Jurnal Hilirisasi IPTEKS
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

66
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

1
(FIVE YEARS 0)

Published By Perpustakaan Universitas Andalas

2621-7198

2020 ◽  
Vol 3 (4) ◽  
Author(s):  
Desra Imelda ◽  
Dini Yanuarm

Ecoprint sebagai suatu kerajinan untuk memberi motif kain dengan dedaunan merupakan kerajinan yang sangat inspiratif dan ramah lingkungan dan cocok dikerjakan oleh kaum perempuan karena proses pembuatannya yang termasuk ringan dan mudah. Hasil cetakan dari ecoprint tidak akan pernah sama karena proses transfer tannin daun ke atas kain terjadi pada saat pengukusan, ini salah satu alasan kenapa kain ecoprint dihargai lumayan mahal. Pelatihan ecoprint terhadap anggota kelompok jahit Benang Sutra di Jorong Talaweh nagari Mungo kecamatan Luak kabupaten Lima Puluh Kota ditujukan untuk mempersiapkan dan memberi keterampilan sehingga mereka bisa menjadikan ecoprint sebagai salah satu penambah pemasukan keluarganya. Pelatihan ecoprint ini dilakukan dalam dua tahap, pertama anggota pelatihan dilatih cara membuat ecoprint yang dimulai dengan mengolah kain sehingga pori-pori kain terbuka dan bisa menerima transferan tannin daun dengan sempurna, selanjutnya kain siap untuk dicetak. Kain hasil ecoprint kemudian dijadikan barang-barang fungsional seperti alas meja, sarung bantal kursi, tas, dan dompet dengan terlebih dahulu diajarkan cara membuat pola, menggunting, menjahit dan finishing dengan memberikan payet sebagai sentuhan penambah nilai estetika.



2020 ◽  
Vol 3 (4) ◽  
Author(s):  
Trisfa Augia ◽  
Mery Ramadani ◽  
Hendery Dahlan ◽  
Rizki Ridhatul Tani ◽  
Fauziah Fauziah

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). SARS-CoV-2 merupakan coronavirus jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Indonesia melaporkan kasus pertama COVID-19 pada tanggal 2 Maret 2020 dan jumlahnya terus bertambah hingga sekarang. Sampai dengan tanggal 15 Oktober 2020 Kementerian Kesehatan melaporkan 349.160 kasus konfirmasi COVID-19 dengan 12.268 kasus meninggal. Aplikasi Self-Assessment COVID-19 dapat membantu skrining mandiri bagi masyarakat dan petugas kesehatan guna mempercepat penemuan kasus  dan mempermudah petugas kesehatan memberikan upaya kuratif. Sosialisasi Aplikasi Self-Assessment COVID-19 telah dilaksanakan berkoordinasi dengan Puskesmas Dadok Tunggul Hitam dan Kelurahan Kampung Lapai. Kegiatan meliputi pengenalan aplikasi, instalasi aplikasi, implementasi aplikasi, serta monitoring dan evaluasi penggunaan aplikasi. Peserta mengunduh aplikasi pada perangkat Android dan mengimplementasikan aplikasi dengan antusias. Diharapkan aplikasi ini dapat memudahkan masyarakat mengakses informasi terkait COVID-19 dan melakukan skrining secara mandiri.



2020 ◽  
Vol 3 (4) ◽  
Author(s):  
Irma Badarina ◽  
Nadrawati Nadrawati ◽  
Endang Sulistyowati
Keyword(s):  

