Forest Bioeconomy and Sustainable Development Goals

2018 ◽  
Vol 26 (S) ◽  
pp. 67-90
Author(s):  
Mi Sun Park
2019 ◽  
Vol 227 (2) ◽  
pp. 139-143 ◽  
Author(s):  
Alex Sandro Gomes Pessoa ◽  
Linda Liebenberg ◽  
Dorothy Bottrell ◽  
Silvia Helena Koller

Abstract. Economic changes in the context of globalization have left adolescents from Latin American contexts with few opportunities to make satisfactory transitions into adulthood. Recent studies indicate that there is a protracted period between the end of schooling and entering into formal working activities. While in this “limbo,” illicit activities, such as drug trafficking may emerge as an alternative for young people to ensure their social participation. This article aims to deepen the understanding of Brazilian youth’s involvement in drug trafficking and its intersection with their schooling, work, and aspirations, connecting with Sustainable Development Goals (SDGs) 4 and 16 as proposed in the 2030 Agenda for Sustainable Development adopted by the United Nations in 2015 .


2020 ◽  
Vol 6 (1) ◽  
pp. 86-91
Author(s):  
DESSY ANGRAINI ◽  
Iza Ayu Saufani

Era SDGs (sustainable development goals) merupakan kelanjutan program MDGs (Millenium Development Goals) memiliki tujuan bersama yang universal untuk memelihara keseimbangan tiga dimensi pembangunan yang berkelanjutan, salah satu tujuannya adalah menjamin ketersediaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua orang. Pentingnya ketersediaan air bersih bagi kehidupan masyarakat dapat memberikan pengaruh penting terhadap kesehatan masyarakat,sehingga air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari kualitasnya harus memenuhi standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan air. Berdasarkan informasi wali jorong palupuah mengatakan bahwa sumber air yang digunakan oleh warga untuk kebutuhan sehari-hari secara fisik berwarna, terdapat endapan pada penampungan air, dan belum pernah diuji keamananya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ketersediaanair bersih di Jorong Palupuah Nagari Pasia Laweh KabupatenAgam.Penelitian ini merupakan penelitian observasional survey dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua rumah tangga yang berada di Jorong Palupuah Nagari Pasia Laweh Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sampel penelitian berjumlah 74 KK ditentukan dengan teknik proportionate stratified random sampling dan analisis data dilakukan dengan univariate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden di jorong Palupuah Nagari Pasia Laweh Kabupaten Agam, Sumatera Barat mayoritas berusia 25-45 tahun dengan tingkat pendidikan terakhir adalah tamat SMA. Berdasarkan hasil survey rata-rata jumlah anggota keluarga di jorong Palupuah berjumlah 3 orang (32,4%), dan mayoritas responden bekerja sebagai IRT dengan tingkat penghasilan keluarga rata-rata Rp.1.500.000.Terdapat lima sumber air baku utama yang dijadikan sebagai sumber air bersih oleh masyarakat jorong dan sebagian besar sumber air yang digunakan berasal dari sumber mata air (71.8%). Selain itu, masih ada sebagian masyarakat yang mengeluhkan penyaluran air yang tidak lancar (35,1%). Serta masih ada 41.9% yang mengatakan tidak mudah mendapatkan air bersih. Kualitas air bersih yang disalurkan di Jorong Palupuah termasuk dalam kategori baik. Namun, sebagian besar masyarakat tidak menggunakan PDAM dan sumber air yang digunakan sangat tidak menunjang untuk dikonsumsi.


GIS Business ◽  
2020 ◽  
Vol 15 (2) ◽  
pp. 194-212
Author(s):  
Urish Wynton Pillai Thomas ◽  
Dr. Syriac Nellikunnel Devasia ◽  
Dr Parameswaran Subrmanian ◽  
Dr Maria Josephine Williams ◽  
Dr Hanim Norza Baba

The purpose of this study is to evaluate the impact of integrating Sustainable Development Goals (SDG) into International School Curriculum, and to adapt Education for Sustainable Development using Ajzen’s theory of planned behaviour, Roger’s diffusion of innovation theory and Stern’s value belief norm (VBN) theory to nurture a sustainable society. The study narrowed five development goals; Zero Hunger (SDG 2), Clean Water and Sanitation (SDG 6), Sustainable Cities and Communities (SDG 11), Climate Change (SDG 13) and Life on Land (SDG 15) to evaluate the impact towards international school’s curriculum in order to nurture a sustainable society. Data was collected from 105 teachers from 5149 full time teachers in International Schools in Malaysia. The questionnaire focusses on indicators from Sustainable Development Goals and funnelled down to understand whether these indicators will impact the objective of these research, which is to nurture a sustainable society through integrating SDGs in International School Curriculum. The data was analyzed through SPSS application where correlation test were conducted and produce nonparametric correlation results in p<0.001 which indicate a very high significant of relationship between SDGs and sustainable society.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document