Jurnal Serunai Pancasila dan Kewarganegaraan
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

20
(FIVE YEARS 3)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By STKIP Budidaya

2655-8386, 2089-9483

2021 ◽  
Vol 9 (2) ◽  
pp. 77-83
Author(s):  
Sri Ulina Br. Ginting1 ◽  
Muhlis Fahdiar Sembiring ◽  
Agustinawati Agustinawati

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh belajar kelompok Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) terhadap minat belajar siswa kelas X di SMKS- PP PUTRA JAYA STABAT Kabupaten Langkat Tahun Pelajaran 2020/2021. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif survey. Alat pengumpul data pada penelitian ini adalah observasi dan angket. Dari hasil penelitian diperoleh 25,6% siswa menunjukan kategori persepsi positif dan 74,4% menunjukan kategori persepsi sangat positif. Dengan rata-rata 87 dengan kategori persepsi sangat positif. Minat belajar siswa setelah pelaksanaan belajar kelompok menunjukan persepsi sangat positif yang artinya dengan belajar kelompok minat belajar siswa semakin tinggi. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian menunjukan hipotesis yang diajukan terbukti kebenarannya yaitu tingginya minat belajar pendidikan kewarganegaraan (PKn) siswa setelah diterapkan belajar kelompok pada siswa kelas X SMKS-PP PUTRA JAYA STABAT tahun pelajaran 2020/2021.



2021 ◽  
Vol 9 (2) ◽  
pp. 84-95
Author(s):  
Nella Etika Lubis ◽  
Muslim Sembiring

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh peran guru PKn dalam membentuk karakter siswa kelas XI Madrasah Aliyah Sabilal Akhyar dengan menggunakan model Role Playing. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain non equivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI-A dengan jumlah siswa 32 siswa sebagai kelas kontrol dan siswa kelas XI-B dengan jumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen. Instrumen penelitian ini adalah menggunakan tes (pretets dan posttest). Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diperoleh thitung sebesar 4,5 sedangkan ttabel sebesar 2,05. Nilai ini menunjukkan bahwa thitung > ttabel  (4,5 > 2,05) sehingga  dapat  disimpulkan  bahwa terdapat pengaruh peran guru PKn membentuk karakter siswa Kelas XI Madrasah Aliyah Sabilal Akhyar dengan menggunakan model pembelajaran role playing.



2021 ◽  
Vol 9 (2) ◽  
pp. 71-76
Author(s):  
Lutfi Alfalati ◽  
Surya Wibawa
Keyword(s):  

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada matapelajaran PKn dengan menerapkan Metode Pembelajaran Brainstorming di kelas VII MTs. TPI  Sei  Bamban Kecamatan Batang Serangan. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs. TPI  Sei  Bamban Kecamatan Batang Serangan yang berjumlah 40 orang. Adapun metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Instrumen penelitian ini terdiri dari lembar observasi, dan lembar tes. Data tes dianalisis dengan menggunakan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar, sedangkan data observasi dianalisis dengan rata-rata skor,skor tertinggi, skor terendah, selisih skor dan kisaran untuk tiap kriteria. Adapun temuan penelitian ini adalah aktivitas guru pada siklus I diperoleh rata-rata skor 30,5 dengan kriteria baik dan pada siklus II rata-rata skor aktivitas guru meningkat menjadi 33 dengan kriteria baik. Untuk aktivitas siswa padasiklus I diperoleh rata-rata skor 23 dengan kriteria cukup dan pada siklus II rata-rata skor aktivitas siswa meningkat menjadi 30,5. Kemudian untuk hasil data tes siklus I mendapat nilai rata-rata 6,46 dengan ketuntasan belajar klasikal 50% danuntuk siklus II diperoleh nilai rata-rata 8,06 dengan ketuntasan belajar klasika l84,61%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa melalui metode pembelajaran Brainstorming dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta dapat meningkatkan aktivitas guru dansiswa dalam proses pembelajaran PKn khususnya di kelas VII MTs. TPI  Sei  Bamban Kecamatan Batang Serangan. Berdaasarkan hasil penerapan dengan model pembelaajaran Brainstorming dapat dijadikan sebagai bahan acuan untuk mengadakan penelitian selanjutnya dari sudut permasalahan yang berbeda.Selain itu dapat diimplementasikan sebagai bahan kajian pendekatan pembelajaran bagi guru untuk diterapkan di Kelas VII MTs. TPI  Sei  Bamban Kecamatan Batang Serangan sebagai alternative model pembelajaran.



