Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

26
(FIVE YEARS 12)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Fakultas Teknik, University Of Palangka Raya

2622-3317, 2620-8334

2021 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 120-129
Author(s):  
Ellis Seprian Arisandi ◽  
Desriantomy ◽  
Supiyan

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya pada tahun 2019, sampah yang dibuang oleh masyarakat kota Palangka Raya mencapai 920,94 m3 per hari atau sekitar 138.141,5 kg per hari yang terdiri dari 65% sampah anorganik dan 35% sampah organik. Sampah jenis plastik merupakan bagian paling dominan pada sampah anorganik. Salah satu alternatif yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan lingkungan yaitu dengan menggunakan kembali (reuse) plastik bekas sebagai bahan aditif saat pencampuran aspal, dikenal dengan Aspal Modifikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan plastik jenis High Density Polyethylene (HDPE) pada campuran Hot Rolled Sheet - Wearing Course (HRS-WC) dan seberapa besar penggunaan sampah plastik HDPE dalam campuran sebagai upaya pengurangan sampah plastik yang sulit terurai. Metode Penelitian ini menggunakan metode uji laboratorium. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 7,30% dan selanjutnya menggunakan KAO yang didapat dari pengujian sebelumnya ditambahkan dengan variasi kadar plastik rentang 2% hingga 10%, didapat kadar penambahan HDPE maksimum dari nilai parameter Marshall yang memenuhi persyaratan spesifikasi yaitu pada kadar penambahan HDPE sebesar 8,7% dari berat aspal, nilai stabilitas naik 79,664 kg, nilai flow naik sebesar 0,089 mm, rongga dalam campuran (VIM) turun sebesar 0,9%, rongga terisi aspal (VFB) naik sebesar 3,45% dan hasil bagi Marshall naik sebesar 12,778 kg/mm terhadap campuran tanpa menggunakan bahan tambah HDPE.



2021 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 140-147
Author(s):  
Sahrul Purba ◽  
M. Ikhwan Yani ◽  
Fatma Sarie

Tanah memiliki peranan yang penting pada pekerjaan konstruksi. Tanah merupakan pondasi pendukung suatu bangunan yang berdiri diatasnya dan menjadi salah satu pendukung kokohnya suatu konstruksi. Maka perlu diketahui karakteristik tanah dan daya dukung yang dapat diberikan oleh tanah tersebut terhadap bangunan konstruksi. Salah satu parameter daya dukung tanah yang harus diketahui adalah kuat geser tanah. Penelitian ini menggunakan metode statistika, yaitu regresi linear antara sudut geser dalam (?) dengan nilai N-SPT dan pengujian statistik meliputi uji regresi (R). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat dan membandingkan hubungan antara N-SPT (Nilai Standard Penetration Test) terhadap sudut geser dalam (?) pada jenis tanah lempung dan pasir. Pekerjaan dil-akukan di lokasi pembangunan gedung IPTEK dan inovasi gambut yang beralamat di lingkungan komplek Universitas Palangka Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Hasil korelasi antara N-SPT sebagai variabel bebas (x) terhadap sudut geser dalam (?) sebagai variabel tidak bebas (y) menghasilkan persamaan y = 0,3212x + 11,995 dengan nilai regresi sebesar 0,8971 di titik 1, dan per-samaan y = 0,3835x + 15,548 dengan nilai regresi 0,9004 di titik 2. Hal ini menjelaskan bahwa adanya hubungan yang sangat kuat antara N-SPT terhadap sudut geser. Hal ini ditunjukkan dengan nilai re-gresi mencapai nilai ?0,75.



2021 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 100-108
Author(s):  
Tiosiarno Hadisbroto ◽  
Desi Riani ◽  
Laufried

