scholarly journals Pengembangan Website Dan Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Informasi Dan Promosi Pariwisata Di Kabupaten Bangka Selatan

2018 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 9-16
Author(s):  
Sasmita Ekadewi ◽  
Prasetyo Wibowo Yunanto ◽  
Yuliatri Sastrawijaya

Kabupaten Bangka Selatan terletak dibagian selatan pulau Bangka yang memiliki hamparan pulau yang cukup panjang dan memiliki beberapa pulau kecil yang secara alamiah memiliki potensi pantai indah dan pada saat ini ada beberapa tempat yang sudah dikembangkan sebagai kawasan wisata pantai. Sejauh ini promosi ataupun publikasi mengenai tempat-tempat pariwisata yang ada di Kabupaten Bangka Selatan masih belum optimal,  sehingga masih banyaknya masyarakat yang belum mengetahui tentang informasi pariwisata yang ada di Kabupaten Bangka Selatan. Oleh karena itu, dibutuhkan promosi untuk lebih mengenalkan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Bangka Selatan agar lebih dikenal oleh masyarakat luas. Tujuan pengembangan website dan pemanfaatan media sosial ini adalah sebagai media informasi dan promosi pariwisata di Kabupaten Bangka Selatan sehingga pariwisata di Kabupaten Bangka Selatan dapat lebih dikenal oleh seluruh masyarakat dan mampu menarik perhatian wisatawan untuk datang berkunjung.  Pengembangan website pariwisata dan pemanfaatan media sosial ini sangat berguna bagi wisatawan yang belum mengetahui informasi tentang pariwisata yang ada di Kabupaten Bangka Selatan. Pengembangan website ini melalui beberapa tahap proses pengembangan, dimulai dari analisis kebutuhan informasi yang didapat dari pengunjung objek wisata serta masukan dan informasi dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka Selatan. Setelah mengetahui kebutuhan yang diperlukan, maka langsung diimplementasikan dengan merancang sistem, mendesaian layout sistem dan menu-menu yang akan ditampilkan pada sistem. Setelah desain telah disetujui, maka sistem tersebut mulai dibangun dengan menggunakan CMS (Content Management System) Drupal yang menggunakan PHP sebagai bahasa pemrogramannya dan menggunakan MySQL sebagai databasenya. Setelah website Wisata Bangka Selatan yang terhubung dengan fanpage Facebook dan akun Twitter Wisata Bangka Selatan selesai dibangun, maka dilakukan beberapa pengujian seperti review pakar desain web yang berfungsi untuk mengetahui apakah Web sudah sesuai dengan kriteria web yang baik dengan menggunakan indikator seperti desain visual (warna, layout, tipografi, header, footer dan navigasi), loading time, Interactivity (bersifat interaktif), konten, kompabilitas, fungsionality, dan usability. Setelah dilakukan pengujian review pakar desain web dan tampilan pada web sudah sesuai dengan kriteria web yang baik, maka dilakukan pengujian fungsionalitas halaman user dan admin. Setelah dilakukan pengujian fungsional pada sistem dan tidak terdapat program error maka selanjutnya sistem akan dilakukan pengujian usability untuk mengetahui apakah sistem sudah sesuai atau belum sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan oleh pengunjung dalam mendapatkan informasi mengenai pariwisata Kabupaten Bangka Selatan. Setelah melakukan analisis uji usability dapat dikatakan bahwa website Wisata Bangka Selatan yang dikembangkan sudah sesuai dengan yang diharapkan oleh user atau pengguna dalam mendapatkan informasi mengenai pariwisata yang ada di Kabupaten Bangka Selatan dan tertarik untuk mengunjungi objek-objek wisata yang ada di Kabupaten Bangka Selatan


2019 ◽  
Vol 3 (2) ◽  
pp. 213-223 ◽  
Author(s):  
Untung Rahardja ◽  
Qurotul Aini ◽  
Desy Apriani ◽  
Alfiah Khoirunisa

