WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

219
(FIVE YEARS 6)

H-INDEX

1
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

2715-4947

2021 ◽  
Vol 19 (01) ◽  
pp. 1-13
Author(s):  
Sri Widyastuti ◽  
Sardin Sardin

Sampah organik pasar belum bisa langsung diolah menjadi kompos dengan menggunakan media yang berisi larva black soldier fly (maggot) , hal ini disebabkan karena kadar air terlalu tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengolah sampah organik pasar menjadi kasgot (kompos bekas maggot). Treatment dalam penelitian ini adalah penjemuran, penambahan telur black soldier fly dan penambahan kompos stater pada media pengkomposan untuk treatment 1 dan 3.  Parameter yang diujikan adalah C/N rasio;  kondisi fisik,mikroba dan kecepatan proses pengomposan. Hasil penelitian berdasarkan SNI Kompos 19-7030-2004 tentang  Spesifikasi Kompos dari Sampah Organik Domestik. menunjukkan karakteristik kompos  pada penjemuran selama 2 hari lebih baik daripada penjemuran selama 3 hari.  Jenis mikroba yang paling dominan ditemukan pada pengolahan sampah organik pasar dengan menggunakan media BSF yaitu jenis mikroba Bacillus sp.



2021 ◽  
Vol 19 (01) ◽  
pp. 44-49
Author(s):  
Muhammad Addin Albariki ◽  
Moch Shofwan

Desa Bumiaji sebagai kawasan permukiman dengan tingkat rawan bencana yang cukup tinggi yaitu banjir dan tanah longsor. Peneliti bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik ekonomi lokal, dan potensi dan permasalahan pengembangan ekonomi lokal masyarakat di Kawasan Rawan Bencana. Metode penelitihan mengunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan SWOT IFAS EFAS. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara mendalam dokumentsi dan survei instansi. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Mata pencaharian di Desa Bumiaji didominasi pada sektor jasa dengan jumlah 2.801 jiwa atau 38% dari total keseluruhan masyarakat Desa Bumiaji. Produksi pertanian Desa Bumiaji cenderung tidak stabil. Jumlah UMKM yang terletak di Desa Bumiaji adalah sebanyak 33 unit. Hasil produksi dipasarkan ke Pasar Batu, Pasar Karangploso, Pasar Pujon dan terkadang ada yang dibawa ke luar kota, antara lain Pasar Gadang, Pasar Dinoyo, Pasar Blimbing, Kediri, Tulungagung dan bahkan ada yang dikirimkan ke luar jawa. Pengembangan UMKM di Desa Bumiaji sudah ditangani secara khusus. Peran dan dukungan kelembagaan penunjang sebagai sarana pengembangan usaha bagi petani seperti kelompok usaha tani, serta peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), dan koperasi seperti KUD. 2) Arahan strategi pengembangan potensi ekonomi lokal Desa Bumiaji berada pada kuadran II, sehingga strategi yang digunakan dalam arahan ini berupa strategi progresif (Streghts-Threats) yang berarti terus memperbesar pertumbuhan serta kemajuan secara maksimal.



2021 ◽  
Vol 19 (01) ◽  
pp. 14-21
Author(s):  
Pungut Pungut ◽  
Joko Sutrisno ◽  
Didik Nuryanto

Beberapa tahun terakhir kualitas sungai di Indonesia mengalami penurunan, terutama setelah melalui daerah permukiman, industri dan pertanian. Bakteri Escherichia Coli (E.coli) adalah bakteri yang paling banyak mengkontaminasi air. Logam merupakan alternatif desinfeksi yang potensial untuk digunakan. Tembaga adalah antimikroba yang memiliki kemampuan melawan bakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui removal kadar E.coli, Total coliform dan kadar Tembaga dengan menggunakan kawat tembaga. Air hasil filtrasi direndam di 3 reaktor yang terbuat dari fiber plastik  berisi kawat tembaga variasi panjang kawat tembaga 6 meter, 9 meter dan 12 meter dan diambil sampel untuk diuji laboratorium setiap 2,5 jam sebanyak 3 kali. Efisiensi removal yang optimum kadar E.coli , Total Coliform dan kadar Tembaga dengan variasi kawat tembaga 6 meter, 9 meter dan 12 meter dan variasi waktu 2,5 jam, 5 jam dan 7,5 jam adalah kadar e.coli 60% turun setelah 7,5 jam perendaman kawat tembaga panjang 6 meter. Sedangkan kadar total colifom mencapai optimal pada variasi kawat tembaga panjang 9 meter dengan waktu 5 jam sebanyak 70,92%. Dan kadar tembaga dalam air tidak ada penurunan maupun kenaikan kadar dari semua variasi (konstan). Kawat tembaga mampu menurunkan kadar E.coli dan total Coliform. Sedangkan perbedaan kawat tembaga tidak memiliki pengaruh terhadap kadar tembaga.



