KOMUNIKA
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

28
(FIVE YEARS 14)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By University Of Muhammadiyah Prof. Hamka (UHAMKA)

2621-1645, 1411-7029

KOMUNIKA ◽  
2021 ◽  
Vol 8 (2) ◽  
pp. 138-149
Author(s):  
Mulyani Pratiwi ◽  
Yoki Yusanto ◽  
Husnan Nurjuman

Di tengah konstruksi yang berlangsung di masyarakat tentang perempuan sebagai makhluk yang indah dengan karakter lemah lembut, manja, dan situasi memburuknya berbagai tindak kekerasan dengan memposisikan perempuan sebagai korban, Film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak justru hadir dengan sebuah konstruksi tentang maskulinitas perempuan. Tulisan ini menggambarkan suatu riset yang bertujuan untuk mengetahui konstruksi maskulinitas perempuan dalam melawan tindak kekerasan terhadap perempuan. Penelitian tersebut merupakan suatu analisis semiotika terhadap berbagai adegan dan dialog dalam film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak karya Mouly Surya dengan pendekatan kualitatif yang kemudian dibedah dengan analisis yang dilandasi teori Konstruksi Sosial Realita pemikiran Peter L. Berger dan Thomas Luckmann. Kajian dalam penelitian ini juga menghubungkan antara proses konstruksi realitas yang terjadi melalui film ini dengan fenoemena maraknya tindak kekerasan yang terjadi pada perempuan. Hasil penelitian yang dapat diidentifikasi antara lain 1) Film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak telah mengkonstruksi maskulinitas perempuan dengan beberapa karakter, antara lain a) bersikap tenang, b) mandiri, c) keberanian, d) sedikit bicara, e) berpikir praktis dan simpel, f) woman power. 2) Maskulintas Perempuan sebagai realitas objektif yang dimunculkan dalam film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak merupakan bagian dari suatu proses eksternalisasi sebagai bagian dari Konstruksi realitas. Eksternalisasi berupa interaksi sutradara dan pembuat film dengan realitas a) gagasan kesetaraan gender, b) fenomena kekerasan terhadap perempuan, c) konsep maskulinitias. 3) Konstruksi maskulinitas perempuan pada film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak merupakan suatu konstruksi yang mencoba menghapus konstruksi sebelumnya tentang perempuan sebagai makhluk yang lemah.



KOMUNIKA ◽  
2021 ◽  
Vol 8 (2) ◽  
pp. 69-78
Author(s):  
Taufik R. Talalu

Penelitian ini membahas tentang promosi program dakwah Radio Selebes Gorontalo. Ada anggapan bahwa promosi program dakwah tidak penting dilakukan jika media penyiaran radio sudah lama beroperasi dan penduduk di daerah jangkauan siaran mayoritas beragama Islam. Padahal, promosi program merupakan unsur penting yang berkontribusi terhadap kelangsungan operasional radio. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan model studi kasus. Data dalam penelitian ini dikumpukan dengan teknik wawancara dan studi dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga program dakwah dipromosikan menggunakan empat metode yaitu media sendiri, iklan, promosi penjualan dan pemasaran interaktif. Sementara public relation dan direct marketing tidak digunakan secara khusus untuk promosi program dakwah. Terbatasnya variasi metode yang digunakan disebabkan oleh kekhawatiran Selebes mengenai dampak biaya yang timbul akibat kegiatan promosi.