Seperti yang kita ketahui saat ini , Indonesia sudah memasuki era revolusi 4.0 yang mana pada era tersebut memiliki pengaruh besar terhadap perubahan yang terjadi di semua bidang. Termasuk dalam bidang pendidikan khususnya, perubahan yang terjadi di dunia pendidikan saat ini begitu pesat dengan ditinggalkannya metode belajar yang masih menggunakan cara konvensional. Mengerjakan tugas dengan buku, komunikasi tatap muka, mengumpulkan assignment dalam bentuk hardcopy, yang tentunya akan menyebabkan banyak kerugian dalam jangka waktu tertentu, seperti banyak assignment yang lama tertimbun dan sulit untuk ditemukan ketika dibutuhkan. Metode tersebut tentunya dianggap sebagai cara yang membosankan dan membuang banyak waktu, di mana mahasiswa tidak dapat mengeksplorasi dalam proses pembelajaran yang akan memakan waktu lama untuk melakukan pencarian manual untuk jumlah file yang telah dikumpulkan. Pada saat ini penerapan metode pembelajaran dengan konsep menata banyak laporan pengerjaan assignment dalam sebuah website content management system. Metode pembelajaran ini dibuat untuk memaksimalkan cara menata laporan assignment mahasiswa guna efisiensi manajemen waktu, oleh karena itu metode pembelajaran ini dapat diterapkan sebagai manajemen pendidikan di pendidikan tinggi. Diharapkan dengan adanya metode ini dapat meningkatkan manajemen waktu dalam belajar sehingga memotivasi untuk mengeksplorasi kemampuan dalam proses pembelajaran yang ada. Kata kunci: Management, Content Management System, Assignment



2018 ◽  
Vol 15 (2) ◽  
pp. 17
Author(s):  
Mohamad Rahimi Mohamad Rosman ◽  
Mohammad Azhan Abdul Aziz

Content management is an organisational effort of managing content, particularly in digital format. Although it has been over 25 years since content management was introduced, this field of study is still considered an emerging topic with unresolved issues-in particular, the subject of benefit achievement. Therefore, grounded on an extensive review of 135 articles, the purpose of this study is to investigate the benefits that organisations can gain through the proper use of an Enterprise Content Management System (ECMS). Subsequently, this paper identifies a list of ECMS benefits and proposes an ECMS benefit framework for further exploration into this field. Our result shows that although ECMS does bring benefits to organisations, these benefits are diverse; indicating that there are certain determinants or factors influencing the achievement of such benefits. Moreover, it is also found that in the context of the benefit framework of Shang and Seddon [10], three categories were found relevant to the field of content management: operational benefit, managerial benefit, and strategic benefit.





2020 ◽  
Vol 24 (1) ◽  
pp. 976-985
Author(s):  
Mardiana Andarwati ◽  
Petrus Loo ◽  
Dedy Lazuardi ◽  
E. Laxmi Lydia ◽  
Robbi Rahim


Author(s):  
Магомед Баймарзович Шабаев ◽  
Ислам Арбиевич Магомедов ◽  
Ильяс Бекович Асхабов

Статья посвящена популярной системе управления контентом веб-проектов 1С-Битрикс. В данной статье обсудим, что из себя представляет данная система, какие функциональные возможности в ней заложены, какие достоинства она имеет и с какими недостатками придется столкнуться при её использовании. The article is devoted to the popular content management system for web projects 1C-Bitrix. In this article, we will discuss what this system is, what functionality it contains, what advantages it has and what disadvantages you will have to face when using it.



2018 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 233-248
Author(s):  
Mirjana Bogosavljević ◽  

This paper presents a concrete example of using Archivematica - a digital preservation system to incorporate, organize and manage digitized materials from the Personal Fonds Rista Odavic kept by the Archives of Serbia. The practical part includes the steps required to maintain long-term access to digital memory using the content management system AtoM. Both Archivematica and AtoM systems described in this article were implemented exclusively to start working on this Fonds. In order to maintain good traceability an excel document with the description of all the steps, notes on the execution results and a macro to automatically generate DC metadata was created.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document