2021 ◽  
Vol 19 (01) ◽  
pp. 22-30
Author(s):  
Yitno Utomo ◽  
Muhamad Abdul Jumali

Koperasi Usaha Wanita (KOPWAN) memang menjadi idola perekonomian di Kota Surabaya, melalui konsep yang dibuat Walikota Surabaya menjadikan koperasi ini berkembang lebih cepat, kendala utama koperasi dalam persaingan usaha adalah penerapan teknologi, dimana kopearsi dituntut untuk mampu melayani proses penjualan dan pemasaran dalam suatu sistem aplikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model penerimaan teknologi yang terdiri dari persepsi kegunaan, persepsi kemudahan dan data produk terhadap penggunaan sesungguhnya serta terhadap transaksi pembelian pada Koperasi Usaha Wanita Dukuh Menanggal. Sampel dalam penelitian ini terdiri atas 173 orang dan analisa data dalam penelitian ini menggunakan metode SEM (Structural Equation Modeling). Hasil Analisa data bahwa terdapat tiga variabel yang memiliki pengaruh secara signifikan yaitu persepsi kegunaan terhadap transaksi pembelian, perilaku konsumen terhadap transaksi pembelian dan persepsi kegunaan  terhadap transaksi pembelian pada  aplikasi pemasaran Koperasi Usaha Wanita Dukuh Menanggal, hal ini dibuktikan dengan nilai Critical Ratio (CR) di atas 1,96 dan probabilitas < 0,05.



2021 ◽  
Vol 19 (01) ◽  
pp. 38-43
Author(s):  
Hendra Purwanto Utomo ◽  
Rhenny Ratnawati
Keyword(s):  

Salah satu fungsi tumbuhan mampu membersihkan udara dari partikel debu dan bahan kimia yang berbahaya yang berasal dari emisi kendaraan bermotor. penelitian ini menggunakan reaktor/rumah tumbuhan yang berbentuk kubus berukuran panjang 0,5m; lebar 0,5m; tinggi 1,5m dan dipapari emisi kendaraan bermotor Vespa tahun 1983 dengan bahan bakar bensin yang dihubungkan kedalam rumah tumbuhan selama 15, 10 dan 5 menit. Metode pengambilan sampel karbon monoksida (CO) dan nitrogen dioksida (NO2) menggunakan alat gas analyzer. Efisiensi penurunan kadar CO menggunakan tumbuhan pucuk merah dengan waktu pemaparan 15,10,dan 5 menit secara berturut-turut yaitu sebesar 10,64 %, 8,51 %, dan 7,74 %. Sedangkan efisiensi penurunan kadar CO menggunakan tumbuhan glodokan tiang secara berturut-turut sebesar 13,19 %,11,59 %, dan 12,03%. Efisiensi kadar NO2 menggunakan tumbuhan pucuk merah dengan waktu pemaparan yang sama sebesar 25,00%,20,00%, dan 33,33%. Sedangkan pada tumbuhan glodokan diperoleh nilai efisiensi penurunan kadar NO2 sebesar 50%,50%,dan 33%.



2021 ◽  
Vol 19 (01) ◽  
pp. 31-37
Author(s):  
Titiek Koesdijati
Keyword(s):  

Sistem manajemen K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) adalah bagian dai manajemen secara keseluruhan yang meliputi struktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan, prosedur dan sumber daya yang dibutuhkan bagi pengembangan, penerapan pencapaian, pengkajian dan pengendalian resiko serta berkaitan dengan kegiatan kerja sehingga tercipta tempat kerja yang aman, efisien dan produktif. Tingkat keselamatan dan kesehatan kerja bagi proyek pembangunan gedung masih sering diabaikan sehingga dibutuhkan aturan atau Standar Operating Procedure (SOP) untuk mengurangi kejadian yang tidak diinginkan. Untuk memperbaiki sistem manajemen K3 yang sudah ada, menggunakan pendekatan DMAIC dan diawali dengan pengolahan data kuisener menggunakan SPSS. Hasil  kuisener menunjukkan 67% pada sikap pekerja. Sedangkan pengolahan data selanjutnya menunjukkan adanya potensi yang membahayakan pada alat, bahan dan mesin yang digunakan, terlihat dari diagram Pareto dan Ishikawa. Pendekata DMAIC menunjukkan kebutuhan untuk membuat SOP dilanjutkan dengan sosialisasi pelatihan bagi pekerja untuk mengurangi kecelakaan kerja.



