Abdimas Siliwangi
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

32
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

1
(FIVE YEARS 0)

Published By IKIP Siliwangi Bandung

2614-6339, 2614-7629

2019 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 9
Author(s):  
Muji Aji Mujiono ◽  
Ajeng Yulia Rahmawati ◽  
Dinny Novianty Azhari ◽  
Neng Fia Nisa Fitria ◽  
Regina Regi Indria ◽  
...  

Desa Sindangmukti merupakan salah satu Desa di Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis yang mengalami kendala tidak adanya sarana pengolahan sampah. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada kelompok masyarakat sasaran dalam pengelolaan sampah dan sadar lingkungan sehingga sampah-sampah yang ada bisa dimanfaatkan agar lebih bernilai guna. Kegiatan dilakukan sejak Juli-Oktober 2017. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah diskusi dan partisipasi aktif dari kelompok masyarakat sasaran. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa masyarakat sasaran telah mengetahui cara pengelolaan sampah, baik organik maupun non organik, diperolehnya kesadaran masyarakat sasaran akan sadar lingkungan. Diperolehnya luas tempat pengolahan sampah 5 x 5 m sebanyak satu tempat.



2019 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 26
Author(s):  
Sylvia Rabbani ◽  
Rizki Pebriana

Secara umum, tujuan jangka panjang program pengabdian ini adalah mengembangkan Self Access Center(SAC) untuk menfasilitasi anak putus sekolah usia pendidikan dasar di Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Secara khusus, target khusus yang ingin dicapaisebagai berikut: (1). Memfasilitasi anak-anak putus sekolah yang berada pada usia pendidikan dasar agar tetap dapat belajar secara aman dan nyaman; (2). Memberikan layanan-layanan pendidikan yang dibutuhkan oleh anak-anak putus sekolah pada jenjang pendidikan dasar; (3) Membangun sinergi baik dengan orangtua dan sekolah agar anak-anak putus sekolah tersebut bisa kembali ke bangku sekolah. Metode yang akan dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut sebagai berikut: (a). Mengumpulkan anak-anak putus sekolah usia pendidikan dasar se-Kecamatan Cipatujah; (b). Memberikan gambaran umum mengenai kegiatan pengabdian yang akan dilakukan; (c). Melakukan refleksi dan diskusi mengenai berbagai kegiatan yang akan dilakukan di Self Access Center; (d). Melakukan kolaborasi dengan masyarakat sekitar dalam penentuan lokasiSelf Access Center; (e). Pelaksanaan kegiatan pembelajaran Self Access Center; (f). Evaluasi kegiatan Self Access Center.



2019 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 35
Author(s):  
Feri Tirtoni
Keyword(s):  

Pola asuh orang tua sangat menentukan keberhasilan anak menempuh jenjang pendidikan dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi nantinya. Orang tua yang mengetahui berbagai jenis model pemberian motifasi bejalar kepada anak akan lebih banyak melakukan variasi teknik dalam melakukan pola didik kepada para anaknya, sehingga anak akan merasakan sebuah treatment pola asuh yang bermakna pada proses tumbuh kembang psikologis maupun afektif nya.  Pada saat ini dunia pendidikan telah dihadapkan pada sebuah fenomena tantangan jaman yang multidimensi. Perkembangan yang pesat pada dunia komunikasi khsusnya yang berbasis internet dan social media serta konten tayangan internet yang penuh dengan hal positif dan negative menjadi perhatian khusus oleh para pendidik sekaligus peran orang tua modern pada saat ini. Maka Sebagai orang tua modern saat ini , seluruh lapisan masyarakat baik perkotaan maupun pedesaan wajib memiliki keahlian dalam mendidik anak nya (parenting skill) agar bisa memberikan sebuah stimulus positif dalam memberi motifasi belajar kepada anak guna melatih kemandirian sejak dini. Dari hasil observasi yang dilakukan pada bulan januari 2017 ditemukan data bahwa hampir 94% masyarakat desa medalem kec.modo kabupaten lamongan mendidik anak-anaknya dengan cara konvensional dan bahkan teknik tradisional dalam upaya pemberian motifasi belajar, mereka memiliki suatu prisnsip bahwa anak yang memiliki pola motifasi belajar ekstra itu adalah suatu hal yang bersifat keberkahaan dari Tuhan YME tanpa adanya suatu teknik yang menjadi sebuah stimulus awal terbentuknya  motifasi belajar. Melalui pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh univ.muhammadiyah sidoarjo maka dilakukanlah sebuah sosialisasi dan pelatihan parenting skill  “hypnoparenting sebagai teknik dalam memberi motifasi belajar kepada anak guna melatih kemandirian sejak dini. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 15 februari 2017 di balai Desa Medalem Kec.Modo Kabupaten Lamongan Jawa Timur, dan dilanjutkan evaluasi dan monitoring hasil kegiatan selama 2 minggu. Melalui kegiatan ini masyarakat memperoleh suatu keterampilan tentang bagaimana teknik parenting skill  “hypnoparenting sebagai teknik dalam memberi motifasi belajar kepada anak guna melatih kemandirian sejak dini. 