Kelurahan Talang Ulu Kabupaten Rejang Lebong Bengkulu merupakan salah satu desa dengan tipe agraris yaitu perkebunan kopi. Pendapatan rumah tangga sangat bergantung pada kestabilan harga kopi. Sekitar 50% rumah tangga berstatus Masyarakat berpenghasilan Rendah (MBR). Kegiatan berkebun/mengurus ladang sebagian besar dilakukan oleh kaum bapak (laki-laki). Sementara para ibu/wanita tani hanya mengurus rumah tangga. Curahan waktu wanita tani untuk melakukan aktivitas di luar kegiatan mengurus rumah tangga masih cukup memungkinkan. Setelah urusan domestik rumah tangga selesai maka wanita tani dapat melakukan aktivitas lain yang bertujuan untuk menambah penghasilan keluarga. Salah satunya adalah usaha budidaya jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Budidaya jamur tiram putih cukup mudah dan murah. Media tumbuh dapat berasal dari limbah kulit kopi yang banyak terdapat di lokasi. Kegiatan PPM ini bertujuan untuk memberikan pelatihan budidaya jamur tiram dengan media kulit buah kopi bagi ibu-ibu tani di Kelurahan Talang Ulu Kabupaten Rejang Lebong Bengkulu. Metode yang dilakukan yaitu Penyuluhan dan Praktik langsung budidaya jamur tiram. Demplot rumah jamur didirikan sebagai tempat ibu-ibu belajar merawat jamur dan berbisnis jamur. Melalui kegiatan pengabdian ini pengetahuan ibu-ibu tani menjadi bertambah. Budidaya jamur tiram menjadi peluang usaha tanpa mengganggu pekerjaan utama ibu-ibu mengurus rumah tangga. Animo ibu-ibu tani peserta pelatihan cukup baik ditandai dengan terbentuknya kelompok usaha jamur tiram dan keinginan untuk menanam modal sendiri untuk mendirikan rumah jamur tiram.



2020 ◽  
Vol 3 (4) ◽  
Author(s):  
Fridarti Fridarti ◽  
Sri Mulyani

Nagari Lurah Ampalu merupakan salah satu sentra produksi coklat(cacao) yang terbesar di Sumatera Barat, dengan demikian limbah kulit buah coklat cukup banyak tersedia tapi belum termanfaatkan dengan optimal, Untuk perlu penyuluhan tentang teknologi sederhana yang dapat dipergunakan dalam pengolahan limbah tersebut. Salah satu teknologinya adalah fermentasi dalam pengabdian masyarakat ini menggunakan metode penyuluhan (dialog interatif) antara masyarakat dengan teim tentang : teknologi fermentasi, Pemanfaatan limbah coklat, pemeliharaan ternak yang baik dan masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Hasil kegiatan ini adalah: adanya antusias masyarakat yang tinggi, pendidikan yang masih rendah dengan pengalaman yang sudah cukup lama. Hasil fermentasi cukup baik (bau harum, warna tidak berubah dari asalnya, dan tidak ada jamur) dan hasil pengamatan saat diberikan pada ternak cukup baik dimana ternak sangat menyukai dengan demikian tingkat konsumsi meningkat dan pertambahan berat badan meningkat dengan pemberian 25 % dari Hijauan.



2020 ◽  
Vol 3 (4) ◽  
Author(s):  
Armaini Armaini ◽  
Yetria Rilda ◽  
Netti Suharti
Keyword(s):  

Penderita gizi kurang dan gizi buruk terbanyak pada balita  usia emas di bawah 2 tahun. Berdasarkan survei yg dilakukan ditemukan balita anggota Posyandu Anggrek 2 mengalami gizi kurang dan gizi buruk. Program kemitraan masyarakat memberikan solusi untuk peningkatan gizi terutama balita dengan memanfaatkan mikroalga Spirullina platensis yang kaya nutrisi sebagai suplemen gizi dalam menu makanan balita. Tujuan utama dari program kemitraan masyarakat yang dilaksanakan pada Posyandu Anggrek 2 adalah memberikan suplemen kapsul Spirullina platensis untuk memperbaiki gizi pada balita kurang gizi dan gizi buruk, meningkatkan pengetahuan pada ibu dari balita tentang makanan bergizi tinggi khususnya mikroalga Spirullina platensis untuk peningkatan gizi, imunitas dan kesehatan balita dimasa pendemi Covid-19 saat ini. Penerapan teknologi budidaya  Spirullina platensis yang  ditransfer kepada ibu rumah tangga yang tergabung dalam Posyandu Anggrek 2. Keberhasilan program ini terlihat bahwa pemberian kapsul Spirullina platensis pada 10 anak balita dalam waktu 6 minggu dapat menikatkan gizi balita yang diukur berdasarkan indek Antropometri standar WHO. Peningkatan berat badan dan tinggi badan setelah pemberian Spirullina platensis terlihat pada semua balita, dan terjadi peningktan kesehatan dan imunitas pada balita. Pembarian kapsul Spirullina platensis dapat memperbaiki status gizi dan imunitas pada balita.



