JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

48
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By State University Of Medan

2407-7453, 0854-7467

2019 ◽  
Vol 20 (2) ◽  
Author(s):  
Dadang Mulyana ◽  
Arif Rahman ◽  
Mustamam Mustamam

Penelitian ini bertujuan mengembangkan panduan pembelajaran untuk  meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam penyelesaian tugas projek mata kuliah Sistem Distribusi Tenaga Listrik melalui model Pembelajaran Berbasis Projek (PBL). Projek yang akan dijadikan objek tugas meliputi empat komponen dalam Sistem Distribusi Tenaga Listrik yaitu (1) Komponen Jaringan Sistem Distribusi Tenaga Listrik, (2) Transformator Distribusi Tenaga Listrik, (3) Beban dalam Distribusi Tenaga Listrik, dan (4) Perencanaan Jaringan Distribusi Tenaga Listrik. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, maka penelitian secara keseluruhan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research and development). Sesuai model pendekatan research and development (R&D) maka pelaksanaan penelitian ini mengikuti langkah-langkah sebagai berikut: studi pendahuluan, perencanaan materi tugas projek, uji pakar materi tugas projek, dan diseminasi. Dalam pelaksanaan pengembangan empat komponen tugas dilakukan melalui observasi lapangan dengan melibatkan 20 mahasiswa sebagai responden dan observer. Dalam tahap pertama penelitian ini dikembangkan analisis konten terkait topik dan sub topik materi tugas projek untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa sesuai dengan tugas yang telah disusun. Bahan studi pendahuluan terhadap keempat komponen tugas merupakan pengembangan hasil penelitian sebelumnya dalam pengembangan bahan ajar Sistem Distribusi Tenaga Listrik yang telah disusun. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa model PBP sangat membantu mahasiswa dalam pengembangan wawasan dan kreativitasnya melalui observasi langsung dilapangan. Materi bahan ajar yang disajikan membantu mahasiswa dalam mempelajari berbagai komponen sistem distribusi tenaga listrik yang digunakan di lapangan. Sedangkan panduan pembelajaran membantu mahasiswa dalam melakukan observasi lapangan, sehingga berbagai komponen terkait sistem jaringan distribui menjadi bahan diskusi dan pengembangan materi perkuliahan.



2019 ◽  
Vol 20 (2) ◽  
Author(s):  
Maruap Pardede
Keyword(s):  

Penelitian ini bertujuan untuk memecahkan permasalahan yang di hadapi selama pembelajaran TIK khusunya di SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan, Sekaligus untuk mengetahui seberapa mampu siswa mengirim email dan meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini di lakukan selama 2 bulan yaitu pada bulan Juli sampai dengan selesai. Subjek dari Penelitian ini merupakan siswa kels IX -1 SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan Tahun Ajaran 2016/2017 yang berjumlah 36 orang siswa/i. Penelitian ini diadakan selama 2 siklus, dengan menempatkan free test sebagai data awal sebelum melakukan instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan jumlah 20 soal. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas 56,25 dan hasil tugas portofolio 62,77. Setelah pembelajaran selesai diberikan diperoleh postes dengan hasil rata-rata kelas 73,05 dan dengan hasil potofolio 78,05



2018 ◽  
Vol 20 (1) ◽  
Author(s):  
Harun Sitompul ◽  
Rosnelli Rosnelli ◽  
Eka Daryanto ◽  
Nathanael Sitanggang ◽  
Dadang Mulyana