2019 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 45
Author(s):  
Novi Widiastuti ◽  
Prita Kartika

Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat terkenal sebagai daerah dengan destinasi wisata pantai yang sangat indah. Salah satu pantai selain pantai pangandaran yang juga memiliki keindahan pantainya yaitu pantai cipatujah yang terletak di Desa Sindangkerta. Pantai Cipatujah memiliki luas hingga 115 hektar yang kaya akan terumbu karang untuk ikan-ikan bertelur dan berkembangbiak. Pantai Cipatujah kini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti hotel, restoran, warung-warung, dan tempat parker yang luas. Sebagai pantai yang menjadi destinasi wisata, pantai cipatujah kini mengalami beberapa dampak positif dan negatif yang dirasakan oleh masyarakat secara langsung maupun tidak langsung. Dampak positif yang dirasakan adalah terbukanya lapangan pekerjaan baru maupun lahan usaha baru yang tentunya menjadi peluang yang menjanjikan bagi masyarakat. Banyaknya pembangunan seperti hotel, restoran, dan tempat umum lainnya menyerap banyak tenaga kerja. Namun disamping dampak positif, terdapat juga dampak negatif yang dirasakan oleh masyarakat secara tidak langsung yaitu kerusakan lingkungan akibat rendahnya kepedulian masyarakat sebagai pengunjung dalam menjaga lingkungan sekitar. Sampah di pesisir pantai menjadi masalah baru yang dihadapi oleh masyarakat setempat. Oleh karena itu, pengolahan sampah menjadi solusi yang tepat untuk mengembalikan kelestarian lingkungan dan juga dapat menambah daya tarik para wisatawan domestic maupun mancanegara. Sampah yang sering ditemukan adalah sampah plastic seperti botol-botol platik bekas minuman, botol kaleng, dan dan botol kaca. Melalui program “Decou-Santai” yang merupakan akronim dari Decoupage Sampah Pantai ini diharapkan masyarakat memiliki keterampilan dalam mengolah sampah pantai menjadi barang yang dapat dimanfaatkan kembali. Selain itu sampah yag diolah kembali bisa menjadi barang yang memiliki nilai jual yang tinggi sebagai cendramata khas pantai cipatujah. Program ini juga memberikan kesempatan bagi ibu-ibu rumah tangga untuk menambah penghasilan dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. 



2019 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 1 ◽  
Author(s):  
Ade Sadikin Akhyadi ◽  
Dinno Mulyono

Program pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu bagian dari tridharma perguruan tinggi. Oleh karena itu menjadi suatu kewajiban bagi setiap dosen dan sivitas akademika lainnya untuk terlibat dalam program pengabdian kepada masyarakat. STKIP Siliwangi yang telah menggulirkan program pengabdian kepada masyarakat dengan pendanaan internal yang dilaksanakan di seluruh wilayah Jawa Barat pada tahun 2016, telah mengintegrasikan program pendidikan masyarakat berupa sosialisasi dan seminar pendidikan dengan kegiatan pengabdian yang dilaksanakan secara berkelanjutan dalam waktu 14 hari. Dengan metode pendekatan pendampingan, pelatihan dan pembinaan, program pengabdian memberikan warna baru dalam pengembangan pendidikan di pelosok Jawa Barat, adapun lokasi yang dipilih adalah Desa Karangpakuan, Kecamatan Darmaraja, Sumedang, sebagai daerah yang terdampak pembangunan Waduk Jatigede. Materi yang disampaikan adalah program parenting dalam meningkatkan kualitas pendidikan keluarga. Adapun hasil yang didapatkan adalah adanya perluasan dan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan pendidikan, termasuk pendidikan tinggi



2019 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 17
Author(s):  
Galih Dani Septiyan Rahayu ◽  
Dida Firmansyah

