derived demand
Recently Published Documents


TOTAL DOCUMENTS

139
(FIVE YEARS 7)

H-INDEX

20
(FIVE YEARS 0)

Nature ◽  
2021 ◽  
Vol 599 (7883) ◽  
pp. 80-84
Author(s):  
Mohammad S. Masnadi ◽  
Giacomo Benini ◽  
Hassan M. El-Houjeiri ◽  
Alice Milivinti ◽  
James E. Anderson ◽  
...  
Keyword(s):  


2021 ◽  
Vol 96 ◽  
pp. 105120
Author(s):  
Angelo Mont'Alverne Duarte ◽  
Wagner Piazza Gaglianone ◽  
Osmani Teixeira de Carvalho Guillén ◽  
João Victor Issler


2021 ◽  
Author(s):  
Peyman Ghatee ◽  
Mohd Saleh Jaafar ◽  
Azmi Ibrahim ◽  
Nazanin Fallahi

Abstract In the near-field areas, VCE effectively exists which is so sensitive depending on the distance from a source and the earthquake magnitude. This has remarkable effects when shear wall is to be in moderate size which causes it to face wide diversity modes of failure. So, a modified procedure is conceived to ensure the response of the shear wall subjected to biaxial excitation. Thereby, there is an evaluation process that is based on the intersection of capacity and demand curves commonly called the performance point. The modification factors are developed based on the validation of performance points from which are derived demand and capacity curves.



2021 ◽  
pp. 1-11
Author(s):  
Timothy D. DeSchriver ◽  
Timothy Webb ◽  
Scott Tainsky ◽  
Adrian Simion

The impact of sporting events on local economies has been a focus of academic research for many years. Sporting events create externalities within the local economies in the form of spillover effects. This study investigates the role of Southeastern Conference collegiate football games on local hotel demand from 2003 to 2017. Fixed effects models are used to expand upon previous research by incorporating six data sources to analyze the impact of team, game, hotel, and market characteristics on hotel performance. Results indicate that the demand for hotels varies greatly according to team and opponent quality. A number of sport marketing, sport economics, hospitality, and tourism management implications are discussed for universities and industry in their communities regarding scheduling and the potential for revenue growth.



2021 ◽  
Vol 129 ◽  
pp. 08014
Author(s):  
Hubert Paluš ◽  
Michal Dzian ◽  
Ján Parobek ◽  
Mikuláš Šupín

Research background: Globalisation is nowadays phenomenon which affects all economic sectors. The pros and cons of globalisation can also be observed in the case of forestry and forest-based complex in Slovakia. Timber trade and market follows the theory of derived demand, which means that demand for wood depends on the demand for final products. We can observe a significant impact of globalisation on changes in the use of wood from traditional to new ecological and sustainable use. Since 1993 the consumption of industrial roundwood in Slovakia has increased by almost 185%. Purpose of the article: The aim of this study is to examine the impact of globalisation on the consumption of coniferous and non-coniferous industrial roundwood in Slovakia, and to determine the relationship between the consumption of industrial roundwood and trends of globalisation trends in Slovakia. Methods: The development of KOF globalization index was analysed in the period 2003 to 2018. In addition, the development of the consumption of coniferous and non-coniferous industrial roundwood was examined. The correlation analysis and linear regression were used to analyse the relationship between the KOF globalisation index and development of consumption of coniferous and non-coniferous industrial roundwood in Slovakia. Findings & Value added: The results of correlation analysis show statistically significant relationship between globalisation and the development of consumption of industrial roundwood in Slovakia. We can conclude that the development of globalisation has more significant impact on consumption of non-coniferous industrial roundwood than on consumption of coniferous industrial roundwood.



VENUS ◽  
2020 ◽  
Vol 7 (13) ◽  
pp. 61-74
Author(s):  
Tri Iriyani Eka Wahyuni
Keyword(s):  

Transportasi pada hakekatnya merupakan derived demand yang mempunyai sifat menerus serta tidak mengenal batas, sehingga tidak bisa dipenggal atas dasar suatu wilayah administratif tertentu. Dalam kaitan ini, transportasi pada dasarnya adalah urat nadi kehidupan berbangsa dan bernegara, dimana pada tahap awal, peranan transportasi adalah sebagai “the promoting sector”, yaitu prasarana dan sarana transportasi disediakan mendahului pembangunan sektor-sektor lain, sedangkan pada tahap berikutnya peranan transportasi adalah sebagai “the servicing sector”. Jenis dan alat transportasi berbeda-beda sesuai dengan yang kita perlukan. Ada 3 jenis transportasi yang ada di dunia yaitu ada transportasi darat, transportasi air, dan transportasi udara. Diantara jenis-jenis transportasi tersebut, Transportasi laut memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perekonomian nasional dan daerah sebagaimana amanat dalam Undang-Undang No. 17 Tahun 2008 menjadi suatu yang sangat strategis bagi wawasan nasional serta menjadi sarana vital yang menunjang tujuan persatuan dan kesatuan nasional. Perlu diketahui juga kontribusi transportasi laut menjadi semakin penting karena nilai biaya yang dikeluarkan adalah paling kecil bila dibandingkan dengan biaya transportasi darat dan udara. Selain itu, transportasi laut juga memiliki kelebihan, yaitu kapal laut dapat melewati medan yang tidak dapat ditempuh oleh kendaraan roda dua atau kapal udara. Sasaran utama pembangunan tol laut menurut Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional adalah terwujudnya Indonesia sebagai negara kepulauan yang mandiri, maju, kuat, dan berbasiskan kepentingan nasional.



