Farmers: Journal of Community Services
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

18
(FIVE YEARS 11)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas Padjadjaran

2723-6994

2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 15
Author(s):  
Dian Yuni Pratiwi ◽  
Fittrie Meyllianawaty Pratiwy

Pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Penyuluhan Daring Potensi Algae untuk Meningkatkan Sistem Imun di Masa Pandemi Covid 19 Kepada Masyarakat Indonesia” memiliki sasaran khalayak umum khususnya para orang tua yang menyiapkan gizi terbaik untuk anak-anaknya dalam meningkatkan sistem imun. Algae mengandung polisakarida, karagenan, fucan dan berbagai kandungan lain yang telah terbukti dapat berpotensi sebagai antivirus, antibakteri, dan antikanker. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat untuk mengenalkan potensi algae pada ikan untuk meningkatkan imunitas tubuh perlu dilakukan. Pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan potensi algae dalam meningkatkan imunitas tubuh. Penyuluhan daring dihadiri oleh 85 peserta dari berbagai latar belakang. Hasil kuisioner menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan 58,3% peserta belum mengetahui, 33,3% sedikit tahu, dan 8,3% sudah tahu mengenai algae. Setelah penyuluhan, kondisi pengetahuan peserta sangat berubah.83,3% paham dan 16,7% sangat paham mengenai jenis-jenis algae dan potensi algae untuk meningkatkan sistem imun. Sebesar 66,7% juga berpendapat bahwa penyuluhan ini bermanfaat dan 33,3% merasa sangat bermanfaat. 



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 24
Author(s):  
Achmad Rizal ◽  
Izza Mahdiana Apriliani ◽  
Rega Permana

Kabupaten Pangandaran yang merupakan salah satu daerah tujuan pariwisata populer di Provinsi Jawa Barat, memiliki potensi pencemaran tinggi. Terlebih lagi statusnya sebagai daerah wisata yang mendatangkan wisatawan baik dari lokal maupun internasional sehingga probabilitas buangan sampah yang dihasilkan menjadi lebih besar. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi pemerintah untuk tetap memperhatikan pengelolaan sampah yang baik disamping memaksimalkan pengembangan potensi ekonomi di Kabupaten Pangandaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan kali ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga pesisir Kabupaten Pangandaran akan dampak dan bahaya sampah di wilayah pesisir. Kegiatan pengabdian dilakukan dalam bentuk paparan materi dan diskusi panel. Pemaparan materi dilakukan di Gedung Balai Desa Pananjung pada bulan September dengan khalayak sasaran ibu-ibu anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Materi pemaparan meliputi latar belakang kondisi existing permasalahan sampah yang ada di Pangandaran, dampak sampah terhadap wilayah pesisir dan laut diikuti dengan alternatif pengelolaan sampah yang dapat dilakukan oleh ibu-ibu setempat. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan kesadaran, dilihat dari sesi panel diskusi yang menunjukan keaktifan para peserta dalam memberikan pertanyaan dan menjawab kuis yang telah disiapkan oleh tim. Secara keseluruhan kegiatan pengabdian ini memberikan pengetahuan dan wawasan bagi warga pesisir agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan pesisir.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 47
Author(s):  
AULIA ANDHIKAWATI ◽  
Asep Agus Handaka ◽  
Lantun Paradhita Dewanti

