Jurnal Pendidikan Jasmani Khatulistiwa
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

12
(FIVE YEARS 7)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Tanjungpura University

2774-9045, 2774-9053

2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 33
Author(s):  
Ari Gunawan ◽  
Elfry Elfry

Pada atlet persatuan bulutangkis  bareng kartini ditemukan masih kesulitan dalam menghadapi lawan terutama saat atlet mendapatkan bola di depan maupun dibelakang masih terlihat kaku, atlet terlihat kesulitan dalam memposisi diri saat bola datang di berbagai arah. Hal ini yang disinyalir bahwa atlet tersebut mengalami kekurangan dalam kelincahan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan suatu latihan  yaitu latihan shadow. Berdasarkan permasalahan di atas, penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan Kelincahan  atlet bulu tangkis Bareng Kartini Malang  melalui latihan shadow. Metode penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Olahraga (PTO). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus I dan siklus II terjadi peningkatan Kelincahan atlit persatuan bulutangkis bareng kartini yaitu  Untuk kategori sangat baik sebanyak 20 atlet sebesar 66, 7 %, untuk kategori Baik sebanyak 7 atlet sebesar 23,3%, untuk kategori Sedang sebanyak 1 atlet sebesar 3,3%, untuk kategori kurang sebanyak 2 atlet sebesar 26,7%. Dapat disimpulkan untuk meningkatkan Kelincahan badminton dapat dilakukan dengan melakukan latihan shadow. Dalam menerapkan latihan shadow perlu memperhatikan prinsip-prinsip latihan agar menghindari resiko cedera dan overtraining.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 26
Author(s):  
Desy Kamilasari ◽  
Domi Librasius K

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan chesst pass pada permainan bola basket dengan mengimplementasikan metode pembelajaran simulasi. Penelitian ini menggunakan metode  classroom action research. Subjek penelitian ini adalah 20 peserta didik, form penilaian tes kemampuan chest pass sebagai instrumen penelitian dan analisis data dengan deskriptif presentasi. Nilai rata-rata prapenelitian ini adalah 56,24 kemudian dengan melihat nilai tersebut masih dibawah rata – rata maka peneliti bertujuan untuk melanjutkan pada siklus I. pada siklus I peneliti memberikan tindakan berupa metode simulasi dimana metode tersebut diterapkan dalam 3 kali pertemuan sehingga pada evaluasi siklus I memperoleh nilai 63,04. Dengan melihat data tersebut belum melewati KKM yang ditentukan maka peneliti melanjutkan lagi ke siklus II. Di siklus II peneliti mengulang lagi proses kegiatan belajar mengajar dan menggunakan metode simulasi tersebut dengan sebaik mungkin sehingga dilaksanakan Evaluasi pada siklus II dapat diperoleh nilai rata – rata yakni 77,07. Artinya nilai rata-rata  yang sudah melewati KKM yang ditentukan oleh peneliti dan guru mitra yakni 75. Sedangkan nilai yang diperoleh yaitu 77,07. Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode simulasi dapat meningkatkan keterampilan psikomotor khususnya chest pass pada peserta didik.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 20
Author(s):  
Rahmad Firdaus ◽  
Anton Kurnia Hadisaputro Anton

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  hubungan yang dimiliki oleh daya ledak pada otot tungkai dan kecepatan saat lari yang dimiliki peserta didik Madrasah Tsanawiyah Negeri Ketapang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan bentuk penelitian yaitu study korelasi. Hasil penelitian ini menunjukan kecepatan lari memiliki hubungan dengan keterampilan lompat jauh didapatkan korelasi rx1y = 0,410. Lebih besar dari rtabel = 0,367. Dan korelasi keterampilan lompat jauh dengan daya ledak otot tungkai mendapatkan haasil korelasi rx2y = 0,626. Lebih besar dari rtabel = 0,367. Serta korelasi dari daya ledak otot tungkai serta kecepatan lari  memiliki kemampuan lompat jauh Rhitung  sebesar 0,641  dengan kategori kuat. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan dari lompat jauh gaya jongkok dengan kemampuan kecepatan lari dan daya ledak otot tungkai pada peserta didik kelas VIII di Madrasah Tsanawiyah Negeri Ketapang.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 14
Author(s):  
Jumari Jumari ◽  
Siti Qomariyah

