Tahdis: Jurnal Kajian Ilmu Al-Hadis
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

43
(FIVE YEARS 6)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

2716-2109, 2086-7891

2021 ◽  
Vol 12 (1) ◽  
Author(s):  
Ruslan Rasid ◽  
Marhumah Marhunmah ◽  
Ahmad Rafiq


2021 ◽  
Vol 12 (1) ◽  
Author(s):  
Andi Muhammad Ali Amiruddin

Hadith, as commonly defined by hadith scholars (al-muhddithun), is a record of the Prophet’s sayings, deeds and tacit approval. Even it may include the description of the Prophet’s features and physical appearance. Hadith contains details of faith and doctrine, ritual issues, ethics and many others which are related with the contents of the Quran and on the Quranic verses as well. This article is aimed at assessing the validity of a hadith on the excellence of al-Fatihah, the opening chapter of the Quran. In doing so, this article presents the chain of transmission of the hadith by assessing the details of all persons involved in relating the hadith.  It is found the hadith assessed is reliable and may be relevant for Muslims to use as a source for their religious activities.



2021 ◽  
Vol 12 (1) ◽  
Author(s):  
Faelasup Faelasup






2021 ◽  
Vol 12 (1) ◽  
Author(s):  
Mubarak Taswin

Artikel ini mengungkapkan keutamaan salat lail yang menjadi bagian dari pembentukan akhlak dengan menyorot beberapa hadis yang berhubungan dengan keutamaan salat lail dan bertujuan untuk mengenal kualitas hadis tentang salat lail dan implikasi dari pelaksanaan secara rutinitas. Tulisan ini merupakan bentuk penelitian hadis maudu’i yang menggunakan pendekatan historis, normatif, linguistik. Dari hasil kajian ini terlihat bahwa kualitas hadis salat lail masuk dalam kategorisasi sahih dan dapat dijadikan sebagai hujja dan tentu implikasi dari pelaksanaan secara rutinitas mampu membentuk karakter dan kepribadian individu yang terungkap dari beberapa kondisi kejiwaan yang dirasakan.



2020 ◽  
Vol 11 (2) ◽  
Author(s):  
Taufiq - Hidayat

This research examines the Hadith Zuhud (Asceticism) in the Sayr Al-Salikiin of Abdus Somad Al-Falimbani in terms of matn (their text) and sanad (chain of narration). A brief introduction of the narrator of the hadith is also given. Attestation of the hadith in other books is examined and the status of hadith is determined, whether they remain daif (weak) or upgraded to be hasan (valid). The researcher used the inductive method to collect hadith Zuhud (Asceticism) in the Sayr Al-Salikiin of Abdus Somad Al-Falimbani as well as the critical approach on the attestation in other books and determine the status of the hadith and used the analytical method to conclude on some jurisprudence of the Hadith. As a result, the researcher found most of hadith in the Sayr Al-Salikiin are eligible to be upgraded into hasan. The rest remain daif due the unavailable attestation or weak narrator chain. The hadiths in the Sayr Al-Salikiin book about Zuhud (Asceticism) are thirty. But, The hadiths about advantages of asceticism five. hadiths that reach to the hasan level are one. And the rest remain daif due the unavailable attestation in another book or weaken narrator.





2020 ◽  
Vol 11 (2) ◽  
Author(s):  
Syed Mahmudul Hasan

إن الإسلام هو دين الرجال كما ادّعى المستشرقون والمبشرون. وفي تأييد هذا الإدعاء أشاروا إلى سيطرة الرجال على معابد الإسلام وتسلّطهم الجنسيّة من حيث لا يستأذن حضور النساء إطلاقاً. أنهم يتبنون هذه الموقف استدلالاً من آراء بعض علماء المسلمين تشدّدوا في قضية صلاة النساء في المساجد. أما حقيقة الإسلام في مسئلة العدالة والمساواة الجنسية تحقّق في جميع نواحي الحياة. جعل الإسلام مشاركة النساء في صلاة الجماعة في المساجد من حقوقهنّ الدينية. وتقدّم لهنّ النبي صلى الله عليه وسلم منهجاً كاملاً عن كيفية الممارسة لهذا الحق. واستخدم الباحث المنهج الاستقرائي لجمع الأحاديث التي تتحدّث عن تنظيم المصطفى صلى الله عليه وسلم لمشاركة النساء صلاة الجماعة في المسجد النبوي. ثم المنهج التحليلي لتحليل هذه القضية. وتوصل البحث إلى نتائج، أهمها أن الإسلام دين الإنسانية والعدالة والحقوق. فالإدعاء في إغلاق حقوقهنّ الدينية بإغلاق أبواب المساجد إدعاء كذب فاحش، تبنى من سوء الفهم لحقيقة الإسلام. لأن النبي صلى الله عليه وسلم لا يستأذن لهنّ الحضور في صلاة المسجد فقط، بل قدّم المشروع الكامل بدايةً من خروج البيت حتى الرجوع إليه، ليثبت حقوق النساء وليقرّر عدالة الشريعة الإنسانية الإسلامية.     



2020 ◽  
Vol 11 (2) ◽  
Author(s):  
Habib Bullah

Islam sebagai agama rah}matan li al-‘a>lami>n menekankan keistimewaan manusia sebagai makhluk ciptaan Allah SWT, baik laki-laki maupun perempuan. Keduanya diciptakan dari “nafs wa>h}idah”  serta memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah. Perbedaannya hanya dalam tingkatan ketaqwaannya saja.  Selain laki-laki, perempuan adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang juga diberikan emban menjadi khalifah di muka bumi ini dengan memikul tanggung jawab yang sama, yaitu Amar ma’ru>f Nahi Munkar. Namun, terdapat perbedaan kodrati dan naluri yang dimiliki laki-laki dan perempuan, sehingga ada sebagian permasalahan perempuan diperlakukan khusus oleh syari’at Islam, seperti mendapatkan dispensasi dalam melakukan kewajiban shalat dan puasa ketika sedang haid atau nifas. Begitu juga perempuan mempunyai kodrat yang berbeda dengan laki-laki, misalnya dalam hal reproduksi dan naluri keibuan yang tidak dimiliki oleh laki-laki. Dalam berbagai literatur diungkap tentang bagaimana Islam mengentaskan berbagai ketidakadilan terutama jika dikaitkan dengan persoalan kaum perempuan dari penindasan. Di sisi lain, terdapat sebuah hadis Nabi Saw yang menyatakan bahwa perempuan itu akal dan agamanya “setengah” atau bisa dikatakan kurang akal dan agamanya. Hal tersebut terkesan diskrimanasi terhadap kaum perempuan. Dengan menggunakan legitimasi agama dari dalil hadis Nabi Muhammad Saw yang menyematkan perempuan akal dan agamanya setengah/separuh inilah, maka Islam bukanlah agama yang mengangkat derajat perempuan dan memberikan hak yang sama di antara makhluk ciptaan Tuhan. Dengan demikian perlu ada pemaknaan yang komprehensif tentang hadis tersebut sehingga memberi kesimpulan bahwa Islam benar-benar agama yang menjanjikan rahmat bagi semua makhluk.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document