JUKESHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

19
(FIVE YEARS 19)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas Haji Sumatera Utara

2774-4698

2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 41-47
Author(s):  
Nurlela Petra Saragih ◽  
Kristina L Silalahi ◽  
Karmila br Kaban
Keyword(s):  

COVID-19 telah menjadi masalah kesehatan di dunia sejak dinyatakan oleh WHO telah menjadi pandemic sejak 11 Maret 2020. Jumlah penderita Covid – 19 di Indonesia terus semakin meningkat. Secara global menurut data JHU CSSE COVID-19  hingga Juli 2021 bahwa kasus COVID-19 berjumlah 2,46 juta yang dinyatakan sembuh 2.02 juta dan meninggal dunia 64. 631 orang. Lansia merupakan  orang yang rentan terhadap penularan Covid-19.  Pencegahan penularan Covid-19 pada lansia diperlukan penekanan jumlah terpaparnya penderita Covid 19. Adapun tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi pencegahan COVID-19 pada lansia. Metode pengabdian masyarakat ini dengan cara sseminar, observasi dan peragaan cuci tangan pakai hand sanitizer, peragaan pakai masker dengan benar, diskusi dan evaluasi. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan lansia  memahami dan memperagakan edukasi pencegahan Covid-19 dengan tetap melakukan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari keramaian, membatasi aktifitas. Hasil yang didapatkan setelah dilakukan edukasi lansia secara konsisten melakukan  pencegahan Covid-19 dengan tetap melakukan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari keramaian, membatasi aktifitas.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 54-58
Author(s):  
Sontina Saragih ◽  
Catherine Catherine ◽  
Nurlela Petra Saragih
Keyword(s):  

Pencegahan penyebaran novel coronavirus sangat penting dilakukan karena rute penyebaran melalui permukaan sangat cepat. Masyarakat yang terinfeksi SARS-CoV-2 dapat sebagai pembawa dan menjadi pre-asimtomatik dalam penyebaran COVID-19. Sejak WHO mengumumkan bahwa COVID-19 merupakan pandemic secara global di seluruh dunia. Penyebaran COVID-19 yang terjadi di masyarakat  telah menyebar dengan luas dan cepat. Sehingga perlu dilakukan cara untuk mencegah penyebaran COVID-19. Menurut laporan WHO 78-85% terjadi infeksi dengan cluster family sejak dimulainya gelombang pertama COVID-19 di China. Type mayor cluster infeksi family menyebar melalui komunitas, infeksi nosocomial, bersalaman, transportasi, kegiatan keagamaan, kantor, penjara, pusat perbelanjaan, dan perawatan di rumah.  Lima penjara dengan epidemic COVID-19 dilaporkan 511 terkonfirmasi dengan COVID-19 yang terjadi di China. WHO mengeluarkan panduan untuk merespon penyebaran COVID-19 di penjara dan merekomendasikan kepedulian dan petugas kesehatan bergabung untuk mengurangi risiko, mencegah dan mengontrol, pengobatan, dan membagi informasi. Untuk mencegah penyebaran COVID-19 WHO mengeluarkan pedoman penyebaran dengan melakukan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengindari kerumunan, membatasi aktivitas.  Dari pemaparan diatas perlu dilakukan penyuluhan pencegahan COVID-19 di lapas wanita kelas IA.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 59-64
Author(s):  
Sukma Yunita

Ketidaktersediaan alat kesehatan dipengaruhi pada unsur-unsur manajemen logistik yang meliputi proses perencanaan,pengadaan,penerimaan,penyimpanan, pendistribusian serta pengendalian alat. 5R adalah salah satu metode untuk memelihara sebuah lingkungan organisasi dan berujung pada peningkatan efisiensi, produktifitas, dan keselamatan kerja.Tujuan dari Program Pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan perawat dalam menerapkan 5 R di RS Muhammadiyah Medan. Metode kegiatan yang dilakukan adalah diskusi dan demonstrasi Penerapan 5 R serta diskusi dan Tanya jawab. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian ini setelah dilakukan sosialisasi dan praktek menunjukkan  85 % perawat paham terkait penjelasan materi dan 90% perawat dapat menerapkan metode 5 R terhadap barang logistik di Rumah Sakit.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 48-53
Author(s):  
Eva Ratna Dewi ◽  
Edy Marjuang Purba ◽  
Nur Azizah Lubis ◽  
Eka Falentina Tarigan

