scholarly journals Perencanaan Arsitektur Enterprise Menggunakan Framework TOGAF (Studi Kasus LTC-UKSW)

2021 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 225-236
Author(s):  
Junistho Djumoko

Sebagai salah satu unit di UKSW yang menyediakan dan mengelola program bahasa dan budaya, Language Training Center (LTC) - UKSW Salatiga sudah menerapkan Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SI/TI) dalam proses bisnisnya. Dengan adanya SI/TI, tentu saja dapat memudahkan pekerjaan dan proses bisnis yang berjalan di LTC - UKSW. Namun permasalahan yang dihadapi oleh LTC - UKSW, masih terdapat proses bisnis yang dilakukan secara manual dan belum menggunakan sistem yang memadai. Perencanaan Arsitektur Enterprise merupakan solusi yang diberikan untuk meningkatkan kinerja dalam menjalankan proses bisnis di LTC - UKSW. The Open Group Architecture Framework (TOGAF) Architecture Development Method (ADM) digunakan sebagai acuan dalam penelitian ini. TOGAF – ADM berisi langkah-langkah dalam perancangan arsitektur enterprise pada suatu perusahan/organisasi. Penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap rekomendasi atau hanya sampai pada fase Opportunities and Solutions. Hasil yang ditemui pada penelitian ini adalah perlu integrasi SI/TI antar bidang agar proses bisnis dapat dijalankan secara selaras, karena masih ada bidang yang mengerjakannya secara manual. Blueprint dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dan dijadikan sebagai bahan acuan untuk membantu pengembangan SI/TI di LTC - UKSW.

2017 ◽  
Vol 8 (3) ◽  
Author(s):  
Ova Nurisma Putra

Abstract. West Java Provincial Health Office still faces difficulties in managing information, especially in medical records. Recording and reporting of malnutrition are still done in some stages starting from collecting data from village midwives, puskesmas, Regency/City Health Office then Provincial Health Office and forwarded to the the central office. It is necessary to manage information through service system by utilizing Cloud Computing based on information technology. This research uses The Open Group Architecture Framework (TOGAF) approach in Architecture Development Method (ADM), from Architecture Capability Iteration to  Architecture Development Iteration. Monitoring and Evaluation (M & E) are two integrated activities in the context of controlling a program. The results of this research are planning a medical record information system architecture and monitoring malnutrition based on Cloud Computing with the name of M2Rec (Medical Record and Monitoring) in the form of integrated recommendation and development between current information system and proposed information system architecture.Keywords: togaf adm, medical record and monitoring, cloud computing Abstrak. Perencanaan Arsitektur Sistem Informasi Rekam Medis dan Monitoring Gizi Buruk Berbasis Cloud Computing. Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Barat masih mengalami kesulitan dalam pengelolaan informasi yang baik, terutama pada proses rekam medis, pencatatan dan pelaporan gizi buruk masih dilakukan secara bertingkat mulai pengumpulan data dari bidan desa, puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota kemudian Dinas Kesehatan Propinsi dan diteruskan ke pusat. Sehingga perlu diupayakan pengelolaan informasi melalui sistem pelayanan dengan memanfaatkan teknologi informasi berbasis Cloud Computing. Penelitian ini menggunakan pendekatan framework The Open Group Architecture Framework (TOGAF) Architecture Development Method (ADM), yaitu iterasi ke satu pada Architecture Capability Iteration daniterasi ke dua pada Architecture Development Iteration. Monitoring dan Evaluasi (M&E) merupakan dua kegiatan terpadu dalam rangka pengendalian suatu program. Hasil dari penelitian ini adalah perencanaan arsitektur sistem informasi rekam medis dan monitoring gizi buruk berbasis Cloud Computing dengan nama M2Rec (Medical Record and Monitoring) yang berupa rekomendasi integrasi dan pengembangan antara sistem informasi berjalan saat ini dengan arsitektur sistem informasi yang diusulkan.Kata kunci: togaf adm, medical record and monitoring, cloud computing.


2015 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
Author(s):  
Wiyana ◽  
Wing Wahyu Winarno

Perencanaan penerapan teknologi informasi digunakan untuk menciptakan keselarasan dengan fungsi bisnis bagi kebutuhan organisasi. Kerangka penyelarasan kesenjangan organisasi dibutuhkan sebagai paradigma dalam merencanakan, merancang, dan mengelola sistem informasi yang disebut dengan Enterprise Architecture (EA). Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai institusi pendidikan dalam mengembangkan arsitektur enterprise mengadopsi framework The Open Group Architecture Framework (TOGAF) Architecture Development Method (ADM) untuk mengintegrasikan fungsi bisnis sekolah guna mendukung Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP). Metodologi perancangan EA dengan membangun arsitektur bisnis, data, aplikasi dan teknologi menghasilkan blueprint yang dijadikan model dasar dalam pengembangan arsitektur untuk mendukung pencapaian tujuan strategis organisasi. Pengujian validitas rancangan EA digunakan EA Scorecard untuk metode analisanya. Tahapan rancangan untuk implementasi disesuaikan dengan standar tata kelola teknologi informasi dari kerangka Permenkominfo No.41 tahun 2007 dan critical succes factor untuk keberhasihan penerapan rancangan EA.