Permasalahan yang terdapat pada peserta didik yaitu pada saat melakukan passing bola bawah tidak dapat dilakukan dengan baik. Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan kemampuan passing bawah, sampel pada penelitian ini peserta didik di SDN 13 Singkawang. Metode penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas, objek penelitan ini yaitu guru yang bekerja sama dengan peserta didik kelas V yang berjumlah 25 peserta didik. Hasil penelitian yang ditemukan bahwa pada siklus I terdapat 64% siswa yang tuntas dengan jumlah 16 siswa dari 25 siswa, kemudian dilanjutkan dengan siklus II yang menunjukan peningkatan ketuntasan siswa sebesar 92% dengan jumlah 23 siswa dengan nilai rata-rata 76,4 dalam kemampuan teknik passing bawah. Dapat ditarik kesimpulan bahwa metode pembelajaran kreatif  dengan menambahkan media balon dapat  memberikan dampak positif bagi peserta didik dan meningkatkan motivasi dalam pembelajaran bola voli khususnya passing bawah.  



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 1
Author(s):  
Adhimas Garuda Erlangga ◽  
Muhammad Muhyi ◽  
Yandika Fefrian Rosmi

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Model Pelatihan Garuda untuk pemain futsal usia 16 tahun, untuk memantau respon pemain futsal usia 16 tahun terhadap Model Pelatihan Garuda yang dikembangkan dan untuk menghasilkan panduan pelatihan dalam bentuk buku dan DVD. Metode penelitian yang digunakan adalah metode R&D (Research and Development). Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil skor dan saran dari para ahli dan pelatih futsal. Selain itu, juga didapat dari formulir yang diisi oleh pemain futsal berusia 16 tahun dari Academy Mandala FC Surabaya. Hasil penelitian Garuda Training Model terdiri dari high knee run, zig zag run, jumping jack, single leg hop, double leg hop dan in out shuffle. Menurut hasil pakar dan pelatih futsal, model latihan Garuda termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Model Latihan Garuda layak diterapkan untuk meningkatkan kelincahan pemain futsal usia 16 tahun. Selain itu, pemain futsal 16 tahun ini memberikan respon yang positif terhadap Model Latihan Garuda karena variatif sehingga tidak monoton dan tidak membosankan



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 44
Author(s):  
Andinata Andinata ◽  
Rusadi Paryanto
Keyword(s):  

Berdasarkan analisis data diperoleh hasil dari tes awal dengan tes akhir mengalami peningkatan yaitu dengan rata-rata pretest 1,45 sedangkan rata-rata posttest 2,5 dengan hasil uji hipotesis menggunakan T test diperoleh T hitung > T tabel (5,284 > 2,093). Hasil penelitian ini adalah “ terdapat pengaruh yang cukup signifikan latihan pull over pass terhadap kemampuan shooting siswa”. 1) Dari hasil tes awal kemampuan shooting pada siswa putra kelas VIII sebelum diberikan latihan atau treatment dengan nilai yang didapatkan maksimum 4  serta nilai minimum 0 dengan rata-rata 1,45 dan mean 1. 2) Setelah diberikannya latihan, didapatkan hasil tes akhir yaitu nilai maksimum 5 dan nilai minimum 1 sedangkan rata-rata nilai 2,5 dan mean 2. Dengan begitu dapat peningkatan terhadap hasil yaitu posttest kemampuan shooting setelah diberikannya perlakuan pull over pass. 3) Setelah dites dan diuji hipotesisnya, yaitu T tabel dengan taraf signifikan 5% yaitu 2,093 lebih kecil dibandingkan dengan nilai T hitung = 5,284. Dengan demikian dapat kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan pull over pass terhadap kemampuan shooting siswa putra kelas VIII SMP Negeri 1 Singkawang.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 9
Author(s):  
Tengku Elinopita ◽  
Indah Setiana

Tujuan penelitian ini adalah upaya meningkatkan kekuatan lengan dalam permainan bola voli, atlet diiharuskan memiliki kekuatan pada lengan, baik otot-ototnya maupun pada persendiannya. Untuk meningkatkan kekuatan lengan melalui latihan Resistance Band Hal ini disebabkan penambahan beban yang tidak teratur atau terencana dapat mengakibatkan over-training, Dalam hasil perhitungan tes passing bawah bola voli memiliki nilai tes sebesar 4,736 dengan t-tabel menunjukkan taraf signifikansi 5% dan df sebesar 29 adalah 2,045. Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk hipotesis nihil (Ho) tidak diterima dan hipotesis alternatif (Ha) dapat diterima yang berati bahwa hasil penelitian niai tabel lebih kecil dibandingkan nilai tes. Adalnya perubahan yang meningkat pada keterampilan pasing bawah dalam memainkan bola voli melalui latihan resistance band pada peserta didik VII SMP Kristen Aletheia Malang” diterima.



