Al-Amwal
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

8
(FIVE YEARS 7)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By LPPM Universitas Abdurrab

2623-0771, 2303-064x

Al-Amwal ◽  
2021 ◽  
Vol 9 (2) ◽  
pp. 151-162
Author(s):  
IRMA YUNITA ◽  
Arfianti Novita Anwar

Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui penerapan good corporate governance Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Hasanah Pekanbaru. Dalam melaksanakan penelitian ini, peneliti menggunakan data primer dan dianalisa dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuisioner dengan skala Likert 1 - 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penerapannya, dalam perspektif Dewan Komisaris dan Perspektif Karyawan BPRS Hasanah telah menjalankan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG) sebagaimana mestinya. Namun dalam perspektif Dewan Pengawas Syartiah (DPS) dan Pengawas Internal BPRS Hasanah belum dengan maksimal dalam melaksanakan GCG dalam menjalankan perusahaan khususnya pada prinsip tanggungjawab dan prinsip kewajaran. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwasanya manajemen perusahaan harus terus berkomitmen untuk melaksanakan perusahaan dengan berpedoman dengan prinsip-prinsip GCG sehingga diharapkan perusahan bisa berkembang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya



Al-Amwal ◽  
2021 ◽  
Vol 9 (2) ◽  
pp. 163-174
Author(s):  
Nelly Andria Ningsih ◽  
Marabona Munthe

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemahaman riba dengan prilaku hutang piutang masyarakat di Desa Salo Kecamatan Salo Kabupaten Kampar. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang melakukan hutang piutang dengan PNM yang berjumlah 392 dan sampel penelitian sebanyak 80 orang. Data dikumpulkan menggunakan angket dengan skala Likert 1-5 dan dianalisa dengan menggunakan Analisa regresi sederhana. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa pengetahuan tentang riba pada masyarakat tidak memberikan pengaruh kepada prilaku hutang piutang. Olehkarenanya penelitian ini merekomendasikan agar masyarakat diberikan pemahaman yang baik tentang riba sehingga prilaku hutang piutang yang mereka lakukan sesuai dengan tuntutan agama



Al-Amwal ◽  
2021 ◽  
Vol 9 (2) ◽  
pp. 175-184
Author(s):  
Rahmayati Rahmayati ◽  
Erni Sriyanti

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat implementasi bank garansi yang dilakukan oleh Bank Muamalat Indonesia KC Balaikota Medan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi empiris dimana data bersumber dari data primer diambil dengan melakukan wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa pelaksanaan bank garansi telah mengikuti syarat dan ketentuan berupa jaminan dalam suatu proyek dimana sistem pembukaan jaminan bank melalui pekerjaan yang harus dilakukan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam bank garansi yang terdiri dari kontraktor, pemberi kerja, dan bank telah melakukan cara yang secara teratur dihubungkan bersama untuk memperlancar arus informasi dalam bank garansi. Implementasi tersebut sudah sesuai dengan ketentuan yang dipersyaratkan dalam ekonomi Islam, namun terdapat kendala yang dihadapi dalam mengimplementasikan bank garansi ini adalah terkait dengan prosedur pembukaan bank garansi.



Al-Amwal ◽  
2021 ◽  
Vol 9 (2) ◽  
pp. 140-150
Author(s):  
SRI WAHYUNI HASIBUAN
Keyword(s):  

Kosmetik halal merupakan suatu produk yang dimanfaatkan untuk menjaga penampilan dengan syarat bahan-bahan kosmetik tidak mengandung najis dan tidak berbahaya, serta diproduksi dengan baik. Sertifikasi label halal merupakan hak konsumen, dengan adanya kepastian kehalalan kosmetik konsumen dapat merasa aman dan tidak hawatir terhadap kosmetik yang digunakannya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran dan informasi tentang kesadaran wanita dewasa terhadap peran sertifikasi label halal. Penelitian ini merupakan studi cross-sectional terhadap 100 orang konsumen kosmetik berlabel halal dan berusia 20-44 tahun. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sertifikasi label halal pada produk kosmetik berpengaruh secara positif namun pengaruhnya belum signifikan. Hal ini memberikan implikasi bahwasanya untuk meningkatkan kesadaran para konsumen dalam menggunakan produk kosmestik yang halal, perlu ditingkatkan literasi produk halal. Penelitian ini memberikan rekomendasi kepada seluruh stakeholder untum memperhatikan kehalalan produk yang beredar ditengah masyarakat agar masyarakat tenang dalam mengkonsumsinya



