Jurnal Ilmiah Edukasia
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

13
(FIVE YEARS 13)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas PGRI Semarang

2774-8286, 2774-857x

2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 92-98
Author(s):  
Filia Prima Artharina ◽  
Diana Endah Handayani

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penggunaan media pembelajaran kelas IV di MI sabilul Ulum Jepara. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan media dapat meningkatkan respon belajar siswa kelaas IV MI Sabilul Ulum Jepara. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran MI sabilul Ulum dilaksanakan dengan luring dan daring. Perencanaan pembelajaran diawali dengan penyusunan RPP yang dilaksanakan dengan menetapkan/memilih tema,lalu mengkaji buku guru. Kendala dalam pemanfaatan media pembelajaran saat pandemic covid adalah tidak sesuai dengan perencanaan awal dan masih berbasis tugas dalam grup Whatsapp, sehingga pemanfaatan media pembelajaran belum dilaksanakan secara optimal. Pembelajaran daring di MI sabilul Ulum belum dapat menggunakan media pembelajaran sevara optimal, sedangkan untuk pembelajaran luring 90% siswa menyatakan sangat senang dalam belajar secara luring karena dengan adanya media pembelajaran Siswa dapat ikut berperan aktif dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang disampaikan adalah kepada seluruh guru dan pihak sekolah MI Sabilul Ulum hendaknya  lebih mengoptimalkan pembelajaran daring dengan mensinkronkan antara RPP dengan implementasi pembelajaran di kelas, dan memanfaatkan media pembelajaran selain itu pihak sekolah dapat mengadakan pelatihan mengenai media pembelajaran berbasis blanded learning.



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 112-128
Author(s):  
Laili Nur Hanifah ◽  
Eko Retno Mulyaningrum

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya belajar dan pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa kelas X  pada materi Protista di SMA Negeri 1 Godong . Penelitian ini termasuk penelitian korelasional. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMA Negeri 1 Godong dengan jumlah 6 kelas. Sampel di ambil 2 kelas dengan jumlah 68 siswa. Data dianalisis secara statistic deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mempelajari materi Protista sebagian besar siswa menggunakan gaya belajar visual. Hasil belajar siswa kelas X pada materi Protista termasuk ke dalam kategori baik. Ketiga tipe gaya belajar siswa (visual, auditori dan kinestetik) memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil belajar.



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 51-60
Author(s):  
Nof Pebry Ulfah ◽  
Rahmawati Darusyamsu ◽  
Muhyiatul Fadilah ◽  
Elsa Yuniarti

Pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi rata-rata masih rendah. Salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan peserta didik adalah dengan menerapkan penggunaan materi pembelajaran yang mempromosikan dan mencegah kesehatan reproduksi remaja dalam pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh buku ajar Promosi dan Preventif Kesehatan Reproduksi Remaja(PPKRR) yang dikembangkan oleh Januarisyah (2018) terhadap kompetensi pengetahuan siswa SMA. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain Randomized Control Group Posttest Only Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMAN 8 Padang, Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling, menghasilkan 2 kelas sampel XI MIPA 3 dan XI MIPA 4 sebagai kelas kontrol dan kelas esperimen. Yang dilibatkan dalam pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar materi sistem reproduksi manusia terintegrasi pengetahuan PPKRR. Analisis data menggunakan uji perbedaan rata-rata, Uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pengetahuan peserta didik kelas eksperimen lebih baik daripada peserta didik kelas kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran materi sistem reproduksi yang dikemas dalam bentuk Buku Ajar PPKRR melalui penerapan model pembelajaran PBL berpengaruh positif terhadap kompetensi pengetahuan peserta didik pada materi Sistem Reproduksi Manusia di SMAN 8 Padang.



