Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

27
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung (JKPBL), Stikes Panca Bhakti Lampung

2615-8604, 2338-0020

2020 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 1
Author(s):  
Reni Tri Subekti
Keyword(s):  

Kanker merupakan salah satu penyakit yang mengancam kehidupan. Meningkatnya prevalensi kanker akan menyebabkan meningkatnya kebutuhan terapi kanker yang salah satunya adalah kemoterapi. Kemoterapi adalah salah satu terapi yang dapat diberikan kepada pasien dengan kanker.Penanganan kemoterapi mempunyai efek kepada pasien, salah satu efek adalah kecemasan. Kecemasan ini bisa jadi diatasi oleh dukungan keluarga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan pasien kanker yang menjalani kemoterapi di Rumah Sakit Urip Sumoharjo.Desain penelitian ini dalam korelasi cross-seksional. Sampel adalah 30 responden berdasarkan kriteria inklusi menggunakan tehnik purposive sampling.Data dikumpulkan dengan membagikan kuisioner dan  kecemasan dari Spielberger.. Hasil penelitian bahwa tidak terdapat hubungan dukungan keluarga terhadap tingkat kecemasan pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi dengan p value 1,0 (> 0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini perawat diharapkan memodifikasi lingkungan untuk mengurangi kecemasan.



2020 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 10
Author(s):  
Fitra Pringgayuda ◽  
Purbianto ◽  
Ari Eko Putra

Salah satu komplikasi yang akan muncul setelah tindakan anestesi general adalah hipotermi. Hipotermia perioperatif sering terjadi dan dapat menyebabkan beberapa komplikasi, yang berdampak buruk pada pasien. Dampak negatif hipotermi terhadap pasien, antara lain risiko perdarahan meningkat, iskemia miokardium, pemulihan pasca anestesi yang lebih lama, gangguan penyembuhan luka, serta meningkatnya risiko infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan hipotermi pada pasien pasca general anestesi di Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Graha Husada Bandar Lampung. Metode penelitian: Penelitian kuantitatif menggunakan desain observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dipilih menggunakan Teknik consecutive sampling sebanyak 30 responden. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 3 Mei-29 Juni 2019 dengan menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian: Analisis uji uji Chi-Square menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan Hipotermi pasca general anestesi adalah usia (p=0,003 ) , dengan IMT (p=0,021) dan lama operasi (p=0,011) dan tidak ada hubungan antara kejadian hipotermi dengan jenis kelamin (p=0,123) di Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Graha Husada Bandar Lampung. Kesimpulan: ada hubungan antara usia, dan lama operasi.



2020 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 22
Author(s):  
Yusnita ◽  
Andri Yulianto ◽  
Tiara ◽  
Dika Arlita

Di Indonesia angka kejadian kejang demam dalam jumlah persentase yang cukup seimbang dengan negara lain yaitu mencapai 3-4%. Kejang demam pada tahun 2016 sebanyak 167 anak dan pada tahun 2017 sebanyak 155 anak. Anak  sakit akan mengalami stress dan kecemasan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan terapi bermain puzzle anak pra sekolah untuk mengurangi kecemasan yang mengalami kejang demam  di Ruang Alamnda Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Hi. Abdul Moeloek Provnsi Lampung tahun 2019. Desain yang dipakai dalam penelitian adalah studi kasus. Partisipan yang digunakan adalah 2 pasien usia 1-5 tahun dengan diagnosa kejang demam yang mengalami kecemasan. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi skala ansietas HRS-A dan gambar Puzzle yang terdiri dari 6 bagian. Hasil penelitian, pada hari ke 3 kedua pasien mengalami penurunan tingkat kecemasan, pada pasien 1 sebelum diberikan terapi bermain puzzle skala ansietas 8 dan pasien 2 skala ansietas 7. Kedua pasien mengalami penurunan yang sama yaitu 4 di hari ketiga. Diharapkan  perawat dapat memberikan terapi bermain terutama bermain puzzle pada anak pra sekolah untuk mengurangi kecemasan.



