COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

21
(FIVE YEARS 21)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Pusat Pengembangan Pendidikan Dan Penelitian Indonesia

2797-0159, 2797-0574

2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 100-106
Author(s):  
KOEKOEH HARDJITO ◽  
SUWOYO SUWOYO ◽  
ERNA RAHMA YANI

Pada masa remaja terjadi berbagai macam perubahan yang cukup signifikan baik secara fisik mental, emosi serta psikososial termasuk sistem reproduksinya. Hal tersebut dapat mempengaruhi kehidupan dan perilaku pribadi, lingkungan keluarga maupun masyarakat dimana remaja tersebut berada. Untuk menyikapi perkembangan tersebut maka setiap remaja perlu menyiapkan diri dengan baik. Salah satu cara dalam menyiapkan diri adalah dengan meningkatkan pemahaman tentang kesehatan reproduksi dengan benar melalui berbagai cara yang dapat dipertanggungjawabkan. Sebagai bagian dari lingkungan yang dapat memberikan pengaruh pada remaja khususnya dalam menjaga kesehatan reproduksinya, maka sekolah berkewajiban membangun lingkungan yang dapat mendukung perkembangan kesehatan reproduksi remaja ke arah yang positif. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan sekolah berwawasan Gempi Kespro (Generasi Muda Peduli Kesehatan Reproduksi), yaitu sekolah yang peduli terhadap kesehatan reproduksi para siswanya, dengan melibatkan siswa untuk menjaga kesehatan reproduksi sesuai fase yang dialaminya dalam rentang kehidupan remaja. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan evaluasi manajemen, serta pelatihan. Kegiatan sosialisasi dan evaluasi dilaksanakan secara tatap muka langsung, sedangkan kegiatan pelatihan dilaksanakan secara tatap muka virtual via zoom meeting. Sasaran sosialisasi adalah 15 orang guru dan tenaga kependidikan, sedangkan sasaran pelatihan adalah 35 kader. Kader berasal dari 35 siswa kelas 8 dan 9 yang terpilih. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di awal program, sedangkan evaluasi dilaksanakan di akhir program. Pelatihan kader dilaksanakan selama 3 sesi, jarak tiap sesi sekitar 4 minggu, untuk meningkatkan pemahaman siswa diantara sesi pelatihan dilanjutkan dengan komunikasi melalui grup whatsapps. Hasil kegiatan menunjukkan komitmen yang tinggi dari manajemen sekolah dalam membangun sekolah berwawasan gempi kespro. Siswa secara aktif berperanserta dalam membangun kesehatan reproduksinya dengan ikut serta sebagai kader gempi kespro, kader memiliki pemahaman yang baik tentang kesehatan reproduksi yang ditunjukkan dari peningkatan nilai pre tes ke post tes yaitu dari rerata 46,7 menjadi 77,8. Diharapkan kader gempi kespro dapat menyebarluaskan pemahamannya tentang kesehatan reproduksi pada teman disekitarnya.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 89-99
Author(s):  
NUR IRWANSYAH ◽  
ARINAH FRANSORI

Bentuk kegiatan ini, yaitu berupa melakukan permainan-permainan tradisional yang dimainkan oleh anak-anak usia sekolah dasar di Wilayah Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Depok. Selain melakukan permainan-permainan tradisional itu, anak-anak diajarkan dan dipahamkan tentang nilai-nilai karakter bangsa yang terkandung dalam permainan-permainan tradisional tersebut. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk melestarikan permainan-permainan tradisional yang ada di wilayah sekitar tempat mereka tinggal. Selain itu, tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini untuk memahamkan dan menerapkan nilai-nilai karakter bangsa yang ada pada permainan-permainan tradisional tersebut kepada anak-anak di wilayah Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyararakat ini adalah menggunakan metode permainan, yaitu dengan permainan yang menyenangkan dan mengasyikkan, sehingga siswa dapat belajar sesuatu dengan menyenangkan. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah ada 16 anak yang mengikuti kegiatan abdimas ini, 6 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Mereka dapat melakukan beberapa permainan tradisional, seperti egrang, bete, galasin, bekel, dan engklek. Minat anak-anak terhadap permainan tradisional tersebut semakin meningkat. Selain itu, mereka dapat memahami prosedur, proses, dan aturan dalam tiap permainan tersebut. Mereka juga dapat memahami bahwa ada nilai-nilai karakter bangsa yang terdapat pada tiap-tiap permainan tradisional yang mereka mainkan tersebut dapat mereka terapkan pada kegiatan bermain sehari-hari bersama teman-teman.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 81-88
Author(s):  
SAIFUL GHOZI ◽  
TUATUL MAHFUD ◽  
SUBUR MULYANTO ◽  
SUPARMANTO SUPARMANTO
Keyword(s):  