KOMUNIKA ◽  
2021 ◽  
Vol 8 (2) ◽  
pp. 122-132
Author(s):  
Puji Rianto ◽  
Bagas Catur Pambudi

Penelitian ini mengkaji komodifikasi yang dilakukan oleh akun Instagram Nanti Kita Cerita tentang Hari ini (NKCTHI) yang didirikan oleh Marchella. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi kasus. Data dikumpulkan dari bahan-bahan di Instagram NKCTHI dan beragam sumber internet. Hasil studi ini menemukan bahwa NKCTHI telah melakukan dua bentuk komodifikasi, yakni komodifikasi konten dan khalayak. Komodifikasi konten dilakukan melalui cerita-cerita yang ditulis oleh pengguna secara sukarela. Sementara komodifikasi khalayak (pengguna), dilakukan dalam dua bentuk, yakni jumlah total dalam hitungan kuantitatif dan posisi mereka sebagai buruh. Proses komodifikasi ini juga menciptakan alineasi sosial meskipun hal itu diselenggarakan secara sukarela. Hal itu terjadi karena lemahnya kesadaran kritis di antara pengguna



KOMUNIKA ◽  
2021 ◽  
Vol 8 (2) ◽  
pp. 133-137
Author(s):  
Shulbi Muthi Sabila

Komunikasi merupakan proses yang sangat khusus,dan berarti dalam hubungan antar manusia dan pengalaman ilmu untuk menolong sesama, memerlukan kemampuan khusus dan kepedulian sosial yang besar. Komunikasi juga merupakan proses kompleks yang melibatkan perilaku dan memungkinkan individu untuk berhubungan dengan orang lain dan sekitarnya. dalam penelitian ini, penulis mencoba menganalisis komunikasi antarpribadi lewat perspektif psikologi bagaimana pesan yang disampaikan menjadi stimulus yang menimbulkan respon bagi individu yang lain , bagaimana lambang-lambang dapat bermakna dan bisa mengubah perilaku orang lain. Penelitian ini, memfokuskan pada pendekatan humanistis untuk pefektivitas antarpribadi yang dilakukan psikolog dengan pasien penderita depresi. Dalam hal ini psikolog dituntut untuk mampu menurunkan kemampuan berkomunikasinya ketika melakukan interaksi dengan pasien sehingga psikolog dapat memposisikan dirinya dan dapat berpikir dengan perspektif yang sama, serta dapat memberikan umpan balik yang tepat. Metode penelitian yang dilakukan yaitu metode kualitatif deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendekatan komunikasi antarpribadi yang dibangun oleh psikolog sehingga komunikasi dapat berlangsung secara efektif.



KOMUNIKA ◽  
2021 ◽  
Vol 8 (2) ◽  
pp. 79-86
Author(s):  
Chaerun N. Damayanti ◽  
Amri Dunan ◽  
Karman

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh terpaan video Youtube Mata Najwa: Ujian Reformasi dan kredibilitas Najwa Shihab terhadap minat berpolitik generasi Z dalam isu RUU 2019. Penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner melalui googledocs. Teori acuan penelitian ini adalah teori uses and gratifications dan kredibilitas sumber dan penentuan ukuran sampel menggunakan rumus Taro Yamane berdasarkan tingkat kesalahan 5% sehingga didapat sebanyak 400 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, analisis regresi berganda, hipotesis, uji T, uji F dan korelasi koefisien determinasi. Berdasarkan hasil dari analisis data, dapat diketahui bahwa terpaan yang diberikan oleh video Youtube Mata Najwa: Ujian Reformasi dan kredibilitas Najwa Shihab berpengaruh positif dan mempunyai hubungan yang erat dalam menimbulkan minat berpolitik generasi Z dalam isu RUU 2019