2020 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 47
Author(s):  
Rully Fatriani

Ikterus neonatorum merupakan masalah kesehatan yang sering ditemukan di antara bayi baru lahir (BBL) pada minggu pertama kehidupannya, jika tidak ditangani sejak dini dapat berakibat fatal bahkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian ikterus neonatorum pada BBL. Penelitian yang bersifat analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional ini dilakukan terhadap 188 BBL, diambil dengan sistematik random sampling. Data diperoleh dari rekam medik dan dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian diperoleh 82 (43,6%) BBL mengalami ikterus neonatorum, dengan 42 (71,2%) BBL dari 59 BBL dengan riwayat persalinan induksi oksitosin mengalami ikterus neonatorum, 24 (68,6 %) BBL dari 35 BBL prematur mengalami ikterus neonatorum dan 48 (35,3%) BBL dari 136 BBL yang diberi ASI mengalami ikterus neonatorum. Kesimpulan penelitian ini yaitu ikterus neonatorum lebih berpeluang terjadi pada BBL dengan riwayat persalinan induksi oksitosin, BBL prematur dan BBL yang diberi ASI. Petugas kesehatan yang berwenang diharapkan meminimalkan tindakan induksi oksitosin dan melakukan perawatan intensif sesuai prosedur pada BBL.



2020 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 30
Author(s):  
Shanty Chloranita

Kepuasan self monitoring blood glucose merupakan faktor penting dalam meningkatkan diabetes outcome pasien diabetes tipe 2. Penerapan evidence based nursing bertujuan mengidentifikasi kepuasan self monitoring blood glucose pada pasien diabetes tipe 2. Metode perumusan masalah yang digunakan dengan pendekatan problem (P) intervention (I) comparison (C) outcome (O), dan penelusuran literatur dengan sampel penelitian 51 pasien diabetes tipe 2 Alat ukur yang digunakan the glucose monitoring satisfaction survey (GMSS). Analisis menunjukkan rerata responden dalam penelitian ini 65 % responden dengan total skor 49.4.Kesimpulan the glucose monitoring satisfaction surveydapat diterapkan.



2019 ◽  
Vol 7 (2) ◽  
pp. 106
Author(s):  
Rini Deska ◽  
Dewi Ayu Ningsih ◽  
Lisa Luviana
Keyword(s):  

Angka kejadian kanker di Indonesia (136.2/100.000) berada diurutan 8 di Asia Tenggara dan urutanke 23 di Asia. Di Indonesia kejadian kanker lebih di dominasi oleh kanker payudara yaitu 42,1 per 100.000 penduduk. Kanker payudara yang ditemukan pada stadium dini kemungkinaan sembuhnya mendekati 95%, sehingga pemeriksaan deteksi dini sangat diperlukan.  Salah satu program deteksi dini kanker payudara adalah Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) . Di tahun 2016, sebanyak 53,7% masyarakat tidak melakukan SADARI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang kanker payudara dengan perilaku SADARI (Periksa Payudara Sendiri) pada mahasiswi AKBID Panca Bhakti Bandar Lampung tahun 2019.Penelitian ini menggunakan desain analitik observasionalmelalui pendekatan cross-sectional terhadap 133 mahasiswa kebidanan. Analisis statstik yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar pengetahuan mahasiswa kebidanan dalam kategori baik(43,8%). Perilaku SADARImahasiswa kebidanan sebagian besar dalam kategori kurang (73,7%).Secara statistik tidak terbukti ada hubungan antara pengetahuan tentang kanker payudara dengan perilaku SADARI (ρ= 0,420). Perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan metode eksperimental berupa pre test dan post test tentang efektifitas video dengan prilaku SADARI.



2019 ◽  
Vol 7 (2) ◽  
pp. 78
Author(s):  
Tri Wijayanto ◽  
Widya Widya

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis progresif akibat produksi insulin tidak adekuat yang menimbulkan ketidakmampuan tubuh melakukan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak yang mengakibatkan kadar gula darah dalam tubuh meningkat diatas normal atau hiperglikemia. Salah satu faktor yang mempengaruhi kadar gula darah dalam tubuh adalah stress psikologis. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk diketahui hubungan kecemasan dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus. Penelitian ini menggunakan metode survey analytic dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien diabetes mellitus tipe 1 dan tipe 2 dengan jumlah sampel 81 orang, dan teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini mengunakan lembar observasi dan kuesioner kecemasan HRS-A. Uji statistic yang digunakan chi square.  Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden mengalami kecemasan berat  sebanyak 64,2 % dan paling banyak responden dengan kadar gula darah tinggi > 200 mg/dL sebanyak  49,4%. Ada hubungan kecemasan dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus dengan p value 0,025 < α  (0,05). Peneliti merekomendasikan  kepada petugas kesehatan agar dapat memberikan edukasi kesehatan kepada pasien diabetes mellitus tentang proses penyakit diabetes melitus dan penatalaksanaannya  untuk mengurangi kecemasan pada pasien diabetes mellitus sehingga kadar gula darah dapat terkontrol.



