MAVIS : Jurnal Desain Komunikasi Visual
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

15
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Sekolah Tinggi Informatika Dan Komputer Indonesia

2656-9221, 2656-9159

2020 ◽  
Vol 2 (01) ◽  
pp. 26-35
Author(s):  
Alfi Syahrin ◽  
Subari Subari ◽  
Achmad Zakiy Ramadhan

Kekayaan sastra pertunjukan di negeri Indonesia sangat beragam. Keragaman yang ada tersebut merupakan suatu kekayaan yang tidak dapat terhitung nilainya. Kebudayaan daerah tercermin dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat yang ada, karena setiap daerah memiliki ciri khas kebudayaan yang berbeda. Budaya ini perlu dilestarikan agar tidak mengalami kemunduran atau bahkan kepunahan. Topeng Malang menjadi salah satu warisan budaya yang bernilai seni tinggi di kota Malang. Masyarakat harus kenal dengan kesenian daerah ini agar tetap bisa merawat kebudayaan. Namun, orang-orang sekarang jika melihat budaya dengan tampilan tradisi akan untuk sulit menarik perhatian mereka. Pada proses perancangan perlu dilakukan analisa data, sumber data primer dan sumber data sekunder. Tahap selanjutnya adalah mengambil sebuah kesimpulan dari hasil data yang didapatkan. Setelah kesimpulan didapatkan selanjutnya adalah menentukan konsep yang didasarkan pada hasil kesimpulan data. Metodologi yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan 5w+1H yang dijadikan sebagai dasar konsep pemecahan masalah, terdiri dari What (apa), Who (Siapa), When (Kapan), Where (Dimana), Why (kenapa), dan How (Bagaimana). Tujuan dari analisis 5W + 1H ini adalah untuk mendapatkan konsep perancangan dari video mapping yang akan di produksi. Media video mapping ini menampilkan budaya dengan konsep yang modern, karakter Topeng Malang akan menjadi konten dalam video ini. Video mapping ini akan berupa instalasi yang menggunakan bidang 3D sebagai objek yang akan di proyeksikan. Media ini juga di dukung dengan media poster, infografis, kaos, totebag, media sosial dan gantungan kunci. Maka diharapkan perancagan video mapping “Rawat Raut” dapat membantu mengenalkan dan melestarikan budaya Topeng Malang.



2020 ◽  
Vol 2 (01) ◽  
pp. 20-25
Author(s):  
Dwi Cahyaningtyas Mulyani ◽  
Pujiyanto Pujiyanto ◽  
Rina Nurfitri

Kabupaten Bondowoso memiliki beberapa objek pariwisata salah satunya adalah Kawah Wurung. Menurut Data Kunjungan dari Pengunjung Objek dan Daya Tarik Wisata Kabupaten Bondowoso, menjelaskan periode Juni 2018 mengalami penurunan. Penurunan pengunjung dikarnakan kurangnya media promosi dari dinas pariwisata itu sendiri. Metode yang digunakan untuk mencari data adalah observasi dan wawancara. Data-data yang sudah dikumpulkan diringkas secara rinci kemudian dapat disimpulkan. Dengan tujuan agar memudahkan saat pembuatan video. Perancangan ini menghasilkan video promosi yang mereprentasikan  pariwisata Kawah Wurung Bondowoso sebagai media promosi, dari informasi tersebut menjadikan daya tarik audiens sehingga dapat membantu program pengembangan  pariwisata daerah Bondwoso.



