JURNAL PENDIDIKAN IPS
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

67
(FIVE YEARS 15)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By STKIP Taman Siswa Bima

2685-0141, 2088-0308

2021 ◽  
Vol 11 (2) ◽  
pp. 95-100
Author(s):  
Agus Susilo ◽  
Sisca Arie Hanika

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan semangat belajar Sejarah dengan hasil belajar siswa Kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Untuk menghitung penelitian ini, peneliti menggunakan tes yang diberikan kepada siswa. Dari hasil tes tersebut dapat diketahui tingkat keberhasilan dan hubungan antara semangat belajar dengan hasil belajar Sejarah di SMA Negeri 5 Lubuklinggau.  Hasil dan pembahasan diketahui bahwa hasil statistik diketahui bahwa H1 dalam meningkatkan semangat belajar Sejarah dengan hasil belajar siswa di Kelas X IPS SMA Negeri 5 Lubuklinggau diterima dimana hasil nilai thitung 9,376 > 1,986. H1 diteima sedangkan Ho ditolak artinya terhadap hubungan yang dignifikan antara semangat belajar dengan hasil belajar sejarah. Hal ini menunjukan bahwa guru mata pelajaran sejarah mampu meningkatkan semangat belajar siswa melalui pemberian motivasi dan pemanfaatan media pembelajaran yang efektif dengan menggunakan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengembangan diri yang didapatkan oleh guru di era digital ini harus diberikan kepada siswa melalui pembelajaran yang inovatif dan menumbuhkan semangat belajar siswa yang tinggi.



2021 ◽  
Vol 11 (2) ◽  
pp. 101-106
Author(s):  
Syahbuddin Syahbuddin ◽  
Habibah Habibah

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan budidaya rumput laut dalam meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat desa Laju. Metode penelitian adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunankan desain studi kasus untuk untuk menyelidiki secara mendalam dan detail suatu peristiwa dalam kehidupan nyata. Dalam hal ini meyelidiki budidaya rumput laut di desa Laju . Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Sampling dalam penelitian ini menggunakan poerposive sampling sedangkan keabsahan data dengan teknik triangulasi. Analisa data interaktif yang terdiri dri tiga tahap yaitu reduksi data, sajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian penyimpulkan bahwa: (a) budidaya rumput laut di desa Laju kecamatan Langgudu kabupaten Bima menggunakan teknik lepas dasar dengan tahap-tahap: menentukan lokasi, pemilihan bibit, penanaman bibit, pengendalian hama dan penyakit, panen, pasca panen/penjemuran. (b) Budidaya rumput laut mampu meningkatkan pendapat ekonomi masyarakat di desa Laju kecamatan Langgudu. Hal ini didukung beberapa faktor;  harga rumput laut yang baik, warna kuning dijual dengan harga Rp. 14.000/kg sedangkan rumput laut warna hijau dijual Rp. 15.000/kg; proses budidaya rumpur laut yang tidak rummit, dan; biaya yang relaif murah. Keadaan ini memberikan kesmepatan kepada masyarakat untuk meningkatkan kehidupan ekonomi sehingga mampu memenuhi kebutuhan hidup baik pangan, sandang, papan maupun pendidikan anak-ananya.



2021 ◽  
Vol 11 (2) ◽  
pp. 107-114
Author(s):  
Ana Merdekawati

Menjadi seorang guru di daerah terpencil tidak semudah yang dibayangkan. Memerlukan tekad dan  semagat yang besar serta motivasi yang tinggi karena kondisi dearah terpencil sangat jauh berbeda dibandingkan dengan kota baik dari segi infrastruktur, sarana prasarana, media pembelajaran serta fasilitas pendukung lainnya. Namun bagi guru yang memiliki motivasi dan keyakinan yang tinggi akan kemamapuan dirinya, hal tersebut justru menjadi tantangan yang memacu dirinya untuk terus bekerja keras menjalankan tugasnya mencerdaskan anak bangsa. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh motivasi dan efikasi diri terhadap kinerja guru sekolah dasar di daerah terpencil. Responden penelitian adalah guru SD yang tersebar pada tujuh SD di Kecamatan Orong Telu Kabupaten Sumbawa. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan kuisioner sebagai alat pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun secara simultan antara motivasi dan efikasi diri  terhadap kinerja guru SD di daerah terpencil. Berdasarkan hasil uji statistik diketahui nilai Fhitung = 50,508 dimana Ftabel = 3,12 sehingga F hitung > F tabel dengan signifikansi p = 0,000 < 0,05 yang berarti motivasi dan efikasi diri secara simultan berpengaruh terhadap kinerja guru. Dengan demikian maka, hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dinyatakan diterima.



