binary digit interval

Keyword(s):  

2014 ◽  
Vol 933 ◽  
pp. 97-105
Author(s):  
Hassan Mroue ◽  
Thien My Dao

A new algorithm is presented in order to search for the optimal solution of the manufacturing and fractional cell formation problem. In addition, this paper introduces a new toolkit, which is used to search for the various candidate solutions in a periodic and a waving (diversified) manner. The toolkit consists of 15 tools that play a major role in speeding up the obtainment of the final solution as well as in increasing its efficiency. The application of the binary digit grouping algorithm leads to the creation of manufacturing cells according to the concept of group technology. The nonzero entries, which remain outside the manufacturing cells, are called exceptional elements. When a lot of such elements is obtained, an additional cell called fractional (or remainder) cell may be formed; the aim of which is to reduce their number. This algorithm was tested by using illustrative examples taken from the literature and succeeded to give better or at least similar results when compared to those of other well-known algorithms.





Author(s):  
Martin H. Weik
Keyword(s):  




2007 ◽  
Vol 2007 ◽  
pp. 1-7 ◽  
Author(s):  
Emmanuel Christophe ◽  
Pierre Duhamel ◽  
Corinne Mailhes
Keyword(s):  


Author(s):  
D. J. Newman ◽  
Morton Slater
Keyword(s):  


2020 ◽  
Author(s):  
Adel Syah Pohan
Keyword(s):  

Komputer merupakan mesin yang memproses data menjadi suatu informasi. Komputer digunakan users untuk meningkatkan hasil kerja dan memecahkan berbagai masalah. Yang menjadi pemroses data atau pemecah masalah itu adalah software atau perangkat lunak. Bentuk terkecil dari perangkat lunak adalah operasi aritmatik (+, -, :, x) dan logika (AND, OR, >, <, =). Dari operasi dasar ini disusun program atau perangkat lunak. Tingkat pemrosesan yang di kerjakan perangkat lunak pun dari machine-like, mulai berubah seperti human-like. Di dalam teori informasi, di susun hirarki informasi, mulai dari data/ fakta, kemudian setelah proses seleksi dan pengurutan menjadi sesuatu yang berguna menjadi informasi. Informasi yang di susun secara sistematis dengan suatu alur logika tertentu menjadi knowledge. Dan pada akhirnya gabungan knowledge yang di gabung dari berbagai sisi guna membangun wisdom. Data yang di proses pun telah banyak berubah, yang semula hanya berupa data bilangan dan karakter merambah ke audio visual (bunyi, suara, gambar, film). Sejauh perkembangan hingga saat ini, seluruh proses menggunakan format data digital dengan satuan bit (binary digit).



Author(s):  
Martin H. Weik
Keyword(s):  


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document