2020 ◽  
Vol 18 (2) ◽  
pp. 22-32
Author(s):  
Joko Prasetio ◽  
Sri Widyastuti

Penelitian ini bertujuan untuk membuat pupuk organik cair dari limbah cair indusrti tempe dengan penambahan bonggol pisang dan bioaktivator EM4. Kualitas pupuk organik  cair yang dihasilkan ditentukan berdasarkan kandungan P, C Organik, pH dan N , dibandingkan dengan Permentan No 01 Tahun 2019. Pembuatan pupuk organik cair dilakukan dengan proses penambahan bonggol pisang yang dihaluskan dan ditambah bioaktivator EM4 dengan variasi 75 ml, 100 ml, dan 125 ml. Hasil yang diperoleh pupuk organik cair dengan penambahan EM4 75 ml adalah P= 3.38%,C Organik= 2.33% ,pH =3.74 dan N= 1.10, pupuk organic cair dengan penambahan EM4 100 ml adalah P = 3.53%,C Organik = 2.33% ,pH=3.66 dan N= 1.11%, dan pupuk organik cair dengan penambahan EM4 125 ml adalah P =3.66%, C  Organik= 2.91% , pH= 3.61dan N= 1.14%. Dari semua pupuk organik cair yang dihasilkan hanya kadar P yang memenuhi Permentan No 01 Tahun 2019 tentang baku mutu pupuk organik cair.



2020 ◽  
Vol 18 (2) ◽  
pp. 38-50
Author(s):  
Sugiyanto Sugiyanto ◽  
Sulfiani Sulfiani

Kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja berbeda antara suatu perusahaan tertentu dibandingkan perusahaan lainnya, tergantung tingkat kepedulian manajemen puncak terhadap perlindungan pekerja dari bahaya di tempat kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap kinerja karyawan pada perusahaan yang diteliti. Pengukuran variabel menggunakan skala Likert dengan  skala angka 1 sampai 5, untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi pekerja tentang pelaksanaan program K3 di tempat mereka bekerja. Teknik pengumpulan data dengan metode kuisioner memuat sejumlah pertanyaan dibagikan kepada pekerja (responden). Hasil penilaian responden diolah menggunakan metode partial least square.  Berdasarkan atas evaluasi outer model  menunjukkan indikator yang digunakan untuk mengukur variabel laten (variabel bebas dan variabel terikat) telah memenuhi uji validitas dan realibilitas. Berdasarkan atas evaluasi inner model   dapat dibuktikan adanya korelasi nyata terhadap kinerja karyawan, yaitu lingkungan kerja 55%, kompetensi pekerja 52%, komitmen top management 47% dan komunikasi pekerja 39%. Adapun untuk peraturan dan prosedur K3 serta keterlibatan pekerja didapatkan cukup kecil masing-masing 10% dan 9% pengaruhnya terhadap kinerja karyawan dan besarnya pengaruh tersebut menunjukkan tidak nyata.



2020 ◽  
Vol 18 (2) ◽  
pp. 1-9
Author(s):  
Siti Nuurlaily Rukmana ◽  
Meity Handiwati

Wisata Mangrove Wonorejo merupakan wisata alam yang terletak di bagian timur Pantai Surabaya (PAMURBAYA) mempunyai luas area ± 9 Ha. Potensi mangrove sebagai ekowisata memiliki produk wisata unggulan yang dapat dikembangkan melalui pengelolaan sumberdaya pariwisata yang ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya dukung wisata mangrove Wonorejo yaitu jumlah kapasitas maksimal wisatawan yang dapat ditampung di wisata mangrove Wonorejo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dan teknik analisa perhitungan daya dukung wisata (PCC, RCC, ECC). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan persamaan  dengan nilai , artinya objek tersebut masih dapat menampung jumlah wisatawan per hari atau masih dalam standart.



2020 ◽  
Vol 18 (2) ◽  
pp. 33-37
Author(s):  
Moch Shofwan ◽  
Muhammad Malthuf

Badan Nasional Penanggulangan Bencana selalu merilis indeks mapping nilai perkembangan risiko kebencanaan kabupaten/kota di Indonesia. Indeks mapping risiko tersebut digunakan Pemerintah Daerah sebagai salah satu dasar dalam perencanaan kabupaten/kota dengan tujuan tercapainya pembangunan yang optimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) mengidentifikasi indeks mapping risiko daerah, (2) menganalisis sebaran indeks risiko daerah. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua tahapan yaitu (1) analisis deskriptif matematis berdasarkan indeks mapping risiko daerah, dan (2) deskriptif eksploratif berdasarkan sebaran indeks risiko daerah. Berdasarkan hasil penelitian bahwa karakteristik nilai indeks risiko daerah dapat diketahui berdasarkan kejadian bencana kemudian dilakukan perhitungan secara matematis berdasarkan Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana sehingga diketemukan penggolongan tiap wilayah dan tiap jenis bencana. Sebaran keruangan indeks risiko daerah di semua kecamatan yang ada di wilayah administratif Kabupaten Tuban masuk kategori zona hijau, kuning, dan merah.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document