scholarly journals SOLID STATE ENERGY CONVERSION ALLIANCE (SECA) SOLID OXIDE FUEL CELL PROGRAM

2003 ◽  
Author(s):  
Nguyen Minh ◽  
Jim Powers

2004 ◽  
Author(s):  
Steven Shaffer ◽  
Sean Kelly ◽  
Subhasish Mukerjee ◽  
David Schumann ◽  
Gail Geiger ◽  
...  


2003 ◽  
Author(s):  
Steven Shaffer ◽  
Sean Kelly ◽  
Subhasish Mukerjee ◽  
David Schumann ◽  
Gail Geiger ◽  
...  


2013 ◽  
Vol 57 (1) ◽  
pp. 43-52 ◽  
Author(s):  
N. Christiansen ◽  
S. Primdahl ◽  
M. Wandel ◽  
S. Ramousse ◽  
A. Hagen


2010 ◽  
Vol 195 (22) ◽  
pp. 7540-7547 ◽  
Author(s):  
Grace Y. Lau ◽  
Michael C. Tucker ◽  
Craig P. Jacobson ◽  
Steven J. Visco ◽  
Stacy H. Gleixner ◽  
...  


2017 ◽  
Vol 13 (2) ◽  
Author(s):  
Karima Apriany ◽  
Fitria Rahmawati

Guna meningkatkan nilai ekonomi dari konsentrat zirkon lokal dari Pulau Bangka, <em>Cermet</em> Ni-YSZ disintesis dari zirkonia yang sebelumnya telah disintesis dari konsentrat zirkon lokal. <em>Cermet</em> Ni-YSZ disintesis dengan menggunakan metode <em>solid state reaction</em>. Analisis XRD yang dilengkapi dengan <em>refinement Le Bail</em> telah dilakukan untuk menganalisis struktur kristal dan parameter sel dari material. YSZ dipreparasi dengan melakukan doping 8% mol <em>yttrium oxide</em> kedalam zirkonia dan kemudian disinter pada suhu 1250 <sup>o</sup>C selama 3 jam. ada penambahan doping 8% mol yttria memungkikan transfomasi fasa dari zirkonia dari tetragonal menjadi struktur kubik. Sementara itu, cermet Ni-YSZ memiliki fasa kristalin, Ni dengan struktur kubik dan YSZ dengan struktur kubik. analisis sem dari material-material tesebut  menunjukan bahwa adanya penambahan Ni kedalam YSZ memungkinan morfologi menjadi lebih kasar dengan ukuran butir besar yang disebabkan adanya agglomerasi Ni terhadap YSZ. cermet Ni-YSZ memiliki konduktivitas tertinggi pada komposisi Ni:YSZ 20:80.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document