interest assessment
Recently Published Documents


TOTAL DOCUMENTS

72
(FIVE YEARS 3)

H-INDEX

6
(FIVE YEARS 0)

2021 ◽  
Vol 1 (01) ◽  
pp. 9-19
Author(s):  
Yumitra Falenthine Br Ginting ◽  
Reany Stephanie
Keyword(s):  

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar ekonomi siswa. Tujuan dan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar ekonomi siswa kelas X SMA Negeri 1 Kualuh Hulu dengan penerapan model pembelajaran ARIAS (Assurance, Relevance, Interest, Assessment, and Satisfaction). Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Tes yang digunakan adalah pilihan berganda diberikan secara individual yang dilaksanakan di setiap akhir siklus. Hasil belajar pada sikius I diperoleh persentase ketuntasan secara klasikal adalah 55%. Pada siklus II persentase ketuntasan secara klasikal sebesar 85% menunjukan terjadi peningkatan ketuntasan secara kiasikal sebesar 30%. Hasil ratarata aktivitas belajar siswa pada siklus I sebanyak 4 orang (10%) siswa untuk kurang aktif, 22 orang (55%) siswa cukup aktif, 6 orang (15%) siswa aktif, 8 orang (20) siswa sangat aktif. Sedangkan Sildus II mengalami peningkatan menjadi 2 orang (5%) siswa cukup aktif, 23 orang ( 57,5%) siswa aktif, 15 siswa (37,5%) siswa sangat aktif, menunjukkan terjadi peningkatan aktivitas hasil belajar 60%. Hal ini menunjukkan bahwa pada siklus II telah diperoleh ketuntasan aktivitas dan hasil belajar ekonomi siswa yang ditunjukkan dengan peningkatan yang signifikan. Berdasarkan uraian diatas disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran ARIAS dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar ekonomi siswa di kelas X SMA Negeri 1 Kualuh Hulu Tahun Ajaran 2011/2012.



2021 ◽  
Vol 6 (1) ◽  
Author(s):  
Rezi Refita ◽  
Herdini Herdini ◽  
Abdullah Abdullah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar peserta didik dengan penerapan model pembelajaran ARIAS (Assurance, Relevance, Interest, Assessment, Satisfaction) pada pokok bahasan kesetimbangan kimia di kelas XI MIA SMAN 4 Pekanbaru. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen yang rancangan penelitiannya yaitu randomized control group pretest-posttest. Populasi terdiri dari 3 kelas dan sampel terdiri dari 2 kelas yaitu kelas XI MIA 5 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 4 sebagai kelas kontrol yang dipilih secara acak setelah dilakukan uji homogenitas. Kelas eksperimen diterapkan model pembelajaran ARIAS sedangkan kelas kontrol tidak diterapkan model pembelajaran ARIAS. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t pihak kanan, berdasarkan hasil analisis data diperoleh thitung > ttabel yaitu 6.04>1,67 artinya penerapan model pembelajaran ARIAS dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik pada pokok bahasan Keseimbangan Kimia di kelas XI MIA SMAN 4Pekanbaru.



2020 ◽  
Vol 1 (4) ◽  
pp. 193-202
Author(s):  
Jaka Wijaya Kusuma ◽  
Rani Septiani Sukandar ◽  
Hamidah Hamidah
Keyword(s):  

Menghadapi ujian yang semakin dekat memunculkan permasalah bagi siswa. Adapun tujuan kegiatan ini: 1) meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi ujian; 2) meningkatkan kemampuan siswa dengan model pembelajaran Assurance-Relevance-Interest-Assessment-Satisfaction. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan menyebarkan kuesioner sebagai feedback dari mitra. Hasil kuesioner diperoleh 68% siswa sangat setuju bahwa instruktur memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya, 52% siswa sangat setuju bahwa instruktur memberikan soal-soal dan pembahasan dengan jelas, 55% siswa sangat setuju bahwa instruktur membantu siswa memahami materi dan soal dengan baik, 38% siswa sangat setuju bahwa kegiatan membuat siswa merasa lebih percaya diri menghadapi ujian, 52%  siswa sangat setuju bahwa isi materi jelas dan mudah dipahami, dan 73% siswa sangat setuju bahwa proses pembelajaran sangat menyenangkan. Kesimpulan dari kegiatan menunjukan bahwa proses pembelajaran dengan model Assurance-Relevance-Interest-Assessment-Satisfaction berjalan dengan baik dan terbukti meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam menghadapi ujian sekaligus meningkatkan kemampuan matematika siswa dengan cara menciptakan suasana kelas yang aktif dan menyenangkan sehingga perlu diterapkan dalam pembelajaran di kelas