Kemunculan pandemi Covid-19 tentu berdampak bagi sebagian besar aspek kehidupan masyarakat. Salah satu aspek yang paling terdampak pandemi Covid-19 adalah ekonomi. Banyaknya PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) secara massal, mengakibatkan sejumlah besar orang kehilangan pekerjaannya. Untuk itu diperlukan suatu upaya alternatif yang mampu membantu meningkatkan pendapatan masyarakat dikala pandemi, dengan risiko kegagalan yang rendah, serta mudah diterapkan sebagai usaha sampingan selama pandemi Covid-19 berlangsung. Budikdamber atau disebut juga dengan budidaya ikan dalam ember, dapat menjadi salah satu alternatif usaha dalam bidang budidaya yang dapat dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan perikanan serta meningkatkan pendapatan di kala pandemi Covid-19. Budikdamber merupakan bentuk budidaya ikan yang tidak mengeluarkan biaya banyak serta mudah diterapkan bagi masyararakat awam, khususnya para keluarga di daerah urban perkotaan.Kegiatan penyuluhan Budikdamber menjadi salah satu cara untuk memberikan pengetahuan dan mengedukasi masyarakat sekitar Desa Sukapura Kabupaten Bandung untuk  menerapkan teknik budidaya ikan yang murah dan mudah, serta dikombinasikan bersamaan dengan teknik akuaponik kangkung. Ikan yang digunakan dalam Budikdamber yaitu 50 ekor ikan lele yang berukuran 10-13 cm dalam ember 60 L. Program PPM ini dilakukan selama kurang lebih satu bulan dan berhasil menghasilkan output berupa kegiatan penyuluhan Budikdamber pada 19 Juli 2020, dengan dihadiri sebanyak 20 peserta dari warga Desa Sukapura Kecamatan Dayeuhkolot, Kab. Bandung, yang hadir secara virtual dalam penyuluhan daring bertajuk “Diseminasi Budidaya Perikanan dalam Ember (Budikdamber)”. Output dari program ini adalah masyarakat Desa Sukapura yang menjadi lebih teredukasi mengenai praktik budidaya ikan yang mudah dan murah demi menjaga ketahanan pangan mandiri di tengah wabah pandemi Covid-19.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 30
Author(s):  
Fittrie Meyllianawaty Pratiwy ◽  
Dian Yuni Pratiwi

Pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Penyuluhan Potensi Omega-3 untuk Meningkatkan Sistem Imun (Terutama Dalam Masa Pandemi Covid19) Secara Virtual” memiliki sasaran khalayak umum khususnya para orang tua yang menyiapkan gizi terbaik untuk anak-anaknya dalam meningkatkan imunitas tubuh. Ikan memiliki kandungan asam lemak omega 3 tertinggi dibandingkan dengan protein lain, seperti berturut-turut tiram, udang, lobster, sapi, ayam dan kambing. Asam lemak omega-3 dapat menurunkan kadar trigliserida dan total kolesterol dalam darah serta dapat meningkatkan metabolisme lemak. Asam lemak yang berhubungan dengan kesehatan adalah EPA (Eicosa Pentaenoic Acid). Sedangkan asam lemak yang berhubungan dengan kecerdasan dikenal dengan DHA (Docosa Hexaenoic acid). Oleh karena itu, pengabdian masyarakat untuk mengenalkan potensi omega 3 pada ikan untuk meningkatkan imunitas tubuh perlu dilakukan. Pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya omega 3 ikan dalam meningkatkan imunitas tubuh dan sebagai agen anti inflamasi. Penyuluhan secara virtual ini diikuti oleh 85 peserta. Hasil kuisioner menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan 41,7% peserta belum mengetahui mengenai potensi omega 3 pada ikan untuk meningkatkan sistem imun, 33,3% sedikit mengetahui, dan 25% sudah mengetahui. Setelah penyuluhan, presentase kepuasan mencapai 80.28%. Hal ini menunjukan bahwa penyuluhan mengenai potensi omega 3 pada ikan untuk meningkatkan sistem imun telah berhasil sesuai tujuan.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 35
Author(s):  
Bambang Kholiq Mutaqin ◽  
Ujang Hidayat Tanuwiria ◽  
Iin Susilawati ◽  
Lia Budimulyati Salman ◽  
Didin Supriat Tasripin
Keyword(s):  

Serangkaian kegiatan pengabdian pada masyarakat telah dilakukan baik secara langsung dan secara online yaitu work from home (WFH), pada bulan Juli 2020 di Wilayah Tanjungsari Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang dan Desember 2020 di Kelompok peternak Harapan Jaya Tanjungsari Sumedang. Tujuan dari PPM yang dilaksanakan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai manajemen pemeliharaan dan pembesaran pedet betina sapi perah menuju sapi produktif. Sasaran pelaksanaan kegiatan adalah peternak sapi perah anggota kelompok peternak yang tergabung di koperasi KSU Tandangsari Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Metode penyuluhan yang digunakan adalah ceramah melalui zoom meeting dan melalui forum diskusi terbatas dengan kelompok peternak Harapan Jaya Tanjungsari. Peserta yang hadir pada kegiatan penyuluhan sebanyak 40 orang terdiri atas peternak, pengurus koperasi, dosen dan mahasiswa peserta KKN sedangkan pada forum diskusi dengan kelompok ternak Harapan jaya dihadiri 15 orang peternak pada pertemuan pertama dan 15 orang pada pertemuan kedua. Hasil kegiatan disimpulkan bahwa secara umum peternak dan partisipan sangat antusias dalam mengikuti penyuluhan manajemen pemeliharaan pedet pada masa pandemic covid-19 dan penerapannya untuk mempercepat pertumbuhan pedet betina menjadi sapi produktif dan menyampaiakan berbagai permasalahan yang muncul di kalangan peternak seperti motivasi berternak yang kian luntur. Permasalahan tersebut akan menjadi konsen pengabdian berikutnya.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 7
Author(s):  
TIDI DHALIKA

