scholarly journals Study for workers’ physical fitness and physical activity at the National Institute of Occupational Safety and Health, Japan

2020 ◽  
Vol 69 (6) ◽  
pp. 437-445
Author(s):  
Rina So ◽  
Fumiko Murai ◽  
Tomoaki Matsuo
2018 ◽  
Vol 567 (12) ◽  
pp. 17-21
Author(s):  
Bożena Smagowska ◽  
Dariusz Pleban ◽  
Andrzej Sobolewski ◽  
Andrzej Pawlak

The article presents an assessment of three physical factors of the work environment, i.e. noise, illumination and microclimate in selected rooms of a hospital. The rooms were selected in cooperation with occupational safety and health services. Quantities characterizing noise, illumination and microclimate were measured in the operating room and in the sterilization and pathomorphology rooms. For this purpose, the measurement methods included in the standards were applied. The pilot study showed that noise limits were exceeded in terms of annoyance and that there is a need to improve illumination in the operating room, in the sterilization room and in the histological laboratory. In the operating and in the sterilization rooms, the requirement of thermal comfort was met with the assumption of low physical activity of employees, while in the pathomorphology room, changes are necessary.


2017 ◽  
Author(s):  
Lauren M. Menger ◽  
Florencia Pezzutti ◽  
Andrew Ogle ◽  
Flor Amaya ◽  
John Rosecrance ◽  
...  

2020 ◽  
Vol 6 (1) ◽  
pp. 92-97
Author(s):  
Makomulamin Amin ◽  
Dwi Musliha Putri

Pada tahun 2013 terdapat 2 kasus kecelakaan yang mengakibatkan 1 korban meninggal dunia. Begitu juga pada tahun 2014 sebanyak 1 kasus kecelakaan juga mengakibatkan 1 korban meninggal dunia dan beberapa kasus kecelakaan lain yang terjadi. Hal ini menunjukan bahwa masih tingginya tingkat kecelakaan yang diakibatkan oleh Bus Trans Metro Kota Pekanbaru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Pengemudi Bus Trans Metro Kota Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah Populasi yang diteliti sebanyak 100 yang terdiri dari seluruh pengemudi Bus Trans Metro Pekanbaru dengan jumlah sampel 80 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan cara acak sederhana. Hasil uji bivariate menunjukkan bahwa pelatihan pvalue= 0,001, pengalaman kerja pvalue= 0,001, kondisi kesehatan pvalue= 0,688, stress kerja pvalue= 0,834, dan SOP pvalue= 0,002. Dari hasil uji bivariate dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pelatihan , pengalaman kerja dan SOP dengan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja pada pengemudi bus Trans Metro Kota Pekanbaru. Diharapkan kepada Dinas Perhubungan Kominfo Kota Pekanbaru, lebih meningkatkan kualitas kerja pengemudi dengan cara memberikan bekal pendidikan dan pelatihan dalam usaha pencegahan kecelakaan secara berjenjang dan berkesinambungan sesuai tugas dan tanggung jawabnya masing-masing.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document