Peningkatan pertumbuhan penduduk yang semakin pesat dan aktivitas masyarakat yang semakin berkembang menimbulkan dampak sosial yang tidak mudah diselesaikan secara baik dan tuntas, seperti permasalah yang ditimbulkan oleh kegiatan transportasi, lingkungan dan persampahan. Permasalahan persampahan khususnya seperti yang terjadi di Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya yang masalah persampahannya harus terlayani dengan baik, bila tidak tertangani dengan baik maka tidak menutup kemungkinan Kecamatan Jekan Raya menjadi kotor, karena sampah yang dihasilkan mencapai ± 73,86 ton/hari. Oleh karena itu peneliti ini bertujuan untuk prediksi timbulan sampah yang berpengaruh terhadap jumlah armada pengangkut sampah dalam 5 tahun kedepan. Pengangkutan dengan metode HCS (Hauled Container System) pemindahan sampah dari sumber dengan tingkat penimbunan sampah yang tinggi diharapkan dapat mengatasi permasalahan pengangkutan sampah. Pengumpulan data dilakukan dengan survei ke lapangan dan dianalisis menggunakan metode empiris. Proyeksi pertambahan jumlah penduduk pada tahun 2025 adalah 180.054 jiwa, perhitungan berdasarkan peraturan MENLHK jumlah timbulan sampah pada tahun 2025 adalah 32.859,9 ton/tahun, sedangkan perhitungan berdasarkan persamaan regresi linear sederhana pada tahun 2025 adalah 32.859 ton/tahun. Kenaikan jumlah timbulan sampah dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2025 mencapai 5.244 ton, dengan persentase 19%. Berdasarkan perhitungan kebutuhan untuk 5 tahun ke depan diperlukan 7 bak kontainer dan 1 unit armada arm roll truck.



2021 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 109-119
Author(s):  
Ramadhani ◽  
Veronika Happy Puspasari ◽  
Dewantoro

Perkembangan sektor infrastruktur pada beberapa tahun ini menunjukkan kemajuan dalam pembangunannya. Perkembangan tersebut tidak terlepas dari program pemerintah dan kepala daerah. Kemajuan perekonomian suatu daerah salah satunya ditunjang oleh sektor infrastruktur. Dalam pendistribusian suatu barang tentu membutuhkan sebuah transportasi. Jalan merupakan hal penting dalam pendistribusian barang. Jalan yang baik mampu mempercepat proses distribusi dari daerah satu ke daerah yang lain. Pengguna Jalan adalah orang yang menggunakan jalan untuk berlalu lintas dan Ruang Lalu Lintas Jalan adalah prasarana yang diperuntukkan bagi gerak pindah kendaraan, orang, dan/atau barang. Dari hal tersebut keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan merupakan hal yang harus dipenuhi, maka diperlukan adanya perawatan jalan. Dari perawatan jalan tersebut memerlukan kegiatan konstruksi jalan yang dapat membahayakan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden yaitu masyarakat di sekitar lokasi perbaikan dan pengguna jalan tersebut. Kuesioner yang lengkap dan layak dianalisis lebih lanjut sebanyak 100. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil dari analisis ini menunjukan bahwa faktor yang paling mempengaruhi keselamatan pengguna jalan adalah Kelengkapan rambu lalu lintas di sekitar kawasan perbaikan jalan, karena mendapatkan hasil mean (rata-rata) paling tinggi yaitu sebesar 4,24 dan faktor yang paling mempengaruhi kenyamanan pengguna jalan adalah Efektivitas perjalanan akibat perbaikan jalan, karena mendapatkan hasil mean (rata-rata) paling tinggi yaitu sebesar 4,45.



2021 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 172-180
Author(s):  
Tirsa Widiatika ◽  
Desriantomy ◽  
Mohamad Amin

Tingginya aktivitas masyarakat tidak hanya meningkatkan daya perekonomian, akan tetapi juga meningkatkan jumlah sampah yang dihasilkan sehingga berdampak pada pencemaran lingkungan. Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, jumlah sampah pada tahun 2019 mencapai 920,94 m3 atau sekitar 138.141,50 kg per hari yang terdiri dari 65% sampah anorganik dan 35% sampah organik. Di sisi lain, penggunaan bahan pengikat (aspal) sebagai bahan konstruksi perkerasan semakin meningkat seiring dengan dengan maraknya pembangunan jalan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif yang dapat meningkatkan kinerja campuran dan mengurangi limbah plastik. Salah satu material yang memiliki potensi sebagai bahan tambah (additive) pada aspal yaitu limbah plastik, karena ketersediaannya yang cukup banyak dan material ini bersifat termoplastik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan plastik jenis Low Density Polyethylene (LDPE) pada campuran Hot Rolled Sheet-Wearing Course (HRS-WC) dan seberapa besar penggunaan limbah plastik dalam campuran sebagai upaya pengurangan limbah plastik yang sulit terurai. Metode yang digunakan adalah uji laboratorium. Berdasarkan hasil penelitian didapat Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 7,30% dan selanjutnya menggunakan KAO yang didapat dari pengujian sebelumnya ditambahkan dengan variasi kadar plastik rentang 2% sampai 10%, didapat kadar penambahan LDPE maksimum dari nilai parameter Marshall yang memenuhi persyaratan spesifikasi yaitu pada kadar penambahan LDPE sebesar 6,60% dari berat aspal, nilai stabilitas naik 44 kg dari nilai stabilitas campuran tanpa menggunakan bahan tambah LDPE, nilai flow naik sebesar 0,15 mm, rongga dalam campuran (VIM) turun sebesar 0,90%, rongga terisi aspal (VFB) naik sebesar 4,30% dan hasil bagi Marshall naik sebesar 1,50 kg/mm.