2020 ◽  
Vol 2 (01) ◽  
pp. 15-19
Author(s):  
Pratiwi Setiyo Trimawarni ◽  
Ida Siti Herawati ◽  
Mahendra Wibawa

Perancangan ini bertujuan untuk mengenalkan pakaian adat Madura melalui buku ilustrasi. Buku ilustrasi pakaian adat Madura ditujukan untuk anak-anak pada usia 9-12 tahun di usia sekolah yang menduduki kelas 3-6. Perancang membuat media utama melalui buku ilustrasi yang dirancang semenarik mungkin sehingga anak tertarik membaca dan mencermati visualisai yang ada. Model Perancangan menggunakan model perancangan dari Sanyoto, yaitu diawali dengan latar belakang masalah, identifikasi, sumber data, lalu dilanjukan analisis data, sintesis, konsep perancangan, kemudian proses perancangan, prototype dan hasil final. Hasil perancangan ini berupa buku ilustrasi dengan hardcover yang berukuran 17,5 cm x 17,5 cm. Selain mempunyai media utama, perancang membuat media pendukung untuk mempromosikan buku ilustrasi pakaian adat Madura adalah x-banner, gantungan kunci, t-shirt, tote bag, gelas, dan kipas. Buku ilustrasi ini memiliki media pendukung untuk mempromosikan buku ilustrasi pakaian adat Madura adalah x-banner, gantungan kunci, t-shirt, tote bag, gelas, kipas dan stiker. Bagi perancang selanjutnya diharapkan dapat merancang dengan permasalahan yang sama namun dengan media yang berbeda.



2020 ◽  
Vol 2 (01) ◽  
pp. 8-14
Author(s):  
Ignasius Jeksianus Iko ◽  
Pujiyanto Pujiyanto ◽  
Rina Nurfitri

Gua Maria Puhsarang di Kediri memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Keindahannya nampak karena sawah dan perkebunan warga serta memiliki suhu udara yang sejuk karena berada di bawah lereng Gunung Wilis. Gua Maria Puhsarang masih memiliki beberapa kekurangan diantaranya tidak adanya penjelasan ataupun keterangan tentang bangunan yang ada sehingga membuat para pengunjung kebingungan. Padahal penjelasan dari masing-masing bangunan yang secara lengkap akan menajadi daya tersendiri. Maka dari itu, dibutuhkan sebuah media yang dapat menjawab kekurangan tersebut. Yaitu sebuah media informasi yang dapat memberikan infomasi mengenai keadaan dan bangunan yang ada di Gua Maria Puhsarang.Metode perancangan ini diawali dari pencarian latar bekalang masalah kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan data, yang terdiri dari data primer dan data sekunder.  Selanjutnya  di analisa data, sintesis, untuk menentukan konsep perancangan dan melakukan proses perancangan sampai ke akhir desain. Maka Perancangan ini menghasilkan katalog fotografi yang berjudul “Gua Maria Puhsarang”. Dalam katalog ini, foto-foto yang disajikan akan ditata sedemikian rupa dan dilengkapi deskripsi singkat yang menjelaskan setiap foto, sehingga diharapkan dengan adanya katalog fotografi ini dapat dijadikan sebagai salah media informasi wisata religi Gua Maria Puhsarang yang dapat memberikan informasi lebih bagi pegunjung wisata tersebut.



2020 ◽  
Vol 2 (01) ◽  
pp. 1-7
Author(s):  
Theofilus Christ Marvellianto ◽  
Sarjono Sarjono ◽  
Ahmad Zakiy Ramadhan

Perancangan buku fotografi fashion ini bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat khususnya para generasi muda agar lebih mengenal dan menyukai gaya fashion khususnya busana batik Jawa Timur. Buku fotografi fashion ini dibuat untuk menampilkan beberapa busana batik Jawa Timur yang sudah sangat berkembang dan menginformasikan tentang motif atau corak batik kepada masyarakat agar dapat mengetahui tentang asal usul batik Jawa Timur. Adanya buku fotografi fashion batik Jawa Timur dapat meningkatkan ketertarikan masyarakat untuk menggunakan busana batik asli Jawa Timur. Buku fotografi fashion ini menggunakan dua sumber data yaitu primer dan sekunder, pengumpulan data melalui wawancara dengan beberapa narasumber dan observasi melalui beberapa buku, menggunakan kerangka perancangan modifikasi milik Sanyoto. Hasil akhir dari perancangan ini adalah dihasilkannya media informasi berupa buku fotografi fashion bagi masyarakat tentang batik Jawa Timur, dapat memberikan edukasi tentang batik Jawa Timur dan meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan busana batik daerah Jawa Timur.



