Orbith: Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa dan Sosial
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

9
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

1
(FIVE YEARS 0)

Published By Politeknik Negeri Semarang

2503-4847, 1858-2095

2019 ◽  
Vol 14 (3) ◽  
pp. 134
Author(s):  
Imam Nuryanto ◽  
Ida Farida

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting bagi perekonomian Indonesia, namun daya saing UMKM masih rendah, salah satu penyebabnya adalah lemahnya kualitas pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan“the flower of service” terhadap loyalitas konsumen. Objek penelitian adalah UMKM CENTER Jawa Tengah. Penentuan sampel dengan metode purpossive sampling, sebanyak 100 responden. Analisis menggunakan Regresi Linier Sederhana. Hasil dari penelitian ini membuktikan dan memberi kesimpulan bahwa: kualitas pelayanan“the flower of service” berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen. UMKM CENTER Jawa Tengah memiliki 8 kelopak “the flower of service” dengan nilai score ≥3,41, artinya UMKM memiliki daya saing optimal dan layanan jasa yang baik, nilai rincian sebagai berikut : information (4,17), consultation (4,29), ordertaking (4,08), hospitality (4,2), safekeeping (4,18), exception (4,21), billing (4,04) dan payment (4,09). Dari kelopak indikator tersebut, nilai score tertinggi adalah 4,29 yaitu consultation, sedangkan nilai score terendah adalah billing. <br /> <br /> Kata Kunci: UMKM, kualitas pelayanan (the flower of service) dan loyalitas konsumen.



2019 ◽  
Vol 14 (3) ◽  
pp. 176
Author(s):  
Indah Wardaty Saud ◽  
Dahlia Husain ◽  
Adimawati Helingo

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi Information and Communication Technology (ICT) sebagai media dan sumber belajar dalam pembelajaran Bahasa Inggris terhadap hasil belajar bahasa Inggris siswa SMA. Penelitian ini dilaksanakan di sepuluh SMA Kabupaten Gorontalo, terdiri dari tujuh SMA negeri dan tiga SMA swasta. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan Cross Sectional Study. Sample 250 responden siswa SMA kelas XI diambil dari sepuluh SMA Negeri dan Swasta sebagai representasi dari populasi siswa SMA kelas XI yang ada di SMA Kabupaten Gorontalo. Sample ini diperoleh dari teknik probability sampling. Data diperoleh dengan metode kuesioner yang didistribusikan kepada 250 responden mengenai persepsi Imlementasi ICT sebagai media dan sumber belajar, dan metode dokumentasi terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris yang diperoleh dari nilai Ujian Tengah Semester, semester genap tahun ajar 2017/2018. Data kemudian dianalisis menggunakan metode Regresi Linear Sederhana untuk mengetahui pengaruh Implementasi ICT terhadap hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis yang dilakukan dengan korelasi Product Moment (rxy) antara implementasi ICT (X) dengan hasil belajar siswa kelas XI (Y) diperoleh koefisien korelasi sebesar 0.604 nilai yang kuat. Hasil ini menunjukkan hubungan atau pengaruh positif dan signifikan antara Implementasi ICT sebagai media dan sumber belajar dalam pembelajaran Bahasa Inggris dengan hasil belajar Bahasa Inggris siswa kelas XI. Nilai R Square atau nilai koefisiensi determinasi sebesar 0,365 yang berarti bahwa variabel dependen (Hasil Belajar) mampu dijelaskan oleh variabel independen (Implementasi ICT), sebesar 36,5%, sebaliknya sebesar 63,5%  dapat dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diikutsertakan dalam penelitian ini. <br /><br />Kata Kunci: ICT, Media dan Sumber Belajar, Hasil Belajar Bahasa Inggris.