2019 ◽  
Vol 8 (2) ◽  
pp. 128-135
Author(s):  
Intan Permata Sari Harahap ◽  
Arsip Perangin Angin ◽  
Nurul Hasanah
Keyword(s):  

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan nilai pancasila terhadap pembentukan  karakter siswa kelas VIII di SMP  yayasan pendidikan Esa Prakarsa tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini adalah penelitian korelasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII  SMP Esa Prakarsa  tahun pelajaran 2018/2019 sebanyak 79 siswa. Berdasarkan hasil analisis data diketahui terdapat hubungan yang signifikan antara variabel pemahaman nilai-nilai Pancasila dengan pembentukan karakter siswa SMP Esa Prakarsa. Nilai pearson correlation atau nilai r hitung sebesar 0,642, artinya ada hubungan yang positif dan sangat kuat antara pemahaman nilai-nilai Pancasila dengan pembentukan karakter siswa.



2019 ◽  
Vol 8 (2) ◽  
pp. 143-150
Author(s):  
M. Fatra Fadriansyah ◽  
Surya Wibawa

Subyek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X SMA Swasta Melati Binjai berjumlah  36 siswa. Terdiri dari 21 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Sedangkan obyek penelitian ini adalah hasil belajar PKn menggunakan model active learning tipe role reversal question.Jenis penelitian tindakan kelas yang digunakan dalam penelitian ini adalah kolaboratif, dalam artian peneliti terlibat dalam kegiatan yang digunakan sebagai sumber data penelitian.Berdasarkan hasil penelitian  keseluruhan siswa baru ada 16 siswa atau 44% dari jumlah siswa yang memperoleh nilai ≥70. sedangkan 20 siswa atau 56% dari jumlah siswa memperoleh nilai <70. nilai rata-rata siswa pada pra tindakan yaitu 66,53. data tersebut menunjukkan bahwa 75% dari jumlah siswa yang belum memperoleh nilai ≥70, hal tersebut masih jauh dari target yang diharapkan.Dari hasil evaluasi yang dilakukan, nilai rata-rata yang diperoleh dalam hasil evaluasi pada siklus I yaitu 75,27. Siswa yang memperoleh nilai ≥70 sebanyak 25 siswa atau 69% dari jumlah siswa, sedangkan 11 siswa atau 31% dari jumlah siswa memperoleh nilai <70. Hal tersebut menunjukkan bahwa penelitian tindakan kelas pada siklus I belum mencapai kriteria keberhasilan yang ditentukan, karena ≥75% dari jumlah siswa belum memperoleh nilai ≥70. Untuk itu penelitian dilanjutkan ke siklus II. Hasil belajar siswa setelah dilakukan perbaikan tindakan pada siklus II mengalami kenaikan secara signifikan dari pra tindakan, siklus I dan sikus II. Nilai rata-rata hasil belajar siswa naik 8,75% dari kondisi awal 66,53 menjadi  75,27 pada siklus I, dan meningkat lagi 10,97% menjadi 86,2.



2019 ◽  
Vol 8 (2) ◽  
pp. 136-142
Author(s):  
M. Suhada ◽  
Arsip Perangin Angin

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  hubungan upacara  bendera dengan rasa nasionalisme  pada mata pelajaran PPKn   tauhn pelajaran 2018/2019. Penelitian ini   dilakukan di SMK  Pelita Bulu Cina. Adapun populasi  dalam penelitian ini  adalah kelas X  yang berjumlah 60 siswa.  Penelitian  ini menggunakan  jenis penelitian   kuantitatif.  Instrumen penelitian  yang digunakan adalah  angket. Dengan adanya  upacara bendera  diharapkan  cinta tanah  air  pada peserta didik dapat terbentuk  dan menjadikan bangsa yang berakhlak  mulia, bermoral, beretika,  berbudaya, beradab berdasarkan  Pancasila  sehingga menjadikan bangsa yang berkarakter.  Dapat disimpulkan  bahwaHasil penelitian sebanyak 60 siswa yang mempunyai tingkat hubungan yang cukup baik atau sedang. Hal ini menunjukkan bahwa untuk memperoleh hubungan upacara bendera lebih dari cukup diperlukan rasa Nasionalisme yang tinggi. Dari hasil thitung  sebesar 2,45 > ttabel = 1,71).  Yang berarti ada hubungan yang signifikan antara upacara bendera dengan rasa Nasionalisme siswa pada pelajaran PKn. Ini berarti bahwa hubungan upacara dengan nasionalisme yang baik selain adanya rasa nasionalisme yang cukup, baik dan sangat baik, juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten, dan perilaku yang baik.