KOMUNIKA ◽  
2021 ◽  
Vol 8 (2) ◽  
pp. 87-106
Author(s):  
Nur Amala Saputri

Riset ini mendeskripsikan bagaimana penggambaran sosok hantu di media massa, khususnya pada media internet. Objek penelitian dalam riset ini adalah 2 video terpilih yang diproduksi oleh Jurnalrisa tahun 2020. Riset ini menggunakan pendekatan kualitatif yang merujuk pada paradigma kritis dengan metode analisis tekstual dekonstruksi Derrida. Hasil temuan dalam riset ini adalah Jurnalrisa mendekonstruki sosok hantu sebagai subjek aktif, dan sebagai makhluk hidup. Sosok hantu didekonstruksi sebagai subjek masih memiliki kehidupan, sebab masih memiliki pemikiran, intelektualitas, dan ilmu pengetahuan yang dapat dibagikan kepada manusia. Mereka mampu merasakan dan memiliki emosi, serta memiliki etika dalam bersikap. Mereka dihadirkan ulang dan diperlihatkan sebagai bagian dari alam atau makhluk hidup yang pada masa kini dijadikan sebagai fenomena kejadian sejarah di masa lampau. Jurnalrisa menggunakan platform Youtube sebagai kerangka media alternatif untuk mendekonstruksi hantu yang selama ini telah dipercayai oleh masyarakat secara turun-temurun. Dengan maksud untuk melawan media massa konvensional yang selama ini hanya berfokus pada soal teknis demi profit berupa uang dan rating yang mengkonstruksi hantu sebagai entitas negatif di masyarakat. Hal ini dikarenakan sifat Youtube yang lebih fleksibel dalam kebijakan koten dan sensor serta penggunaannya yang telah berbasis individual.



KOMUNIKA ◽  
2021 ◽  
Vol 8 (2) ◽  
pp. 107-121
Author(s):  
Erik Ardiyanto
Keyword(s):  

Revolusi Industri 4.0 menciptakan sebuah paradigma baru yang sering  disebut internet of things. Perubahan pardigma berpikir yang besar ini sangat mempengaruhi system dunia kerja saat ini. Perubahan ini tidak lain karena adanya otomasi disrutiption dalam bidang pekerjaan kshusnya perempuan. Selain itu konsep kolaborasi yang di tawarkan revolusi industri kali ini justrul melangengakan hegemoni sistem kapitalisme itu sendiri. Dalam hal ini sangat merugikan perempuan. Konsepkebahagiaan perempuan karir di abad 21 adalah buah hasil dari konstruksi perkembangan teknologi Iinformasi dan komunikasi.  Efek budaya modern  kontemporer sangat nyata dalam menggubah perilaku perempuan karir hari ini dalam memaknai sebuah pekerjaan. Dalam bentuk pekerjaan modern seperti sekarang yang dianggap maju oleh sebagian kalangan,  justrul dalam prakteknya masih melanggengkan system patriarki yang selama ini ditentang oleh perempuan karir.  Serta masih banyak bentuk ketidakailan gender dalam pekerjaan khusunya bagi perempuan karir hari ini. Disisi lain ada  juga semacam gagap budaya barat antara wanita karir di sektor formal, informal, pendatang, atau yang dari Jakarta. Namun dengan seiring berjalanya waktu dan  perkembangan zaman seperti sekarang ini yang menjadi perhatian sekaligus catatan dalam penelitian kali ini. Ketika semua pekerjaan  nantinya sudah terotomasi semua dengan segala kemudahanya. apakah makna Bahagia dalam karir  itu akan menjadi “Hyperrealitas” karena dalam penlitian ini saya juga mendapati bahwa sudah ada teknologi “Editing Genome” yang bisa merancang suatu kebahagian



