Jurnal Teknik Mesin Cakram
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

47
(FIVE YEARS 7)

H-INDEX

1
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas Pamulang

2620-6706

2021 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 6
Author(s):  
Moh Azizi Hakim

Sebuah mobil listrik ini didesain mempunyai panjang 2,5 meter, lebar 1,6 meter dan berat kosong 770 kg memiliki 4 roda untuk kapasitas 4 penumpang berkisar 300 kg. Dengan mempertimbangkan isu aktual yaitu efisiensi energi dan dampak lingkungan, faktor paling dominan yang dapat memberikan dampak terhadap hal tersebut adalah faktor materialberupa penggunaan ban kendaraan sesuai karakteristik operasional melalui optimasi tekanan ban, beban yang diterima ban dan diameter ban,diharapkan dapat menurunkan kebutuhan daya penggerak sekecil mungkin.Beberapa permasalahan yang mempengaruhi spesifikasi ban, data dan analisis hasil optimasi daya penggerak dengan menggunakan eksperimen diperoleh hasil, yaitu pada tekanan ban sebesar 241,316 kPa, beban yang diterima ban 310 kg, dan diameter ban 520 mm, diperoleh efisiensi kebutuhan daya penggerak yang optimum sebesar 2323,978 watt Kata kunci: tekanan ban, beban yang diterima ban, diameter ban



2021 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 34
Author(s):  
Sulanjari Sulanjari ◽  
Adimas Wicaksana

Ukuran Tabung impedansi sangat berperan penting dalam menentukan hasil pengukuran dari alat pengukur cepat rambat bunyi di udara. Jika dapat menentukan ukuran tabung impedansi yang paling efektif dapat ditentukan, maka pemanfaatan alat ini bisa berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah menentukan nilai kesalahan relatif dari pengukuran. Jika nilai kesalahan relatif yang di dapat kecil maka ketelitiannya semakin tinggi. Tingkat ketelitian tertinggi pengukuran dari alat ini adalah pada diameter paralon 3 inchi dan panjang paralon 1 m dengan tingkat kesalahan relatif sebesar 0,9 % pada frekuensi 705,21 Hz.. Tingkat ketelitian terendah adalah pada diameter paralon2,5 inchi dan panjang paralon 2 m dengan dengan tingkat kesalahan relatif sebesar 7,8% pada frekuensi 705,21 Hz. Kata kunci: tabung impedansi, efektif, kesalahan relatif, panjang paralon, diameter paralon.



2021 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 20
Author(s):  
Lusiana Lusiana

Pembuatan material termoelektrik Ca3Co4O9 dengan metoda padatan. Penerapan material termoelektrik pada umumnya membutuhkan dua tipe material, yaitu tipe-p dan tipe-n. Pada penelitian ini akan dilakukan pembuatan material termoelektrik berbasis keramik, Ca3Co4O9. Material ini dipilih karena menggunakan bahan baku yang mudah diperoleh, tidak berbahaya dan stabil pada suhu tinggi. Sintesis material tersebut dapat menggunakan metode padatan. Metode ini sederhana dan dapat digunakan untuk membuat material secara massal.. Bahan baku sintesa Ca3Co4O9 adalah gabungan serbuk Kalsium Karbonat (CaCO3) dan Kobalt Karbonat (CoCO3) dengan perbandingan stoikiometeri. Proses pembuatan material termoelektrik tipe – p ini dimulai dengan penimbangan bahan baku, dilanjutkan dengan penggerusan (milling), dikalsinasi, kemudian dikompaksi dan terakhir disintering. Sampel disintering pada suhu, 800°C ditahan selama 24 jam dengan didalam tungku. Dari hasil difraksi sinar-x menunjukkan bahwa puncak fasa Ca3Co4O9 yang terbentuk lebih banyak dibandingkan dengan fasa Ca3Co2O6. Kata kunci: termoelektrik, Ca3Co4O9, metoda padatan,serbuk, sintering, tungku



2021 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 39
Author(s):  
Ihat Solihat

