Jurnal Abdi Masyarakat Saburai (JAMS)
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

27
(FIVE YEARS 16)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

2746-5071, 2746-5063

2021 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 94-101
Author(s):  
Lies Kumara Dewi ◽  
Novalia Novalia ◽  
Eka Ubaya Taruna Rauf ◽  
Henni Kusumastuti

Kiprah mahasiswa bersama-sama dengan masyarakat diharapkan mampu membangun desa dengan menggerakkan semua potensi yang dimiliki baik potensi alam, manusia, maupun potensi teknologi. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) tidak semuanya memahami mengenai administrasi pemerintahan desa, oleh karena itu sebelum KKN mahasiswa perlu dibekali ilmu mengenai Administrasi Pemerintahan Desa. Adapun tujuan mengadakan sosialisasi ini adalah agar mahasiswa mengetahui administrasi pemerintahan desa sehingga kelak dapat membantu pemerintah desa dalam menyelenggarakan administrasi desa yang lebih tertib dan rapi berbasis teknologi. Khalayak sasaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu mahasiswa KKN Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai Tahun 2019 yang berjumlah 178 mahasiswa. Metode pelaksanaan pengabdian ini melalui empat tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi administrasi pemerintahan desa bagi mahasiswa KKN dilaksanakan pada hari sabtu, 26 Januari 2019 di Gedung Graha Saburai, Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai Bandar Lampung. Setelah mengikuti sosialisasi, pemahaman peserta mengenai administrasi pemerintahan desa meningkat. Hal tersebut terlihat dari rata-rata pemahaman peserta mengenai administrasi pemerintahan desa setelah mengikuti sosialisasi sebesar 79,75. Selain peningkatan pemahaman mengenai administrasi pemerintahan desa, peserta juga memperoleh pengetahuan mengenai beberapa aplikasi yang ada mengenai administrasi pemerintahan desa. 



2021 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 73-81
Author(s):  
Aldi Rizki Putra ◽  
Kiki Afandi ◽  
Dewi Anjani ◽  
Kenny Candra Pradana

Banyaknya jumlah peternak menjadikan desa Marga Kaya sebagai sektor usaha milik desa dan juga luasnya lahan persawahan membuat warga tidak kekurangan bahan pangan, namun dari semua itu timbul limbah di lingkungan sekitar yang berasal dari peternakan dan pabrik penggiling padi. Oleh sebab itu, tujuan pelatihan ini adalah untuk melatih dan memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) di desa Marga Kaya ini dalam membuat pupuk kompos dengan menggunakan  kotoran ternak, dan sekam padi untuk mengurangi limbah ternak dan limbah pabrik padi serta memanfaatkan EM4 untuk meningkatkan kesuburan tanah nantinya. Metode yang digunakan ialah pelatihan dengan peserta pelatihan sebanyak 20 anggota KWT. Dengan adanya pelatihan ini, mendapatkan hasil yakni masyarakat terutama kelompok wanita tani menjadi paham tentang cara mengolah limbah kotoran ternak dan limbah sekam padi yang dicampur dengan  EM4 untuk dijadikan pupuk kompos serta kegiatan ini dapat mengurangi limbah yang ada di desa tersebut menjadi hal yang lebih bermanfaat.



2021 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 155-122
Author(s):  
Finkhy Marghareth Valenthine ◽  
Suwandi Suwandi ◽  
Afitra Kuntum Rahma Ari Prawita
Keyword(s):  

Dalam masa pandemi saat ini ketahanan nasional sangatlah diuji khususnya di bidang ekonomi dan kesehatan. Dalam masa pandemi saat ini Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tidak dapat dilepaskan dari terdampaknya pandemi covid-19. Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) haruslah dapat bertahan di masa pandemi saat ini yang mana dituntun harus mempunyai inovasi lebih untuk meningkatkan daya jual ke masyarakat dengan tetap terus mematuhi protokol kesehatan. Tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengembangkan UMKM Produksi Tempe (Home Industri) bagi pemilik yang terdampak situasi covid-19 melalui suatu perencanaan pengembangan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan dan pendampingan UMKM produksi tempe dalam pengenalan bisnis digital, pembuatan merek, memberi inovasi baru terhadap pengemasan produk dan membantu penjualan produk, dan pembuatan social media serta layanan web (google maps). Pada akhirnya, UMKM Tempe yang sebelumnya tidak mempunyai merek pada kemasan, kini sudah memiliki merek kemasan yaitu Tempe Novi, dengan demikian konsumen lebih mudah mengingat nama produk dan tertarik untuk membelinya. Selain itu, dengan adanya layanan web yaitu Google Maps UMKM Tempe dapat dijangkau dengan luas karena bisa memberikan informasi alamat detail, deskripsi UMKM maupun foto-foto produk yang dilampirkan. Semua kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat untuk mengenal produk dan meningkatkan nilai jual dari produk UMKM Tempe Ibu Wiwid di Desa Gunung Sulah, membantu meningkatkan perekonomian UMKM selama pandemi covid-19, dan dapat memperluas jangkauan pangsa pasar dari produksi tempe yang dibuat.



2021 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 88-93
Author(s):  
Deviana Sari ◽  
Niar Azriya ◽  
Adelina Anum ◽  
Hermalena Devi
Keyword(s):  


2021 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 67-72
Author(s):  
Amin Nur Akhmadi ◽  
Faqih Fatkhurozzak ◽  
Firman Lukman Sanjaya


2021 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 108-114
Author(s):  
Ketut Queena Fredlina ◽  
Komang Tri Werthi ◽  
Hesti Widi Astuti


2021 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 82-87
Author(s):  
Ahiruddin Ahiruddin ◽  
Ani Pujiati ◽  
Ade Sandra Dewi ◽  
Lidia Anggraini


2021 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 102-107
Author(s):  
Mirnanda Cambodia ◽  
Elza Novilyansa ◽  
Yunita Mauliana


2021 ◽  
Vol 2 (01) ◽  
pp. 18-27
Author(s):  
Agus Apriyanto ◽  
Muh. Thohirin ◽  
Ahmad Baqi Romadhoni ◽  
Aldi Suryansyah




Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document