Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

12
(FIVE YEARS 12)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Faculty Of Teacher Training And Education, Universitas Palangka Raya

2775-5509

2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 10-22
Author(s):  
Ayu Putri Chiisai ◽  
Sesya Dias Mumpuni

Long distance relationship merupakan hubungan terjadi pada pasangan ketika satu dari mereka harus pindah untuk belajar atau bekerja mengakibatkan hubungan mereka beradaptasi dengan perubahan yaitu hubungan jarak jauh. Hubungan jarak jauh memiliki rasa saling menjaga perasaan pasangan sehingga mereka menghabiskan waktu dengan berkomunikasi. Permasalahan komunikasi kadang terjadi yang dapat menimbulkan pengaruh pada emosi baik itu positif maupun negatif pasangan mereka. Penelitian ini mengkaji bagaimana pasangan hubungan jarak jauh membangun ketertarikan interpersonalnya pada dasar afektif. Subjek penelitian ada 2 pasangan dengan total 4 responden untuk mengetahui upaya mereka dalam membangun ketertarikan satu sama lain. Penelitian menggunakan metode wawancara dengan tujuan penelitian untuk mengetahui upaya mereka dalam mempertahankan hubungan jarak jauh dengan membangun ketertarikan interpersonal mereka pada dasar afektif yaitu emosi positif dan negatif yang timbul dari masalah.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 37-43
Author(s):  
Lisah Lisah ◽  
Merson U. Sangalang

Perencanaan  karier  (career  planning) adalah  suatu  proses  dimana  individu  dapat mengidentifikasi dan mengambil langkah-langkah untuk mencapai tujuan- tujuan karir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas layanan informasi dengan penggunaan Media Audio Visual untuk meningkatkan perencanaan karir pada siswa kelas XI di SMK Kesehatan Borneo Bhakti Husada Palangka Raya. Penelitian yang digunakan adalan penelitian true eksperiment dengan pretest-posttest group control desain. Populasi penelitian ini berjumlah 37 (tiga puluh tujuh) siswa dengan sampel 12 (dua belas) siswa yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan Uji-T berpasangan. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh skor hasil pretest 56,5 dan skor posttest 81,5 dengan peningkatan skor sebesar 25. Hal ini membuktikan bahwa  adanya peningkatan antara skor pretest dan posttest. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan hasil uji hipotesis menggunakan rumus uji-t berpasangan untuk membuktikan hipotesis pada taraf kesalahan 0,05 jika t hitung> ttabel pada db n-1 diketahui bahwa thitung =-68,465 dan ttabel   =-2,571. Ini berarti t hitung> ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima Hasil tersebut menunjukkan bahwa Layanan informasi Dengan Penggunaan Media Audio Visual efektif untuk Meningkatkan Perencanaan Karir Siswa kelas XI SMK Kesehatan Borneo Bhakti Husada Palangka Raya.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 20-27
Author(s):  
Mitta Kurnisari

Di era yang serba online seperti saat ini, banyak hal dapat dilakukan secara online, salah satunya bermain game online. Kesepian menjadi salah satu alasan seseorang memilih bermain game online untuk mengisi waktu. Kemudahan dalam mengakses semakin mendukung game online memikat banyak kalangan, tak terkecuali siswa. Namun sayangnya kebebasan akses tersebut bisa menjadi sebuah masalah jika siswa tidak memiliki kontrol diri yang baik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesepian dan kontrol diri dengan intensitas bermain game online pada siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara kesepian dengan intensitas bermain game online siswa.  Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat kesepian individu maka semakin tinggi pula intensitas bermain game onlinenya. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara kontrol diri dengan intensitas bermain game online siswa. Artinya, semakin rendah kontrol diri yang dimiliki siswa maka semakin tinggi intensitas bermain game onlinenya.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 41-47
Author(s):  
Muhammad Wibisono ◽  
Sunaryo Idha ◽  
Oktamia Sangalang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah efektivitas bimbingan kelompok Teknik self-management dalam meningkatkan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kebiasaan belajar dengan skala likert dan dokumen legger dari nilai hasil prestasi belajar yang dilakukan sebanyak 2 (Dua) kali pertemuan. Teknik analisis data menggunakan Uji-T berpasangan. Jumlah sampel penelitian 10 (Sepuluh) siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan sampling purposive. Dan perhitungan hasil yang menggunakan pre-test dan post-test one group design. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil penggunaaan bimbingan kelompok melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-management sebelum diberi treatment hasil pretest skor rata-rata kebiasaan belajar 50 setelah diberi treatment berubah menjadi 68,5 dengan peningkatan 18,5. Sedangkan untuk nilai hasil prestasi belajar sebelum diberi treatment hasil nilai rata-rata legger pretest 70,1 setelah diberi treatment berubah menjadi 76,46 dengan peningkatan 6,36. Hal ini membuktikan bahwa adanya peningkatan antara pretest dan posttest. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dan hasil uji hipotesis taraf kesalahan 5% jika t hitung < t tabel db n-1 diketahui bahwa thitung kebiasaan belajar -9,6214 dan ttabel2,262. Ini berarti thitung  > ttabel  maka Ho ditolak dan Ha­ diterima sehingga disimpulkanbahwa bimbingan kelompok dengan menggunakan teknik self-management efektif meningkatkan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas IX-B MTs Muslimat NU Palangka Raya.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 1-9
Author(s):  
Zikraiyah Zikraiyah