ABSTRAK                Penyediaan bahan pakan untuk pembuatan ransum merupakan aspek penting dalam sistem produksi sapi potong. Bahan pakan yang dapat dimanfaatkan untuk ransum sapi potong, diantaranya adalah rumput dan legume sebagai pakan utamanya serta pakan konsentrat berupa campuran bahan pakan sumber energi seperti dedak padi, jagung, sorgum dan umbi singkong, sumber protein berupa bungkil kelapa dan sawit, sumber vitamin dan mineral serta pakan imbuhan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam pemanfaatan bahan pakan lokal untuk ransum sapi potong di Kelompok Tani Ternak Sapi Potong Putra Nusa Desa Kondangjajar Kecamatan Cijulang Pangandaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengetahuan anggota Kelompok Tani Ternak Putra Nusa mengenai bahan pakan untuk sapi potong telah mengalami peningkatan, perubahan pengetahuan ini mendorong minat anggota kelompok untuk mengembangkan sapi potong, semakin tinggi. Pengabdian kepada masyarakat seperti ini perlu dilakukan secara berkesinambungan pada lokasi yang sama dengan materi yang lebih luas sampai periode waktu tertentu sebagai bentuk pendampingan terencana terhadap anggota kelompok agar proses adopsi inovasi dapat berlangsung sesuai dinamika perkembangan pengetahuan dan kebutuhan usaha sapi potong yang dilakukan anggota kelompok tersebut.Kata kunci : Bahan pakan, sapi potong, dan kelompok tani ternak.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 1
Author(s):  
Yuli Andriani

Program pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Awisurat Tanjungsari Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta keterampilan dalam memanfaatkan limbah rumah tangga sebagai bahan baku pakan ikan. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2020 dengan penerapan protokol kesehatan karena dalam masa pandemi Covid19. Berdasarkan hasil survei, warga di sekitar Desa Awisurat memiliki potensi limbah organik dari kegiatan domestik, pertanian dan rumah makan yang  dapat dimanfaatkan sebagai pakan ikan. Selain itu hampir setiap warga memiliki aktifitas bertani dan budidaya ikan, sehingga kemampuan membuat pakan ikan akan mendukung kegiatan tersebut. Tujuan jangka panjang kegiatan ini adalah masyarakat dapat memanfaatkan limbah rumah tangga sebagai bahan baku pakan ikan agar tidak mencemari lingkungan,  menguatkan ketahanan pangan rumah tangga dan menambah penghasilan. Metode yang dilakukan pada program ini meliputi : survei dan observasi lapangan, sosialisasi, penyiapan alat bahan dan materi, penyuluhan pembuatan pakan ikan dan pendampingan. Kelompok masyarakat yang menjadi sasaran adalah warga Desa Awisurat yang terdiri dari bapak-bapak dan ibu rumah tangga. Tahap pertama masyarakat diberikan penyuluhan mengenai potensi pemanfaatan limbah rumah tangga yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ikan atau ternak. Setelah dilakukan pemilihan bahan baku pakan selanjutnya dilakukan praktek pembuatan pakan ikan dengan tambahan tepung limbah rumah tangga. Respon peserta penyuluhan terhadap kegiatan ini sangat baik, dilihat dari kehadiran yang mencapai 100% walaupun sedang dalam kondisi pandemi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat Desa Awisurat dapat memahami cara mengolah limbah rumah tangga menjadi pakan ikan dan dapat memproduksi pakan ikan secara mandiri.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 56
Author(s):  
Izza Mahdiana Apriliani ◽  
Noir Primadona Purba ◽  
Lantun Paradhita Dewanti ◽  
Heti Herawati ◽  
Ibnu Faizal
Keyword(s):  

