SITTAH: Journal of Primary Education
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

19
(FIVE YEARS 5)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By STAIN Kediri

2745-4487, 2745-4479

2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 83-94
Author(s):  
Irwanto Irwanto ◽  
Syamsudin Ali Nasution ◽  
Afridha Sesrita

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) berasosiasi pendekatan kontekstual terhadap prestasi belajar peserta didik. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian semu (quasi experimental design). Hasil akhir penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model IOC pada kelas eksperimen diperoleh data skor maksimum yaitu 100 dan skor minimum yaitu 60 dengan jumah rata-rata skor sebesar 83,21. Skor maksimum yang diperoleh pada kelas kontrol yaitu  90, sedangkan skor minimum yakni 25 dengan skor rata-rata 62,32. Terdapat kenaikan persentase rata-rata prestasi belajar peserta didik sebesar 37,30%. Hasil kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil akhir diperoleh dimana kelas ekserimen meningkat setelah pengimplementasian model dengan nilai 83,21 dibandingkan dengan kelas kontrol dengan nilai 62,32 dengan selisih nilai 20,89.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 75-82
Author(s):  
Leonora Nama

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya persentase ketercapaian KKM yang diperoleh siswa Kelas IV SD Negeri Waisumar. Rumusan permasalahan penelitian ini adalah apakah metode bercerita dapat meningkatkan hasil belajar siswa materi Allah Memberikan Sepuluh Firman-Nya Sebagai Pedoman Hidup pada siswa kelas IV SD Negeri Waisumar Sumba Tengah. Adapun tujuan kegiatan PTK ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar melalui metode bercerita pada materi Yesus Mengampuni Orang Berdosa. Hasil dari PTK yang berlangsung sebanyak 2 siklus penelitian yaitu siklus I dan siklus II dapat disimpulkan bahwa: (1) selama berlangsungnya PTK, upaya penerapan metode bercerita dapat dikelola dengan baik; (2) kegiatan pembelajaran dengan metode bercerita ternyata cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran PAKAT; (3) metode bercerita cukup efektif untuk menyampikan materi Allah memberikan 10 Firman-Nya sebagai pedoman hidup pada pelajaran PAKAT (Pendidikan Agama Katolik).



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 65-74
Author(s):  
Tio Ari Laksono
Keyword(s):  

Tujuan penulisan ini, membahas pengaruh nilai karakter yang telah diimplementasikan dalam kegiatan belajar-mengajar, budaya sekolah, dan kegiatan ekstrakurikuler. Siswa diharapkan mampu secara mandiri meningkatkan pengetahuaannya, mengkaji serta menginternalisasi nilai-nilai karakter sehingga dapat mempengaruhi minat belajar. Pendekatan penelitian menggunakan kuantitatif jenis korelasi. Sumber data yang digali adalah siswa. Kuesioner sebagai metode pengumpulan data,sedangkan metode dokumentasi digunakan untuk menggali data tentang populasi dan sampel. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 4, X MIPA 5, dan X MIPA 6. Adapun dalam mengambil sampel peneliti menggunakan pedoman dengan rumus solvin sehingga ditemukan dari jumlah populasi 95 siswa menjadi 49 peserta didik. Dari ketiga kelas yang telah dipilih peneliti menggunakan teknik random sampling. Nilai p value/signifikansi t untuk minat belajar siswa adalah 0,016 dan nilai tersebut lebih kecil dari pada 0,05 (0,016<0,05) menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan program penguatan pendidikan karakter terhadap minat belajar siswa di SMA Negeri Campurdarat Tulungagung. 



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 35-48
Author(s):  
Amalia Utami ◽  
Zahratul Futuhat ◽  
Anis Nurhasanah
Keyword(s):  

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah penerapan pendekatan scientific learning pada pembelajaran Akidah Akhlak dengan menggunakan pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi COVID-19 di kelas 2 MIM Al-Misbah Serpong. Hal ini dilatarbelakangi oleh keingintahuan penulis terhadap penerapan scientific learning  di MIM Al- Misbah yang harus melakukan kegiatan belajar jarak jauh yang disebabkan oleh pandemi COVID-19, terutama pada mata pelajaran Akidah Akhlak di kelas 2. Data penelitian diambil dengan teknik wawancara terhadap guru wali kelas 2 sekaligus pengajar Akidah Akhlak di kelas 2 beserta kepala sekolah MIM Al-Misbah. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Juli hingga September 2020. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan scientific learning pada pelajaran Akidah Akhlak di masa pandemi COVID-19 cukup efektif dan menurut wawancara dengan guru mata pelajaran Akidah Akhlak kelas 2 nilai siswa cenderung meningkat.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 49-64
Author(s):  
Nila Zaimatus Septiana