2019 ◽  
Vol 14 (3) ◽  
pp. 147
Author(s):  
Marcha Solicha

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan apakah pembelajaran menggunakan media video dengan pendekatan konstruktivisme dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memparafrasekan teks  Narrative  di kelas X MIPA 4 SMA N 1 Paguyangan Tahun Pelajaran 2017/2018, waktu penelitian berlangsung selama kurang lebih 4 bulan dengan 2 siklus. Tiap siklus dilakukan perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Terdapat peningkatan kemampuan menulis pada prasiklus 65,91% , pada siklus I sekitar 76,55 % dan pada siklus II mencapai 83,33 %. Hal ini juga terlihat pada Ulangan Harian siswa yang diajar dengan menggunakan media video dan pendekatan konstruktivisme  hasilnya lebih baik dan prosentase ketuntasan belajar pun lebih tinggi dari pada sebelumnya.<br />Kata Kunci: media video, konstruktivisme, parafrase , teks narrative.



2019 ◽  
Vol 14 (3) ◽  
pp. 190
Author(s):  
Sri Kusumastuti

Guru dan murid  dapat melaksanakan proses belajar hingga mendapatkan prestasi yang maksimal di sekolah jika sekolah menerapkan disiplin yang baik, memberi rasa nyaman dan aman. Disiplin waktu belajar bergantung pada bel sekolah, rasa nyaman siswa sangat didukung sarana di kelas, keamanan sekolah terjaga jika bebas dari pencurian.  Kontrol bel sekolah, kipas angin, lampu penerangan dan sistem keamanan di sekolah selama ini masih dilakukan secara konvesional. Cara ini sangat memungkinkan terjadinya human <br />error. Penelitian ini akan dibuat sistem kontrol beberapa peralatan elektronik sekolah berbasis PLC.  Peralatan yang dikontrol adalah : (1) Bel sekolah yang berkerja secara otomatis untuk jadwal harian maupun jadwal ujian, (2) Lampu di kelas bekerja secara otomatis secara otomatis pada jam sekolah jika cahaya ruang kelas kurang terang, (3) Kipas angin kelas bekerja otomatis selama jam sekolah saat suhu &gt;<br />27°C, (4) Lampu gedung di luar kelas menyala secara  otomatis mulai pukul 17.30 hingga pukul 05.00 WIB, (5) Lampu kamar mandi menyala  secara otomatis saat kamar mandi digunakan, (6) Alarm pengaman bekerja jika ada pencuri masuk ke dalam  lab. komputer. <br /><br />Kata kunci: Kontrol elektronik, PLC. remote RF



2019 ◽  
Vol 14 (3) ◽  
pp. 167
Author(s):  
Emi Fauziati

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan apakah pembelajaran menggunakan strategi TTW dapat meningkatkan kemampuan memproduksi teks opini/editorial lebih baik dibandingkan dengan model konvensional. Penelitian ini diadakan pada siswa SMA Negeri 1 Paguyangan kelas XI MIPA 3 Semester 2 tahun pelajaran 2016/2017, waktu penelitian berlangsung selama 3 bulan dengan 2 siklus. Tiap siklus dilakukan perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Terdapat peningkatan kemampuan menyusun teks opini/editorial dengan menggunakan strategi pembelajaran TTW yaitu pada siklus I sekitar 70.57% dan pada siklus II mencapai 92.59 %. <br /><br />Kata Kunci : Teks Opini/Editorial, Strategi TTW



2019 ◽  
Vol 14 (3) ◽  
pp. 195
Author(s):  
Suwinardi Suwinardi
Keyword(s):  

Pada dasarnya seseorang untuk menjadi wirausaha yang handal tidaklah mudah. Tetapi tidaklah sesulit yang dibayangkan banyak orang, karena sebenarnya berwirausaha dapat dipelajari oleh setiap orang. Kemauan dan kemampuan untuk mengambil risiko merupakan salah satu nilai utama dalam kewirausahaan. Wirausaha yang tidak mau mengambil risiko akan sukar memulai atau berinisiatif, namun tidak hanya itu saja. Memulai usaha merupakan suatu hal yang penting dalam melakukan usaha, oleh sebab itu memerlukan kiat yang tepat untuk memperoleh kesuksesan. Ada beberapa langkah-langkah yang dapat dilakukan apabila seseorang ingin memulai wirausaha, antara lain pilih bidang usaha yang Anda minati dan memiliki hasrat dan pengetahuan di dalamnya, perluas dan perbanyak jaringan bisnis dan pertemanan, pilihlah keunikan dan nilai unggul dalam produk/jasa anda, jaga kredibilitas dan brand image. Disamping itu dalam berwirausaha sangat diperlukan kejujuran dalam usahanya, karena akan membawa keberhasilan dan kesuksesan dari akibat kepercayaan pelanggan.<br /> <br />Kata kunci : Kewirausahaan, wirausaha



