The influence curve approach in data envelopment analysis

1991 ◽  
Vol 52 (1-3) ◽  
pp. 147-166 ◽  
Author(s):  
Jati K. Sengupta



1997 ◽  
Vol 48 (6) ◽  
pp. 591-593
Author(s):  
Z Huang ◽  
S X Li ◽  
J J Rousseau


1997 ◽  
Vol 48 (3) ◽  
pp. 332-333 ◽  
Author(s):  
A Charnes ◽  
W Cooper ◽  
A Y Lewin ◽  
L M Seiford


2020 ◽  
Vol 31 (1) ◽  
pp. 29-47
Author(s):  
Jaewon Her ◽  
Donghyun Choi ◽  
Bomi Song


2010 ◽  
Vol 130 (4) ◽  
pp. 540-545
Author(s):  
Akio Naito ◽  
Shingo Aoki ◽  
Hiroshi Tsuji


2017 ◽  
Vol 3 (1-2) ◽  
pp. 1-47 ◽  
Author(s):  
Rajiv Banker ◽  
Finn R. Førsund ◽  
Daqun Zhang


Diabetes ◽  
2020 ◽  
Vol 69 (Supplement 1) ◽  
pp. 2200-PUB
Author(s):  
WEI SONG ◽  
JIANXUAN WEN ◽  
LING ZHAO ◽  
GUANJIE FAN ◽  
MENG LUO ◽  
...  


2018 ◽  
Vol 15 (2) ◽  
pp. 101-120
Author(s):  
Chaerani Nisa

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efisiensi pada industri perbankan dengan melihat modal inti yang dimiliki oleh masing-masing bank. Sebagai acuan untuk penelitian ini digunakan Peraturan OJK Nomor 6/POJK.03/2016 tentang  Kegiatan Usaha dan Jaringan Kantor Berdasarkan Modal Inti Bank. Pada aturan ini, bank dibagi menjadi empat kategori BUKU. Semakin tinggi modal inti yang dimiliki suatu bank, semakin tinggi juga peringkat BUKU. Peneliti menggunakan variabel input biaya tenaga kerja, biaya bunga dan aset tetap, sedangkan variabel output terdiri atas kredit yang diberikan, pendapatan bunga dan pendapatan non bunga. Dalam mengukur efisiensi, digunakan pendekatan non parametrik yaitu Data Envelopment Analysis (DEA). Hasil penelitian adalah pertama,  bank-bank yang masuk pada kategori BUKU 4 beroperasi lebih efisien dari bank pada BUKU kecil. Namun demikian perbedaan rerata tidak signfikan sehingga memunculkan hasil penelitian kedua yaitu, pembagian BUKU tidak berpengaruh pada skor efisiensi. 



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document