Abu sampah mengandung pengikat agregat yang baik, alumunium, dan besi, yang memenuhi syarat pozzolan sesuai dengan SNI dan ASTM, itu mirip dengan fungsi semen dalam campuran beton. Dengan mengoptimalkan pemanfaatan limbah abu sampah diharapkan dapat mengurangi limbah yang mencemari ekosistem alami dan diharapkan abu sampah dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk bahan campuran beton yang dapat meningkatkan kekuatan tekan beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh abu sampah dan memperoleh persentase maksimum yang optimal pada penambahan abu sampah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif tipe eksperimental menggunakan kolom silinder dengan ukuran kolom sebesar 0.0381 m dan ketinggian 0.03 m dan terdiri dari 3 spesimen uji beton normal, 3spesimen uji beton dengan campuran abu sampah, dan 3spesimen uji beton dengan abu sampah sebagai pengganti pasir. Tes dilakukan pada usia beton mencapai 14 hari. Berdasarkan penelitian, Uji Kuat Tekan rata-rata pada Beton Normal pada 14 hari adalah 100 kgf/cm²; pada Beton Dengan Campuran Abu Sampah 250 kgf/cm²; dan pada Beton Dengan Abu Sampah Sebagai Pengganti Pasir adalah 251,7 kgf/cm2. Sedangkan pada Uji Densitas pada beton normal memiliki nilai densitas yang sangat tinggi yakni mencapai 2340 kg/m3, sedangkan Beton Dengan Campuran Abu Sampah memiliki nilai densitas di bawah nilai densitas beton normal yakni sekitar 2311 kg/m3, sedangkan beton dengan full diganti abu sampah dengan nilai Penurunan nilai 2223 kg/m3. Pada Uji Penyerapan Air,Beton Normal memiliki nilai penyerapan sebesar 6.25 %; sedangkan pada Beton Dengan Campuran Abu Sampah nilai penyerapan air mencapai 8.86 %; dan pada Beton Dengan Abu Sampah Sebagai Pengganti Pasir nilai penyerapan nya sekitar 15.79 %.Nilai penyerapan air pada beton campuran abu sampah cukup tinggi hal ini dikeranakan banyaknya rongga pada beton yang dibuat dan dinyatakan sudah layak sesuai dengan berbagai penelitian sebleumnya. Kata kunci: Beton, Abu Sampah, Densitas, penyerapan air



2021 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 14
Author(s):  
Fifit Astuti

Beton merupakan campuran antara semen, agregat halus, agregat kasar, dan air sehingga membentuk massa padat. Kualitas benton tergantung pada bahan dasar penyusunnya, cara pelaksanaan dan perawatan beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu tempurung kelapa tersebut terhadap daya serap air, kuat tekan dan kekerasan pada beton. Pada pengujian ini bahan tambahan abu temburung kelapa dalam pembuatan beton dengan variasi penambahan 0 gram, 3 gram, 5 gram, 7 gram, 9 gram dan 11 gram. Jumlah bahan uji yang dibuat sebanyak 5 buah pada setiap sampel. Pengujian dilaksanakan pada umur beton 21 hari. Berdasarkan penelitian diperoleh bahwa semakin banyak kandungan abu tempurung pada beton, daya serap air beton semakin meningkat. Hasil uji kuat tekan dan kekerasan pada beton diperoleh nilai optimal dengan penambahan abu tempurung kelapa dengan porsentase 5 gram dengan nilai rata-rata uji kuat tekan 31,25 kg/cm² dan nilai rata-rata uji kekerasan diperoleh 400 Brinnel. Hasil ini lebih baik dibandingakan beton normal yang memperoleh nilai uji tekan 22,5 kg/cm² dan hasil nilai rata-rata kekerasan yang diperoleh 50 HD. Pada penambahan abu batok kelapa porsentase melebihi 5 gram menyebabkan nilai uji tekan dan kekerasan akan mengalami penurunan. Kata kunci : abu batok kelapa, beton, kuat tekan , kekerasan, daya serap air



2021 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 1
Author(s):  
Fendy Rokhmanto

