regular operator
Recently Published Documents


TOTAL DOCUMENTS

25
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

4
(FIVE YEARS 0)

2019 ◽  
Vol 19 (5-6) ◽  
pp. 908-924
Author(s):  
FELICIDAD AGUADO ◽  
PEDRO CABALAR ◽  
JORGE FANDINNO ◽  
DAVID PEARCE ◽  
GILBERTO PÉREZ ◽  
...  

AbstractA common feature in Answer Set Programming is the use of a second negation, stronger than default negation and sometimes called explicit, strong or classical negation. This explicit negation is normally used in front of atoms, rather than allowing its use as a regular operator. In this paper we consider the arbitrary combination of explicit negation with nested expressions, as those defined by Lifschitz, Tang and Turner. We extend the concept of reduct for this new syntax and then prove that it can be captured by an extension of Equilibrium Logic with this second negation. We study some properties of this variant and compare to the already known combination of Equilibrium Logic with Nelson’s strong negation.



2019 ◽  
Vol 3 (1) ◽  
pp. 63
Author(s):  
Bondan Fiqi Riyalda

Banjir merupakan bencana alam yang menjadi langganan beberapa kota besar di Indonesia, ketika memasuki musim penghujan. Oleh sebab itu banyak pihak yang mengembangkan flood early warning system (FEWS), seperti yang dikembangkan oleh BPPT di aliran sungai Cibongas. Seiring berjalannya waktu dalam pengimplementasian alat tersebut perlu dilakukan pengecekan dan perbaikan, untuk memastikan hasil pengukuran sensor pendeteksi curah hujan dan ketinggian  permukaan air sungai tetap presisi dan dapat terkirim ke server scara berkala menggunakan komunikasi GSM. Pengecekan dan perbaikan dibagi menjadi dua bagian, system dan fisik. Secara system dilakukan penggantian data logger yang telah disiapkan sebelumnya dimana di dalamnya sudah diperbaharui firmware, card I/O, baterai RTC, fuse, dan SIM card regular operator baru dengan sistem pembayaran pasca bayar. Peraturan baru mengenai pembatasan user dalam memiliki jumlah SIM card maksimal 3 buah saja. Secara fisik pengecekan dan perbaikan alat disebabkan oleh dua penyebab, faktor alam dan faktor manusia. Faktor alam rumput tinggi yang perlu dipotong secara periodik, lumut menutupi alat sensor curah hujan perlu dibersihkan juga, sarang serangga yang menutupi sensor sonar juga perlu dibersihkan dan karat pada gembok diminimalisir dengan disemprotkan WD40. Faktor manusia yang tidak bertanggung jawab memasukkan batu kedalam sensor curah hujan dimana perlu dibersihkan dan yang mengendurkan ulir antena dimana perlu di kencangkan lagi ulirnya.Diperlukan sinergitas dalam menjaga alat FEWS ini, baik dari segi menyikapi faktor alam, oknum yang tidak bertanggung jawab, dan teknis peralatannya, supaya manfaatnya dapat dinikmati masyarakat banyak dan meminimalisir jatuhnya korban jiwa maupun harta. Keywords: Banjir, FEWS, pengecekan, perbaikan, data logger, sensor



2017 ◽  
Vol 11 (2) ◽  
pp. 239-265 ◽  
Author(s):  
Laurian Suciu








2013 ◽  
Vol 144 (3-4) ◽  
pp. 349-372 ◽  
Author(s):  
Bienvenido Barraza Martínez ◽  
Robert Denk ◽  
Jairo Hernández Monzón


2013 ◽  
Vol 2013 ◽  
pp. 1-6
Author(s):  
Zi Li Chen ◽  
Ying Feng ◽  
Jin Xi Chen


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document