Layanan Bk di sekolah bertujuan untuk menyiapkan peserta didik secara psikologis untuk secara optimal dapat menerima pembelajaran di sekolah. Fenomena yang terjadi di SMKN 4 Palangka Raya banyak peserta didik yang memiliki pemahaman yang negatif terhadap layanan BK di sekolah yang menyebabkan peserta didik enggan untuk memanfaatkan layanan BK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap layanan Bk di sekolah. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan penelitian tindakan bimbingan dan konseling (PTBK). Langkah-langkah penelitian dilakukan dengan siklus yang tiap siklusnya meliputi langkah perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Teknik Pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi dan angket. Hasil dari penelitian ini dengan 2 siklus di dapatkan hasil terdapat peningkatan pemahaman dari persentase angket sebesar 37%. Sebelum dilakukan penelitian tingkat pemahaman peserta didik berada pada 52%. Setelah diberikan intervensi dengan layanan informasi dengan mengggunakan video tiktok, terdapat peningkatan sebesar 89%. Selain dengan angket, melalui observasi terlihat peserta didik aktif dan antusias dalam mengikuti kegiatan layanan informasi dengan video tiktok. Berdasarkan paparan tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa layanan informasi dengan menggunakan video tiktok berhasil meningkatkan pemahaman peserta didik di SMK Negeri 4 Palangka Raya. Peneliti berharap peneliti selanjutnya dapat menjadikan referensi dan mengembangkan penggunaan video tiktok khususnya dalam meningkatkan pemahaman peserta didik.



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 8-15
Author(s):  
Arini Safitri
Keyword(s):  

Abstrak Layanan E-Konseling merupakan salah satu alternatif layanan dalam membantu permasalahan klien yaitu dengan memanfaatkan teknologi, seperti melalui media website, surat elektronik (email), telepon, video, dan jejaring-jejaring sosial lainnya. Teknologi sebagai salah satu media yang dapat memudahkan konselor untuk membantu konselee (klien), yaitu dimana klien dapat dengan lebih leluasa dan nyaman untuk menceritakan semua permasalahannya kepada konselor tanpa harus merasa malu atau takut dihakimi dengan permasalahan yang telah dialami klien. Penelitian ini memiliki tujuan sebagai berikut : (1) Untuk mendeskripsikan administrasi dan prosedur dalam proses e-konseling menggunakan media surat elektronik pada Laboratorium Bimbingan Konseling Islam FUAD IAIN Palangka Raya; (2) Untuk mengetahui keberterimaan pengguna dan ahli Model Layanan E-Konseling Menggunakan Media Surat Elektronik pada Laboratorium Bimbingan Konseling Islam FUAD IAIN Palangka Raya. Penelitian ini menghasilkan buku pedoman layanan e-konseling dengan media surat elektronik pada Laboratorium Bimbingan Konseling Islam FUAD IAIN Palangka Raya, serta model layanan yang berdasarkan aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan dan kemungkinan dikerjakannya sudah siap digunakan dengan sedikit perbaikan pengembangan model lebih lanjut sesuai dengan komentar, saran dan perbaikan dari ahli dan praktisi. Kata Kunci: E-Konseling, Surat Elektronik (e-mail)    



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 1-6
Author(s):  
Eka Novitasari Dewita