Pembelajaran dimasa pandemi covid-19 memiliki tantangan tersendiri baik bagu guru maupun siswa. Pada jenjang Sekolah Dasar proses pembelajaran menggunakan sistem daring, dan hal tersebut memberikan dampak bagi siswa. penelitian ini bertujuan untuk mencari korelasi antara stress akademik dan resiliensi akademik siswa dimasa pandemi covid-19. Responden penelitian ini sebanyak 78 yang merupakan siswa usia Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Instrumen penelitian ini menggunakan skala stress akademik dan skala resiliensi akademik (ARS30). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji korelasi bivariate. Hasil penelitian ini yakni terdapat hubungan positif antara stres akademik dan resiliensi akademik siswa dimasa pandemi covid-19, yang berarti jika siswa memiliki stres akademik tinggi maka siswa kemungkinan juga memiliki resiliensi yang tinggi pula. Selanjutnya tingkat korelasi antara variabel stress akademik dan resiliensi akademik masuk kategori rendah. Penelitian ini memiliki implikasi terhadap peran guru dan orangtua dalam memberikan motivasi terhadap siswa sehingga dapat meningkatkan resiliensi siswa yang mengalami stress akademik dimasa pandemi covid-19.



2020 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 109-124
Author(s):  
Dewi Agus Triani
Keyword(s):  

Tujuan penelitian pengembangan ini untuk menghasilkan buku ajar Perkembangan Peserta Didik SD/MI pada program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Pengembangan buku ajar ini dilakukan dengan pendekatan kontekstual menggunakan model desain pengembangan Dick and Lou Carey. Penelitian ini dilaksanakan pada Program Studi PGMI dengan mengambil sampel dari uji perorangan sejumlah 5 mahasiswa, uji kelompok kecil sejumlah 12 mahasiswa, dan uji lapangan sejumlah 36 mahasiswa. Hasil penelitian diperoleh, buku ajar Perkembangan Peserta Didik SD/MI mendapat penilaian dengan kualifikasi baik, berdasarkan hasil validasi ahli isi memperoleh presentase 88%, ahli desain mendapat presentase 91%, dan ahli bidang studi mendapatkan 88%. Berdasarkan data tersebut maka bahan ajar layak dan tidak perlu revisi. Selain uji ahli, bahan ajar juga dilakukan uji coba dengan hasil uji perorangan presentase 92%, uji kelompok kecil 87%, dan uji lapangan mendapat presentase 90%, sehingga bahan ajar dikatakan layak dan tidak perlu revisi. Dengan melihat rata-rata (mean) nilai pre-test adalah 69,59 dan post test 89,17 maka hal ini menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata kelas. Dari taraf signifikansi (2-tailed) dapat dilihat hasil uji t menunjukkan angka 0.000. Jika signifikansi (2-tailed) < 0,05 maka perbedaan yang muncul sangat signifikan. Dengan demikian buku ajar Perkembangan Peserta Didik SD/MI yang dikembangkan dengan pendekatan kontekstual terbukti secara signifikan efektif untuk meningkatkan prestasi belajar mahasiswa.



2020 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 149-164
Author(s):  
Siti Irma Rohimah ◽  
Wiworo Retnadi Rias Hayu ◽  
Irman Suherman

Dalam proses melakukan kegiatan pembelajaran di kelas oleh guru dan peserta didik, masih terdapat peserta didik yang hanya duduk, mendengarkan, mengerjakan latihan, kemudian bergegas untuk pulang. Terdapat kegiatan fisik di dalam kelas, namun tidak ada kegiatan mental. Belajar pada dasarnya membutuhkan adanya kegiatan, baik kegiatan fisik maupun kegiatan mental. Dengan kegiatan belajar, peserta didik mampu mengikuti semua rangkaian di kelas dengan benar. Selama kegiatan belajar diperlukan gagasan bertujuan supaya peserta didik dapat memecahkan masalah jika terjadi kesulitan belajar, karena dengan demikian berarti peserta didik sedang berkreativitas. Kreativitas yaitu kamampuan untuk dikembanggkan yang dimiliki setiap orang, bertujuan membuat sebuah inovasi berbentuk orisinil, baik berbentuk gagasan ataupun ide-ide baru maupun karya. Kreativitas itu terpecah menjadi dua yakni kreativitas produk dan kreativitas sikap. Hal yang mampu menjadikan peserta didik menjadi juara itu juga salah satunya dengan kreativitas yang mampu dikembangkan sendiri. Karena dengan kreativitas peserta didik mampu memudahkan dalam menemukan kesulitan belajar di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kegiatan belajar peserta didik dengan kreativitas belajar peserta didik. Penulis memakai metode kuantitatif korelasional. Populasi yang digunakan sebanyak 132 peserta didik, kemudian peneliti menjadikan bagian kecil yang mewakili keseluruhan yang lebih besar yaitu berjumlah 99 peserta didik. Dilihat dari hasil signifikansi diantara kegiatan belajar peserta didik dengan kreativitas peserta didik di SDN Harjasari 01 Kota Bogor, maka hasil perhitungannya yakni thitung ˃ ttabel (2,138 ˃ 1,984) dan kedudukannya bermakna sebesar 0,005 < 0,05, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kegiatan belajar peserta didik dengan kreativitas peserta didik.