2020 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 35
Author(s):  
Miftahuddin Miftahuddin ◽  
Mimi Haetami
Keyword(s):  

Tujuan penelitian secara umum untuk mengetahui pengaruh fartlek dan interval training terhadap peningkatan daya tahan serta mengetahui kelompok manakah yang memiliki ratarata peningkatan daya tahan lebih tinggi di antara kelompok yang diberi perlakuan. Penelitian ini menggunakan bentuk pre-expermental design yaitu two group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh di Komunitas parkaur and freerun Pontianak berjumlah 20 orang. Berdasarkan tujuan penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: Ada pengaruh latihan Fartlek terhadap peningkatan daya tahan di Komunitas Parkour And Freerun Pontianak, (ρ = 0,012). Ada pengaruh latihan Interval Training terhadap peningkatan daya tahan di Komunitas Parkour And Freerun Pontianak, (ρ = 0.017) dan tidak ada perbedaan yang signifikan antara latihan Fartlek dan Interval Training terhadap peningkatan daya tahan di Komunitas Parkour and Freerun Pontianak, ( ρ = 0.712) Berdasarkan pada hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengembangan latihan fartlek maupun interval training dapat digunakan sebagai salah satu program latihan yang efektif dan efisien untuk meningkatkan daya tahan. Dengan catatan latihan harus terprogram secara sistemstis, teratur, dan disiplin.



2020 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 3
Author(s):  
Bastia Bastia ◽  
Ahmad Atiq
Keyword(s):  

Masalah penelitian dalam rpspach ini adalah rendahnya kemampuan ekstrakurikuler smash kedeng sepak bola takraw SMP Negeri 21 Pontianak. Hal ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan drill menggunakan media bola gantung terhadap kemampuan smash atlet ekstrakurikuler sepakbola takraw kedeng sepak takraw di SMP Negeri 21 Kota Pontianak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Bentuk desain eksperimen menggunakan One Group Pretest-Posttest. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu 21 siswa SMP Kota Pontianak yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang berjumlah 20 siswa. Analisis data dilakukan dengan analisis uji-t, namun sebelum dilakukan uji t dilakukan uji normalitas dan homogenitas terlebih dahulu. Hasil penelitian adalah Thitung> Ttabel (4,19> 2,093). Dari hasil latihan terlihat peningkatan kemampuan belajar siswa sebesar 2.6034 yang dikategorikan efek yang kuat, hal ini menunjukkan adanya hasil yang signifikan pada metode latihan bor dengan menggunakan media bola gantung terhadap kemampuan smash kedeng sepak takraw. Hasil smash setelah dirawat (treatment), di rerata posttest lebih besar dari rerata pretest (16.45> 7.45). Artinya hasil kemampuan smash kedeng sepak takraw pada siswa ekstrakurikuler SMP Negeri 21 Kota Pontianak mengalami peningkatan. Oleh karena itu, latihan drill menggunakan media bola gantung dapat diterapkan pada latihan smash kedeng sepak takraw.



2020 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 12
Author(s):  
Fito Bakdo Prilanji ◽  
Victor Gaperius Simanjuntak

Permasalahan dalam penelitian ini adalah aspek penilaian seperti psikomotorik, afektif, dan kognitif belum terlaksana, karena sebagian guru belum merancang sistem penilaian secara tertulis dengan rapi, sehingga evaluasi yang dilakukan guru kurang terencana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi pembelajaran penjas pada guru SMA di Kota Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan bentuk penelitian survei. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 15 guru. Sampel menggunakan total sampling yang berjumlah 15 guru SMA di Kota Pontianak. Berdasarkan hasil penelitian evaluasi yang dilakukan terhadap pembelajaran penjasorkes diklasifikasikan menjadi dua kategori. Kategori sangat baik 66,7%, dan guru yang termasuk dalam kategori baik sebesar 33,3%, sedangkan yang termasuk dalam kategori cukup dan kurang yaitu sebesar 0%. Jumlah skor untuk semua pengelompokan guru adalah 347 yang berarti evaluasi pembelajaran penjas untuk seluruh guru SLTA di Kota Pontianak termasuk dalam kategori sangat baik.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document