2019 ◽  
Vol 8 (2) ◽  
pp. 151-157
Author(s):  
Retno Anggraini ◽  
Surya Wibawa

Peran Guru PKn dalam penerapan etika dan moral bukan hanya mengajar tetapi juga mendidik peserta didik agar menjadi manusia yang lebih baik, baik dalam beretika dan bermoral, sehingga dapat mendisiplinkan peserta didik agar peserta didik menjadi patuh terhadap aturan-aturan sekolah dan norma-norma hidup dalam keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Etika adalah cabang ilmu yang membicarakan tingkah laku atau perbuatan manusia dalam hubungannya dengan yang baik buruk. Moral merupakan pengetahuan yang menyangkut budi pekerti manusia yang beradab. Moral juga berarti ajaran yang baik dan buruk perbuatan dan kelakuan (akhlak). Penelitian dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi data tenaga pengajar di SMK Negeri 1 Stabat. Penelitian ini dilakukan disekolah tersebut melalui wawancara dengan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Stabat dan 2 (dua) guru mata pelajaran PKn serta wawancara dengan 4 (empat) orang siswa. Dari semua observasi dan wawancara yang dilakukan maka dapat dihasilkan bahwa peranan guru PKn dalam penerapan etika dan moral di SMK Negeri 1 Stabat mempunyai peran yang cukup penting



2019 ◽  
Vol 8 (2) ◽  
pp. 118-127
Author(s):  
Gita Astini ◽  
Agustinawati Agustinawati

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan tugas pekerjaan rumah (pr) terhadap hasil belajar siswa pendidikan kewarganegaraan di kelas VIII SMP Swasta Abdi Dharma Kec. Hinai tahun pembelajaran 2018/2019. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 30 siswa dan populasi ditetapkan 30 siswa sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling, yakni teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket tugas pekerjaan rumah (pr) sebanyak 10 item dan hasil belajar PKn siswa sebanyak 10 item. Untuk mengetahui kedua variabel maka dilakukan perhitungan menggunakan rumus korelasi “r” Product Moment sederhana. Untuk mengetahui besarnya hubungan variabel X terhadap variabel Y dihitung berdasarkan uji t. Dari hasil penelitian dengan menggunakan uji hipotesis yang menggunakan uji t di peroleh harga thitung>ttabel yaitu 8,292>1,70113 serta rhitung>rtabel yaitu 0,843>0,374 maka Ho di tolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tugas pekerjaan rumah (pr) terhadap hasil belajar siswa PKn di kelas VIII SMP Swasta Abdi Dharma Kec. Hinai Tahun Pembelajaran 2018/2019. 



2019 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 107-117
Author(s):  
Surya Wibawa

Penelitian ini  mengkaji tentang pengaruh pendidikan  nilai dalam keluarga terhadap  sikap demoratis. Pembahsaan dalam penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui  adalah pengaruhnya antara pendidikan nilai dalam keluarga terhadap sikap demokratis siswa. Untuk memperoleh  data yang representatif  dalam pembahasan  penelitian ini, penulis  menggunakan teknik  pengumpulan data melalui observasi dan angket data yang berhasil  diperoleh  oleh penulis   kemudian diolah melalui tahapan editing, scoring,   dan tabulating.  Kemudian  untuk penelitian ini penulis  memasukkan  hasil penjumlahan  skor angket  kedalam rumus “r”  product moment. Setelah angka  korelasinya  diketahui penulis kemudian mencocokkan dengan tabel nilai “r” product moment  sehingga dapat diektahui  apakah terdapat hubungan yang signifikan  antara variabel  pendidikan  nilai dalam keluarga dan variabel sikap demokratis siswa, atau tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabal. Adapun jenis penelitian dalam penulisan  skripsi ini adalah kuantitatif.   Hasil penelitian  ini menunjkukkan bahwa Pengaruh Pendidikan Nilai Dalam Keluarga Terhadap Sikap Demokratis  Pada Siswa kelas  X SMK  Swasta Dwi Tunggal Tahun Ajaran 2017-2018, tergolong  sedang atau   cukup ini terlihat  dari penghitungan  koefisien  korelasi antara pendidikan nilai dalam keluarga dengan sikap  demokratis yang menggunakan rumus Pearson Product Moment, ternyata   angka korelasi antara variabel x dan variabel Y tidak bertanda negatif, yang berarti   antara kedua variabel tersebut terdapat korelasi   positif  jadi terdapat pengaruhnya. Dengan  memperhitungkan  besarnya rxy (yaitu : 0,642) yang besarnya  berkisar antara 0,40-0,70, berarti   korelasi positif antara variabel X dan variabel Y  itu adalah termasuk korelasi  positif yang sedang atau cukup.



2019 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 77-87
Author(s):  
Ardian Abdi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh Pengaruh penerapan tata tertib sekolah terhadap tingkat kedisiplinan Siswa kelas X di SMA Persiapan Stabat Tahun Pembelajaran 2018/2019. Penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X  SMA Persiapan Stabat  tahun pelajaran 2018/2019 sebanyak 35 siswa. Berdasarkan hasil analisis data diketahui nilai t hitung > t  tabel sehinnga dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh penerapan tata tertib sekolah terhadap tingkat kedisiplinan siswa kelas X di SMA Persiapan Stabat  tahun pembelajaran 2018/2019.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document