Monitoring sampah secara kontinu dan global diperlukan untuk mengurangi dampaknya di perairan. Salah satunya monitoring sampah di Pantai Pangandaran yang merupakan salah satu objek wisata andalan di Jawa Barat. Banyaknya jumlah penduduk dan wisatawan menyebabkan sering terdapat sampah hasil buangan dan yang berasal dari daerah lain. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada pengunjung Pantai Pangandaran maupun masyarakat dalam meningkatkan kepedulian terhadap sampah pesisir laut. Khalayak sasaran berupa masyarakat dan wisatawan pantai Pangandaran. Kegiatan dilakukan dengan metode partisipatori yakni memberikan wawasan bagaimana mengumpulkan sampah dengan basis ilmiah sederhana namun dapat dipertanggungjawabkan. Berdasarkan kegiatan pelatihan secara keseluruhan, baik dalam bentuk ceramah/diskusi maupun aksi bersih pantai dapat disimpulkan bahwa khalayak sasaran memahami pentingnya menjaga lingkungan pesisir dan laut. Serta adanya peningkatan skill khalayak sasaran dalam memahami upaya dunia melalui organisasi ICC (International Coastal Clean Up) dengan pengelompokkan sampah yang ada di dalamnya. Para peserta juga dapat mengaplikasikan form tersebut dikarenakan kemudahan untuk mengisi. Dilain hal, diperlukan penerjemahan form tersebut kedalam Bahasa Indonesia agar dapat digunakan oleh semua lapisan masyarakat.



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 52
Author(s):  
Ir. Raden Febrianto Christi, S.Pt., M.S., IPM

Hijauan adalah jenis makanan untuk ternak ruminansia yang kualitas nutriennya bergantung kepada unsur hara tanah. Nutrien yang terkandung dalam hijauan kualitasnya terkadang tidak mencukupi untuk kebutuhan ternak karena keberagaman hasil. Hidroponik fodder merupakan salah satu bentuk teknologi yang bisa digunakan untuk penyediaan hijauan pakan melalui penanaman hijauan pakan dengan cara sistem hidroponik tanpa melibatkan media tanah tetapi menggunakan bahan yang lain  seperti air yang bermineral tinggi, serat, sabut kelapa, serbuk kayu dan pecahan batu. Tujuan kegiatan ini adalah menerapkan dan menambah wawasan tentang pembuatan sistem hidroponik fodder di kalangan peternak melalui peranan ibu rumah tangga di Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan adalah memberikan ceramah mengenai hidroponik fodder, diskusi dan tanya jawab, dan praktik kegiatan bercocok tanam secara hidroponik fodder. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan di kalangan peternak melalui peran ibu rumah tangga mengenai teknologi hidroponik fodder serta dapat mengaplikasinya dalam pembuatan media hidroponik fodder.Kata kunci : Penerapan, Hidroponik fodder, Pakan, ibu rumah tangga, Cisempur



2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 42
Author(s):  
Yuniar Mulyani ◽  
Dian Yuni Pratiwi ◽  
Mochamad Untung Kurnia Agung

Budidaya ikan dalam ember (budikdamber) dapat menjadi solusi untuk meningkatkan ketahanan pangan dan alternatif usaha di tempat yang lahanya terbatas seperti Desa Cipacing. Budidaya ikan dalam ember juga dapat menjadi salah satu alternatif usaha untuk meningkatkan perekonomian di masyarakat. Salah satu faktor yang paling penting dalam melakukan budidaya ikan dalam ember adalah kualitas air. Kualitas air yang buruk dapat menyebabkan kematian pada ikan sehingga menurunkan hasil panen budidaya. Penyuluhan daring ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang manajemen kualitas air pada budidaya ikan dalam ember. Informasi ini penting untuk diketahui agar masyarakat mampu melakukan budidaya ikan dalam ember dengan manajemen kualitas air yang baik. Penyuluhan ini dilakukan melalui dua tahapan yaitu persiapan dan pelaksanaan. Pelaksanaan dilakukan secara daring diikuti oleh anggota karang taruna Desa Cipacing sebanyak 15 orang. Sebagian besar peserta belum memahami mengenai kualitas air pada budidaya ikan dalam ember. Setelah penyuluhan, masyarakat telah mampu memahami manajemen kualitas air untuk budidaya ikan dalam ember.Kata Kunci: Ikan, Budikdamber, Kualitas air, Penyuluhan daring, Cipacing



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document