2019 ◽  
Vol 14 (3) ◽  
pp. 157 ◽  
Author(s):  
Prihariyani Prihariyani

Diruang kelas, sering sering terlihat murid – murid mengalami kesulitan berbicara. Hal ini bisa dilihat dari nilai kemampuan berbicara mereka saat diberi tugas untuk berbicara dalam bahasa Inggris. Mereka diberi banyak model dan tugas yang bervariasi tetapi mereka masih tetap tidak berani berbicara dalam bahasa Inggris dengan benar. Berdasarkan permaslahan diatas penerapkan model Permainan Ular Naga untuk memecahkan masalah dilakukan penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan Permainan Ular Naga sebagai media mengajar untuk berbicara materi teks Deskriptif dengan subyek We Love What We Do. Hasil yang dicapai menunjukkan penggunaan permainan Ular Naga dalam mengajar berbicara<br />dapat meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris kelas  class VII-J  Semester 2  SMPN 3 Mranggen. Penggunaan permainan Ular Naga dapat memotivasi murid untuk berbicara dengan lebih baik karena dua kepala lebih bagus dari pada satu kepala / pemikiran. Penelitian ini juga menerapkan kerja kelompok karena merekaekerja dalam kelompok. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa permainan Ular Naga dapat meningkatkan nilai berbicara murid dari 67.7 disiklus 1 menjadi 81.1 disiklus 2. Aktifitas belajar  siswa juga meningkat dari 77,4 % menjadi 100 % disiklus 2.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan permainan Ular Naga dapat meningkatkan hasil berbicara dan aktifitas belajar siswa dalam pengajaran berbicara bahasa Inggris untuk mengajar materi teks deskriptif We Love What We Do.<br /><br />Kata Kunci: Speaking, Descriptive Text, Dragon Snake Play



2019 ◽  
Vol 14 (3) ◽  
pp. 139
Author(s):  
Idhawati Hestiningsih
Keyword(s):  

Bahasa Arab merupakan salah satu mata pelajaran yang dapat diberikan pada anak sejak usia dini. Namun metode pembelajaran Bahasa Arab yang diberikan kepada anak sering kali kurang efektif dan membuat anak kesulitan untuk mengerti. Dengan menggunakan  game dapat mengubah metode pembelajaran Bahasa Arab yang membosankan dan kurang efektif menjadi pembelajaran yang menyenangkan dan tentunya lebih efektif. Pada penelitian ini dikembangkan sebuah permainan mengenai Bahasa Arab menggunakan Construct. Tujuan dari pembuatan permainan ini adalah untuk menciptakan sebuah permainan edukasi Bahasa Arab yang menarik, mudah dipahami serta dapat mempermudah<br />penggunanya khususnya anak-anak untuk mempelajari Bahasa Arab. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi waterfall, dimana dalam metodologi ini setiap langkah penelitian dilakukan secara berurutan, mulai dari tahapan analysis, design, code, test, dan maintenance. Materi yang terdapat pada permainan ini yaitu tentang Bahasa Arab untuk Sekolah Dasar Islam Terpadu/Madrasah Ibtidaiyah kelas satu. Dengan adanya permainan ini diharapkan dapat<br />mempermudah pengguna khususnya anak-anak untuk mempelajari Bahasa Arab. Game ini telah diuji coba dengan hasil tingkat kepuasan pengguna untuk responden anak-anak adalah 83, 36% dan tingkat kepuasan pengguna untuk guru adalah 89, 17%.  <br /><br />Kata kunci : game, pembelajaran, Bahasa Arab, android, Construct



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document