2020 ◽  
Vol 3 (1) ◽  
pp. 59-68
Author(s):  
Evy Nurmiaty ◽  
Zulfiandri Zulfiandri ◽  
Abdul Mughni Ashirotu Syafi’i

LEMIGAS merupakan lembaga pemerintahan yang bergerak sebagai badan penelitian dan pengembangan yang berfokus pada sektor teknologi minyak dan gas bumi milik kementerian energi dan sumber daya mineral. Saat ini penerapan SI/TI di lingkungan LEMIGAS belum optimal mengacu kepada sistem yang belum terintegrasi sehingga pertukaran data dan informasi tidak efektif, investasi SI/TI yang dilakukan juga belum memberi return yang baik, proses pengadaan setiap tahunnya secara konsisten tidak optimal, dan beberapa indikator kinerja ditemukan tidak memenuhi targetnya. Oleh sebab itu, diperlukan adanya perencanaan enterprise architecture pada LEMIGAS yang bertujuan untuk merumuskan prinsip dan dasar-dasar LEMIGAS agar sesuai dengan arah tujuannya sehingga menghasilkan proses bisnis yang sehat, sistem yang dapat mendukung kegiatan operasional serta infrastruktur yang mampu menunjang sistem tersebut dapat berjalan baik. Perencanaan enterprise architecture ini dibuat menggunakan TOGAF (The Open Group of Architecture Framework) versi 9.1 dengan metode ADM (Architecture Development Method). Perencanaan enterprise architecture ini akan menghasilkan diantaranya peta kegiatan utama dan pendukung LEMIGAS, stakeholder, fokusnya, tujuan bisnisnya dan prinsip dasarnya, blueprint target arsitektur bisnis, arsitektur sistem informasi, arsitektur teknologi, analisis gap, serta roadmap implementasi aplikasi.


Author(s):  
Tantri Wahyuni ◽  
Sandi Fajar Rodiansyah ◽  
Amin Aris Munandar

SMK Negeri 1 Majalengka merupakan Sekolah Menengah Kejuruan negeri yang cukup besar di wilayah Kabupaten Majalengka, namun teknologi informasinya masih kurang efisien karena belum semua terintegrasi ke sistem, kurangnya aplikasi pendukung untuk menunjang sistem informasi dan adanya permasalahan pada jaringan. Solusi untuk mengatasi hal ini adalah dibuatkannya beberapa aplikasi untuk menunjang keefisienan sistem informasi dan dari beberapa aplikasi tersebut diintegrasikan ke sistem informasi SMKN 1 Majalengka,. Penerapan arsitektur tersebut bertujuan untuk menciptakan keselarasan antara proses bisnis dan sistem informasi. Untuk membuat perancangan arsitektur sistem informasi membutuhkan suatu framework yang lengkap dan mudah untuk digunakan. TOGAF ADM(The Open Group Architecture Framework Architecture Development Method) merupakan metodologi yang lengkap serta mudah untuk digunakan dalam pembuatan arsitektur sistem informasi ini karena tahapannya yang jelas dan terstruktur. Tahapan perancangan arsitektur ini bertujuan untuk merencanakan implementasi sistem informasi. Keluaran yang dihasilkan sebagai acuan dalam pengembangan sistem informasi untuk mencapai tujuan yang diharapkan.