Pada tahun 2020, dari jumlah bayi usia kurang dari 6 bulan yang di recall, dari 3.196.303 sasaran bayi kurang dari 6 bulan terdapat 2.113.564 bayi usia kurang dari 6 bulan yang mendapatkan ASI Eksklusif atau sekitar 66,1%. Capaian indikator persentase bayi usia kurang dari 6 bulan yang mendapatkan ASI Eksklusif sudah memenuhi target tahun 2020, yaitu sebesar 40% Kurangnya pengetahuan ibu merupakan salah satu faktor internal yang menyebabkan ibu- ibu memberikan susu formula yang tidak sepenuhnya sesuai untuk kesehatan bayi. Tujuan Pengabdian ini adalah untuk Meningkatkan pengetahuan ibu menyusui yang bekerja terhadap pemberian ASI Eksklusif untuk bayi, Meningkatkan perilaku ibu menyusui yang bekerja terhadap pemberian ASI Eksklusif untuk bayi. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilakukan di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera dengan jumlah responden 30 ibu Hamil yang trimester III. Setelah diberikan Promosi Kesehatan (penyuluhan) tentang ASI eksklusif ibu-ibu menjadi paham dan mengerti apa itu ASI eksklusif dan manfaatnya bagi ibu dan bayi. Saat diberikan soal setelah penyuluhan sebanyak 56,7% pengetahuan ibu baik karena ibu menyimak saat diberikan  Promosi Kesehatan (penyuluhan) dan adanya rasa ingin tahu dari ibu sendiri. Ini membuktikan sebagai petugas kesehatan perlunya edukasi yang seluas-luas nya kepada masyarakat terutama bagi ibu hamil yang akan memiliki anak dan memberikan ASI Eksklusif. Bagi masayarakat sebaiknya lebih aktif lagi berperan serta dalam pelayanan Kesehatan bagaimana pentingnya pemberian ASI Eksklusifnya dengan baik.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 78-85
Author(s):  
Ratna Yuniarti ◽  
L Moeh Reza Mahendra ◽  
B Nur Saliza Oktaviani ◽  
M Sobahuddin

Masih adanya masyarakat yang belum memiliki dokumen administrasi kependudukan di Kabupaten Lombok Timur merupakan motivasi diadakan kegiatan pengabdian ini. Rendahnya minat masyarakat dalam mengurus kelengkapan cukup beralasan, yaitu keterbatasan pelayanan dan proses yang panjang. Pelayanan yang masih konvensional kurang efektif dan tidak menyentuh secara menyeluruh seluruh warga desa. Hal ini disebabkan karena Pemerintah Desa Tebaban belum memnfaatkan teknologi dalam pelayanan. Oleh sebab itu, kami pihak STIA Muhammadiyah Selong bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lombok Timur memberikan sosialisasi inovasi dalam bidang pelayanan administrasi kependudukan yaitu aplikasi BAKSO serta memberikan pendampingan dalam penerapnnya di Kantor Desa Tebaban.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 65-70
Author(s):  
Amila Amila ◽  
Jek Amidos Pardede ◽  
Galvani Volta Simanjuntak ◽  
Yasinta L A Nadeak

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah gangguan saluran pernapasan yang sering terjadi dan merupakan penyakit yang masih dianggap remeh oleh masyarakat Indonesia. Pajanan asap rokok dalam rumah merupakan faktor utama pencemaran udara dalam ruangan yang menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan, khususnya pada kelompok balita. Kecenderungan orang tua untuk merokok di dalam rumah membuat anak balita menjadi perokok pasif yang sering terpapar asap rokok. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan orangtua yang mempunyai kebiasaan merokok di dalam rumah dengan ISPA pada anak balita, mendemonstrasikan  tanda dan gejala ISPA, dan mendukung program pemerintah GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) dimana salah satu programnya adalah tidak merokok di wilayah kerja Puskesmas Saitnihuta Provinsi Sumatera Utara. Solusi permasalahan kebiasaan orang tua merokok di dalam ruangan adalah pemberian edukasi dan sosialisasi tentang bahaya merokok di dalam ruangan melalui media leaflet dan brosur. Setelah kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan, pengetahuan orang tua meningkat dan orang tua memahami bahaya merokok di dalam rumah sehingga terjadi perubahan pola hidup sehat untuk mencegah kejadian ISPA pada balita.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 107-111
Author(s):  
Eva Kartika Hasibuan ◽  
Masri Saragih ◽  
Adventy Riang Bevy Gulo

Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) merupakan sebuah sistem yang meliputi struktur, proses, dan nilai professional yang mengatur pemberian asuhan keperawatan dan sebagai suatu model dalam praktik keperawatan professional di Rumah Sakit. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah  pengetahuan perawat dalam menerapkan metode asuhan keperawatan professional tim. Pelaksanaan metode kegiatan pertama sekali dengan penyampaian materi terkait bahan kajian yang perlu disampikan setelah itu melaksanakan roleplay model asuhan keperawatan professional tim. Hasil yang didapatkan setelah dilakukan sosialisasi dan praktek menunjukkan  80 % perawat             paham terkait penjelasan materi dan 95% perawat dapat mempraktekkan metode tim.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 71-77
Author(s):  
Yulis Hati ◽  
Rosanti Muchsin
Keyword(s):  

