PAEDAGOGIA
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

32
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

1
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas Sebelas Maret

2549-6670, 0126-4109

PAEDAGOGIA ◽  
2018 ◽  
Vol 21 (2) ◽  
pp. 142
Author(s):  
Mohammad Muchtarom ◽  
Anggi Yoga Pramanda ◽  
Rima Vien Permata Hartanto
Keyword(s):  

<div class="WordSection1"><p>Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mendeskripsikan  penguatan  etika  digital pada  siswa  untuk  mengatasi  penyebaran  berita  palsu  (hoax)  di  media  sosial  melalui pendidikan kewarganegaraan (studi  SMA / SMK  di Surakarta). Pendekatan penelitian adalah  deskriptif  kualitatif  Hasil  penelitian:  Pertama,  Pendidikan  Kewarganegaraan cukup  penting  untuk  mengakomodasi  visi  kewarganegaraan  dengan  mempersiapkan siswa  untuk  memiliki  kompetisi  ekonomi,  pekerjaan  produktivitas  yang  kompleks, keamanan global, dan pengembangan media internet adalah krusial untuk keberlanjutan demokrasi. Kedua, memperkuat etika digital untuk menangani penyebaran berita palsu (hoax) di media sosial melalui pendidikan kewarganegaraan oleh siswa   menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar kognitif dan sikap peduli lingkungan siswa sebelum dan setelah  diterapkan  perangkat  SSP  berbasis  PBL.  sekolah  menengah  atas  /  sekolah menengah  kejuruan  di  Surakarta  yang  melibatkan  tiga  tahap:  perencanaan pembelajaran,  implementasi,  dan  evaluasi.  Pengajar  tahap  implementasi    seperti yang dilakukan memperkuat etika digital untuk siswa dengan beragam metode pembelajaran, gerakan literasi, dan program sekolah seperti kelas cyber, e-learning-kelas digital, dan PAS  online.  Ketiga,  hambatan  untuk  memperkuat  etika  digital  adalah  kemampuan siswa, status sosial ekonomi, keterampilan guru, </p><p><strong> Kata kunci:</strong> etika digital, berita bohong (hoax), Pendidikan Kewarganegaraan, Media Sosial </p></div>



PAEDAGOGIA ◽  
2018 ◽  
Vol 21 (2) ◽  
pp. 169
Author(s):  
Devin Cahya Prastika ◽  
Suyitno Suyitno ◽  
Edy Suryanto
Keyword(s):  

<p>Tujuan penelitian ini mendeskripsikan dan menjelaskan: (1) Nilai-nilai pendidikan novel Lipstick karya Achmad Munif dan (2) Relevansi novel Lipstick karya Achmad Munif sebagai materi ajar apresiasi sastra di SMA. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan pendekatan feminisme sastra. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan analisis dokumen dan wawancara. Validasi  data menggunakan triangulasi metode. Analisis data menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian: (1) Nilai-nilai pendidikan novel Lipstick karya Achmad  Munif  meliputi nilai pendidikan agama, moral, sosial dan budi pekerti, dan (2)   Novel Lipstick karya Achmad Munif dapat dijadikan sebagai materi ajar apresiasi sastra di SMA, khususnya di kelas XII pada semester 2. Hal ini selaras dengan kompetensi dasar yang ditawarkan dalam Kurikulum</p><p>2013, yaitu memahami struktur dan kaidah teks cerita fiksi dalam novel baik melalui lisan maupun tulisan, utamanya terkait dengan materi analisis ciri kebahasaan, memahami isi dan makna teks cerita novel.</p><p> </p><p><strong>K</strong><strong>a</strong><strong>t</strong><strong>a kunci: </strong>novel, nilai pendidikan, pembelajaran sastra, materi ajar</p>