KOMUNIKA ◽  
2021 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 61-68
Author(s):  
OLIH SOLIHIN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wacana kapitalisme omnibus law dari berita Harian Pikiran Rakyat yang menyebut omnibus law jangan sampai kapitalis pada 17 Februari 2020. Untuk menjawab penelitian ini, maka peneliti menetapkan sub fokus yaitu teks, praktik wacana, dan praktik sosiokultural untuk menganalisis kapitalisme dari pemberitaan. Pendekatan penelitian kualitatif adalah dengan menggunakan metode analisis wacana critical design norman Fairclough. Peneliti memperoleh informan dalam penelitian ini sebanyak empat orang dengan menggunakan teknik metode purposive sampling.                Hasil kajian wacana kapitalisme omnibus law dari pemberitaan Harian Pikiran Rakyat yang bertajuk “omnibus law jangan sampai kapitalis” pada 17 Februari 2020, terbagi menjadi tiga bagian Norman Fairclough. Berdasarkan analisis desain pertama, dari segi teks omnibus law tidak kapitalisasi dijabarkan dengan, kata kalimat dan diksi informal juga denotatif atau memberikan tujuan yang jelas tanpa menyembunyikan makna. Kapitalisme dalam pemberitaan baik, dalam hal wacana wartawan yang menulis berita ini memiliki khusus mengenai isu omnibus, hukum sesama anggota wartawan dengan kita atau tidak berjalan dengan redaktur interaktif dan komunikatif dan dari praktek kerja atau rutinitas rapat redaksi terjadi atau agenda media pertemuannya dengan beberapa tahapan. Agenda pengaturan media, ketiga dari segi praktik sosiokulturalnya dalam pemberitaan seputar omnibus law tidak kapitalis yang diposting RUU omnibus law yang telah datang ke parlemen akan membahas hal ini meskipun tentangan dari masyarakat kepada wartawan memiliki masalah kelembagaan yang bertentangan dengan omnibus law oleh pemerintah.



KOMUNIKA ◽  
2021 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 19-24
Author(s):  
Indrianti Firdausi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi politik buzzer di era jokowi melalui unsur-unsur komunikasi politik. Buzzer makin dikenal oleh masyarakat melalui media sosial twitter di era jokowi yang selalu eksis pada setiap perhelatan kontestasi politik terutama pada pemilihan presiden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buzzer di era Jokowi saat ini memenuhi unsur-unsur komunikasi politik yaitu sebagai komunikator politik yang bertindak sebagai propagandist profesional, pesan politik yang disampaikan bersifat negatif dan politis, media yang digunakan untuk membentuk opini adalah media sosial twitter, khalayak yang disasar adalah kaum muda yang aktif di media sosial, dengan efek yang dapat merusak demokrasi Indonesia dimana buzzer selalu menyerang masyarakat maya yang kontra terhadap pemerintah.



KOMUNIKA ◽  
2021 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 12-18
Author(s):  
Mesi Indriyani

Perkembangan teknologi mendorong masyarakat lebih aktif serta selektif untuk mencari informasi berita di internet. Lama penggunaan internet di Indonesia terdiri dari 14,1 % selama 3 – 4 jam, 13,4 % selama 2 – 3 jam, serta 13 % selama 1 – 2 jam. Indonesia memiliki 43 ribu portal berita online, namun yang terverifikasi tidak lebih dari 100 media, yang menyebabkan banyak informasi cukup beragam tersebar di media internet. Salah satunya media online di Indonesia yakni tirto.id yang memanfaatkan data berupa foto, kutipan, rekaman peristiwa serta data statistik yang ditampilkan lewat tulisan, infografik dan video infografik. Penelitian ini menjelaskan bagaimana efektivitas penggunaan media tirto.id terhadap pemenuhan kebutuhan infomasi berita Livi Zheng. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui berefek atau tidaknya penggunaan media online sebagai pemenuhan kebutuhan informasi berita Livi Zheng. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yakni Uses and Gratification. Metode yang digunakan yakni metode kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan cara penyebaran kuesioner. Populasi yang dipilih adalah mahasiswa ilmu komunikasi UPN “Veteran” Jakarta. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling, simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji korelasi variabel X (Penggunaan media online tirto.id) terhadap variabel Y (pemenuhan kebutuhan informasi) sebesar 0,451. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien determinasi didapatkan hasil 20,3 %. Hasil uji t didapatkan t hitung > t tabel yaitu t hitung 4,715 > t tabel 1,662, maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang tidak terlalu signifikan antara variabel X (penggunaan media online) terhadap variabel y (pemenuhan kebutuhan informasi). Saran dari penelitian ini, media tirto.id bisa memberikan kebutuhan informasi lebih kuat dalam mengangkat suatu pemberitaan. Sehingga pembaca dapat memahami lebih baik atas topik pemberitaan yang diangkat



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document