VENUS ◽  
2020 ◽  
Vol 7 (13) ◽  
pp. 61-74
Author(s):  
Tri Iriyani Eka Wahyuni
Keyword(s):  

Transportasi pada hakekatnya merupakan derived demand yang mempunyai sifat menerus serta tidak mengenal batas, sehingga tidak bisa dipenggal atas dasar suatu wilayah administratif tertentu. Dalam kaitan ini, transportasi pada dasarnya adalah urat nadi kehidupan berbangsa dan bernegara, dimana pada tahap awal, peranan transportasi adalah sebagai “the promoting sector”, yaitu prasarana dan sarana transportasi disediakan mendahului pembangunan sektor-sektor lain, sedangkan pada tahap berikutnya peranan transportasi adalah sebagai “the servicing sector”. Jenis dan alat transportasi berbeda-beda sesuai dengan yang kita perlukan. Ada 3 jenis transportasi yang ada di dunia yaitu ada transportasi darat, transportasi air, dan transportasi udara. Diantara jenis-jenis transportasi tersebut, Transportasi laut memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perekonomian nasional dan daerah sebagaimana amanat dalam Undang-Undang No. 17 Tahun 2008 menjadi suatu yang sangat strategis bagi wawasan nasional serta menjadi sarana vital yang menunjang tujuan persatuan dan kesatuan nasional. Perlu diketahui juga kontribusi transportasi laut menjadi semakin penting karena nilai biaya yang dikeluarkan adalah paling kecil bila dibandingkan dengan biaya transportasi darat dan udara. Selain itu, transportasi laut juga memiliki kelebihan, yaitu kapal laut dapat melewati medan yang tidak dapat ditempuh oleh kendaraan roda dua atau kapal udara. Sasaran utama pembangunan tol laut menurut Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional adalah terwujudnya Indonesia sebagai negara kepulauan yang mandiri, maju, kuat, dan berbasiskan kepentingan nasional.



2020 ◽  
Vol 3 (4) ◽  
pp. 1017
Author(s):  
James Salim ◽  
Leksmono Suryo Putranto

Transportation is an activity which moving a person or an object from one place to another place. Transportation is done not for desire, it is a derived demand for humans to do the activities for fulfiling their daily needs. Shopping is one of the activities that comply their daily needs. Nowdays, online shopping is a trend. Besides easy to do, online shopping can be done any where and any time because of its online system. Along with the growth of online shopping, a lot of people prefer online shopping rather than traditional shopping to shops, markets, shopping centers and other places. Thisthings could change number of people on doing shopping trips. Thisresearch aimsto find out what factors effects someone’s decision to shop online and find out wether online shopping has a direct effect on shopping trips done by people. Data for this reseach collected by quistionnaire. This research will be done with Structural Equation Modeling (SEM) Method. This research shows that experience and trust are strong factors on someone for making decision to shop online and shows that online shopping did not effect directly to people’s shopping trips.ABSTRAKTransportasi adalah kegiatan perpindahan tempat orang atau suatu benda dari satu tempat ke tempat lainnya. Transportasi dilakukan bukan karena keinginan, melainkan sebuah kebutuhan turunan karena manusia harus melakukan aktivitas untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Belanja adalah salah satu kegiatan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Belanja online sendiri menjadi sangat trend saat ini. Belanja online selain mudah untuk dilakukan, bisa dilakukan kapan saja, dimana saja karena sistemnya yang bersifat online. Seiring dengan perkembangan belanja online, tidak sedikit orang yang lebih memilih melakukan belanja online dibandingkan melakukan belanja langsung ke toko, pasar, pusat perbelanjaan, dan tempat lainnya. Hal ini bisa jadi mempengaruhi jumlah orang yang melakukan perjalanan belanja. Penelitian ini dilakukan mengetahui faktor apa saja yang berperan dalam keputusan seseorang melakukan belanja online dan mengetahui apakah belanja online berpengaruh secara langsung terhadap perjalanan belanja yang dilakukan masyarakat. Data untuk penelitian didapatkan melalui kuesioner. Penelitian ini akan menggunakan Metode Structural Equation Modeling atau SEM. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pengalaman dan kepercayaan adalah dua faktor yang kuat dalam penentuan keputusan seseorang melakukan belanja online dan belanja online tidak mempengaruhi perjalanan belanja secara langsung



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document