2021 ◽  
Vol 11 (2) ◽  
pp. 86-94
Author(s):  
Muhammad Irham Irham

Perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja dari hari ke hari semakin kompleks, hal ini menimbulkan masalah tersendiri dalam kehidupan masyarakat. Untuk mencegah terjadinya perilaku menyimpang remaja, dibutuhkan peran kalangan yang terintegrasi dalam masyarakat, mulai dari orang tua, guru di sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan peranan lembaga kesejahteraan sosial. Untuk itu tujuan penelitian ini adalah (i) Untuk mengetahui dan memahami tentang peranan keluarga dalam mencegah penyalahgunaan obat terlarang. (ii) Untuk mengetahui dan memahami tentang latarbelakang terjadinya penyalahgunaan obat terlarang. (iii) Untuk mengetahui dan memahami tentang dampak psikologis pada remaja pengguna obat tramadol. Jenis penelitian ini adalah penelitian Studi kasus dengan pendekatan Kualitatif. Dengan lokasi penelitian di Kabupaten Bima. Informan dalam penelitian ini terdiri dari remaja pelaku tindakan menyimpang terhadap penyalahgunaan obat tramadol, orang tua remaja, pihak kepolisian, tokoh agama (guru mengaji). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontrol sosial keluarga dalam mencegah perilaku menyimpang remaja dalam hal penyalahgunaan obat tramadol adalah dengan cara memberikan pengarahan dan pendekatan dalam bentuk bimbingan kepada remaja agar tidak melakukan penyimpangan dalam penyalahgunaan obat tramadol



2021 ◽  
Vol 11 (2) ◽  
pp. 80-85
Author(s):  
Ai Siti Nuraeni ◽  
Ane Rostiani ◽  
Eldi Mulyana
Keyword(s):  

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran gender dalam konsep IPS Melalui olahraga sepak bola terutama bagi kaum perempuan. Sedangkan metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk memperoleh informasi yang lebih dalam peneliti melakukan wawancara kepada narasumber mengenai pandangan mereka terhadap keterlibatan perempuan dalam olahraga sepak bola. Sedangkan teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling dimana partisipan dalam penelitian ini dalah peserta didik SDN Pakuwon, MTs 1 Garut, dan SMA Muhammadiyah. Sedangkan lokasi yang digunakan untuk penelitian adalah Lapangan Alun-Alun Garut tepatnya Jalan Ahmad Yani No. 22, Paminggir, Kec. Garut Kota Kab. Garut, Jawa Barat. Alasan peneliti memilih tempat ini adalah karena terdapat beberapa sekolah yang dekat dengan lokasi penelitian sehingga memudahkan peneliti mengambil subjek dan melakukan wawancara. Hasil yang didapat dari penelitian di lapangan Alun-Alun Garut bahwa permainan sepak bola masih didominasi oleh laki-laki, meskipun terdapat perempuan yang menyukai olahraga tersebut. Tetapi, stereotipe tentang partisifasi perempuan dalam olahraga tersebut masih saja ada, bahkan sebaiknya keberadaan perempuan dalam permainan sepak bola dipisahkan dengan laki-laki karena perbedaan fisik dan psikologis antara keduanya.



