scholarly journals “When in Rome …”: Convergence Culture in Science Fiction Fandom

2015 ◽  
pp. 140-158
Author(s):  
Stephanie Kader
1970 ◽  
pp. 239-255
Author(s):  
Marcin Kowalczyk

Kowalczyk Marcin, Człowiek kultury druku w świecie przyszłości – kino science fiction wobec teorii środków przekazu Marshalla McLuhana [Man of Print Culture in the Future World – Science Fiction Cinema and Marshall McLuhan’s Media Theory]. „Przestrzenie Teorii” 32. Poznań 2019, Adam Mickiewicz University Press, pp. 239–255. ISSN 1644-6763. DOI 10.14746/pt.2019.32.12. This article shows the way of presenting the characters who represent print culture in science fiction cinema. All the printed artifacts, like literature, books and letters, are defined according to Marshall McLuhan’s media theory. The analysis is based mostly on the movie Her (dir. Spike Jonze, 2013) and discusses how SF movies adapt and transform the twentieth-century predictions concerning print as a medium. This approach allows us to avoid a simple interpretation of the problem, where books or print become merely a sign of civilization that has passed. Furthermore, McLuhan’s theory helps effectively reveal the complex motivations of the characters who are shaped by a specific medium.


1974 ◽  
Vol 19 (1) ◽  
pp. 47-48
Author(s):  
ALICE M. PADAWER-SINGER

2018 ◽  
Vol 15 (1) ◽  
pp. 1-11
Author(s):  
Bahtiar
Keyword(s):  

Teknologi merupakan segala sesuatu sarana yang digunakan untuk memudahkah kehidupan manusia dalam menjaga kelangsungan hidup. Perkembangan teknologi juga sebagai indicator kemajuan suatu peradaban manusia pada setiap masanya dan itu menjadi dasar untuk perubahan dan perkembangan teknologi kedepannya. Kemajuan sebuah teknologi sangat berimplikasi pada perubahan kehidupan manusia baik secara positif maupun negative. Besarnya pengaruh dari teknologi membuat manusia terus melakukan berbagai pengembangannya untuk menciptakan teknologi-teknologi baru demi memudahkan kehidupan manusia dalam berbagai hal. Sebagaimana plot dalam film (science fiction) dengan judul “Jumper”, dalam film ini menggambarkan bagaimana pengaruh sains dan teknologi yang diimajinasikan terhadap masyarakat mampu membuka hubungan jarak jauh secara fisik seperti pesan suara atau gambar melalui teknologi frekuensi atau jaringan dengan kemampuan “teleportasi” (perpindahan fisik atau tubuh manusia dari suatu tempat ke tempat yang lain dalam waktu yang sangat cepat). Selanjutnya komunikasi merupakan interaksi dua orang atau lebih yang memiliki kesamaan makna mengenai hal yang diperbincangkan dan mengistilahkannya dengan komunikatif. selain membangun interaksi social, komunikasi juga sebuah proses penyampaian informasi kepada khalayak untuk diketahui dan dipahami. Sehingga penyebaran informasi tersebut melahirkan sebuah tatanan kehidupan social atau budaya yang baru ditengah masyarakat (peradaban), sesuai dengan tuntutan dan tuntunan perubahan jaman (masa)


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document