The IMS Playground @ Fokus - An Open Testebed for Next Generation Network Multimedia Services

Author(s):  
T. Magedanz ◽  
D. Witaszek ◽  
K. Knuettel
2016 ◽  
Vol 78 (6) ◽  
Author(s):  
Mohamed Khalaf Alla H. M. ◽  
Amin Babiker ◽  
Magdi B. M. Amien ◽  
Mutaz Hamad

The development of cloud computing technologies is rapidly accelerating the integration of telecommunications services and the Internet, by adopting the cloud model the telecommunications industry can on demand ,organize and apply telecommunication resources as a services .The NGN (Next Generation Network), and IMS (intelligent multimedia subsystem) are essentially developed to provide multimedia services over an all-IP based network, however the full realization of both solutions is still is not reachable and it is still far from being widely deployed specially for the IMS, this is despite the development that has been undergoing for years .The main reasons behind that, is the  increasing demands by consumers, fast evolving access technologies , complexity of implementations to meet these growing demands. Cloud computing as fast evolving IT paradigm can be considered as solution for scalability issue of NGN and IMS which may lead to the full realization of NGN and IMS .This Paper presents literature review on researches and trials on cloud based NGN and IMS.


2007 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 117-131
Author(s):  
Yoanes Bandung ◽  
Carmadi Machbub ◽  
Armein Z.R. Langi ◽  
Suhono H. Supangkat

2015 ◽  
Vol 7 (1) ◽  
pp. 15
Author(s):  
Eko Fajar Cahyadi ◽  
Refinda Dwi Cahyani ◽  
Alfin Hikmaturokhman

Perkembangan teknologi telekomunikasi yang semakin pesat, membuat para operator dan vendor telekomunikasi harus dapat menyediakan layanan telekomunikasi yang aman, cepat, dan multi guna, untuk mendorong terciptanya ekosistem layanan telekomunikasi yang beragam bagi para penggunanya. Next Generation Network (NGN) merupakan sebuah teknologi masa depan yang mendukung beberapa layanan terintegrasi seperti voice, data, dan multimedia. Hal utama dari konsep NGN adalah konvergensi dan layanan yang berbasis IP sehingga diperlukan sebuah teknologi yang dikenal dengan IP Multimedia Subsystem (IMS). Agar pengiriman data dalam layanan IMS menjadi lebih efektif dan efisien maka diperlukan sebuah teori antrian yang tepat untuk digunakan sebagai pengatur aliran paket data. Penelitian ini melakukan pengamatan terhadap beberapa layanan pada jaringan IMS dengan menggunakan tiga teori antrian yang berbeda yaitu First In First Out (FIFO), Priority Queuing (PQ), dan Weighted-Fair Queuing (WFQ). Pengamatan dilakukan terhadap layanan Video Conference dan VoIP. Dari hasil simulasi dapat diketahui bahwa teori antrian WFQ pada layanan video conference menghasilkan rata-rata delay sebesar 9.22 ms , delay variation sebesar 0.036 ms dan packet loss sebesar 0.88%. Sedangkan untuk layanan VoIP menghasilkan rata-rata delay sebesar 144 ms, delay variation sebesar 0.021 ms, dan packet loss sebesar 0.05% serta menghasilkan rata-rata throughput sebesar 7.052 Mbps, sehingga teori antrian yang tepat digunakan dalam jaringan IMS dalam penelitian ini adalah WFQ.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document