Author(s):  
Editorial

Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan



2021 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 181-186
Author(s):  
Raditya Yudistira ◽  
Dwi Anung Nindito ◽  
Raden Haryo Saputra

Konsep distribusi kecepatan aliran menyebabkan penggunaan turbin Savonius di aliran air kurang diminati. Turbin Tornado Savonius merupakan jenis turbin baru hasil pengembangan desain turbin Savonius. Inovasi dari turbin Tornado Savonius berada pada bagian bawah blade yang mengecil dan membesar pada bagian atas blade. Bentuk tersebut menyerupai bentuk distribusi kecepatan aliran. Studi ini dilakukan dengan membandingkan kinerja yang dihasilkan turbin Savonius dan turbin Tornado Savonius. Pengujian ini dilakukan pada saluran prismatik dengan 5 variasi kecepatan dan 3 variasi kedalaman. Pada rentang kecepatan aliran (v) antara 0,172 m/s–0,453 m/s, inovasi turbin Tornado Savonius menyebabkan nilai Coefficient of Power (CP) turbin Tornado Savonius lebih besar dari turbin Savonius. Berdasarkan uji eksperimen pada studi ini turbin Savonius menghasilkan nilai RPM sebesar 12,2–28,9 pada saat torsi ( ) sebesar 0,063–0,213 Nm sedangkan turbin Tornado Savonius menghasilkan RPM sebesar 20,7–56,1 pada saat nilai torsi pengujian sebesar 0,038–0,175 Nm. Nilai CP optimal yang dihasilkan turbin Savonius sebesar 0,270 dan turbin Tornado Savonius menghasilkan nilai CP optimal sebesar 0,422. Berdasarkan gradien perubahan kecepatan aliran terhadap nilai CP diketahui bahwa turbin Tornado Savonius dapat bekerja secara optimal pada kedalaman saluran yang sama dengan tinggi turbin. Hal ini membuktikan bahwa distribusi kecepatan aliran bekerja baik pada turbin Tornado Savonius dibandingkan turbin Savonius.



2021 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 155-164
Author(s):  
Novenrio Mandala Putra ◽  
Sutan P. Silitonga ◽  
Robby Robby
Keyword(s):  

Perubahan volume lalu lintas pada ruas jalan Ahmad Yani, jalan RTA Milono, jalan Tjilik Riwut dan jalan Yos Sudarso di kota Palangka Raya memberikan dampak terhadap kondisi jalan dan umur jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sisa umur jalan dan untuk mengetahui besarnya nilai derajat kerusakan pada jalan. Pengumpulan data LHR diperoleh dari hasil survei di lapangan. Perhitungan sisa umur jalan menggunakan metode Bina Marga 2013 dan AASHTO 1993, yang diperoleh dari nilai jumlah kendaraan dan nilai Equivalent Standard Axle Load (ESAL) kendaraan dalam keadaan normal. Berdasarkan hasil analisis sisa umur pada ruas jalan Yos Sudarso dari arah Bundaran Besar mempunyai sisa umur yaitu 48,74% dari arah Lintas mempunyai sisa umur yaitu 52,54%. Pada ruas jalan Ahmad Yani dari arah Jembatan Kahayan yaitu 66,95% dari arah Pasar Besar yaitu 71,86%. Pada ruas jalan RTA Milono dari arah Bundaran Besar yaitu 69,04% dari arah Kereng Bangkirai yaitu 67,54%. Pada ruas jalan Tjilik Riwut dari arah Bundaran Besar yaitu 57,23% dari arah Tangkiling yaitu 57,98%. Untuk derajat kerusakan jalan pada truk 2 sumbu lebih dari 20 ton mengalami overloading karena roda bagian belakang kelebihan 4,8630 sehingga menjadi tidak aman. Sedangkan, pada truk 3 sumbu lebih dari 30 ton mengalami overloading karena roda bagian belakang kelebihan 5.3810 sehingga menjadi tidak aman.