PAEDAGOGIA ◽  
2018 ◽  
Vol 21 (2) ◽  
pp. 158
Author(s):  
Adrianus Amsikan

<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penera¬pan pendekatan scientific problem based oriented untuk meningkatkan prestasi belajar siswa  kelas 10 jurusan  Sains  (10  MIA  2)  SMA  Negeri  1  Soe  khususnya  dalam  pembelajaran  Staitic Fluida. Untuk mencapai tujuan dari penelitian ini, penelitian tindakan kelas dilakukan dengan  subyek  adalah  32  siswa.  Hasilnya  menunjukkan  bahwa;  1)  dalam  melakukan siklus kebakaran, skor rata-rata siswa adalah 70,35 atau sama dengan 2, 81 atau 59, 38% dari prestasi belajar siswa Pada siklus kedua, skor rata-rata yang diperoleh adalah 84, 99 atau sama dengan 3, 40 atau 90, 63% dari prestasi belajar siswa. Aktivitas belajar siswa pada siklus satu menunjukkan bahwa ada 37, 00 dan pada siklus dua adalah  40, 00 atau ada 8, 11% peningkatan  kegiatan belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian, dapat  disimpulkan  bahwa  penerapan  pendekatan  saintifik  melalui  pembelajaran berbasis  masalah  pada  kelas  10  Sains  2  (10  Mia  2)  dapat  meningkatkan  nilai  belajar siswa dan aktivitas belajar dalam kaitannya dengan Pelajaran Statis Fluida pada mata pelajaran Fisika. di tahun akademik 2014/2015..  </p><p><strong>Kata Kunci:</strong>  Pendekatan Ilmiah, Hasil Belajar, Kegiatan Belajar, Pembelajaran Ber- basis Masalah.</p>



PAEDAGOGIA ◽  
2018 ◽  
Vol 21 (2) ◽  
pp. 132
Author(s):  
Stefanus Kristiyanto ◽  
Ashadi Ashadi ◽  
Sri Yamtinah ◽  
Sulistyo Saputro

<p>Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penguasaan langkah-langkah penyelesaian soal model testlet pada materi stoikiometri, siswa kelas X SMA. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dengan instrumen penelitian berupa 10 stem soal. Responden terdiri dari 45 siswa yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan langkah-langkah penyelesaian soal pada setiap sub pokok materi stoikiometri adalah sebagai berikut: hukum kekekalan massa tergolong tinggi (73,33%), hukum perbandingan tetap tergolong sedang (57,78%), hukum kelipatan perbandingan tergolong rendah (35,56%), hukum perbandingan volume tergolong sangat tinggi (82,22%), hubungan mol dengan massa zat tergolong tinggi (66,67%), hubungan mol dengan volume zat tergolong sedang (53,33%), rumus empiris dan rumus molekul tergolong rendah (40,00%), kuantitas pereaksi dan hasil reaksi tergolong sedang (60,00%), pereaksi batas tergolong sangat rendah (20,00%), dan kemurnian zat tergolong rendah (33,33%). Berdasarkan data persentase tingkat penguasaan siswa pada masing-masing langkah penyelesaian soal stoikiometri siswa kelas X SMA, sub materi hukum perbandingan volume dikuasai oleh sebagian besar siswa, sedangkan konsep pereaksi pembatas hanya dikuasai oleh sebagian kecil siswa.</p><p><strong>Kata Kunci:</strong> Kompetensi Guru, Kelompok Peer, Prestasi Belajar Siswa</p>



PAEDAGOGIA ◽  
2018 ◽  
Vol 21 (2) ◽  
pp. 220
Author(s):  
Tri Budi Wahono ◽  
Henry Saputra ◽  
Choirul Huda

<p>Tujuan Penelitian ini bertujuan mengembangan media pop up sebagai upaya melestarikan  wayang  klitik  melalui  pembelajaran  IPS  di  SD  Kelas  IV.  Penelitian dilakukan menggunakan metode penelitian dan pengembangan Borg &amp; Gall dengan 5 tahapan yaitu (1) penelitian dan pengumpulan data, (2) perencanaan, (3) pengembangan draf  produk,  (4)  uji  coba  lapangan  awal,  (5)  merevisi  hasil  uji  coba.  Penelitian  dan pengumpulan data dilakukan di tiga SD di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Pada tahap uji coba lapangan awal dilakukan di satu SD yaitu SDN 1 Wonosoco Kecamatan Undaan  Kabupaten  Kudus.  Kesimpulan  dari  hasil  penelitian  ini  yaitu  (1)  belum  ada inisiatif dari guru  untuk mengaitkan materi  wayang klitik dalam proses pembelajaran dan  guru  tidak  selalu  menggunakan  media  pembelajaran,  (2)  racangan  model  produk divalidasi  oleh  validator  materi  dan  validator  media,  (3)  setelah  dilakukan  uji  coba lapangan  awal  didapat  bahwa  media  diterima  siswa  dan  layak  digunakan  dalam pembelajaran. </p><p><strong>Kata Kunci:</strong> Pengembangan, Pop Up, Wayang Klitik   </p>