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pembimbing skripsi mahasiswa oleh dosen pembimbing di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan. Penelitian ini merupakan penelitian survey eksploratif terhadap kinerja dosen pembimbing skripsi, sebagai bahan masukan untuk pengembangan pedoman penulisan skrpsi dan upaya peningkatan kualitan pembimbingan skripsi. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang sedang dalam pembimbingan skripsi dan alumi. Alat pengumpul data menggunakan angket penilaian kinerja dosen dalam pembimbingan skripsi. Jumlah sampel yang telibat sebanyak 269 responden. Teknik analisis data digunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ketersediaan buka pedoman penulisan skripsi sangat membantu kelancaran pelaksanaan pembimbingan baik bagi dosen maupun mahasiswa, (2) Pola pembimbingan secara umum telah dilaksanakan secara rutin dan terjadwal melalui kegiatan tatap muka, korespondensi, dan melaui email, (3) Hasil analisis data dari tiga aspek penilaian diketahui bahwa aspek kedisiplinan sebesar 74% dalam kategori cukup disiplin, aspek kompetensi profesionalisme dosen sebesar 77% dalam kategori cukup kompeten, dan aspek kompetensi sosial dan kepribadian sebesar 66% dalam kategori cukup kompeten. Rekomendasi yang disampaikan adalah perlunya komitmen jadwal pelaksanaan pembimbingan sehingga masing-masing memiliki tanggung jawab untuk melakukan kegiatan pembimbingan secara terjadwal.



2018 ◽  
Vol 19 (2) ◽  
Author(s):  
Charles Simbolon ◽  
Hidir Efendi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya hubungan antara Pengetahuan Kewirausahaan dan Hasil Praktek Kerja Industri dengan Minat Berwirausaha pada Siswa Kelas XII Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan (TP) di SMK Swasta HKBP Pematang Siantar Tahun Ajaran 2016/2017. Metode Penelitian Bersifat Deskriptif Korelasional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh Siswa Kelas XII Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan (TP) di SMK Swasta HKBP Pematang Siantar  yang berjumlah 56 siswa. Sampel penelitian diperoleh melalui perhitungan interpolasi dengan menggunakan tabel Krejci dan Morgan yang hasilnya adalah berjumlah 56  siswa. Data Pengetahuan Kewirausahaan dijaring dengan menggunakan test dan Hasil Praktek Kerja Industri dijaring dengan menggunakan dokumentasi guru, dan Minat Berwirausaha dijaringan dengan menggunakan angket. Sebelumnya instrument telah diuji coba di SMK YPT Pangkalan Susu.  Uji coba instrument dihitung dengan menggunakan Produc Moment untuk angket dan Korelasi Biserial untuk test, dengan jumlah soal terdiri dari 25 butir tes untuk Pengetahuan Kewirausahaan, 30 butir untuk Minat Berwirausaha. Diperoleh 21 butir tes yang valid untuk Pengetahuan Kewirausahaan dengan reliabilitas 0,808; 28 butir soal yang valid untuk Minat Berwirausaha dengan reliabilitas 0,922. Dengan demikian kedua variabel memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi. Tingkat kecenderungan Pengetahuan Kewirausahaan Siswa Kelas XII SMK Swasta HKBP Pematang Siantar berada dalam kategori Tinggi 89,6% sementara Hasil Praktek Kerja Industri berada dalam kategori Cukup 39,66% dan Minat Berwirausaha berada dalam kategori Tinggi 79,31%. Hasil analisis pengujian hipotesis dalam penelitian ini diperoleh bahwa 1) Pengetahuan Kewirausahaan dengan Minat Berwirausaha (Ha diterima) dengan ry.1,2 = 0,344 > rtabel = 0,279 dan besar thitung = 2,173> ttabel =  2,003; 2) Hasil Praktek Kerja Industri  dengan Minat Berwirausaha (Ha diterima) dengan ry.2,1 = 0,318 > rtabel = 0,283 dan besar thitung = 2,210 > ttabel =  2,003; 3) Pengetahuan Kewirausahaan dan Hasil Praktek Kerja Industri dengan Minat Berwirausaha (Ha diterima) dengan R = 0,413 > rtabel = 0,285 dan besar Fhitung = 6,389 > Ftabel =  3,168.