2019 ◽  
Vol 7 (2) ◽  
pp. 90
Author(s):  
Sinta Wijayanti

Rawat inap ulang pasien HD mememiliki dampak negatif terhadap pasien dan keluarga yaitu dapat meningkatkan beban emosional pasien dan keluarga sehingga menyebabkan turunnya kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan hemodialisis dan dukungan sosial terhadap kejadian rawat inap ulang pasien hemodialisis. Desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional dengan total sampel 111 pasien hemodialisis dengan teknik consecutive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah intrumen kepatuhan HD dengan menggunakan 1 item pertanyaan mengenai hemodialisis dan ENRICHD Social Support Instrument (ESSI). Data diolah dengan menggunakan program software komputer dan dilakukan analisis bivariat menggunakan Mann Whitney. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan hemodialisis (p-value = 0,032) dan dukungan sosial (p-value = 0,0,34). Rekomendasi penelitian ini diharapkan perawat meningkatkan pemberian edukasi terhadap pasien dan keluarga tentang kepatuhan kehadiran hemodialisis.



2019 ◽  
Vol 7 (2) ◽  
pp. 104
Author(s):  
Fitri Nuriya Santi ◽  
Siti Noviana Wahid

Kelahiran seorang bayi  menegaskan suatu status baru bagi seorang perempuan, yaitu menjadi seorang ibu. Adanya status baru ini menuntut ibu untuk melakukan berbagai penyesuaian yang dapat mengakibatkan stress baik secara fisik maupun psikologis. Baby blues merupakan masalah psikologis yang sering muncul pada ibu postpartum. Gejala dari baby blues ini mengakibatkan perasaan yang tidak nyaman bagi ibu dan dapat berlanjut menjadi gangguan psikologis yang lebih berat. Oleh karna itu perlu penanganan yang baik untuk menurunkan gejala baby blues pada ibu postpartum. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisa efektifitas terapi musik klasik mozartuntuk mengurangi gejala baby blues pada ibu Post partum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus, yaitu memberikan gambaran terhadap suatu masalah. Instrument untuk menilai gejala baby blues pada penelitian ini menggunakan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa setelah diberikan penerapan terapi musik klasik mozart pada kedua responden terjadi penurunan terhadap gejala baby blues. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penerapan terapi musik klasik mozart pada kedua responden efektif untuk menurunkan gejala baby blues. Penelitian ini diharapkan menambah pengetahuan profesi keperawatan dalam menerapkan intervensi terapi musik klasik mozart untuk menurunkan gejala baby blues pada ibu postpartum.



2019 ◽  
Vol 7 (2) ◽  
pp. 71
Author(s):  
Dhiajeng Anisa Vera ◽  
Fitria Melina

Kanker  merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kematian akibat kanker serviks dengan prosentase 10,3%. Prevalensi tumor atau kanker di Indonesia adalah 1,8 per 1000 penduduk, provinsi DIY memiliki prevalensi tertinggi untuk kanker sebesar 4,9%. Tahun 2017 angka cakupan deteksi dini kanker serviks terendah berada di Kabupaten Bantul sebanyak (9,03%), dan kejadian kanker serviks dengan pedoman data cakupan deteksi dini kanker serviks tertinggi berada di kecamatan Sanden sebanyak (7,23%). Salah satu metode untuk menyebarluaskan informasi tentang deteksi dini kanker serviks adalah dengan melakukan promosi kesehatan. Tujuan penelitian ini ntuk mengetahui efektivitas promosi kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang deteksi dini kanker serviks di Dusun Daleman Kelurahan Gadingharjo Sanden Bantul. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan metode Pre-Experimental One Group Pretest-Posttes Design. Jumlah populasi 57 ibu PUS, jumlah sampel 53 ibu PUS diambil dengan teknik Total Sampling. Hasil penelitian bahwa pengetahuan ibu sebelum diberikan promosi kesehatan berada di kategori kurang sebesar 58,5% dan setelah diberikan promosi kesehatan berada di kategori cukup sebesar 73,6%. Hasil uji Wilcoxon dengan α = 0,05, diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000. Promosi kesehatan dengan metode ceramah efektif ntuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang deteksi dini kanker serviks di Dusun Daleman Kelurahan Gadingharjo Sanden Bantul.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document