2020 ◽  
Vol 3 (4) ◽  
Author(s):  
Berri Brilliant Albar

Perguruan tinggi perlu mempersiapkan pembelajaran daring sebagai jawaban atas tantangan kebutuhan revolusi industri 4.0. Selain itu, permasalahan eksternal bertambah di tahun 2020, salah satunya pemunculan virus corona yang menjadi pandemi. Situasi pandemi memaksa perguruan tinggi untuk segera beradaptasi di dalam kegiatan pembelajaran. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan adalah melanjutkan kegiatan pelaksanaan pendidikan jarak jauh (PJJ) secara daring hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Situasi tersebut memunculkan beberapa permasalahan pada perguruan tinggi, diantaranya kesiapan sumber daya manusia, fasilitas, dan lainnya. Seiring berjalannya waktu, perkuliahan sudah dimulai, maka permasalahan ini harus segera diatasi agar tercapainya tujuan pembelajaran dan peningkatan kualitas pendidikan pada perguruan tinggi di saat krisis seperti sekarang ini. Peningkatan penguasaan LMS oleh dosen dan penyediaan modul dan standarisasi estetika merupakan salah satu upaya penyelenggara pendidikan untuk menyampaikan pelayanan yang berkualitas (reliability, assurance, tangible, empathy, dan responsiveness) dan memuaskan bagi penerima layanan (masyarakat/ mahasiswa). Kegiatan ini berhasil melaksanakan workshop teknis dan modul yang efisien dan efektif untuk peningkatan pemahaman penguasaan LMS dalam waktu singkat.



2020 ◽  
Vol 3 (4) ◽  
Author(s):  
Rayna Kartika ◽  
Dian Yuni Anggraeni ◽  
Ares Albirru Amsal

Pengembangan bisnis membutuhkan riset dan jejaring. Bahkan pada saat baru berdiri, pemilik bisnis membutuhkan hal-hal tersebut. Hanya saja seringkali Pengusaha Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) tidak memperhatikan ini secara serius. Tujuan jangka panjang dari kegiatan ini adalah terciptanya market survey dan jejaring yang memberikan kemudahan dalam pengembangan bisnis PPBT. Target khusus dari kegiatan ini adalah: 1) dilaksanakannya market survey untuk produk-produk PPBT Universitas Andalas (minimal 5 produk); 2) dilaksanakannya business matching dimana PPBT dipertemukan dengan segenap pemangku kepentingan terutama pebisnis yang relevan bagi pengembangan produk PPBT serta dengan buyer yang bisa menjadi pembeli bagi produk-produk PPBT. Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan market survey kepada pelanggan potensial serta pelaksanaan business meeting yang mempertemukan PPBT dan segenap pihak yang bisa membantu bisnis PPBT. Luaran dari kegiatan ini adalah market survey dan business meeting.



2020 ◽  
Vol 3 (4) ◽  
Author(s):  
Zaini Zaini ◽  
Syarkawi Syamsuddin ◽  
Wisnu Joko Wulung ◽  
Purnawan Purnawan ◽  
Hendery Dahlan ◽  
...  

Sikap kurang pedulinya masyarakat terhadap protokol kesehatan berbanding lurus dengan jumlah peningkatan masyarakat yang terdampak virus Covid-19. Kondisi ini semakin memburuk saat fasilitas umum seperti alat cuci tangan yang tersedia cenderung kurang higienis karena masih adanya kontak fisik selama proses pencucian tangan, sehingga memiliki potensi resiko yang besar untuk terjadinya penularan wabah Covid-19 di lingkungan masyarakat secara massal. Oleh karena itu dibuatlah sebuah inovasi berupa alat cuci tangan tanpa sentuh yang dilengkapi dengan sensor-sensor untuk menggantikan fungsi dari keran air dan wadah sabun cair manual. Khalayak sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat yang ada di lingkungan rumah sakit Kota Padang. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama untuk mendesain alat dan tahap kedua berupa pengadaan alat sekaligus sosialisasi kepada masyarakat Kota Padang yang berkunjung ke rumah sakit terkait pengenalan dan cara penggunaan alat cuci tangan tanpa sentuh sekaligus memperagakan kepada masyarakat dengan dibantu oleh pihak rumah sakit tentang cara cuci tangan yang baik dan benar sesuai protokol kesehatan.