2020 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 139-148
Author(s):  
Novi Rosita Rahmawati ◽  
Fatimatul Eva Rosida ◽  
Farid Imam Kholidin

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana proses pembelajaran selama pandemi COVID-19 yang dilakukan dalam jaringan (daring), dan juga mengulas faktor-faktor dalam prosesnya. MI (Madrasah Ibtidaiyah) Miftahul Huda Ngreco Kandat Kediri merupakan tempat diadakannya penelitian ini selama bulan agustus 2020. Penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket serta wawancara. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah beberapa guru di MI Miftahul Huda Ngreco. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran di MI Miftahul Ngreco menggunakan aplikasi whatsapp group dan google doc. Pembelajaran luring juga diterapkan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Adapun faktor pendukung pembelajaran daring di MI Miftahul Ngreco adalah gawai, laptop, kuota internet, dan buku mata pelajaran. Sedangkan faktor penghambat pembelajaran daring antara lain guru tidak bisa menjelaskan secara maksimal, minat dan motivasi peserta didik,  serta faktor ekonomi.



2020 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 165-176
Author(s):  
Afridha Sesrita

Buku ajar IPA yang digunakan saat pembelajaran dilakukan oleh guru bersama peserta didik seharusnya mampu mengkonstruksi konsep-konsep yang dipelajari, membiasakan berfikir kritis, adanya interaksi antara sains, teknologi dan masyarakat serta mengajak peserta didik untuk melakukan berbagai eksperimen dan penyelidikan dengan metode ilmiah agar semua aspek literasi sains muncul. Namun buku ajar yang tersedia di perpustakan sekolah belum memuat aspek-aspek pada literasi sains tersebut. Tujuan pelaksanaan sebuah penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana literasi sains yang terdapat pada buku ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran dipahami oleh guru. Pendekatan kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah buku ajar yang paling banyak digunakan oleh guru-guru IPA SDN se-Kecamatan Ciawi Bogor. Hasil penelitian memperlihatkan aspek-aspek pada literasi sains yang paling banyak muncul pada buku ajar yang dianalisis adalah aspek pengetahuan sains. Ini dapat disimpulkan bahwa penganalisisan buku ajar IPA lebih dominan menekankan tentang pengetahuan  sains,  dimana dalam hal ini lebih banyak menyajikan teori, konsep dan prinsip, menjabarkan fakta, hukum, model, dan pertanyaan-pertanyaan  yang pada akhirnya berharap siswa untuk selalu mengingat pengetahuan serta informasi.



2020 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 95-108
Author(s):  
Ratna Wahyu Wulandari ◽  
Eka Vasia Anggis

Indikator keaktifan siswa yang diteliti mencakup kecepatan, partisipasi, kerjasama, dan ketelitian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Diperoleh hasil  yang sesuai dengan hipotesis dan perumusan masalah yaitu “melalui penggunaan model pembelajaran Cooperatif Learning dengan metode Tebak Kata akan dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik kelas V SD Negeri Gandasoli Kecamatan Cikidang Kabupaten Sukabumi Tahun Pelajaran 2018/2019 pada materi Pesawat Sederhana” ini dapat dilihat dari kenaikan rata-rata keaktifan peserta didik di setiap siklusnya. Nilai keaktifan peserta didik pada tahap pra-siklus yaitu 47,3%, pada siklus 1 menjadi 65%, artinya terjadi kenaikan keaktifan peserta didik sebesar 17,7% dari pra siklus ke siklus 1. Dan dari 65% pada siklus 1 menjadi 75,8% pada siklus 2, artinya terjadi kenaikan keaktifan peserta didik sebesar 10,8% dari siklus 1 ke siklus 2. Proses pembelajaran sangat penting bagi guru untuk merencanakan metode pembelajaran Tebak Kata yang menarik dan menyenangkan bagi peserta didik. Hal ini dimaksudkan agar tujuan pembelajaran yaitu meningkatkan keaktifan peserta didik dapat tercapai dengan maksimal.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document