2018 ◽  
Vol 20 (1) ◽  
Author(s):  
Basyaruddin Daulay ◽  
Samri Saldi Daulay

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan variasi latihan kombinasi passing dan smash pada bola voli. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain bola voli yang berasal dari tiga Club Bola Voli yang ada di kota Medan, yaitu Club Bola Voli TVRI Sumut, Club Bola Voli Gaperta Medan dan Club Bola Voli Mulia Medan. Variasi yang telah dibuat terlebih dahulu divalidasi 3 orang ahli, 1 orang merupakan pelatih yang berasal dari Club Bola Voli TVRI Sumut, 1 orang merupakan akademisi olahraga yang berasal dari Universitas Negeri Medan yang mempunyai latar belakang pendidikan olahraga, dan 1 orang merupakan ahli Bahasa yang biasa melakukan editing tulisan. Uji kelompok kecil melibatkan 10 orang pemain bola voli dan uji kelompok besar melibatkan 20 orang pemain bola voli. Variasi latihan kombinasi passing dan smash pada bola voli berjumlah 9 variasi. Hasil dari validasi ahli 9 variasi tersebut valid dan dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan passing bola voli dimana persentase validitasnya adalah 72%-88%. Hasil uji kelompok kecil terhadap 20 orang pemain menunjukkan bahwa 9 variasi tersebut sudah memenuhi kriteria layak atau valid. Persentase validitas dari angket yang telah dibagikan kepada sampel menunjukkan bahwa 98%-100% mereka mengakui bahwa variasi tersebut sudah memenuhi kriteria untuk meningkatkan kemampuan passing dan smash dalam permainan bola voli. Hasil uji kelompok besar terhadap 20 orang pemain bola voli menunjukkan bahwa 9 model tersebut sudah memenuhi kriteria layak digunakan. Persentase validitas dari angket yang telah dibagikan kepada sampel menunjukkan bahwa 100% mereka mengakui bahwa variasi tersebut sudah memenuhi kriteria untuk meningkatkan kemampuan passing dan smash dalam permainan bola voli. Dapat disimpulkan kesembilan variasi tersebut baik untuk meningkatkan kemampuan passing dan smash dalam permainan bola voli dan pada setiap variasi sangat penting untuk dilakukan dalam latihan agar latihan tersebut tidak membosankan



2018 ◽  
Vol 20 (1) ◽  
Author(s):  
Dina Ampera ◽  
Nurpelita Sembiring

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengidentifikasi karakteristik keluarga siswa sekolah dasar (usia ayah / ibu, jumlah anggota keluarga, ayah / ibu pendidikan, pekerjaan ayah / ibu, pendapatan ayah / ibu dan saku besar siswa uang), (2) Untuk mengetahui pengetahuan siswa sekolah dasar tentang makanan sehat, (3) untuk mengetahui pemilihan jajanan siswa sekolah dasar, (4) untuk mengetahui hubungan pengetahuan siswa sekolah dasar tentang makanan sehat. Penelitian ini dilakukan di SD ISLAM PLUS YLPI Pekan Baru. Total sampel 78 siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas sampel berusia 10 tahun (46%), jenis kelamin laki-laki (54,3%) dan perempuan (46,7%), dengan uang jajan sebagian besar dalam kategori sedang (50,3%). Karakteristik keluarga berdasarkan usia ayah responden  kategori (40-59 tahun) sebanyak 47,7%. Responden usia ibu sebagian besar masuk kategori dewasa awal (65,4%) Jumlah anggota keluarga responden sebagian besar pada kategori keluarga adalah (2-3 orang) sebanyak 84,6%. Responden ayah pendidikan sebagian besar kategori Sarjana (79,5%). Responden pendidikan ibu sebagian besar masuk kategori sarjana (12-16 tahun) sebanyak 67,8%. Pekerjaan ayah responden bervariasi, termasuk pegawai negeri sipil (PNS), karyawan BUMN, wiraswasta, pengusaha, sementara pekerjaan ibu responden termasuk pegawai negeri sipil (PNS), wiraswasta, pengusaha, bidan dan ibu rumah tangga. Responden pendapatan orang tua kebanyakan berada di kategori tinggi (55,5%). Pengetahuan siswa SD tentang makanan sehat sebagian besar kategori sedang (69,2%). Pilihan camilan yang ada di kedua kategori (71,8%). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan siswa sekolah dasar tentang makanan sehat dengan pemilihan jajanan dengan nilai r = -0,202 dan ρ = 0,067.