Titanium dan paduanya merupakan salah material logam yang tangguh, sehingga banyak diaplikasikan pada aerospace, marine, oil and gas, biomedical, olah raga, otomotif dan lain-lain. Produk Titanium, dapat diperoleh dari beberapa proses manufaktur yaitu casting, machining, forming, dan powder metallurgy. Produk akhir, ingot hasil coran ataupun produk setengah jadi paduan Titanium dapat dimodifikasi sifat mekanisnya dengan proses heat treatment dan thermomechanical treatment. Pada penelitian ini dilakukan investigasi perubahan sifat mekanis dalam hal ini kekerasan dan struktur mikro paduan titanium. Ingot paduan Titanium Ti-Al-Nb dibuat dengan proses remelting logam paduan dalam tungku busur lustrik vakum. Kemudian ingot hasil coran dilakukan proses homogenisasi pada temperatur 1100 °C selama 12 jam dengan pendinginan didalam tungku dan dilanjutkan dengan hot roll dengan pemanasan awal 1100 °C dan waktu tahan 1 jam yang kemudian dilakukan quenching. Karakterisasi paduan dilakukan pada setiap kondisi perlakuan, adapun karakterisasinya adalah pengamatan stuktur mikro menggunakan foto metalografi, SEM dan uji keras dengan metode Rockwell C. Pengamatan metalografi menunjukkan bahwa paduan merupakan alfa-beta Titanium. Proses pengulangan remelting tidak memberikan efek signifikan terhadap peningktan kekerasan paduan. Proses thermomekanikal treatment mengakibatkan perubahan bentuk mikrostruktur dari interdendritic menjadi platelike dan nilai kekerasan menjadi 52 HRc pada 3 kali remelting dan 50.5 HRc pada 5 kali remelting Kata kunci: titanium, vacuum arc melting, termomekanik, pengecoran



2021 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 26
Author(s):  
Nurjaya Nurjaya

Mesin cetak (mold) merupakan suatu mesin yang memiliki ruang atau tempat plastic cair panas, yang dinjeksikan dengan mesin injeksi untuk dibentuk menjadi produk plastic tertentu sesuai bentuk ruang. Mesin cetak ini memiliki banyak komponen, salah satunya Slider. Komponen ini berkerja dengan cara maju dan mundur yang digerakan oleh hidrolik. Pada umumnya, komponen ini saat berkerja sering kali mengalami kerusakan, berupa gesekan pada permukaan yang disebabkan dimensi yang tidak sesuai. Untuk menghindari hal tersebut perlu dilakukan pengukuran menggunakan alat ukur tiga dimensi (Coordinat Measuring Machine) yang memiliki ketelitian tinggi. Kata kunci : Slider, Coordinat Measuring Machine, Graphics of element



2020 ◽  
Vol 3 (2) ◽  
pp. 63
Author(s):  
Nailul Atifah ◽  
Bambang Herlambang ◽  
Edi Tri Astuti ◽  
Yayan Mulyana ◽  
Perdamean Sebayang

Telah dilakukan penelitian mengenai analisis perpindahan panas pada water jacket di ruang bakar primer incinerator sampah kota. Analisis perpindahan panas dilakukan ketika water jacket berada dari fase cair hingga mencapai titik didihnya, yaitu 100 oC, Suhu api pembakaran diasumsikan seragam berdasarkan hasil pengukuran api ruang bakar diperoleh nilai stabil yakni 1097 oC. Variasi debit aliran water jacket adalah 300, 400, 500, dan 600 liter/jam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kenaikan suhu dan karakteristik perpindahan panas pada water jacket dan pengaruh variasi debit terhadap kenaikan suhu water jacket  di sepanjang ketinggian dinding ruang bakar. Penelitian dilakukan dengan melakukan perhitungan parameter termohidrolika yang merupakan fungsi suhu yang meliputi densitas, viskositas, konduktivitas, dan bilangan Prandtl. Kemudian, dilanjutkan dengan melakukan perhitungan bilangan Reynolds, Nusselt, koefisien perpindahan panas konveksi, Log Mean Temperature Difference (LMTD), resistensi termal total, dan laju perpindahan panas di sepanjang tinggi cerobong (L) sampai suhu air mencapai 100 oC. Perhitungan tersebut dilakukan dengan metode Euler. Dari hasil perhitungan perpindahan panas diketahui bahwa suhu water jacket di sepanjang ketinggian dinding ruang bakar mengalami kenaikan hingga mencapai titik didihnya. Akan tetapi, ketika aliran water jacket semakin mencapai ke atas, gradien kenaikan suhunya mengalami penurunan nilai. Dengan demikian, laju perpindahan panasnya juga ikut mengalami penurunan. Dari variasi debit diperoleh hasil bahwa semakin besar debit aliran water jacket, kenaikan suhu yang dialami water jacket di sepanjang ketinggian ruang bakar juga semakin kecil. Dengan demikian semakin besar debit aliran water jacket, lintasan yang dibutuhkan untuk mencapai titik didihnya juga semakin panjang. Semakin besar debit aliran water jacket, maka laju perpindahan panas di posisi aliran yang sama juga semakin besar.