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 19-23
Author(s):  
Ginanjar Widodo

Bahasa ibu (Mother Tongue) merupakan bahasa yang umum pertama kali kita pakai sebagai kegiatan komunikasi dilingkungan sekitar. Sebagian besar peserta didik sekolah dasar yang memasuki awal sekolah mencakup sedikit atau tanpa bahasa Indonesia. Dalam situasi ini, perkembangan kognitif dan konseptual dalam memperoleh kefasihan dalam berbahasa Indonesia akan terhambat atau mengalami kesulitan. Karena itu, bahasa ibu digunakan untuk menyelesaikan masalah di atas, terutama penggunaan bahasa Jawa (ngoko). Penggunaan bahasa Jawa sebagai bahasa ibu di kelas dapat menjadi dukungan luar biasa bagi peserta didik yang belajar bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua. Alasan lain menggunakan bahasa ibu untuk belajar memungkinkan peserta didik untuk mendapatkan pengalaman bahasa total mereka dan melanjutkan pengembangan konseptual mereka, untuk memberikan lingkungan sosial-emosional dimana kondisi dasar untuk belajar dapat terjadi, dan itu adalah praktik sistem pendidikan yang baik untuk membangun kompetensi dan kemampuan peserta didik. Tujuan dari penggunaan  ini adalah (1) mengetahui peran penggunaan bahasa ibu untuk mendukung peserta didik belajar bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua, (2) peran menggunakan bahasa ibu untuk meningkatkan pengembangan konseptual peserta didik, dan (3) peran menggunakan bahasa ibu untuk membangun kompetensi dan kemampuan peserta didik dalam semua materi pelajaran.



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 9-18
Author(s):  
Tomi Hidayat ◽  
Irwandi Irwandi ◽  
Defira Bella Harindra

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis calon guru biologi tentang pembelajaran evolusioner di SMA. Penelitian deskriptif ini dilakukan di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Bengkulu pada bulan Oktober sampai dengan November 2019. Populasi adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Bengkulu pada semester lima tahun ajaran 2018/2019 yang mengambil mata kuliah evolusi pada dua kelas paralel. dengan total 47 mahasiswa. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data merupakan hasil analisis makalah terakhir mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% mahasiswa menyatakan bahwa materi evolusi itu perlu dan penting untuk diajarkan kepada siswa SMA; dengan berbagai alasan. Untuk metode pengajaran evolusi, 75% mahasiswa menyarankan bahwa evolusi harus diajarkan dengan beberapa metode yang menarik. Lebih lanjut, mahasiswa (± 20%) juga berpendapat bahwa evolusi dapat diajarkan dengan menggunakan situs prasejarah, seperti Sangiran dan Trinil untuk memberikan pengalaman langsung kepada mereka.



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 24-30
Author(s):  
Melia Erba Robani ◽  
Fia Anisa Rachim ◽  
Amelia Febriani ◽  
Ega Rizqi Fitri A
Keyword(s):  

Metode learning by doing dalam mengoptimalisasi kualitas belajar siswa SMP. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metode learning by doing dalam mengoptimalisasikan kualitas belajar siswa SMP. Model pembelajaran learning by doing merupakan konsep belajar dengan melakukan, yaitu suatu pandangan pendidikan pragmatis berdasarkan dua alasan penting: pertama suatu takdir tuhan bahwa anak adalah makhluk aktif, kedua melalui bekerja anak  by doing yaitu bahwa siswa perlu terlibat dalam proses belajar secara spontan. Dengan ini akan membantu siswa untuk menumbuhkan kemampuan belajar aktif dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif. Desain rancangan penelitian disusun oleh peneliti menggunakan kajian literatur. Harapan dari study literatur ini mampu menunjukan optimalisasi kualitas belajar melalui metode learning by doing pada siswa SMP.



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 1-8
Author(s):  
Aa Juhanda ◽  
Nuryani Y Rustaman ◽  
Topik Hidayat ◽  
Ana Ratna Wulan

Penelitan deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui pandangan mahasiswa terkait praktikum penalaran operasi formal-post formal dalam mata kuliah praktikum yang sudah dilaksanakan. Subjek penelitian ini adalah 19 mahasiswa pendidikan biologi angkatan 2017/2018 pada semester 5 di UMMI yang sudah mengontrak mata kuliah praktikum Biologi Umum, Zoologi Invertebrata, dan Vertebrata. Instrumen yang digunakan meliputi lembar angket dan wawancara. Analisis data dilakukan menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat kesenjangan antara tanggapan dosen dan mahasiswa terkait penalaran operasi formal-post formal. Mahasiswa beranggapan penalaran operasi formal-post formal hampir semuanya sudah dilatihkan dalam pembelajaran praktikum. Sementara itu, dosen beranggapan bahwa tidak semua penalaran operasi formal-post formal dilatihkan dalam pembelajaran praktikum. Oleh karena itu, pentingnya melatihkan kembali penalaran operasi formal-post formal secara optimal