2018 ◽  
Vol 20 (1) ◽  
Author(s):  
Irma Agustina Manalu ◽  
Marsangkap Silitonga

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar mendeskripsikan rangkaian logika dasar antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization (TAI), dengan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian dilakukan pada siswa kelas X program keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik di SMK Negeri 2 Medan tahun pelajaran 2015/2016. Populasi penelitian sebanyak lima kelas dan diambil dua kelas sebagai sampel yaitu kelas X1  dan X2  masing-masing sebanyak 29  siswa. Metode penelitian adalah eksperimen dengan rancangan “Randomized Control Group Posttest Only Design”. Data penelitian dijaring dengan tes menggunakan instrument berbentuk tes objektif pilihan berganda. Instrumen tes digunakan setelah melalui ujicoba untuk mengetahui validitasnya dan reliabilitasnya. Setelah melalui ujicoba diperoleh sebanyak 25 butir tes yang valid dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,625. Hipotesis penelitian diuji dengan analisis statistik uji-t, yang digunakan setelah memenuhi uji persyaratan analisis yaitu uji normalitas dan uji homogenitas.Hasil belajar mendeskripsikan rangkaian logika dasar siswa yang diajar dengan model kooperatif tipe TAI memiliki nilai rata-rata 89,6 sedangkan siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional memiliki nilai rata-rata 79,1. Dengan menggunakan analisis  statistik uji-t disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization (TAI) lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan menggunakan model konvensional.



2018 ◽  
Vol 20 (1) ◽  
Author(s):  
Abdul Hakim Butarbutar ◽  
Annita Seliana Siregar

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar mengoperasikan system pengendali elektromagnetik (MASPEM)  pada siswa yang diajar dengan  Model Pembelajaran demonstrasi dan   siswa yang diajar dengan Model Pembelajaran ekspositori di smk n 1 lubuk pakam  tahun pengajaran 2014-2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental, yang mana dalam pelaksanaannya sengaja diberikan perlakuan (treatment) kepada kelompok eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalaha seluruh siswsa kelas XI program keahlian teknik instalasi tenaga listrik ITITL), berjumlah 2 kelas, kelas eksperimen berjumlah 35 orang dan control berjumlah 33 orang, dan total subjek yang akan diteliti sebanyak 68 siswa. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh perbedaan hasil belajar MASPEM pada kompetensi dasar Memahami prinsip kerja pengoperasian system kendali elektromagnetik. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada Kelas eksperimen 78,857 dan Kelas kontrol sebesar 69.09. Untuk menguji normalitas data digunakan uji liliefors pada taraf signifikasni 95% dan taraf nyata (α) sebesar 0,05. Uji normalitas pada Kelas eksperimen diperoleh Lhitung sebesar 0,045 dan Ltabel sebesar 0,149 karena Lhitung < Ltabel atau 0,045 < 0,149 maka data instrument pada kelas eksperimen  pada kategori normal, dan Uji normalitas pada Kelas kontrol diperoleh Lhitung sebesar 0,011 dan Ltabel sebesar 0,154 maka data instrument pada kelas kontrol pada kategori normal. Uji Homogenitas F sebesar 1,115 dan Ft sebesar 1,837,karena  Fhitung  < Ftabel maka seluruh varian homogen. Dengan pengujian  hipotesis menggunkan uji-t dengan taraf signifikansi 5% menunjukan bahwa terdapat perbandingan hasil pembelajaran pada siswa yang diajar metode demonstrasi dilihat dari thitung  2.051  yang lebih besar dari ttabel  1,671