2021 ◽  
Vol 11 (2) ◽  
pp. 74-79
Author(s):  
A. Gafar Hidayat ◽  
Tati Haryati

Model pelaksanaan pembelajaran, selama pandemi covid 19, selalu didominasi oleh pembelajaran daring, karena dapat menghindari guru dan siswa bertemu secara fisik/langsung, namun tidak semua daerah memiliki tingkat kesiapan teknologi informasi yang sama, hal ini menjadi catan buruk dalam praktek pembelajaran daring. Begitu juga halnya di sekolah dasar, terutama yang berada di kabupaten Bima. Rata-rata sekolah, tidak melaksanakan pembelajaran secara daring, dengan alasan; fasilitas pendukung kurang, pemahaman tentang platform pembelajaran online masih kurang juga, rata-rata siswa tidak memiliki perangkat komputer atau gedjet/hp android. Hal ini terjadi karena guru dan pihak sekolah melarang siswa untuk membawa HP, namun ketika pandemi melanda guru dan sekolah menginginkan siswa belajar online dengan dengan gedjet/HP android masing-masing. Pelaksanaan BDR kurang efektif khususnya bagi peserta didik sekolah dasar, ditambah lagi orangtua murid yang belum paham dengan tugasnya dalam mendampingi anak belajar dirumah. Sehingga sekolah-sekolah menyarankan kepada guru untuk berkunjung ke rumah-rumah siswa atau sebaliknya, keterbatasan fasilitas dan sarana penunjang menjadi masalah utama dalam gagalnya kegiatan pembelajaran jarak jauh yang dianjurkan oleh Kemendikbud. Tujuan penelitian; (1) Mendeskripsikan tentang Pelaksanaan BDR sekolah dasar; (2) Menyajikan dan menganalisis tentang hambatan pelaksanaan BDR sekolah dasar. Jenis penelitian ini, merupakan penelitian kualitatif dengan memanfaatkan informasi dari berbagai pihak yang berhubungan dengan pelaksanaan BDR dan disajikan dalam bentuk uraian dan simpulan. Sedangkan teknik pengumpulan datanya dilkukan dengan cara mewawancarai, semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan BDR, samapai pada orangtua/wali, hasil wawancara tersebut akan dibuat matriksnya sesuai indikator masalah kemudian akan dilakukan observasi untuk mengamati pelaksanaan BDR, agar mendapakan gambaran real tentang fenomena keberlangsungan BDR, dan yang terakhir akan dilakukan dokumentasi sebagai data pendukung dalam menelaah penelitian ini lebih lanjut. Sedangkan teknik analisis datanya dilskukan dengan cara menghimpun data hasil penelitian lapangan dalam bentuk pemetaan matriks data, setelah itu akan ditafsirkan dengan memberikan makna pada setiap informasi yang dikumpulkan sebelumnya, sehingga sampai pada langkah terakhir penarikan kesimpulan sebagai point yang di petakan dalam hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan yaitu; 1) Pelaksanaan BDR di sekolah dasar kurang efektif, meskipun sekolah sudah mengikuti pedomannya, namun ditinjau dari model pelasanaan dan efektifitas keterlibatan guru, siswa dan pendampingan orangtua belum maksimal; 2) Hambatan dalam pelaksanaan BDR di sekolah dasar yaitu kurangya fasilitas pendukung, motivasi dan minat siswa dalam belajar secara mandiri, dan siswa kurang memahami materi atau tugas yang diberikan oleh guru, tanpa penjelasan karena keterbatasan waktu, serta pebedaan persepsi anata sekolah dan orangtua dalam mendukung pelaksanaan BDR



2021 ◽  
Vol 11 (2) ◽  
pp. 69-73
Author(s):  
Fatkhan Amirul Huda ◽  
Munawar Thoharudin

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui integrasi metode talking stick dan metode tebak kata pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 sepauk. Berdasarkan observasi didapatkan masih rendahnya nilai hasil belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPS yang lebih rendah dari KKM yaitu 70. Aktivitas belajar siswa pada siklus I diperoleh rata-rata sebesar 65% dengan kriteria baik. Pada siklus II hasil aktivitas belajar siswa diperoleh rata-rata sebesar 90% dengan kriteria sangat baik. Peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I dengan nilai rata-rata 72,22% dan meningkat di siklus II dengan nilai rata-rata sebesar 82,83%. Sehingga terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 10,61%. Ketuntasan belajar klasikal siswa pada siklus I sebesar 60,86% dengan 14 orang tuntas dan 9 orang tidak tuntas. Pada siklus II ketuntasan belajar klasikal mencapai 91,3% dengan jumlah siswa yang tuntas 21 orang dan 2 orang tidak tuntas. Peningkatan ketuntasan klasikal siswa adalah sebesar 30,43%. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa melalui integrasi metode talking stick dan metode tebak kata dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS tema pengaruh Interaksi sosial terhadap kehidupan sosial dan kebangsaan di kelas VIII di SMP Negeri 4 Sepauk.



