Jurnal Edukasi
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

97
(FIVE YEARS 5)

H-INDEX

2
(FIVE YEARS 0)

Published By Upt Penerbitan Universitas Jember

2442-353x

2021 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 17
Author(s):  
Saifan Shodiq

Penyebaran wabah virus Covid-19 diseluruh dunia melumpuhkan segala lini kehidupan, tak terkecuali pada dunia pendidikan. Sehingga, lembaga pendidikan harus mencari solusi agar kegiatan belajar mengajar masih bisa dilangsungkan. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk memaparkan peran sistem informasi manajemen (SIM) pendidikan dan teknologi informasi terhadap proses pembelajaran di masa pandemic Covid-19. Metode penulisan artikel ini adalah studi literasi. Hasil dari studi literasi menunjukkan bahwa sistem informasi manajemen dan teknologi informasi sangat berperan pada pembelajaran jarak jauh. Teknologi informasi berperan sebagai wadah atau sebagai sarana pembelajaran, sedangkan sistem informasi berperan sebagai otak dalam pembelajaran jarak jauh. Namun, sebelum melaksanakan pembelajaran jarak jauh, lembaga pendidikan harus mempersiapkan beberapa hal seperti sarana prasarana pembelajaran jarak jauh dan litersi TIK pendidik dan peserta didik. Hal-hal tersebut menjadi penentu dalam mencapai keberhasilan pembelajaran jarak jauh.Kata Kunci: Sistem Informasi Manajemen, Teknologi Informasi, Pembelajaran Jarak Jauh  



2021 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 1
Author(s):  
Nadila Yuniati ◽  
S Suhartiningsih ◽  
Zetti Finali
Keyword(s):  

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang terjadi dalam keterampilan berbicara yang terbukti dengan dilakukan tanya jawab pada saat pembelajaran oleh guru hanya beberapa siswa yang dapat menjawab, dikarenakan banyak siswa yang masih malu dan kurang percaya diri dalam mengungkapkan pendapatnya. Menurut data awal tersebut, ada beberapa penyebab rendahnya keterampilan berbicara siswa, seperti kurangnya ketertarikan siswa saat pembelajaran Bahasa Indonesia serta kurangnya materi yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah proses penerapan metode bermain peran dan bagaimanakah peningkatan keterampilan berbicara siswa melalui metode bermain peran pada siswa kelas II di SDN Karangrejo 04 Jember?. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah  siswa-siswi kelas II SDN Karangrejo 04 Jember pada semester ganjil tahun 2019/2020 dengan jumlah siswa 34 siswa yang terdiri 20 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui metode  wawancara dan metode dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif dengan cara memberikan skor pada setiap indikator keterampilan berbicara yang dinilai. Hasil analisis menunjukkan rendahnya keterampilan berbicara siswa kelas II. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa rendahnya keterampilan berbicara siswa kelas II di SDN Karangrejo 04 Jember. Faktor-faktor yang menyebabkan kesalahan tersebut adalah ketidak tertarikan siswa siswa dan kurangnya pemberian materi kepada siswa.   Kata Kunci: keterampilan berbicara dan bermain peran.  



2021 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 23
Author(s):  
Muhamad Rosid

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kompetensi guru dalam berkomunikasi dengan siswa yang memiliki kompetensi asopek pedagogis untuk guru di SMA Negeri Banyuwangi Tegaldlimo. Sampel penelitian ini adalah semua guru di SMA Negeri Banyuwangi Tegaldlimo, 48 guru yang terdiri dari 20 laki-laki dan 28 perempuan, 31 PNS dan 17 PNS. Penelitian ini adalah penelitian survei menggunakan kuesioner dan metode wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, skor rata-rata keterampilan komunikasi untuk guru laki-laki adalah 69% dan untuk guru perempuan adalah 72,5%, dan secara umum keterampilan guru dengan status PNS dalam berkomunikasi dengan siswa lebih baik daripada guru dengan non-PNS PNS. status. Kesimpulan: 1) Keterampilan guru dalam berkomunikasi dengan siswa di SMA Negeri Tegaldlimo pada umumnya berada dalam kisaran kriteria yang baik, 2) keterampilan guru PNS dalam berkomunikasi dengan siswa terbukti lebih baik daripada guru non-PNS, 3) Bimbingan guru diperlukan mengenai keterampilan komunikasi dengan siswa.   Kata Kunci: Keterampilan Guru, Komunikasi, Peserta Didik  



2021 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 20
Author(s):  
Budi Prasetiyo ◽  
Didimus Tanah Boleng ◽  
Makrina Tindangen