Author(s):  
Juan Herrero-Isern ◽  
Carmen Castañeda del Álamo

Resumen Este artículo expone algunas vicisitudes de los nombres recibidos por un rasgo geográfico de interés medioambiental, subrayando cómo el nombre ha limitado la valoración de su carácter y significación, y por ende su protección legal. El elemento geográfico en cuestión es un humedal natural hipersalino, o salada, de algo más de tres hectáreas y situado en tierras yesosas deTamarite de Litera (Aragón, España). Se rememora el topónimo (femenino) Farrachuela aplicado a esta salada y tras examinar el nombre de un cerro cercano llamado Farrachuelo (masculino), se resalta la paronimia entre el cerro y el humedal, proponiendo un origen común para ambos topónimos. Se indica cómo el nombre usado para esa salada en algunos documentos de propaganda favorece su desconocimiento, no sólo por el público sino también por las Administraciones con competencias sobre el territorio y la conservación de la naturaleza. Finalmente, se postula un topónimo formado por un término genérico transparente, Salada, y el término específico tradicional, Farrachuela, alusivo a antiguos hallazgos de restos arqueológicos. Tal topónimo contribuirá a promover el conocimiento, aprecio y protección de este enclave continental hipersalino. Abstra ct This article reviews some vicissitudes which have undergone the names received by a land feature of environmental interest highlighting how the name affects its character and interest assessment, and consequently, its legal protection. The relevant geographical element is a natural hypersaline wetland, or salada, just above three hectares located on gypseous lands in Tamarite de Litera (Aragon, Spain). It recalls the (feminine) Farrachuela toponym applied to this salada, and after examining the name (masculine) Farrachuelo for a nearby hill, the paronymy between the hill and the wetland is highlighted, so proposing a common origin for both toponyms. It is shown how the name used for that salada in some advertising brochures has favored the lack of knowledge about this, not only by the people but also by the Administration with competence on landscape management and Nature conservation. Finally, a geographycally well-known term is postulated, Salada, and a traditional specific term, Farrachuela, relating to the archeological findings. Such a toponym will promote the knowledge, regard, and protection of this athalassohaline spot.



Author(s):  
Hamidah Hamidah ◽  
Jaka wijaya kusuma
Keyword(s):  

Penelitian ini merupakan bagian dari laporan penelitian kolaborasi model pembelajaran assurance-relevance-interest-assessment-satisfaction dengan Think-Talk-Write untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan penalaran kreatif matematik serta motivasi berprestasi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain kelompok kontrol pretes-postes yang bertujuan untuk menelaah peranan kolaborasi model pembelajaran assurance-relevance-interest-assessment-satisfaction (ARIAS) dengan Think-Talk-Write (TTW) terhadap kemampuan penalaran kreatif matematik dan motivasi berprestasi siswa SMP. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP di Carenang, sedangkan sampelnya adalah siswa kelas VII dari salah satu SMP yang ditetapkan secara purposif pada SMP di Carenang dan dipilih dua kelas VII secara acak dari kelas VII yang ada. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa: 1) peningkatan kemampuan penalaran kreatif matematik siswa yang memperoleh pembelajaran kolaborasi model pembelajaran ARIAS dengan TTW lebih baik daripada yang memperoleh pembelajaran biasa; 2) motivasi berprestasi siswa yang memperoleh pembelajaran kolaborasi model ARIAS dengan TTW lebih baik dari pada yang memperoleh pembelajaran biasa; dan 3) terdapat asosiasi antara motivasi berprestasi dengan kemampuan penalaran kreatif matematik siswa.