PAEDAGOGIA ◽  
2018 ◽  
Vol 21 (2) ◽  
pp. 203
Author(s):  
Ana Mathofani ◽  
Sarwanto Sarwanto ◽  
Ahmad Fauzi

<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) meningkatkan sikap ilmiah siswa  2) meningkatkan kemampuan kognitif siswa  melalui penerapan pendekatan pembelajaran dan  pembelajaran  kontekstual  menggunakan  metode  eksperimental.  Penelitian  ini didasarkan  pada  adopsi  Kemmis  an  Mc.  Model  Taggart  dilakukan  dalam  dua  siklus. Subyek  penelitian  adalah  34  siswa  kelas  XI  RPL  B  SMK  N  2  Karanganyar  pada semester kedua tahun ajaran 2014/2015. Teknik analisis data dalam penelitian kualitatif deskriptif          digunakan.  Berdasarkan  analisis  data  dalam  penelitian  ini,  dapat disimpulkan  bahwa:  (1)  penerapan  pendekatan  pembelajaran  dan  pengajaran kontekstual dengan menggunakan metode eksperimen dapat meningkatkan sikap ilmiah siswa  ,hal  ini      ditunjukkan  oleh  jumlah  siswa  pada  Kategori  Terbaik  dan  Baik  oleh 56,60%  siswa  pada  siklus  pertama  dan  oleh  90,32%  siswa  pada  siklus  kedua.  Siklus kedua telah mencapai indikator kinerja yang memiliki 70% kategori Best dan Good. Hal ini  menyebabkan  perubahan  anggota  kelompok  yang  bergantung  pada  kemampuan siswa  dan  penyebabnya  oleh  siswa  mendapatkan  satu  lembar  kerja.  (2)  penerapan pendekatan  pembelajaran  dan  pembelajaran  kontekstual  dapat  meningkatkan kemampuan kognitif siswa,hal ini ditunjukkan oleh prestasi siswa oleh 17,65% siswa pada siklus pertama dan oleh 73,53% siswa pada siklus kedua.</p><p> Kata Kunci: CTL, metode eksperimen, sikap ilmiah, kemampuan kognitif</p>



PAEDAGOGIA ◽  
2018 ◽  
Vol 21 (2) ◽  
pp. 186
Author(s):  
Winda Mega Widianingrum ◽  
Sri Mulyani ◽  
Suryadi Budi Utomo

<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengintegrasikan model pembelajaran problem  solving  dan  learning  cycle  5E  terhadap  prestasi  belajar  siswa  (2)  pengaruh kemampuan  metakognisi  terhadap  prestasi  belajar;  (3)  interaksi  antara  model pembelajaran problem solving dan learning cycle 5E dengan kemampuan metakognisi terhadap  prestasi  belajar  siswa.  Penelitian  ini  menggunakan  desain  faktorial  2  ×  2. Partisipan pada artikel ini adalah siswa kelas XI MIPA 6 dan XI MIPA 7 SMA Negeri 3  Surakarta  tahun  Pelajaran  2016/2017.    Data  hasil  penelitian  menggunakan  anava dua  jalan  dengan  frekuensi  sel  tak  sama,  sedangkan  data  prestasi  analisis  dan  uji menggunakan  uji  statistik  non  parametrik  Kruskal  Wallis  H.  Hasil  penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada faktor model pembelajaran pemecahan masalah dan siklus belajar  5E  (2)  Ada  pengaruh  kemampuan  metakognisi  terhadap  prestasi  dan keterampilan,  sedangkan  kemampuan  untuk  belajar;  (3)  Tidak  ada  interaksi  antara model  pembelajaran  problem  solving  dan  learning  cycle  5E  dengan  kemampuan metakognisi terhadap prestasi belajar siswa, sikap dan keterampilan. </p><p><strong> Kata Kunci:</strong> Kompetensi Guru, Kelompok Peer, Prestasi Belajar Siswa </p>



PAEDAGOGIA ◽  
2018 ◽  
Vol 21 (2) ◽  
pp. 171
Author(s):  
Hanifah Nur Diana ◽  
Joko Arianto ◽  
Sri Dwiastuti ◽  
Muhtar Sanusi

