Bio-Lectura
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

112
(FIVE YEARS 10)

H-INDEX

1
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas Lancang Kuning

2598-2427, 2339-241x

Bio-Lectura ◽  
2021 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 87-94
Author(s):  
Ennie Chahyadi ◽  
Fahri Fahri ◽  
Dilla Asrizalni

Kumbang longhorn yang dikenal dengan nama kumbang cerambycid merupakan kumbang yang memiliki peran sangat penting dalam proses pembusukan yang berguna bagi keseimbangan ekosistem hutan. Keanekaragaman kumbang ini masih belum banyak diketahui dan dipelajari di Indonesia, terutama di Provinsi Riau. Sedangkan provinsi ini memiliki heterogenitas vegetasi yang tinggi yang merupakan habitat dan sumber makanan bagi kumbang antena panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi dan mengkarakterisasi kumbang longhorn di hutan Talang Pematang Pudu Provinsi Riau. Metode yang digunakan adalah menggunakan perangkap Arthrocarpus. Kumbang dikumpulkan pada pukul 15.00 wib. Kemudian dilakukan pengawetan dan identifikasi karakter morfologi berdasarkan ciri kepala, dada dan perut. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 12 spesies kumbang longhorn, dengan genera yang terdiri dari Sybra, Pterolophia, dan Epepeotes dari Subfamili Lamiinae. Jumlah individu yang diperoleh sebanyak 110 kumbang. Ciri-ciri kumbang longhorn yang dapat membedakan jenis kumbang terdapat pada ciri-ciri antena, elytra, skutelum dan pronotum.



Bio-Lectura ◽  
2021 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 79-86
Author(s):  
Ermina Sari ◽  
Martala Sari ◽  
Raudhah Awal ◽  
Arlian Firda

Persoalan sampah di Pekanbaru merupakan salah satu hal yang sangat diresahkan masyarakat sekitar. Karena, jumlah peningkatan sampah yang melebihi kapasitas dapat mencemari lingkungan dan akan menjadi substansi cairan yang dihasilkan dalam proses pembusukan sampah yang baunya sangat menyengat, yang disebut dengan air lindi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa kadar logam berat Fe dan Cr yang terakumulasi di daun melati air (Echinodorus palaefolius) selama remediasi air lindi (leachate). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 kali pengulangan setiap perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar logam berat Fe dan Cr yang terakumulasi pada daun melati air (Echinodorus palaefolius) paling banyak terdapat pada perlakuan 1 (P1) hari ke 30 dengan menggunakan media penyaring Podzolik Merah Kuning (PMK) dengan tumbuhan melati air (Echinodorus palaefolius), nilai efektivitas akumulasi logam berat Fe pada daun melati air (Echinodorus palaefolius) sebesar 32,843% mg/L sedangkan nilai efektivitas akumulasi logam berat Cr pada daun melati air (Echinodorus palaefolius) sebesar 10,242% mg/L. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media penyaring PMK dengan melati air (Echinodorus palaefolius) pada perlakuan 1 (P1) sangat berpengaruh terhadap akumulasi logam berat Fe dan Cr pada daun melati air (Echinodorus palaefolius) selama remediasi air lindi.



Bio-Lectura ◽  
2021 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 71-78
Author(s):  
Herziza Susana ◽  
Mar'atul Afidah ◽  
Sri Wahyuni ◽  
Al Khudri Sembiring

Motivasi belajar adalah dorongan yang menggerakan, mengarahkan, dan mempertahankan perilaku siswa dalam kegiatan belajar, maka motivasi sebagai keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar. motivasi belajar siswa yang rendah hal itu ditandai penyelesaian tugas dari guru yang ditunda-tunda selain itu siswa lebih senang dengan tugas-tugas yang sederhana, sedangkan motivasi siswa yang tinggi apabila siswa tekun menghadapi tugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar dalam pembelajaran menggunakan media Google Classroom. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei. Subjek penelitian siswa kelas X MIA MAN 4 Pekanbaru. Instrument penelitian berupa angket skala motivasi belajar siswa yang terdiri dari 30 pernyataan yang terdapat 13 pernyataan positif dan 17 pernyataan negatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan dokumentasi. Teknis Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah statistik deskriptif dengan bantuan excel 2016. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor 2,71 (67,93%) dengan kategori tinggi. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa pada kelas X MIA MAN 4 Pekanbaru menggunakan media Google Classroom dengan kategori tinggi.