2018 ◽  
Vol 20 (1) ◽  
Author(s):  
Ngatmini Ngatmini

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa pada Kompetensi Melayani Makan dan Minum di Restoran, Mata Pelajaran Tata Hidang dengan menggunakan Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) di Kelas XI Tata Boga 2 SMK Negeri 8 Medan Tahun Ajaran 2014 – 2015. Tata Hidang merupakan salah satu mata pelajaran pada paket keahlian Tata Boga. Melalui penerapan model pembelajaran Think Pair Share, diharapkan dapak meningkatkan kemampuan siswa pada kompetensi dasar Melayani Makan dan Minum di Restoran di kelas XI Tata Boga 2 . Metode penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus, dimana dalam setiap 1 siklus dilaksanakan dalam 2 pertemuan dan  pada setiap siklus diselesaikan melalui tahap perencanaan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap pengamatan, dan tahap refleksi. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas XI Tata Boga 2 SMK Negeri 8 Medan terdiri dari 32 orang. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian  ini adalah observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Pair Share dapat meningkatkan kemampuan dasar melayani makan dan minum di restoran, mata pelajaran Tata Hidang pada siswa kelas Kelas XI Tata Boga 2, SMK Negeri 8 Medan. Hal tersebut dapat dilihat dari pencapaian persentase ketuntasan belajar yakni pada siklus I pertemuan I mencapai 23,3% siswa yang tuntas,dan76,7% tidak tuntas. Siklus I pertemuan II terdapat 62,86%  siswa yang tuntas dan37,14%  siswa yang tidak tuntas. Pada siklus II pertemuan I terdapat 77,14% siswa yang tuntas dan22,86% siswa yang tidak tuntas sedangkan pada siklus II pertemuan II meningkat menjadi 100% atau 32 orang siswa yang tuntas.



2018 ◽  
Vol 19 (2) ◽  
Author(s):  
Henni Siswati Panjaitan ◽  
Armaini Rambe
Keyword(s):  

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa  membuat boneka dari kain flanel  dengan menerapkan model pembelajaran Modelling The Way pada mata pelajaran  siswa kelas X- IPS  SMA Sultan Iskandar Muda dan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran Modeling The way pada siswa kelas X – IPS  SMA Sultan Iskandar Muda. Sabjek  dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-IPS Sultan Iskandar Muda sebanyak 34 orang. Jenis penelitian adalah penelitian  tindakan kelas (PTK) yang dikemukakan oleh Arikunto Strategi ini mempunyai empat tahapan, yaitu tahap: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi yang terdiri dari dari dua siklus.Berdasarkan uji kesepakatan pengamat menggunakan analisis varian satu arah dengan tarif signifikan 5%, Irianto (2010).hasil ANAVA (F hitung ) dikonsultasikan dengan F tabel dengan taraf signifikan 5 % bila F hitung < F table 5 % maka disimpulkan tidak ada perbedaan hasil penilaian dali lima pengamat, sehingga lembar pengamat dapat digunakan untuk menjaring data penilaian .Diperoleh ketuntasan belajar siswa  sebesar 85,30% dari 34 orang siswa memperoleh peningkatan hasil belajar sebesar 40,30%  dari hasil belajar sebelumnya. Dan rata rata  aktivitas siswa pada siklus I berada pada kriteria aktif (51,43%) dari 18 orang siswa dari 34 orang  siswa. Sehingga tidak perlu dilakukan siklus ke II  karena hasil belajar siswa secara klasikal sekurang kurangnya 75% siswa memperoleh nilai ≥ 75 sesuai dengan kriteria ketuntasan minimal (KKM) mata pelajaran prakarya membuat boneka dari kain flanel dan berdasarkan  siklus I  yang  telah  dilakukan  maka  dapat dikatakan  berhasil  karena  hasil belajar  siswa  meningkat Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Modelling The way  dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X IPS  SMA Sultan Iskandar Muda terutama dalam mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan dengan kopetensi dasar mebuat boneka dari kain flanel



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document