2019 ◽  
Vol 1 (02) ◽  
pp. 72-76
Author(s):  
Indra Gunawan ◽  
Pujiyanto Pujiyanto ◽  
Fariza Wahyu Arizal
Keyword(s):  

Perpustakaan umum kota Pasuruan memiliki suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengapresiasi bakat anak – anak usia sekolah dasar di bidang sastra melalui event story telling. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh perpustakaan umum kota Pasuruan sebagai upaya untuk mendekatkan diri terhadap masyarakat. Penggunaan media promosi dalam event story telling yang diselenggarakan oleh perpustakaan umum kota Pasuruan merupakan hal yang dibutuhkan guna menarik perhatian masyarakat luas. Mengingat kurangnya media promosi yang dilakukan oleh pihak perpustakaan umum kota Pasuruan mengakibatkan event tersebut kurang mendapat dukungan terhadap masyarakat. Rancangan yang digunakan untuk mempromosikan event story telling berupa rebranding media promosi dan penambahan media penunjang berupa stationary set dan merchandise. Rebranding media promosi merupakan salah satu solusi guna membantu meningkatkan daya tarik masyarakat terhadap penyelenggaraan event story telling. Penambahan media seperti stationary set dan merchandise tidak hanya digunakan untuk menarik perhatian masyarakat saja, akan tetapi penggunaan media tersebut ditujukan sebagai nilai tambah yang diperlukan agar event tersebut memiliki sebuah identitas tersendiri.



2019 ◽  
Vol 1 (02) ◽  
pp. 56-63
Author(s):  
Rofi'i Rofi'i ◽  
Pujiyanto Pujiyanto ◽  
Ahmad Zakiy Ramadhan

Pada buku FIBA Rules 2017 yang merupakan sebuah buku panduan peraturan bola basket. Buku tersebut menjelaskan semua aturan secara terperinci mulai dari aturan dasar hingga aturan yang umum. Buku ini seharusnya digunakan para pemain sebagai alat untuk mengetahui aturan bermain dalam permainan bola basket, namun pada kenyataanya buku ini hanya digunakan oleh wasit sebagai alat untuk menjalankan sebuah pertandingan. Hal ini yang menyebabkan banyak pemain saat dipertandingan sering melakukan kesalahan yang mendasar. Kesalahan mendasar yang dilakukan pemain membuat sebuah pertandingan kurang sehat dikarenakan terlalu banyak pelanggaran yang terjadi. Buku fotografi dibuat untuk menggambarkan sebuah keadaan pada peraturan bola basket yang dimuat pada buku FIBA Rules 2017. Pada proses perancang tugas akhir ini yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi data dari sumber data primer dan sumber data sekunder tahap selanjutnya menarik sebuah kesimpulan dari data yang sudah didapat. Setelah  kesimpulan selesai ditarik sebuah jawaban untuk dijadikan sebuah dasar pijakan. Setelah adanya pijakan dilakukan proses konsep perancangan dan proses perancangan, lalu dilakukan tahap digitalisasi hingga desain final. Hasil yang diperoleh dari perancangan ini adalah dihasilkannya sebuah media edukasi peraturan bola basket. Dengan adanya Perancangan Buku Panduan  Permainan Bola Basket 2017 Berbasis Fotografi ini diharapkan dapat memberikan sebuah edukasi kepada para pemain supaya menghasilkan sebuah pertandingan yang berkualitas.