Program pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu bagian dari tridharma perguruan tinggi. Oleh karena itu menjadi suatu kewajiban bagi setiap dosen dan sivitas akademika lainnya untuk terlibat dalam program pengabdian kepada masyarakat. Tujuan jangka panjang program pengabdian ini adalah mengembangkan suatu pembelajaran yang inovatif berbasis pendampingan bagi guru-guru Skolah Dasar (SD). Secara khusus, tujuan khusus yang ingin dicapai sebagai berikut: (1). Memberikan penjelasan tentang model-model pembelajaran yang dapat digunakan di SD; (2). Memberikan penjelasan tentang cara menyusun perencanaan pembelajaran atau RPP sesuai dengan model pembelajaran yang digunakan; (3). Memberikan penjelasan tentang pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan model pembelajaran yang digunakan. Metode yang akan dipakai dalam upaya pencapaian tujuan tersebut memalui pendampingan yang langkah-langkahnya terdiri dari: (a). Mengumpulkan guru-guru SD se-Kecamatan Cipendeuy; (b). Memberikan gambaran umum mengenai kegiatan pengabdian yang akan dilakukan; (c). Melakukan refleksi dan diskusi mengenai berbagai model pembelajaran inovatif; (d). Pelaksanaan kegiatan pendapingan tentang model pembelajaran inovatif bagi guru-guru SD; (e). Evaluasi kegiatan pendampingan model pembelajaran inovatif.



2019 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 113
Author(s):  
Nawiyah Nawiyah

ABSTRAKProgram pengabdian kepada masyarakat yang mengambil objek usaha olahan ikan di CV. Bening Jati Anugrah daerah Parung, Jawa Barat ini bertujuan untuk mengembangkan aspek keuangan. Hasil identifikasi masalah di lapangan yaitu ditemukanya adanya kurangnya pemahaman tentang konsep dasar keuangan yang ada di dalam industri kecil ini terkait dengan pembukuan dan system informasi keuangan yang masih jauh dari kesempurnaan. Kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdian adalah survei lokasi usaha industri olahan ikan CV. Bening Jati Anugrah kemudian tim pengabdian memberikan pengetahuan tentang konsep dasar keuangan yang jelas dan system informasi keuangan yang bagus dan mudah diikuti oleh orang lain. Penetapan penggunaan pembukuan serta membantu cara penggunaan pemilihan aplikasi yang tepat. Dengan program ini diharapkan pengelolaan industri olahan ikan CV. Bening Jati Anugrah dapat berkembang lebih baik dan dapat bersaing dengan produk yang sejenis.Kata kunci : Konsep dasar keuangan, Industri kecil, sistem informasi keuangan ABSTRACTThis community service program that takes the object of fish processing business in CV. Bening Jati Anugrah Parung, West Java aims to develop financial aspects. The results of the identification of problems in the field, namely the discovery of a lack of understanding of the basic financial concepts that exist in this small industry related to accounting and financial information systems that are still far from perfection. The activity carried out by the service team was a survey of the location of CV. Clear Teak Anugrah then the dedication team provided knowledge about clear basic financial concepts and good financial information systems that were easy for others to follow. Determination of the use of bookkeeping and help how to use the right application selection. With this program it is expected that the management of the processed fish industry CV. Bening Jati Anugrah can develop better and can compete with similar products.Keywords: Basic concepts of finance, small industries, financial information systems 



2019 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 90
Author(s):  
Ansori Ansori ◽  
Dinno Mulyono ◽  
Galih Dani Septiyan Rahayu

Program pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu bagian dari tridharma perguruan tinggi. Oleh karena itu, menjadi suatu kewajiban bagi setiap dosen dan sivitas akademika lainnya untuk terlibat dalam program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di kelurahan Cibeber Kecamatan Cimahi selatan kota Cimahi. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mewujudkan kawasan Ciseupan yang berada di kelurahan Cibeber menjadi kawasan yang bersih, sehat, tertib, dan lestari melalui kegiatan reduce, reuse, dan recycle. Metode pelaksanaan pada kegiatan pengabdian ini dikelompokan menjadi empat tahap kegiatan yaitu tahap persiapan teridir dari kegiatan observasi, pelaksanaan terdiri dari kegiatan penyuluhan dan pendampingan, evaluasi terdiri dari kegiatan mengevaluasi kegiatan, dan penyelesaian terdiri dari kegiatan penyusunan laporan dan publikasi luaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu masyarakat memahami reduce, reuse, dan recycle, masyarakat memiliki keterampilan terkait dengan reduce, reuse, dan recycle, serta terwujudnya kesadaran masyarakat dalam mewujudkan kawasan  bersih, sehat, tertib, dan lestari melalui kegiatan reduce, reuse, dan reccyle.