2020 ◽  
Vol 7 (3) ◽  
Author(s):  
Annisa Zuraida Rahmah ◽  
Wahyudi Wahyudi ◽  
Muhamad Chamdani
Keyword(s):  

<p>Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan pembelajaran Matematika tentang soal cerita pecahan melalui penerapan model ARIAS dengan media kertas lipat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas III. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validasi data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model ARIAS dengan media kertas lipat dapat meningkatkan pembelajaran Matematika tentang soal cerita pecahan.</p><p> </p><p> </p>



Author(s):  
Siti Nurjanah ◽  
Syahnan Daulay ◽  
Khairil Ansari

This study aims to determine (1) the process of developing a collaborative Jigsaw Cooperative Jigsaw Cooperative Assurance Relevance Interest Assessment (ARIAS) learning model in writing news texts (2) the results of the validation of the collaborative jigsaw cooperative Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction learning model (3) ) the effectiveness of learning outcomes that apply the collaborative Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction (ARIAS) learning model in jigsaw Cooperative in writing news texts by students of class VIII SMP Negeri 06 Medan. The test subjects consisted of material experts, design experts, Indonesian language study teachers, and VIII grade students of SMP Negeri 06 Medan. The results of this study indicate that (1) The results of the questionnaire needs that have been distributed can result that the respondent has never used a learning model that collaborates with other models, inspires confidence and is in accordance with student interests and students' assumption that news text material is too difficult and students feel confused organizing ideas when writing begins and find it difficult to arrange the first sentence in writing. (2) validation of material experts includes and validation of learning design experts. Validation in learning design get an average score of 89.02 gets very good criteria and validation results by material experts get an average score of 83.47 gets very good criteria (3) Test the effectiveness of learning products in the form of developing learning models of assurance relevance interest assessment satisfaction (ARIAS) Collaborative Jigsaw Cooperative of respondents 32 students consisting of 2 teachers of Indonesian Language and Literature studies who received an average of 80, 15% in the "very good" category. Students after using the development of the learning model Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction (ARIAS) collaborative jigsaw have improved learning outcomes compared to before using the development of the learning model of collaborative jigsaw cooperative assurance relevance interest assessment satisfaction (ARIAS). Thus the learning model Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction (ARIAS) collaborative cooperative jigsaw is more motivating, arouse students' self-confidence, independent and arises a sense of responsibility.



2019 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 24
Author(s):  
Jaka Wijaya Kusuma ◽  
Hamidah Hamidah
Keyword(s):  

Penelitian ini merupakan bagian dari laporan penelitian kolaborasi model assurance-relevance-interest-assessment-satisfactiondengan Think-Talk-Write untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan penalaran kreatif matematik serta motivasi berprestasi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain kelompok kontrol pretes-postes yang bertujuan untuk menelaah peranan kolaborasi model assurance-relevance-interest-assessment-satisfaction(ARIAS) dengan Think Talk Write(TTW) terhadap kemampuan berpikir kritis matematik dan motivasi berprestasi siswa SMP. Populasidalampenelitianini adalahseluruhsiswaSMPdi Carenang,dan secarapurposifsampelnyadipilih siswakelasVII darisalahsatuSMPdiCarenang dandipilihdua kelasVIIsecara acakdari kelasVIIyangada. Berdasarkan hasil analisis data, disimpulkan: 1) peningkatan kemampuan berpikir kritis matematik siswa yang memperoleh pembelajaran kolaborasi model ARIAS dengan TTW lebih baik daripada yang memperoleh pembelajaran biasa;2) motivasi berprestasi siswa yang memperoleh pembelajaran kolaborasi model ARIAS dengan TTWlebih baik dari pada yang memperoleh pembelajaran biasa; dan 3) terdapat asosiasi antara motivasi berprestasi dengan kemampuan berpikir kritis matematik siswa.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document