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman guru terkait perangkat pembelajaran yangdikembangkan melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing dan untuk mengetahui permasalahan apasaja yang dihadapi oleh guru saat mengembangkan perangkat pembelajaran melalui model inkuiri terbimbing. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dimana data dibuat dalam bentuk persentase. Sampel penelitian 10 orang guru IPA Biologi yang berasal dari 5 SMP di Balikpapan. Hasil penelitian ini menunjukan kurangnya pemahaman guru terkait perangkat pembelajaran berbasis inkuiri (Silabus, RPP, Handout, LKPD, Media dan Evaluasi) terbimbing dan banyaknya masalah yang dihadapi oleh guru pada saat pengembangan perangkat pembelajaran IPA Biologi mulai dari Silabus, RPP, Handout, LKPD, Media dan Evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa 70% guru pemahaman terkait perangkat pembelajaran masuk dalam kategori kurang dan 75% guru mengalami permasalahan pada saat mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing. Dari hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa perlunya mengadakan sosialisasi dan mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing IPA Biologi SMP.Kata Kunci: Analisis, Guru, Perangkat Pembelajaran, Inkuiri Terbimbing, Biologi  



2021 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 6
Author(s):  
K Khoiriyah ◽  
Durinta Puspasari

Ketepatan metode pembelajaran menjadi faktor penting dalam meningkatkan aktivitas dan keterampilan mengetik 10 jari. Guru masih menggunakan metode ceramah dan penugasan dalam pembelajaran mengetik. Sehingga penelitian ini mempunyai tujuan meningkatkan aktivitas siswa dan keterampilan mengetik 10 jari siswa kelas X OTKP 1 dengan menggunakan metode pembelajaran drill. Penelitian ini adalah jenis Penelitian Tindakan Kelas. Instrumen penelitian ini adalah lembar aktivitas siswa dan lembar pengamatan keterampilan mengetik 10 jari. Analisis hasil penelitian mencakup analisis aktivitas siswa daan analisis keterampilan mengetik 10 jari. Hasil penelitian dinyatakan sebagai berikut: pada siklus I, hasil aktivitas siswa secara keseluruhan mendapat rata-rata skor sejumlah 1,89 (kurang baik). Sedangkan hasil keterampilan mengetik 10 jari pada aspek kecepatan sejumlah 61 (cukup baik), pada aspek ketepatan sejumlah 49% (cukup baik). Pada pada siklus II, hasil aktivitas siswa secara keseluruhan mendapat rata-rata skor sejumlah 2,78 (cukup baik). Sedangkan hasil keterampilan mengetik 10 jari pada aspek kecepatan sejumlah 85 (cukup baik), pada aspek ketepatan sejumlah 74% (baik). Pada siklus III, hasil aktivitas siswa secara keseluruhan mendapat rata-rata skor sejumlah 3,72 (baik). Sedangkan hasil keterampilan mengetik 10 jari pada aspek kecepatan sejumlah 115 (baik), pada aspek ketepatan sejumlah 90% (sangat baik). Hasil ini telah menunjukkan adanya peningkatan aktivitas siswa dan keterampilan mengetik 10 jari dari siklus I, II, dan III, serta menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran drill melalui typing master dapat meningkatkan keterampilan mengetik 10 jari pada mata pelajaran Teknologi Perkantoran kelas X OTKP 1 di SMK Krian 2 Sidoarjo.Kata Kunci: Keterampilan Mengetik 10 jari, Metode Pembelajaran drill, Typing Master.  



2020 ◽  
Vol 7 (3) ◽  
pp. 1
Author(s):  
Syarifattul Luthfia ◽  
S Suratno ◽  
Erlia Narulita

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin pesat sehingga bioteknologi sebagai bidang ilmu pengetahuan harus dikuasai oleh bangsa Indonesia. Namun perkembangan bioteknologi saat ini yang semakin pesat membuat beberapa penerapan melanggar etika dan menimbulkan banyak perdebatan di berbagai bidang sehingga perlu adanya norma yang mengatur penerapannya. Upaya peningkatan mutu pembelajaran bioteknologi dapat ditempuh dengan menggunakan bahan ajar yang bermutu, salah satunya adalah buku siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap (analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi). Nilai validitas buku siswa yang dikembangkan sebesar 83,43% dengan kategori sangat valid. Nilai rata-rata tes keterbacaan dan tingkat kesukaran buku siswa sebesar 91,35% dengan kategori baik. Nilai praktikum buku siswa 80,67% dengan kategori praktis. Buku siswa efektif dalam mempengaruhi siswa untuk mencapai kategori baik dalam ranah kognitif, psikomotor, dan afektif. Hasil ini menunjukkan bahwa buku siswa yang dikembangkan dapat digunakan dalam pembelajaran bioteknologi di kelas XII SMA dan MA di Jember. Kata Kunci : Buku Siswa, Pendekatan Kontekstual, Nilai Religius, Model ADDIE  