2021 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 130-139
Author(s):  
Asima L. Lumbantobing ◽  
Ina Elvina ◽  
Desriantomy

Plastik telah digunakan masyarakat secara luas yaitu sebagai kemasan suatu produk karena kuat dan mudah didapatkan. Penggunaan plastik yang semakin meningkat akan menghasilkan limbah yang meningkat pula, yang pada gilirannya dapat menimbulkan pencemaran lingkungan karena sifat plastik yang sulit terdegradasi oleh mikroorganisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kadar maksimum limbah plastik jenis HDPE dan pengaruhnya terhadap nilai karakteris-tik Marshall dalam campuran Lapis Tipis Aspal Beton (Lataston) atau HRS. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan melalui dua tahap, tahap pertama adalah melakukan pembuatan benda uji untuk mendapatkan Kadar Aspal Optimum (KAO) tanpa penggunaan limbah plastik HDPE. Pada tahap kedua dengan menggunakan kadar aspal optimum yang diperoleh dilakukan pembuatan benda uji dengan melakukan substitusi limbah HDPE dengan variasi substitusi terhadap agregat sebesar 5%, 10%, 15%, 20%, 25%. Hasil pengujian Marshall tahap satu diperoleh nilai kadar aspal optimum yaitu sebesar 7,3 %. Pada pengujian Marshall II diperoleh substitusi limbaha plastik maksimum HDPE sebesar 23,5% dengan nilai stabilitas sebesar 1008,0 kg, terjadi peningkatan 7,23% dan memenuhi persyaratan spesifikasi yang ditetapkan.



2021 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 165-171
Author(s):  
Muhammad Wijaya ◽  
Liliana ◽  
Maryanto Maryanto

Pengolahan limbah plastik menjadi agregat kasar alternatif sebagai bahan campuran beton menjadi salah satu solusi di bidang ketekniksipilan dalam upaya meminimalisir semakin banyaknya limbah plastik. Penelitian ini menggunakan jenis plastik adalah Polyethylene Terephtalate (PET) yang biasa ditemukan pada botol air mineral. Variasi penambahan agregat plastik (AP) terhadap agregat alam (AA) adalah 1) AP = 0% dan AA = 100%, 2) AP = 50% dan AA = 50%, 3) AP = 75% dan AA = 25%, dan 4) AP = 100% dan AA = 0%. Variasi gradasi agregat dilakukan 1) #19 mm = 10%, #9,5 mm = 40%, dan #4,75 mm = 50%, 2) #19 mm = 10%, #9,5 mm = 35 %, dan #4,75 mm = 55%, dan 3) #19 mm = 5%, #9,5 mm = 45%, dan #4,75 mm = 50%. Berdasarkan hasil uji kuat tekan dan berat isi beton ringan yang menghasilkan campuran terbaik adalah variasi campuran AP=75% dan AA = 25% dan gradasi campuran #19 mm = 10%, #9,5 mm = 35 %, dan #4,75 mm = 55%. Kuat tekan sebesar 11,1 MPa dan berat isi sebesar 1687,9 kg/m3. Benda uji memenuhi persyaratan berat isi tetapi tidak memenuhi standar kuat tekan untuk beton ringan struktural. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Supratikno dan Ratnanik (2019) dengan menggunakan material yang sama menghasilkan nilai kuat tekan sebesar 10,14 Mpa dan berat isi sebesar 2260 Kg/m3. Data kuat tekan dan berat isi mengindikasikan pada penelitian ini terjadi peningkatan kualitas benda uji yang dihasilkan terhadap penelitian sebelumnya yang dilakukan Supratikno dan Ratnanik (2019).



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document