Bio-Lectura ◽  
2021 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 17-28
Author(s):  
Ahmad Taufiq ◽  
Sasmita Yuliza ◽  
Alponsin ◽  
Zuhri Syam

The stomatal features of the leaves of several species of various life forms that grow around the cement factory are investigated with the aim of examining the anatomical modifications of the leaves which increase their tolerance and survival in the presence of cement dust pollution. In addition, the chlorophyll content in the leaves has also been examined. In comparison, the same study has also been carried out for the composition of the same species in unaffected locations. Three different life forms of the plant were investigated over two sites: trees, represented by Polyalthia longifolia, Acacia auriculiformis, Persea americana, and Mangifera indica; shrubs by Syzygium myrtifolium, and Ixora javanica; and herbs by Rhoe and Aglaonema. The average stomata density in the affected area was 173.16 /mm2, while it could reach 244.96 /mm2 at the control site. The same trend was also shown by the chlorophyll content. The Independent T-test revealed a significant difference (p-value = 0.037). Adaptability in terms of having chlorophyll content from all three life forms at different sites was also available in this discussion. Herbs has the greatest difference between sites (0.33 μg/mL), followed by shrubs (0.31 μg/mL) and then trees (0.2 μg/mL). The Two way ANOVA test showed that both life forms and sites significantly influenced the content of chlorophyll (p-value = 0.00). However, there was no interaction between sites and life forms in influencing chlorophyll content (p value=0.652). In conclusion, In all three life forms, either stomatal density or chlorophyll content decreases with pollution.



Bio-Lectura ◽  
2021 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 45-56
Author(s):  
Riki Zaputra ◽  
Festiyed Festiyed ◽  
Yuni Adha ◽  
Yerimadesi Yerimadesi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat validitas dan praktikalitas pengembangan modul IPA berbasis saintifik. Penelitian ini menggunakan metode meta analisis. Data dikumpulkan dengan acara mencari artikel jurnal dari internet. Sampel yang digunakan sebanyak 20 artikel terkait dengan pengembangan modul IPA berbasis saintifik. Hasil penelitian menemukan bahwa tingkat validitas  pengembangan modul IPA berbasis saintifik pada aspaspek isi 0,86 kategori valid, apek penyajian  0,88 kategori valid, aspek bahasa 0,87 kategori valid, aspek grafic 0,86 kategori valid. Tingkat kepraktisan guru 0,86 kategori sangat tinggi dan praktikalitas aspek siswa 0,85 kategori tinggi. Modul IPA berbasis saintifik yang dikembangkan dapat dikategorikan sebagai valid dan praktis sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran IPA.



Bio-Lectura ◽  
2021 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 37-44
Author(s):  
Rhavy Ferdyan ◽  
Ramadhan Sumarmin ◽  
Dwi Hilda Putri

Apis cerana, which is often known as honey bee, has spread from Afghanistan, China, Japan, to Indonesia. This distribution cannot be separated from Apis cerana's ability to survive by needing food. Pollen and nectar are the main food sources for Apis cerana in maintaining life. Apis cerana is widely cultivated by the community with its potential. This article aims to describe in more detail about the forage plants from Apis cerana and how the feeding strategies of honey bees were assembled from several studies in various regions, both in Indonesia and outside Indonesia as well as comparing these daily activities with other Apidae. The discussion is focused on the comparative analysis of the daily activities of Apis cerana with other Apidae to see the uniqueness of Apis cerana which is a factor in the number of bees being cultivated.



Bio-Lectura ◽  
2021 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 57-70
Author(s):  
Rahmat Ramadansur ◽  
Marta Dinata

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) struktur komunitas fitoplankton di Aliran Sungai Siak Pekanbaru; (2) pengaruh faktor fisiko-kimia perairan terhadap kemelimpahan fitoplankton; (3) status trofik Sungai Siak Pekanbaru. Ditemukan 99 spesies fitoplankton di Sungai Siak dengan kemelimpahan 51.714 ind/l, dimana kemelimpahan berkurang dengan bertambahnya kedalaman. Struktur komuntas fitoplanktonterdiri dari 6 kelas, yaitu Chlorophyta pada kelas Chlorophyceae sebesar 53%, Euglenophycea pada kelas Euglenophyceae sebesar 6%, Rhodophyta pada kelas Florideophyceae, sebesar 6% Chrysophyta diwakili oleh kelas Xantophyceae sebesar 4%, Bacillariophyta pada kelas Bacillariophyceae sebesar 18%, Coscinodiseophyceae sebesar 8%, Struktur komunitas fitoplankton di Sungai Siak memiliki keanekaragaman yang tinggi, kemerataan cukup dan dominansi yang rendah.Faktor fisiko-kimia yang berpengaruh positif terhadap kemelimpahan fitoplankton yaitu, pH, suhu, turbiditas, kandungan fosfat, kandungan nitrat dan kecerahan, sedangkan yang memiliki pengaruh negatif yaitu BOD, COD, dan DO.Status trofik di Sungai Siak berkisar antara eutrofik sampai hipereutrofik yang berpotensi terjadi bloom alga sangat tinggi pada musim panas.