Penyakit diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan akan tetapi dapat dikendalikan. Pengendalian penyakit DM salah satunya adalah dengan latihan jasmani.  Latihan jasmani salah satunya senam kaki akan menyebabkan terjadinya peningkatan aliran darah, maka akan lebih banyak jala-jala kapiler terbuka sehingga lebih banyak tersedia reseptor insulin dan reseptor menjadi lebih aktif yang akan berpengaruh terhadap penurunan glukosa darah pada peserta diabetes. Penderita DM di Desa Kubah Sentang Kecamatan Pantai Labu tahun 2019 cukup banyak dan belum pernah melakukan senam kaki diabetes. Pelaksanaan senam kaki diabetes dilakukan sebanyak 6 kali selama dua minggu. Peserta yang mengikuti sebanyak 24 orang, setelah rutin melakukan senam kaki diabetes merasakan rasa kesemutan di kakinya jarang terjadi ini karena manfaat senam kaki adalah manfaatnya adalah memperbaiki sirkulasi darah yang terganggu, memperbaiki kekuatan otot, melatih kaki dan sendi agar tetap lentur dan mencegah komplikasi diabetes.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 101-106
Author(s):  
Edriyani Yonlafado Simanjuntak ◽  
Yunida Turisna Octavia ◽  
Janno Sinaga

Penyebaran Covid-19 yang sangat cepat menyebabkan pemerintah memberlakukan berbagai kebijakan untuk mengantisipasi cepatnya penyebaran Covid-19. Sumatera Utara khususnya kota Medan telah ditetapkan dalam zona Merah yang dikategorikan resiko tinggi. Oleh karena itu perlu dilakuka pemeriksaan (screening) Covid-19 pada karyawan Universitas Sari Mutiara Indonesia. Tujuan kegiatan ini adalah  mendeteksi secara dini kasus paparan Covid-19 setelah libur hari raya dan masuk kembali bekerja ke Universitas Sari Mutiara Indonesia. Dilakukan persiapan dengan berkoordinasi dengan Univeritas Sari Mutiara Indonesia dan Klinik Pratama Nusantara kesehatan. Dilakukan registasi peserta sebanyak 215 orang, dijelaskan mekanisme pemeriksaan dan diajarkan cara mengumpulkan sampel hembusan nafas serta peserta melakukan menampung hembusan nafasnya didalam kantong dan mencantumkan nama secara lengkap. Kemudian, dilakukan pemeriksaan oleh mesin GeNose C19 dan didapatkan hasil negatif pada seluruh peserta, yang artinya karyawan Universitas Sari  tidak terpapar Covid-19 setelah libur hari raya lebaran. Kata kunci: Deteksi Dini, GeNose 19, Pemeriksaan Covid 19



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 112-118
Author(s):  
Rani Damanik ◽  
Henny Syafitri ◽  
Laura Mariati Siregar

Masalah perkembangan kognitif anak merupakan hal yang harus diperhatikan sehingga anak memiliki kemampuan yang lebih kompleks baik kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian. Dimana perkembangan kognitif merupakan kemampuan berfikir untuk menghubungkan, menilai maupun mempertimbangkan suatu kejadian atau peristiwa. Penerapan terapi kognitif melalui terapi bermain pada anak usia 3-5 tahun merupakan solusi dalam meningkatkan kognitif anak. Dengan dilakukannya terapi bermain bertujuan untuk meningkatkan kognitif dan perkembangan anak. Setelah pelaksanaan terapi bermain menghasilkan kemampuan anak dalam berfikir secara kognitif melalui mencuci tangan, tebak gambar dan mewarnai gambar.   Kata Kunci : Terapi, Kognitif, Bermain Usia 3-5 Tahun   ABSTRACT The problem of children's cognitive development is something that must be considered so that children have more complex abilities, both the ability of gross motion, fine motion, speech and language as well as socialization and independence. Where cognitive development is the ability to think to connect, assess or consider an event or events. The application of cognitive therapy through play therapy for children aged 3-5 years is a solution in improving children's cognitive. By doing play therapy aims to improve the cognitive and development of children. After the implementation of play therapy results in children's ability to think cognitively through washing hands, guessing pictures and coloring pictures.   Keywords: Therapy, Cognitive, Play 3-5 Years Old



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document