Artikel ini mendeskripsikan upaya peningkatan kemampuan menulis dan teknis publikasi bagi guru SMK di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur. Upaya ini dilatar belakangi oleh minimnya kemampuan dan waktu guru SMK dalam menghasilkan karya ilmiah. Indikator pentingnya adalah banyak guru- guru yang terhambat naik pangkatnya karena tidak mampu menghasilkan karya ilmiah. Upaya tersebut dilakukan melalui bimbingan dan pendampingan untuk menghasilkan karya ilmiah Penelitian Tindakan Kelals (PTK) dan mempublikasikannya di media publikasi jurnal atau semiar yang relevan. Pendampingan secara teknis juga dilakukan dalam melakukan online submission di sistem jurnal online OJS. Partisipan yang terlibat dalam upaya ini adalah guru SMK 2 di kab PPU. Program ini direncanakan melalui 3 tahapan kegiatan : (i) pelatihan penyusunan karya ilmiah guru, (ii) bimbingan teknis sistem sitasi dan referensi karya ilmiah; (iii) bimbingan teknis sistem submit OJS journal. Tahapan tersebut dilaksanakan dalam kurun waktu 3 bulan. Capaian yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah (1) peningkatan motivasi menulis, (2) mitra memiliki kemampuan teknis publikasi di jurnal OJS, (3) dihasilkan draft karya tulis dibidang Penelitian Tindakan Kelals (PTK). Kegiatan pendampingan penulisan dan publikasi artikel PTK secara subjektif-kualitatif dapat meningkatkan motivasi guru dalam melaksanakan PTK. Hal ini dapat dilihat dari draft awal yang dihasilkan sebanyak 12 draft, dan akhirnya tersaring sebanyak 4 draft yang siap terbit di jurnal nasional.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 114-117
Author(s):  
M. REZA PAHLEVI
Keyword(s):  

Penelitian ini bertujuan menerapkan Metode Pembelajaran Eksperimental pada peserta didik dalam rangka memberikan pengalaman langsung dalam membentuk koperasi, menjalankan koperasi serta menghitung sisa hasil usaha. Jenis penelitian ini adalah Best Practice dengan subjek penelitian merupakan siswa kelas XII IPS 1 dan 2 sebanyak 59 siswa SMAN 1 Seputih Raman, Tahun Pelajaran 2017/2018 pada materi koperasi sekolah. Hasil Penerapan metode pembelajaran ini diperoleh nilai pengamatan sikap yang tinggi dalam indikator antusias, keaktifan, disiplin, kerjasama serta kreatifitas peserta didik. Hasil ujian tertulis juga diperoleh nilai rata-rata peserta didik yang tinggi serta tercapainya ketuntasan klasikal (>80%).



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 119-129
Author(s):  
ENI LESTARI

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalisasi penerapan nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi pandemic covid-19. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi dan literatur. Hasil penelitian ini menunjukan, bahwa optimalisasi penerapan nilai-nilai Pancasila dalam mnghadapi pandemic covid-19 dapat diketahui dari (1) kemampuan mendisiplinkan seluruh perilaku warga, (2) mengedukasi atau mendidik warga untuk mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah, (3) mempersiapkan dan memenuhi kebutuhan hidup warga, (4) menanamkan kebiasaan pada warga untuk senantiasa mempraktikkan pola hidup sehat dengan berolahraga secara rutin dan teratur, (5) memelihara kesehatan mental warga, (6) saling memotivasi dan menguatkan, (7) sosial kemasyarakatan dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasar manusia sebagai mahkluk sosial.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 107-113
Author(s):  
UNTAJI AFFAN