2021 ◽  
Vol 11 (1) ◽  
pp. 10-18
Author(s):  
Roni Irawan
Keyword(s):  

Virus Corona (Covid 19) ditemukan masuk di Indonesia pada awal bulan maret 2020, hal ini dikarenakan adanya warga Indonesia yang terkonvirmasi terdampak Virus Corona. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang (1). Bagaiman perenacanaan Pembelajaran Sejarah pada masa pandemi Covid 19 (2). Bagaimana implementasi pembelajaran sejarah pada masa pendemi covid 19. (3) Bagaimana kendala dan dampak dalam pembelajaran sejarah pada masa pandemi Covid 19. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Ambalawi dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari Kapala Sekolah, Guru, dan Siswa. tehnik pengumpulan data menggunakan tehnik observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Untuk memvaliditas data dalam penelitian ini menggunakan triagulasi sumber, triagulasi data, dan triagulasi peneliti. Analisis data menggunakan analisis interaktif, meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1). Perencanaan pembelajaran susun lebih awal sebelum melaksanakan kegiatan implementasi pembelajaran, agar pembelajaran berjalan dengan baik dan mencapai tujuan pembelajaran. Perencanaan pembelajaran pada awalnya, guru membuat perangkat pembelajaran yang berdasarkan pada kompetensi Inti dan Kompetensi dasar yang termuat dalam silabus dan kurikulum 2013. Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada masa pandemi Covid 19 di susun dengan terpisah yang sesuai dengan kebuhan dalam pembelajaran daring, (2). Impelementasi pembelajaran sejarah pada masa pandemi Covid 19 di lakukan dengan dua model pembelajaran yaitu pembelajaran dengan model luring atau tatap muka dan juga menggunakan model pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran daring, (3). Kendala dan Dampak pada implementasi pembelajaran sejarah pada masa pandemi Covid 19 adalah banyak siswa yang tidak memiliki HP android, tidak memiliki paket internet dan jaringan internet yang tidak stabil



2021 ◽  
Vol 11 (1) ◽  
pp. 31-39
Author(s):  
Ahmadin
Keyword(s):  

Penelitian ini membahas tentang peranan zakat produktif terhadap pengebangan usaha pada Amil Zakat Kabupaten Bima. Hal ini dianggap menarik karena masih kurang maksimalnya pengelolaan zakat produktif terhadap pengembangan usaha kecil, serta minimnya pengetahuan mustahiq terhadap manajeman wirausaha, hal tersebut mengakibatkan kurang optimalnya peranan zakat produktif yang selama ini dikelola oleh Amil Zakat Kabupaten Bima. Urgensi dari penelitian ini yaitu menjadi sumber informasi masyarakat luas khususnya mengenai perananan zakat produktif terhadap penegembangan usaha kecil. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang dilakukan di Amil Zakat Kabupaten Bima. Untuk mendapatkan data yang valid, peneliti menggunakan beberapa metode pengumpulan data yaitu Wawancara, Dokumentasi dan Observasi. Sumber data penelitian ini ada dua yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Setelah data-data terkumpul maka peneliti menganalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif dengan menggunakan metode berfikir induktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pengelola zakat produktif yang selama ini dikelola oleh Amil Zakat Kabupaten Bima sudah cukup baik, tetapi ada beberapa hal yang harus diperbaiki terutama dari segi profesionalisme pengurus Amil Zakat Kabupaten Bima yang masih kurang maksimal pedampingan dan evaluasi dari pengurus mengakibatkan kurang efektifnya pengelolaan zakat produktif tersebut, serta minimnya pengetahuan para mustahiq dalam berwirausaha sehingga mustahiq tidak dapat mengembangkan usahanya.



2021 ◽  
Vol 11 (1) ◽  
pp. 19-24
Author(s):  
Subhan

pelaksanaan layanan bimbingan belajar di kelas IV Negeri 58 Tambana. Metode penelitan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian guru kelas IV. Instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, observasi, catatan lapangan dan angket. Langkah-langkah analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru belum membuat program layanan bimbingan belajar. Layanan bimbingan belajar dilaksanakan oleh guru sesuai dengan pemahamannya. Layanan bimbingan belajar oleh guru dipahami sebagai suatu bentuk bantuan bagi siswa untuk mencapai hasil belajar sesuai target yang ditetapkan. Dalam melaksanakan layanan bimbingan belajar, guru mengalami hambatan antara lain keterbatasan pemahaman, waktu, serta keterampilan.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document