Anodic stripping voltammetry of antimony using gold nanoparticle-modified carbon screen-printed electrodes

2007 ◽  
Vol 589 (2) ◽  
pp. 255-260 ◽  
Author(s):  
Olga Domínguez Renedo ◽  
M. Julia Arcos Martínez
2016 ◽  
Vol 12 (2) ◽  
pp. 128
Author(s):  
Rika Endara Safitri ◽  
Ani Mulyasuryani ◽  
Attasith Parnsubsakul ◽  
Patsamon Rijiravanich

<div style="left: 78.8156px; top: 533.372px; font-size: 11.129px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.968874);" data-canvas-width="302.2885949032258">Metode deteksi Antigen Spesifik Prostat (ASP) berdasarkan pemotongan peptide dengan menggunakan perak enhancer (AgEhn) pada nanopartikel emas (AuNP) sebagai penanda. ASP merupakan serin protease yang dihasilkan secara normal oleh sel jaringan prostat dan sel kanker prostat.ASP secara luas digunakan sebagai biomarker untuk kanker prostat.Aktivitas ASP dideteksi berdasarkan pemotongan peptida yang terikat pada dasar wellplate melalui interaksi biotin – avidin. Setelah proses pemotongan, peptida-SH yang terpotong akan terbuang dalam proses pembilasan, peptidayang terpotong pada dasar wellplate tidak dapat mengikat nanopartikel emas karena kehilangan gugus tiol (-SH) pada ujung peptida. Sisa peptide-SH yang tidak terpotong akan berikatan dengan AuNP, diikuti dengan reduksi secara autokatalitik pada larutan AgEhn menjadi Ag(s). Jumlah Ag yang terdapat pada permukaan AuNP ditentukan secara voltametri lucutan anodik (VLA) setelah mengoksidasi Ag (s) menjadi ion Ag+ menggunakan elektroda screen printed carbon (SPC). Optimasi dilakukan pada kondisi pengukuran dan kondisi immunoassay, sehingga penentuan PSA pada rentang 1–500 ng.mL-1 dihasilkan limit deteksi sebesar 152,204 ng.mL-1 dengan sensitivitas 0,003 μ A/ng.mL-1. Penentuan PSA dengan metode ini telah berhasil dilakukan, namun masih membutuhkan kajian lebih lanjut.</div>


2014 ◽  
Vol 6 (19) ◽  
pp. 7942-7950
Author(s):  
Stéphane Faucher ◽  
Cyril Cugnet ◽  
Laurent Authier ◽  
Gaëtane Lespes

A SPE-SWASV method was developed, optimized and applied to determine total and electrolabile copper and lead concentrations in soil.


2016 ◽  
Vol 12 (2) ◽  
pp. 128
Author(s):  
Rika Endara Safitri ◽  
Ani Mulyasuryani ◽  
Attasith Parnsubsakul ◽  
Patsamon Rijiravanich

<div style="left: 78.8156px; top: 533.372px; font-size: 11.129px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.968874);" data-canvas-width="302.2885949032258">Metode deteksi Antigen Spesifik Prostat (ASP) berdasarkan pemotongan peptide dengan menggunakan perak enhancer (AgEhn) pada nanopartikel emas (AuNP) sebagai penanda. ASP merupakan serin protease yang dihasilkan secara normal oleh sel jaringan prostat dan sel kanker prostat.ASP secara luas digunakan sebagai biomarker untuk kanker prostat.Aktivitas ASP dideteksi berdasarkan pemotongan peptida yang terikat pada dasar wellplate melalui interaksi biotin – avidin. Setelah proses pemotongan, peptida-SH yang terpotong akan terbuang dalam proses pembilasan, peptidayang terpotong pada dasar wellplate tidak dapat mengikat nanopartikel emas karena kehilangan gugus tiol (-SH) pada ujung peptida. Sisa peptide-SH yang tidak terpotong akan berikatan dengan AuNP, diikuti dengan reduksi secara autokatalitik pada larutan AgEhn menjadi Ag(s). Jumlah Ag yang terdapat pada permukaan AuNP ditentukan secara voltametri lucutan anodik (VLA) setelah mengoksidasi Ag (s) menjadi ion Ag+ menggunakan elektroda screen printed carbon (SPC). Optimasi dilakukan pada kondisi pengukuran dan kondisi immunoassay, sehingga penentuan PSA pada rentang 1–500 ng.mL-1 dihasilkan limit deteksi sebesar 152,204 ng.mL-1 dengan sensitivitas 0,003 μ A/ng.mL-1. Penentuan PSA dengan metode ini telah berhasil dilakukan, namun masih membutuhkan kajian lebih lanjut.</div>


2012 ◽  
Vol 45 (7) ◽  
pp. 764-773 ◽  
Author(s):  
Xiangheng Niu ◽  
Chen Chen ◽  
Yuanjie Teng ◽  
Hongli Zhao ◽  
Minbo Lan

Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document