Ikatan persaudaraan dilandasi karena keturunan, agama atau keyakinan, wilayah, senasib, seprofesi. Ikatan keluarga yang didasarkan oleh nasab adalah lebih kuat. Namun dengan perkembangan zaman karena tuntutan pendidikan, pekerjaan, pernikahan kemudian keluarga menyebar ke wilayah yang berbeda. Hal ini pada akhirnya terjadi kerenggangan hubungan kekeluargaan. Untuk mengeratkan itu maka keturunan Bani Midjo mengadakan pertemuan secara rutin yang diselenggarakan setiap selapan hari. Pertemuan ini menjadi agenda rutin yang dikemas dalam kegiatan silaturahmi, pendidikan dan pengajian. Karena itu dengan pertemuan secara rutin ini mempunyai efek yang bagus, di mana antara keluarga bisa saling mengenal, dengan mengenal itulah maka kemudian tumbuh rasa saling menghormati, sehingga terwujud keakraban, kekerabatan dan kebersamaan.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 95-106
Author(s):  
INDAH SULISDIANI

Tujuan penulisan artikel ini yaitu untuk mengungkapkan dan menjelaskan upaya yang dilakukan oleh kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) di desa Saham untuk mengembangkan dan mempromosikan wisata budaya rumah Radakng Saham sebagai BCB (Benda Cagar Budaya). Tujuan kedua yaitu untuk melakukan analisis SWOT terhadap pengembangan wisata budaya rumah Radakng Saham. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi dan wawancara terhadap subjek penelitian yang dipilih secara purposive, jenis penelitian yang digunakan eksploratif deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan analisa SWOT dengan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal serta memformulasikan alternatif strategi yang dapat digunakan dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke rumah Radakng Saham sebagai salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Landak. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya yang telah dilakukan oleh POKDARWIS desa Saham yaitu melakukan studi banding ke berbagai daerah di Indonesia, melaksanakan pelatihan kepada anggota POKDARWIS dan masyarakat desa Saham terkait pengelolaan dan pemeliharaan aset budaya rumah Radakng sebagai BCB. Temuan lainnya yang diperoleh melalui analisis SWOT yaitu terdapat kekuatan berupa dukungan dari pemerintah daerah kabupaten Landak dengan dikeluarkannya beberapa peraturan/kebijakan yang menjadi dasar pengembangan objek wisata rumah Radakng. Kelemahannya yaitu pada keterbatasan dana, rendahnya partisipasi sumberdaya manusia dan minimnya ketrampilan yang dimiliki. Namun terdapat peluang yang dapat mendukung rumah Radakng Saham sebagai wisata budaya yang dapat menjadi tujuan wisatawan yaitu melalui kegitan promosi melalui acara-acara adat yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah setempat dan masyarakat adat. Sementara yang menjadi ancamannya yaitu adanya berbagai objek wisata baru disekitarnya, jaraknya yang cukup jauh untuk menuju ke rumah Radakng Saham dan kebiasaan masyarakat yang belum memahami keberadaan rumah Radakng Saham sebagai salah satu BCB. Berdasarkan hasil analisis SWOT, maka beberapa strategi alternatif yang dapat diajukan kepada pemerintah daerah yaitu melakukan promosi, koordinansi dengan pihak terkait, memberikan edukasi dan pelatihan lebih intensif lagi kepada masyarakat terkait strategi pengembangan rumah radakng sebagai objek wisata.