Al-Amwal ◽  
2021 ◽  
Vol 9 (2) ◽  
pp. 126-139
Author(s):  
MIFTAHUL JANNAH ◽  
BUDI TRIANTO ◽  
ADE CHANDRA
Keyword(s):  

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi anggota dalam memilih simpanan mudharabah pada BMT Islam Abdurrab Pekanbaru. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah anggota BMT Islam Abdurrab yang memiliki tabungan mudhorabah. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner dengan menggunakan skala Likert 1 – 5 dan dianalisa dengan menggunakan analisa regresi berganda dan penggunakan program SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa factor yang mempengaruhi keputusan anggota dalam memilih simpanan mudhorabah pada BMT Islam Abdurrab adalah factor pengetahuan. Sementara factor social, factor budaya dan factor pribadi perpengaruh secara positif tetapi tidak signifikan. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwasanya untuk meningkatkan jumlah anggota yang ingin menyimpan dalam bentuk simpanan mudhorabah, BMT Islam Abdurrab harus memberikan edukakasi kepada anggota dan calon anggota terkait produk tersebut



Al-Amwal ◽  
2021 ◽  
Vol 9 (2) ◽  
pp. 92-109
Author(s):  
Evan Hamzah Muchtar ◽  
Herni Purwatiningsih

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel Ukuran Perusahaan, Leverage, Profitabilitas, dan Likuiditas Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) Pada Perusahaan yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia Tahun 2015-2018. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Sumber data dari penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan tahunan (Annual Report) dan laporan keberlanjutan (Sustainability Report). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Ukuran Perusahaan  yang  diukur dengan total asset (Size), dan Likuiditas yang diukur dengan Current Ratio (CR) mempengaruhi pengungkapan CSR. Sementara itu variable Profitabilitas yang diukur dengan return on asset (ROA) dan leverage (DER) tidak berpengaruh terhadap pengungkapan CSR. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwasanya untuk meningkatkan mengungkapkan program CSR, maka perusahaan perlu didukung untuk meningkatkan ukuran perusahaan dan peningkatan likuiditas.



Al-Amwal ◽  
2021 ◽  
Vol 9 (2) ◽  
pp. 110-125
Author(s):  
ANNA NURLITA
Keyword(s):  

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Ukuran Bank (BZ), Tingkat Inflasi, Suku Bunga, Financing to Deposito Ratio (FDR), NPF Ratio, Kecukupan Modal (CAR) dan BOPO terhadap Profitabilitas Bank BUMN Syariah di Indonesia Periode 20152018. Penelitian merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif dengan mengunakan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah 14 bank umum syariah di Indonesia pada tahun 2015-2018. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 4 bank BUMN syariah di Indonesia sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data yang dilakukan adalah regresi data panel.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) berpengaruh terhadapreturn on asset, sedangkan ukuran bank, tingkat inflasi, Suku Bunga, financing to depositoratio, NPF Ratio, dan kecukupan modal tidak berpengaruh terhadap return onasset.



Al-Amwal ◽  
2020 ◽  
Vol 9 (1) ◽  
pp. 1
Author(s):  
MUSRIFAH MUSRIFAH ◽  
MADONA KHAIRUNISA

Tulisan ini bertujuan untuk (1) Untuk membahas mengenai mekanisme (prosedur) penyelesaian sengketa ekonomi syraiah melalui arbitrase syariah dan (2) Untuk menelaah eksistensi arbitrase syariah pasca amandemen UU No. 7 Tahun 1989 tentang Peradilan yakni UU No. 3 Tahun 2006 Tentang Perubahan Atas UU No. 7 Tahun 1989 Tentang Peradilan Agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Prosedur maupun  proses penyelesaian sengketa ekonomi syariah melalui Basyarnas didasarkan pada UU No. 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa dan Peraturan Prosedur Basyarnas dan (2) Berwenangnya Peradilan Agama dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syariah, bukan berarti bubar atau hapusnya arbitrase syariah. Arbitrase syariah dalam hal ini Basyarnas tetap ada dan berwenang menyelesaikan sengketa ekonomi syariah selama itu disepakati para pihak dalam perjanjian.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document