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 41-50
Author(s):  
Irma Ayuningtyas ◽  
Ipah Budi Minarti

Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimanakah gaya belajar siswa kelas X di SMA Institut Indonesia Semarang. 2) Bagaimanakah hasil belajar siswa kelas X di SMA Institut Indonesia Semarang. 3) Bagaimanakah pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar siswa kelas X di SMA Institut Indonesia Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Institut Indonesia Semarang tahun pelajaran 2019/2020. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 2 kelas peminatan IPA. Kelas yang terpilih yakni kelas X MIPA 5 dan X MIPA 6. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode tes dan non tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa 1) Gaya belajar yang dimiliki siswa kelas X di SMA Institut Indonesia Semarang sebagian besar adalah gaya belajar visual dengan persentase sebesar 65,5%. 2) Hasil belajar siswa mata pelajaran biologi materi animalia mayoritas masih dalam kategori kurang yaitu sebesar 43,1%. 3) Gaya belajar tidak berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa.



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 99-111
Author(s):  
Henry Setya Budhi ◽  
Ulya Fawaida

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat dan model pembelajaran berbasis proyek untuk mata kuliah IPA Terpadu melalui pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, dan Mathematic). Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada perkuliahan IPA Terpadu. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi perangkat dan model pembelajaran berbasis kearifan lokal dengan pendekatan STEM terhadap hasil belajar mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian dan pengembangan (research & development). Hasil dari penelitian dan pengembangan adalah sebagai berikut: 1) Perangkat pembelajaran IPA Terpadu terdiri dari: Silabus, Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan bahan ajar yang sudah siap untuk diuji validasi; 2) Desain model pembelajaran berbasis proyek meliputi beberapa tahapan, yaitu: reflection, research, discovery, application, communication. (3) Berdasarkan temuan dari hasil uji coba perangkat dan model pembelajaran, khususnya dalam pengembangan aktivitas mahasiswa, menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan aktivitas dan kreatifitas mahasiswa.



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 61-72
Author(s):  
Devi Yulianty Surya Atmaja
Keyword(s):  

Peningkatan Motivasi Belajar Fisika dengan menggunakan Multimedia Pembelajaran Interaktif  Berbasis  Ms.Powerpoint  pada  Peserta  Didik Kelas  XI  SMA  Negeri  22  Jakarta”.  Tujuan penelitian untuk mengamati Peningkatan Motivasi Belajar Fisika Peserta didik Kelas XI IPA 4 SMAN 22 Jakarta dengan menggunakan ”Multimedia Interaktif Berbasis Power Point". Penelitian dilakukan di SMA Negeri 22 Jakarta dengan pendekatan kualitatif. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian tindakan atau yang lebih dikenal dengan action research. Prosedur penelitian ini dirancang dengan menggunakan model penelitian tindakan Kemmis-Taggart, yang terdiri dari empat komponen tindakan yakni perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi dalam suatu system spiral yang saling terkait yang disebut satu siklus. Adapun penelitian tindakan kelas ini dengan 2 siklus. Dalam penelitian ini terdapat hipotesis tindakan, yaitu diduga setelah menggunakan multimedia interaktif berbasis Ms. powerpoint, motivasi belajar fisika peserta didik kelas XI IPA 4 di SMAN 22 Jakarta akan meningkat. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan multimedia interaktif berbasis power point telah berhasil meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas XI IPA 4 SMA Negeri 22 Jakarta dengan persentase peningkatan hingga 70%. Oleh karena itu, melalui penelitian ini diharapkan dapat merekomendasikan penggunaan multimedia interaktif berbasis power point untuk lebih diterapkan di SMA Negeri 22 Jakarta, terutama untuk meningkatkan motivasi belajar fisika.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document