Bio-Lectura ◽  
2021 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 12-16
Author(s):  
Seprido Seprido ◽  
Desta Andriani
Keyword(s):  

Kajian populasi Tyto alba pada perkebunan kelapa sawit rakyat di kabupaten Kuantan Singingiini dilakukan selama 4 bulan dari bulan juni hingga September 2020 di perkebunan kelapa sawit rakyat di Kabupaten Kuantan Singingi. lokasi pengamatan diletakkan pada 7 stasiun penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey lapangan yang terdiri dari tiga tahapan yaitu Pra analisis untuk pengumpulan data sekunder dari kepustakaan dan penelusuran di internet; Analisis yang  dilakukan dengan pelaksanaan kunjungan lapangan di perkebunan kelapa sawit rakyat di Kabupaten Kuantan Singingi serta wawwancara dengan pemilik kebun; serta pengumpulan  berupa hasil kunjungan lapangan dan data sekunder dianalisis dan dilakukan pengevaluasian guna mendapatkan kesimpulan. Dari hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan sebanyak 28 individu Tyto alba yang terdiri dari 15 individu jantan dan 13 individu betina dengan rasio perbandingan kelamin 1. 15.



Bio-Lectura ◽  
2021 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 1-11
Author(s):  
Lailah fauziah ◽  
Fitri Rizkiyah ◽  
Mieke Miarsyah ◽  
Rizhal Hendi Ristanto

ABSTRAK: Kemampuan berpikir kreatif perlu dimiliki oleh para siswa dalam mempelajari berbagai persoalan terkait lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendesain instrumen tes yang dapat mengukur kemampuan berpikir kreatif siswa SMA pada pokok bahasan pencemaran lingkungan. Instrumen dikembangkan berdasarkan indikator dan bentuk tes verbal yang dicetuskan oleh Torrance. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (research and development) dengan model 4D yang dicetuskan oleh Tiagarajan, Semmel, dan Semmel (1974). Instrumen yang dibuat divalidasi oleh 4 validator ahli (1 dosen biologi S1 dan 3 guru biologi SMA yang berpengalaman dalam dunia pendidikan selama >5 tahun). Berdasarkan uji validitas yang dilakukan didapatkan hasil dengan kategori sangat valid atau layak digunakan. Instrumen ini dapat membantu pendidik dalam menentukan strategi pembelajaran apa yang cocok diterapkan guna mendukung perkembangan kemampuan berpikir kreatif siswa.



Bio-Lectura ◽  
2021 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 29-36
Author(s):  
Bunga Ihda Norra ◽  
Tasya Putri Hendrika ◽  
Ati Auliyaur Rohmah ◽  
Ila nabinya

Konsumsi pangan dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan gizi di dalam tubuh. Kandungan dalam panganan yang diperlukan tubuh salah satunya yaitu protein. Protein terdiri atas protein nabati dan hewani. Ayam dan ikan mujaer merupakan contoh bahan pangan yang sering ditemui, dan termasuk protein hewani. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pemahaman umum mahasiswa UIN Walisongo terhadap ayam dan ikan mujair. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan menggunakan kuesioner, yang mana responden berasal dari mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Ayam dan ikan mujair memiliki banyak manfaat, yang oleh karenanya dapat dijadikan bahan pangan yang kaya akan gizi. Ayam dan ikan mujair mudah ditemukan. Orang-orang sudah tidak asing dengan kedua bahan pangan tersebut. Sama halnya dengan mahasiswa UIN Walisongo yang pastinya sudah tidak asing. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa pemahaman umum mahasiswa UIN Walisongo Semarang terhadap ayam dan ikan mujair  sudah cukup paham. Hanya saja, butuh pendalaman materi untuk menguatkan pemahaman.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document