2020 ◽  
Vol 7 (3) ◽  
pp. 12
Author(s):  
Yuli Feri Widyawati

Penerapan Inkuiri dan pendekatan STEM adalah upaya peneliti untuk melatih peserta didik berfikir ilmiah, agar memahami sains dan teknologi, kreatif berenjiniring, berfikir kritis , cakap dalam operasi matematika, serta dapat bekerja kolaboratif dan cakap berkomunikasi. Dengan demikian maka hasil belajar pengetahuan, keterampilan abad 21 serta karakter peserta didik akan meningkat. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan pada peserta didik kelas VIIA sebanyak 29 peserta didik. Data penelitian yang diambil selama proses pembelajaran menggunakan lembar obervasi. Sedangkan data setelah proses penelitian diambil dengan menggunakan soal soal tes. Melalui analisis hasil penelitian secara kualitatif dan kuantitatif diketahui bahwa, terdapat peningkatan sebesar 7,6 pada hasil belajar pengetahuan, peningkatan sebesar 3,81 pada hasil belajar sikap, dan peningkatan sebesar 12,6 pada hasil belajar keterampilan praktek dan produk, serta peningkatan sebesar 5,8 pada hasil belajar keterampilan presentasi. sehingga disimpulkan bahwa penerapan model Inkuiri dan pendekatan STEM dengan membuat termotolsi dapat meningkatkan hasil belajar siswa   Kata Kunci : Hasil Belajar , Model Inkuiri,  STEM ,Termotolsi  



2020 ◽  
Vol 7 (3) ◽  
pp. 16
Author(s):  
S Sutiono

Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia tingkat SMA terutama dalam menulis cerpen diharapkan mampu dikuasai oleh semua siswa. Harapannya, siswa mampu menulis cerpen mengungkapkan pengalamanya sendiri dan orang lain dengan menentukan pelaku, peristiwa, latar, dan lain-lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan model pembelajaran yang bisa mengatasi masalah menulis cerpen. Desain pembelajaran digunakan model sinektik dalam penelitian ini dengan mempertimbangkan kemampuan yang dimiliki oleh siswa pada umumnya dan tentunya dengan tujuan utamanya membantu memfasilitasi kebutuhan siswa dalam kemampuan bersastranya yang mencakup kemampuan apresiasi (penghayatan) dan ekspresi (menampilkan) sebuah karya sastra diwujudkan melalui menulis dan menciptakan cerpen. Model pembelajaran ini melibatkan analogi dan metafora untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen. Proses metaforik model pembelajaran ini diidentifikasikan ke dalam analogi personal (personal analogy), analogi langsung (direct analogy), dan konflik padat (compressed conflict). Semakin tinggi proses yang dilakukan siswa, semakin terbuka wawasan siswa, maka semakin memungkinkan untuk memperoleh hasil yang tinggi pula. Hasil penelitian diperoleh gambaran bahwa penggunaan model sinektik dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia khususnya dalam menulis cerpen dengan memperhatikan unsur pembangunnya (intrinsik meliputi tema, alur, latar, sudut pandang, penokohan, dan amanat) menunjukkan peningkatan yang signifikan. Peningkatan tersebut dapat diketahui dari hasil belajar dengan menggunakan tiga siklus sehingga mencapai hasil batas minimal 85% jumlah siswa yang memiliki nilai melampaui kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditentukan.   Kata Kunci : Peningkatan, Kemampuan, Menulis Cerpen, dan Model Sinektik  



2020 ◽  
Vol 7 (3) ◽  
pp. 5
Author(s):  
Husnul Hotimah

Tugas utama seorang guru adalah bertanggung jawab membantu anak didik dalam hal belajar. Dalam proses belajar mengajar, gurulah yang menyampaikan pelajaran, memecahkan masalah-masalah yang terjadi dalam kelas, membuat evaluasi belajar siswa, baik sebelum, sedang maupun sesudah pelajaran berlangsung. Permasalahan yang ingin dikaji dalam makalah ini adalah apakah metode problem based learning dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam bercerita, sedangkan tujuan dari penulisan ini adalah: Untuk mengetahui bahwa metode problem based learning dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam bercerita. Kesimpulan dari makalah ini adalah pembelajaran dengan menggunakan metode problem based learning dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam bercerita khususnya pada siswa tingkat dasar   Kata Kunci : kemampuan bercerita, metode problem based learning, siswa tingkat dasar.  



2020 ◽  
Vol 7 (3) ◽  
pp. 22
Author(s):  
Fazl Ahmad Habib ◽  
Bambang Arya Wija Putra ◽  
Budi Setyono

The study was conducted to elaborate the gender stereotypes in a national senior high school English textbook in Indonesia. The qualitative study is applied and Critical Discourse Analysis is used as the preferable approach. This research provides the development of Mullet’s (2018) CDA generic framework analysis which based on Fairclough’s (2001) model. The result of the study divulged various gender stereotypes portrayed such as gender firstness, equality, dominance and bias. Many biased stereotypes are found on how the female character being portrayed in leadership matter, social relation, and family. In contrast, in the matter of physical traits, male characters are portrayed to have more and various interests in sports. The gender stereotypes portrayed in both textual and visual contents within the textbook. Many illustrations portrayed women stereotypically biased so do the textual materials such as narrative text, recount text/biography, transactional text, and descriptive text. Somehow, it is suggested that the authors should consider the position and the portrayal of gender stereotypes as problematic as proven by many previous studies.   Keywords: Critical Discourse Analysis, Fairclough Model, Gender Stereotypes, Textbook.  



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document