2019 ◽  
Vol 1 (02) ◽  
pp. 38-42
Author(s):  
Saskia Sefi Syahsanas ◽  
Ida Siti Herawati ◽  
Rina Nurfitri

Perkembangan pada masa anak-anak menjadi dewasa biasanya ditandai dengan terjadi masa pubertas atau haid yang terjadi secara berkala pada setiap bulannya. Pada saat remaja akan terjadi beberapa perubahan-perubahan emosi yang diakbitkan oleh beberapa faktor seperti penyesuaian terhadap lingkungan dan lain-lain. Wanita remaja pada saat haid mempunyai suasana hati yang berubah-ubah dan ingin mencari kesibukan atau kegiatan agar mereka dapat memperbaiki suasana hati. Kegiatan tersebut dapat dilakukan melalui media yang menarik yaitu playbook. Jenis buku ini dibuat untuk wanita remaja yang mengalami haid tersebut berupa buku interaktif mempunyai beberapa topik yang menarik. Oleh sebab itu perancang membuat playbook yang berjudul “Let’s Play Together” yang memiliki isi tentang games, dialog pictures, intruksi, dan informasi seputar haid. Untuk mempromosikan playbook ini memiliki beberapa media pendukung yaitu alat tulis, packaging, kalender haid, paper bag, totebag, dan x-banner.



2019 ◽  
Vol 1 (02) ◽  
pp. 43-55
Author(s):  
Ali Ramadhan ◽  
Fachmi Khadam Haeril ◽  
Rika Medina

Kemasan merupakan salah satu cara untuk memberikan informasi mengenai produk yang terdapat di dalamnya, sedangkan informasi diharapkan dapat memberikan keterangan dengan jelas. Dalam kemasan mainan, terkadang informasi yang diberikan didominasi oleh gambar produknya. Penelitian menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk memberikan informasi berdasarkan kepada penggambaran yang terdapat di kemasan khususnya kemasan mainan flying glider. Dengan pendekatan berupa studi kasusu diharapkan akan memberikan jawaban yang dapat membantu dalam melihat visual kemasan mainan dalam memberikan informasi yang terkait dengan produk yang dikemasnya. Visual dari kemasan mainan flying glider lebih didominasi oleh penggunaan gambar sebagai informasi yang menjelaskan mengenai isi dari kemasan tersebut. Sedangkan teks sebagai salah satu cara menyampaikan informasi digunakan sebagai pelengkap penjelasan dari mainan. Kata kunci: Visual, kemasan, flying glider, informasi.



2019 ◽  
Vol 1 (02) ◽  
pp. 64-71
Author(s):  
Cheryke Selsa Adia ◽  
Pujiyanto Pujiyanto ◽  
Fariza Wahyu Arizal

Branding merupakan rangkaian pembentukan nama, istilah, simbol, desain atau kombinasinya yang mengindentifikasikan produk/jasa. Corporate identity yang meliputi nama, logo, tagline, warna, tipografi dan elemen gambar, menjadi unsur utama pembentuk brand. Karena corporate identity lebih menarik, unik dan berbeda dengan yang lain menjadi mudah dikenal oleh masyarakat. TPA Talangagung juga merupakan tempat pengelolaan sampah terpadu yang telah memilah sampah organik dan sampah non-organik. TPA Wisata Edukasi Talangagung menjadi fasilitas wisata edukasi diawali dengan untuk mengajak masyarakat belajar memilah sampah. Hal tersebut kegiatan wisata edukasi yang ditawarkan oleh outdoor yaitu outbound dan camping ground. TPA Talangagung banyak belum mengetahui tentang wisata edukasi tersebut. Tujuan perancangan branding sebagai upaya meningkatkan brand image tersebut dapat mengenal dan menarik minat konsumen untuk datang ke TPA Wisata Edukasi Talangagung. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah menggunakan metode kualitatif dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Hal ini perlu dilakukan guna mengumpulkan data-data pendukung untuk penyusunan konsep perancangan branding. Maka perancangan branding ini dilakukan dengan bentuk visual yang unik dan menarik dapat diaplikasikan ke dalam media promosi sehingga dapat membentuk brand image TPA Wisata Edukasi Talangagung.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document