2020 ◽  
Vol 3 (2) ◽  
pp. 55
Author(s):  
Gadang Priyotomo

Masalah korosi merupakan salah satu pertimbangan biaya pemeliharaan dalam proses produksi industri minyak dan gas bumi, petrokimia dan geothermal. Salah satu metode mitigasi korosi adalah proses pelapisan polimer atau cat. Walaupun struktur di lapis oleh cat, proses korosi terjadi karena preparasi permukaan yang tidak benar. Proses deteksi dini korosi dibawah lapisan cat bisa salah satu kandidat untuk mengurangi kerusakan lebih lanjut. Material senyawa cerdik adalah phenolphthalein (PP) diperlukan sebagai indikator terjadinya korosi. Konsentrasi senyawa PP divariasikan dengan sebesar 0,01% ; 0,1 % dan 1% yang diimbuhkan ke lapisan berbasis akrilik. Pengujian perfoma lapisan cat melalui pengujian kabut garam (ASTM B117-97) selama 240 jam. Metode visualisasi secara makro dilakukan untuk melihat kerusakan cat. Perfoma senyawa PP pada cat dengan konsentrasi 0,01% dan 1% memberikan indikasi bercak warna jingga di waktu ekspos 24 jam. Reaksi oksidasi dan reduksi (elektrokimia) berlangsung  pada daerah antar muka lapisan cat dan substrak baja melalui visualisasi warna jingga.



2020 ◽  
Vol 3 (2) ◽  
pp. 86
Author(s):  
Slamet Rahardian
Keyword(s):  

Abstrak: Permintaan akan Cat tembok pada pasar domestic yang tinggi menuntut penggunaan mesin yang selalu dalam kondisi prima, namun pada prakteknya sering terjadi kerusakan mesin. Salah satu komponen yang sering terjadi kerusakan adalah Poros Dudukan Bottom Plate Pada Mesin Pencampur Cat. Kerusakan tersebut mengharuskan dilakukannya penghentian proses produksi untuk melakukan perbaikan, hal ini menyebabkan kerugian waktu dan biaya bagi perusahaan. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mencari penyebab serta mengetahui mekanisme terjadinya kegagalan yang terjadi pada Poros Dudukan Bottom Plate dengan spesifikasi material baja karbon S45C. Hasil fraktografi menunjukkan bahwa permukaan patahan merupakan struktur martensit temper yang mempunyai kekerasan cukup tinggi dan bersifat getas (brittle) sehingga tidak ada deformasi plastis pada permukaan patahan, tetapi dapat mengurangi ketahanan material terhadap beban kerja unidirectional bending dan mempunyai konsentrasi teganggan yang tinggi. Kemudian  dapat disimpulkan bahwa kerusakan yang terjadi pada Poros Dudukan Bottom Plate dari material S45C pada mesin pencampur cat disebabkan oleh patah lelah (fatique fracture), hal ini didukung oleh penjalaran patah dimulai dari satu sisi shaft dan daerah fatigue terjadi pada ¾ dari diameter Poros Dudukan Bottom Plate.Kata kunci: Poros Dudukan BottomPlate, Mesin Pencampur Cat, Analisa Kerusakan, Pengujian.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document