat diandalkan dari penggunaan elemen permainan tertentu dalam konteks pengabdian pada pendidikan tertentu, dll. Meskipun sebagian besar makalah yang ditinjau melaporkan hasil yang menjanjikan, penelitian empiris yang lebih substansial diperlukan untuk menentukan apakah motivasi ekstrinsik dan intrinsik peserta didik dapat dipengaruhi oleh gamifikasi.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 1-7
Author(s):  
Meiyanti Nurchaerani ◽  
Haryati ◽  
Firmansyah Nursyamsi

Pendidikan di era pandemi sangat berpengaruh kepada minat belajar siswa sekolah dasar hingga universitas. Segala upaya telah dilakukan untuk menunjang pembelajaran secara daring. Tetapi pada kenyataanya tidak semua dapat melaksanakan pembelajaran daring secara maksimal. Hal ini dibuktikan dengan apa yang terjadi di daerah Babakan Batawi Pasirwangi Kota Bandung. Berbagai faktor yang terjadi di lapangan membuktikan akan rendahnya minat untuk belajar dimasa pandemi. Faktor-faktor tersebut diantaranya: [1] rendahya edukasi tentang pandemi; [2] kurangnya komunikasi antara guru dan orangtua kepada siswa; dan [3] ekonomi. Berdasarkan hal tersebut, tim pengabdi membuat sebuah program pelatihan bahasa Inggris untuk upaya meningkatkan minat belajar pada anak-anak di lingkungan Babakan Batawi Pasirwangi Kota Bandung. Dari program pelatihan perngabdian kepada masyarakat tersebut dihasilkan peningkatan minat belajar kepada anak-anak yang dapat meningkatkan kembali minat belajar dimasa pandemik serta meningkatnya kemampuan berbicara dan berkomunikasi berbahasa Inggris di desa tersebut.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 8-18
Author(s):  
Elfio Tera Farras ◽  
Nursiam

Memperoleh bukti empiris tentang pengaruh sosialisasi perpajakan, keamanan dan kerahasiaan, persepsi manfaat, dan persepsi kenyamanan terhadap minat wajib pajak orang pribadi dalam melaporkan SPT melalui e-filling di KPP Pratama Sukoharjo adalah tujuan dari penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada wajib pajak orang pribadi di Sukoharjo. Metode pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan teknik random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin yang berjumlah 100 responden. Pengujian analisis menggunakan analisis linier berganda dengan menggunakan program SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sosialisasi perpajakan, keamanan dan kerahasiaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat wajib pajak orang pribadi untuk melaporkan SPT melalui e-filling dengan nilai sig masing-masing 0,002. Sedangkan variabel perceived usefulness, perceived ease of use tidak berpengaruh signifikan terhadap minat wajib pajak orang pribadi untuk melaporkan SPT melalui e-filling dengan nilai sig masing-masing sebesar 0,753 dan 0,084.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 75-80
Author(s):  
Zahara Azwar ◽  
Nina Ramadhani ◽  
Novita Dwi

Berdasarkan analisis  situasi diketahui  bahwa sebagian  besar  ibu-ibu PKK warga Paku Jaya, Tangerang Selatan berprofesi  sebagai  ibu  rumah  tangga,  sehingga mempunyai  waktu  yang cukup banyak untuk melakukan kegiatan yang mampu menambah penghasilan. Tujuan dari program ini  adalah  untuk  memberdayakan  ibu  rumah  tangga memberi  pelatihan bercocok tanam dengan sistem hidroponik. Konsep “Hidroponik” merupakan budidaya menanam dengan  memanfaatkan  air/larutan  mineral  bernutrisi  tanpa  menggunakan  tanah  dengan  menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi. Sistem bertanam “Hidroponik” merupakan konsep bertanam yang cocok  untuk  daerah  perkotaan  dan  lahan  terbatas.  Luaran  jangka  panjang  yang  diharapkan  dari pengabdian  ini  adalah  meningkatkan  penghasilan  dan  peningkatan kesejahteraan.  Guna  mencapai target  luaran  yang  telah  direncanakan,  kegiatan  pengabdian  dilakukan  dengan  tahapan  sebagai berikut: (1) pemaparan materi “Hidroponik”; (2) Pelatihan kepada masyarakat dan Praktik Pembuatan “Hidroponik” dan  (3)  Pendampingan  selama dua bulan  atau praktik  berkebun  dengan sistem Hidroponik” serta  (4)  Evaluasi  kegiatan. Hasil  dari  pengabdian  ini  adalah  terbentuknya  kebun hidroponik  yang  ditempatkan  di Kantor  Balai  Desa  Paku Jaya dikelola  bersama antara  Kelompok Ibu-ibu  PKK  sangat  respon  dan  antusias  serta  akan  mengembangkannya  di rumah masing-masing.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document