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 85-94
Author(s):  
ISTIQOMAH ISTIQOMAH

Masalah kebersihan belum sepenuhnya dapat dikelola dengan baik. Sampah plastik termasuk jenis sampah yang tidak dapat terurai sehingga dapat merusak ekosistem tanah. Sebagian masyarakat belum terbiasa memisahkan sampah kering dan basah, antara sampah organik dan anorganir bahkan belum mempertimbangkan polusi yang ditimbulkan akibat pembakaran sampah plastik.Upaya penanggulangan sampah plastik perlu segera dilakukan melalui berbagai gerakan positif. Salah satu gerakan tersebut adalah melaksanakan program anti sampah plastik sebagai bentuk upaya mewujudkan madrasah sehat. Program madrasah sehat ini sesuai dengan amanat peraturan bersama 4 Kementerian yang ditetapkan pada tanggal 17 Oktober 2014 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Tentang UKS/M. Di tahun 2019 kementerian Agama Propinsi Jawa Timur juga telah mengembangkan program Gerakan Madrasah sehat ( GEMES). Meskipun demikian program madrasah sehat sering terkendala oleh sarana prasana yang kurang memadahi sehingga ada indikasi berbagai kurangnya perhatian terhadap sarana/ prasarana, pengetahuan, sikap peserta didik dibidang kesehatan, kantin madrasah, makanan, kesehatan pribadi dan sebagainya.Untuk itu pembiasaan-pembiasaan baru perlu diciptakan agar peran madrasah tidak hanya mendidik secaara ilmiah saja tapi diharapkan juga mampu mendidik karakteristik peserta didik melalui pembiasaan-pembiasaan positif dalam rangka mewujudkan madrasah sehat melalui gerakan program anti sampah plastik.



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 81-84
Author(s):  
I MADE GEDE ARIESTOVA KURNIAWAN

Petani agrobisnis khususnya padi  yang dalam kesenyataannya ditinjau dari aspek sosial dan ekonomi masih rendah dari pendapatan yang diperolehdari kegiatan yang dilakukan guna pemenuhan kebutuhan hidupnya. Hal ini sangat dipengaruhi oleh  intern factor dan extern factor. Dalam upayanya para petani agribisnis khususnya padi menghadapi berbagai kendala dan selalu berusaha untuk mengatasi kendala tersebut. Maka dipandang perlu sekiranya mengkaji masalah utama yang menjadi urgensi masalah dari pendapatan para petani tersebut yakni melihat dari aspek sosial dan ekonomi yang menjadi harapan besar para petani agribisnis khususnya padi untuk selalu berupaya untuk meningkatkannya dikarenakan akan kebutuhan hidup dan tanggungan yang menjadi kewajibannya semakin meningkat. Secara umum antara harapan dan senyatanya sangatlah bertolak belakang, begitu pula dengan teori yang dimiliki para petani dan dari usaha secara langsung di lahan pertanian yang dimilikinya terdapat kesenjangan, terlebih dengan luas lahan yang digarap ataupun dikelola berhubungan erat dan sangat significant dengan pendapatan yang diperoleh dikemudian hari. Begitu pula halnya dari penjualan hasil pertanian tidak sesuai harapan, inilah yang harus disinkronkan oleh para petani yang ternyata tidak mudah seperti membalik telapak tangan.



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 61-66
Author(s):  
HAFNI HAFSAH

Kegiatan ini merupakan Pengabdian Pada Masyarakat yang bertujuan untuk menyediakan bahan bacaan bagi siswa Madrasah Diniyah Takwiliyah Awaliyah (MDTA) Nurul Jadid 2 di Kota Pekanbaru. Bahan bacaan yang disumbangkan berbentuk buku cetak sebanyak 84 (delapan puluh empat) buku cerita bergambar dan buku bertema Islami yang diharapkan dapat meningkatkan minat dan tingkat literasi membaca siswa. Literasi membaca sangat diperlukan dalam kehidupan seseorang, dimana kebiasaan membaca perlu dipupuk sedari dini, sehingga menjadi suatu budaya. Buku cerita bergambar merupakan bahan bacaan yang menarik bagi anak-anak sekolah, sehingga penulis merasa perlu untuk menyediakan buku-buku tersebut sebagai salah satu bentuk dukungan kepada Program Gerakan Literasi Sekolah. Akses mudah terhadap buku bukanlah hal yang lumrah bagi siswa Madrasah, disebabkan kurangnya sarana dan prasarana seperti perpustakaan di sekolah tersebut. Oeh sebab itu, buku yang disumbangkan dapat dipinjamkan kepada siswa sebagai penambah ilmu dan wawasan serta diharapkan dapat menanamkan budi pekerti yang baik.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document