<div class="WordSection1"><p>Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan karakter internalisasi siswa melalui penerapan model pembelajaran Sains Teknologi Lingkungan dan Masyarakat (SETS) di kelas XI IPA 2 SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar tahun akademik 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dua siklus. Data penelitian berasal dari  tes, kuesioner, dan teman, dan wawancara. Hasil pra-siklus dari pengamatan internalisasi yaitu 30,1% atau 1,2. Nilai rata-rata siswa adalah 2,1 atau 51,8% dan skor rata-rata sebaya adalah 1,7 atau 42%. Skor  pencapaian internal adalah 1,7 atau dengan persentase pencapaian sebesar 41,3%. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan internalisasi karakter siswa melalui penerapan model pembelajaran SETS . Hasil akhir adalah skor pengamatan karakterisasi internal 76,9%, siswa diri siswa 80,8%, dan demam sejawat 76,5%. Prestasi nilai internalisasi karakter siswa pada pra-siklus 41,3%, siklus I 60,8%, dan siklus II 78,1%. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran SETS dapat meningkatkan internalisasi karakter siswa kelas XI ke arah 2 (XI IPA 2) di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. <strong></strong></p><p><strong>Kata Kunci:</strong> SETS, Internalisasi, Karakter</p></div>



PAEDAGOGIA ◽  
2018 ◽  
Vol 21 (1) ◽  
pp. 31
Author(s):  
Ana Widyastuti

<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan perkembangan membaca dan stimulasi untuk meningkatkan literasi anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Adapun subjek penelitian adalah catatan hasil tahapan perkembangan membaca anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 15 anak di TK Islam Assaadah Limo Depok. Sumber data adalah catatan guru hasil tahapan perkembangan membaca anak usia 5- 6 tahun. Hasil tersebut dikumpulkan, dianalisis dengan mengelompokkan pada tabel skor penilaian, selanjutnya dijumlahkan, serta yang terakhir dideskripsikan stimulasi apa yang tepat dan harus dilakukan guru sesuai dengan tahapan perkembangan membaca anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata anak usia 5-6 tahun  di TK Assaadah, masih sangat kurang optimal perkem­bangan membacanya. Penulis memberikan masukan terkait dengan hasil penelitian ini guna meningkatkan kemampuan literasi anak, khususnya anak 5-6 tahun di TK Islam Assaadah Limo Depok</p><p> </p><p><strong>Kata kunci: </strong>Tahapan perkembangan membaca, stimulasi, literasi, anak usia 5-6 tahun</p>



PAEDAGOGIA ◽  
2018 ◽  
Vol 21 (1) ◽  
pp. 76
Author(s):  
Endah Yuli Widi astuti
Keyword(s):  

<p>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan Media Pembelajaran Corong Hitung berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II SDN Jatiroto 01 Kayen. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas II yang berjumlah 20 siswa dengan menggunakan sampel jenuh. Desain penelitian eksperimen menggunakan <em>Pre Experimental Design</em> yang digunakan adalah <em>One Group</em> <em>Pretest-Posttest Design</em>. Berdasarkan hasil analisis data normalitas tahap awal <em>pretest </em>diperoleh L<sub>0 </sub>= 0,129 &lt; L<sub>tabel </sub>= 0,190 maka H<sub>0</sub> diterima dan data berasal dari distribusi normal. Begitupula dengan hasil analisis data normalitas tahap akhir <em>posttest </em>diperoleh L<sub>0 </sub>= 0,140 &lt; L<sub>tabel </sub>= 0,190 maka H<sub>0</sub> diterima dan data berasal dari distribusi normal. Selanjutnya perhi­tungan uji t terhadap hasil belajar diperoleh t <sub>hitung </sub> = 9,372 &gt; t <sub>tabel </sub>= 1,729. Maka H<sub>i</sub> diterima. Hal ini berarti hasil belajar Matematika Siswa kelas II SDN Jatiroto 01 Kayen mencapai KKM 65 dan hasil perhitungan ketuntasan belajar siswa di kelas mencapai 85 %. Media Pembelajaran Corong Hitung berpengaruh terhadap hasil bela­jar Matematika materi Perkalian siswa kelas II SDN Jatiroto 01.</p><p> </p><p>Kata kunci : media pembelajaran corong hitung, hasil belajar matmatika</p>



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document