Abstrak Layanan bimbingan klasikal dengan teknik Experiential Learning sebagai metode yang membantu pendidik dalam meningkatkan mutu pendidikan dan upaya memfasilitasi peserta didik untuk mengenal dan menerima dirinya sendiri serta lingkungannya secara positif dan dinamis dan mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab, mengembangkan serta mewujudkan diri secara efektif dan produktif, sesuai dengan peranan yang diinginkan di masa depan, serta menyangkut upaya memfasilitasi peserta didik agar mampu mengembangkan potensi dirinya atau mencapai tugas-tugas perkembangannya. Penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan kelas. Penelitian tindakan bimbingan kelas pada dasarnya mengikuti prosedur penelitian tindakan kelas, dengan fokus penelitian dalam bimbingan dan konseling, penelitian tindakan kelas atau Classroom Action Research (CAR) merupakan suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan, yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama. Pada penelitian ini subyek penelitiannya adalah peserta didik kelas VII. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada jam bimbingan klasikal yaitu pada saat jam bimbingan konseling. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, tidak terdapat peserta didik yang termasuk dalam kategori sesuai ataupun kurang sesuai dan sudah tidak ada lagi peserta didik yang belum bisa mengembangkan potensi diri. Kata kunci: Eksperential Learning; Bimbingan Klasikal; Potensi Diri   Abstract Classical guidance services with Experiential Learning techniques as a method that helps educators improve the quality of education and efforts to facilitate students to know and accept themselves and their environment in a positive and dynamic manner and are able to make responsible decisions, develop and manifest themselves effectively and productively, in accordance with the desired role in the future, as well as regarding efforts to facilitate students so that they are able to develop their potential or achieve their developmental tasks. This research is a classroom guidance action research. Classroom action research basically follows classroom action research procedures, with a research focus in guidance and counseling, Classroom Action Research (CAR) is an examination of learning activities in the form of an action, which is deliberately raised and occurs in a class together. In this study, the research subjects were class VII students. The research was conducted during classical guidance hours, namely during counseling guidance hours. Based on the results of the research conducted, there were no students who were in the appropriate or unsuitable category and there were no students who had not been able to develop their potential. Keywords: Experiential Learning; Classical Guidance; Self-potential



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 27-31
Author(s):  
Muhammad Hariadi Akbar ◽  
Merson U. Sangalang ◽  
Esty Pan Pangestie

Persepsi merupakan proses subjektif pengolahan bagaimana manusia dapat menilai suatu objek. Banyak hal yang mempengaruhi persepsi, antara lain stimulus yang ada, faktor lingkungan, pengamatan serta pengalaman. Perilaku muncul berdasarkan persepsi yang dimiliki oleh masing-masing individu. Fenomena yang terjadi di SMPN 9 Palangka Raya yaitu siswa enggan berkonsultasi secara suka rela dengan guru BK yang artinya siswa hanya datang ke guru BK jika dipanggil karena telah melakukan pelanggaran.Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran hubungan antara persepsi siswa dengan layanan bimbingan konseling di Kelas VIII SMPN 9 Palangka Raya.Populasi penelitian ini adalah siswa SMPN 9 Palangka Raya yang terdiri dari 3 (tiga) kelas VIII-A VIII-B VIII-C yang berjumlah 72 siswa. Sedangkan sampel penelitian dengan menggunakan total sampling yaitu menarik semua populasi sebagai sampel.Teknik Pengumpulan data pada penelitian menggunakanangket dan wawancara. Selanjutnya hasil dari data angket dianalisis dengan teknik perhitunganproduk moment diperoleh nilai r hitung yaitu sebesar 0,841. Selanjutnya nilai r hitung tersebut dikonsultasikan dengan r tabel produk moment dengan N = 72 dan taraf kebenaran 1 %, yaitu, 0,368. Didapat hasil  yaitu, 4,841 > 0,368. Kesimpulan dari analisis di atas, yaitu ada hubungan yang siginifikan antara persepsi siswa terhadap layanan BK yang ada di SMPN 9 Palangka Raya.



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 22-26
Author(s):  
Eka Guslia Anggraini ◽  
Sunaryo A.I

Keterampilan refleksi adalah teknik memfokuskan perasaan klien pada pada sesi konseling. Sehingga perasaan yang ragu-ragu atau kabur dapat menjadi lebih jelas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi keterampilan refleksi guru BK di SMKN-1 Palangkaraya dalam pelaksanaan konseling individual  terhadap siswa. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yaitu penjelasan pada penelitian ini lebih jabarkan oleh sumber data dalam penelitian ini harus sampai jenuh atau dapat dikatakan pernyataan yang ada didalam penelitian tidak berubah-ubah. Sampel pada penelitian ini berjumlah 12 orang yang terdiri dari 4 guru BK dan 8 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru BK SMKN-1 Palangkaraya menampilkan keterampilan perasaan pada saat konseling yang diawali dengan mendengarkan secara cermat, menafsirkan perasaan yang tersirat, dan merumuskan dalam kalimat jelas yang berisi tentang perasaan. Disimpulkan bahwa guru BK melakukan keterampilan refleksi perasaan dengan baik, sehingga itu yang membuat siswa sering datang keruang BK. Didukung dengan pernyataan siswa pada saat wawancara setelah mengikuti konseling bahwa mereka merasa lega dan secara jelas memahami perasaan mereka sendiri.  



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document