2019 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 122
Author(s):  
Hana Sakura Putu Arga ◽  
Galih Dani Septiyan Rahayu ◽  
Ronny Mugara ◽  
Dear Rahman Muliadi ◽  
Santi Risnawati

Program pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu bagian dari tridharma perguruan tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kabupaten Bandung barat dengan tujuan jangka panjang program pengabdian ini adalah mengembangkan suatu pembelajaran dengan pendampingan berbasis ecoliteracy di lingkungan Sekolah Dasar (SD). Secara khusus, tujuan yang ingin dicapai sebagai berikut: (1). Meningkatkan pemahaman guru terkait dengan bahan ajar; (2). Meningkatnya pemahaman guru dalam membuat dan mengembangkan bahan ajar berbasis; dan 3). Tersedianya bahan ajar berbasis ecoliteracy di SD. Metode yang akan dipakai dalam upaya pencapaian tujuan tersebut memalui pendampingan yang langkah-langkahnya terdiri dari: (1). mengkaji ecoliteracy; (2). Mempersiapkan bahan-bahan untuk membuat bahan ajar; (3). Melakukan pendampingan bahan ajar berbasis ecoliteracy; (4). Melakukan refleksi dan terkait proses pendampingan; (d). Evaluasi kegiatan pendampingan penyusunan bahan ajar berbasis ecoliteracy. Hasil dari pengabdian ini yaitu tersedianya bahan ajar berbasis ecoliteracy.



2019 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 73
Author(s):  
Nunik Ekawandani ◽  
Firdhani Faujiyah ◽  
Avid Inang Rum

ABSTAKKesehatan dan keselamatan adalah aspek penting dalam kehidupan manusia, baik dalam bekerja ataupun dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut memberikan dampak negatif bila tidak diperhatikan karena kesehatan dan kseselamatan memberikan rasa aman dan nyaman pada kita pada setiap kegiatan. Setiap pekerjaan atau tindakan selalu mempunyai risiko sekecil apapun, apalagi bila pekerjaan yang memang benar-benar mempunyai risiko yang tinggi seperti bekerja di bidang manufaktur atau di bidang migas. Kesehatan dan keselamatan di rumah tinggal pun tak kalah pentingnya, seorang ibu rumah tangga ataupun pembantu rumah tangga mempunyai risiko kegiatan yang tinggi seperti kegiatan di dapur adanya tabung gas, api  dari kompor yang menyala, minyak panas, alat rumah tangga bertenaga listrik, bahan kimia yang digunakan saat membersihkan kamar mandi, mencuci, obat anti serangga dan lainnya. Karena prinsipnya dalam K3 yang harus diamankan terlebih dahulu adalah lingkungannya (safe condition) barulah dilakukan pengamanan dalam tindakan (safe act). Kegiatan ini disajikan dalam bentuk workshop, praktik, diskusi, tanya jawab dan tugas mandiri. Hasil evaluasi kegiatan pada awal masih peserta masih sangat awam dengan istilah K3 atau safety house, namun setelah selesai kegiatan ini peserta dapat memahami dan menunjukan sikap safety di rumah dan lingkungan sekitar. Seperti halnya mereka dapat  mengidentifikasi berbagai macam bahaya dan mulai menata ulang kembali rumah tinggal mereka.ABSTRACTHealth and safety are important aspects of human life, both at work and in everyday life. This has a negative impact if it is not considered because health and safety provide us with a sense of security and comfort in every activity. Every job or action always has the slightest risk, especially if the work really does have a high risk such as working in manufacturing or in the oil and gas sector. Health and safety at home is equally important, a housewife or housemaid has a high risk of activities such as activities in the kitchen with gas cylinders, fire from burning stoves, hot oil, electric-powered household appliances, chemicals that used when cleaning bathrooms, washing, insect repellent and others. Because the principle in K3 that must be secured first is the environment (safe condition), then safeguards are carried out. This activity is presented in the form of workshops, practices, discussions, question and answer and independent assignments. The results of the activity evaluation at the beginning were that participants were still very unfamiliar with the term K3 or safety house, but after completing this activity the participants could understand and show safety attitudes at home and the surrounding environment. Just as they can identify various kinds of hazards and start rearranging their homes.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document