Author(s):  
Herza Martianda ◽  
Sudin Saepudin

RS. Bhayangkara Setukpa Lemdiklat Polri adalah salah satu dari beberapa rumah sakit yang berada di Sukabumi. Rumah sakit menyediakan pelayanan  kesehatan, yang salah satunya yaitu pelayanan pendaftaran rawat jalan. Dalam kinerja pelayanan nya Rs. Bhayangkara Setukpa Lemdiklat Polri masih belum optimal, pada tahun 2017 s/d 2019 terjadi peningkatan jumlah kunjungan rawat jalan sebesar 50% dan pada tahun 2020 terjadinya penurunan mencapai 27%.  Sistem informasi pendaftaran rawat jalan yang ada saat ini masih bersifat offline dan lamanya waktu pelayanan pendaftaran karena pasien harus mengisi formulir terlebih dahulu, sedangkan petugas pendaftaran hanya dijaga oleh dua orang saja tanpa didukung kecepatan sistem informasi pendaftaran yang dapat diakses oleh pasien. Rumah Sakit belum mempunyai alternatif pendaftaran yang bersifat online, sedangkan di era yang digital ini pelayanan di Rumah Sakit perlu ditingkatkan dengan menerapkan Enterprise Architecture (EA) menggunakan TOGAF ADM (The Open Group Architecture Framework Architecture Development Method) dan Kombinasi COBIT 5 (Control Objective for Information and Related Technology). TOGAF ADM dapat mendefinisikan tahapan perancangan arsitektur informasi dan perlu dukungan COBIT 5 untuk melaksanakan tahapannya. Ea berguna untuk memenuhi proses bisnis kedepannya. Perancangan EA merupakan solusi yang tepat dalam mendukung organisasi suatu bisnis. Oleh karena itu penulis melakukan perancangan untuk mendukung sistem informasi pendaftaran secara online yang terintegrasi dalam proses menjalankan bisnis yang tepat di Rumah Sakit. Hasil dari kerangka kerja TOGAF ADM dan Kombinasi COBIT 5 adalah blue print perancangan EA berupa rekomendasi Perekrutan SDM IT, Perancangan Sistem Informasi Pendaftaran Rawat Jalan, Pelatihan Karyawan, dan Inovasi Pemasaran Pendaftaran Rawat Jalan.


2020 ◽  
Author(s):  
Sain Segar

Rumah sakit pada masa ini dan pada saat mendatang memanfaatkan dukungan teknologi berupa sistem informasi yang bertujuan untuk menyelaraskan sistem yang terpadu, salah satunya adalah Rumah Sakit TNI AU Dr.M.Salamun. sistem pada Rumah Sakit Salamun masih berupa system yang berdiri sendiri, terpisah, dengan ruang lingkup terbatas pada bagain - bagian yang memanfaatkannya sehingga kurang mendukung keberjalanan Rumah Sakit. Metodologi yang digunakanpadatesisini adalah TOGAF (The Open Group Architecture Framework), dengan bagian inti TOGAF, yaitu TOGAF ADM (Architecture Development Method). Tahap perancangan pada TOGAF ADM berupa empat domain arsitektur yaitu :arsitektur vision, arsitektur bisnis, arsitektur informasi, serta arsitektur teknologi pada keadaan rumah sakit saat ini dan keadaan target yang ingin dicapai. Selain itu, terdapat beberpa tools yang digunakan untuk menganalisis proses bisnis dengan menggunakan BPMN (Busines Prosess Modeling Notation) dan untuk menggambarkan Use Case menggunkan UML (Unified Modelling Language).Penelitiandilakukandenganmelihatproses bisnissisteminformasiRumahSakitdengantetapmengacupadakebijakan-kebijakan yang berjalan di RumahSakitTNI AU Dr.M.Salamun. Hasil dari penelitian ini adalah perancangan model arsitektur teknologi informasi SIMRS (sisteminformasirumahsakit)yang akan menunjang perbaikan kinerja layanan sistem informasi rumahsakit secara menyeluruhdandiharapkandapatmenyelesaikanpermasalahansistemiformasi yang masihparsialpadabagiantertentu.


2015 ◽  
Vol 2 (03) ◽  
pp. 67
Author(s):  
I Gede Mindrayasa ◽  
Murahartawaty Murahartawaty ◽  
Ridha Hanafi

PT Shafco Multi Trading menyadari semakin pentingnya pengelolaan data dan aplikasi pada perusahaan sehingga perlunya meningkatkan kualitas dan efektivitas penerapan sistem informasi yang ada dalam menjalankan kegiatan proses bisnis perusahaan. Arsitektur enterprise diperlukan dalam upaya mendukung daya saing dan transformasi bisnis. Arsitektur enterprise ini bertujuan untuk membentuk keselarasan antara penerapan teknologi informasi terhadap bisnis bagi kebutuhan perusahaan. Analisis dan perancangan pada arsitektur enterprise bersifat menyeluruh dalam skala perusahaan sehingga membantu keberhasilan pengembangan dan pelaksanaan strategi pada perusahaan. Dalam penelitian ini, konsep aristektur enterprise menjadi panduan dalam setiap pengambilan data maupun informasi serta melakukan verifikasi dengan pihak perusahaan untuk memastikan hasil yang dicapai memang sesuai dengan keinginan perusahaan dan juga konsep ideal arsitektur enterprise. Metodologi yang tepat dibutuhkan untuk melakukan perancangan arsitektur enterprise yaitu dalam hal ini adalah TOGAF ADM. Framework ini fokus pada implementasi dan proses. TOGAF ADM memiliki empat komponen utama adalah business architetcure, data architetcure, application architecture, serta technology architecture. Perancangan enterprise architecture menghasilkan blueprint yang berguna dalam mengembangkan perusahaan.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document