2020 ◽  
Vol 3 (4) ◽  
Author(s):  
Eka Candra Lina ◽  
Caesar Welya Refdi ◽  
Prima Fithri ◽  
Wenny Surya Murtius

Inkubator bisnis memiliki peran sebagai lembaga pendamping yang membantu para pelaku usaha menjadi mandiri. Program pembinaan berjangka dihadirkan dalam bentuk training, coaching, mentoring, dan evaluating dengan tujuan mengurangi resiko kegagalan bisnis, memperoleh akses pasar, akses implementasi teknologi dan akses pendukung lainnya. Kegiatan inkubasi produk unggulan daerah merupakan kerjasama Unit Inkubator Bisnis Teknologi dibawah Science Techno Park (STP) Universitas Andalas dengan Kota Solok yang bertujuan melahirkan wirausaha mandiri yang menjadi cikal bakal klaster industri. Usaha Kecil Menengah (UKM) makanan ringan adalah salah satu jenis usaha yang menjadi fokus pengembangan. Kegiatan yang dilakukan dalam program inkubasi ini dilaksanakan dalam bentuk seminar sehari, workshop implementasi teknologi, pendampingan/inkubasi bisnis, kunjungan industri, Branding dan Packaging. Makanan ringan khas kota solok antara lain olahan singkong yang disebut Karak Kaliang dan aneka keripik dari berbagai jenis bahan baku, diantaranya keripik pare. Karak kaliang dari kota solok memiliki ciri khas yang tidak dimiliki daerah lain yang memproduksi makanan yang sama. Karak kaliang kota solok berwarna putih bersih, ukurannya lebih kecil dibandingkan karak kaliang dari daerah lain. Selama ini karak kaliang dan keripik pare di produksi secara tradisional yang memiliki beberapa kekurangan antara lain, biaya produksi cukup tinggi karena minyak yang digunakan untuk menggoreng hanya bisa digunakan 3 kali ulangan, produk tidak tahan di simpan lama karena mudah tengik, upah tenaga kerja tinggi, pemasaran ditingkat lokal saja. Setelah mendapat sentuhan inovasi munculah karak kaliang yang di produksi secara lebih higienis, sehat dan kekinian dengan packaging dan branding baru, begitu juga dengan keripik pare. Kemajuan ini diharapkan dapat meningkatkan segmen pasar makanan ringan khas kota Solok, memperluas pemasaran, meningkatkan daya simpan dan daya saing produk. UKM mitra di harapkan mampu menjadi pioneer bagi kemajuan industri makanan ringan di kota Solok.



2020 ◽  
Vol 3 (4) ◽  
Author(s):  
Lusi Susanti ◽  
Prima Fithri ◽  
Difana Meilani ◽  
Hilma Raimona Zadry ◽  
Dina Rahmayanti ◽  
...  

Beberapa industri/Usaha Kecil Menengah  (UKM) furniture di Sumatera Barat, hampir sebagian besar masih menggunakan sistem biaya tradisional dalam menghitung harga pokok produksi. Selain itu, UKM furnitur di Sumatera Barat juga masih sedikit dalam memanfaatkan teknologi untuk mempermudah dalam pengolahan data. Di samping itu, pada penelitian lainnya ditemukan bahwa di Indonesia penggunaan teknologi informasi oleh UKM masih rendah dibandingkan perusahaan-perusahaan besar. Padahal dengan penggunaan teknologi informasi dapat meningkatkan daya saing UKM. Banyak hal yang menyebabkan rendahnya penggunaan teknologi informasi oleh UKM. Salah satunya adalah masih rendahnya pengetahuan akan potensi teknologi informasi untuk memajukan bisnis. Oleh karena itu, pentingnya penggunaan teknologi informasi untuk meningkatkan daya saing UKM, dan perlunya penggunaan metode ABC dalam menghitung harga pokok produksi, maka Jurusan Teknik Industri Universitas Andalas memberikan pendampingan, pelatihan, dan pembinaan kepada UKM furniture yang ada di Sumatera Barat. Dengan kegiatan ini akan mempermudah UKM dalam mengelola biaya bahan baku langsung, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead dan menghitung harga pokok produksi berbasis aktivitas serta mempermudah dalam pembuatan laporan harga pokok produksi berbasis aktivitas dengan menggunakan perangkat lunak bantuan komputer, sehingga tercipta daya saing UKM furniture yang lebih tinggi untuk dapat memenangkan persaingan dan tercipta pola kemitraan perguruan tinggi yang lebih baik lagi.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document