Consilium: Education and Counseling Journal
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

11
(FIVE YEARS 11)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

2775-9466, 2776-1223

2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 275
Author(s):  
Rina Irmawati Arga

Meningkatkan Kemampuan Menulis “Recount Text” dengan Menggunakan “Picture Series” pada Siswa Kelas 8 SMP Negeri 1 Kalisat Jember Tahun Pelajaran 2018/2019. Hasil observasi kemampuan siswa pada sekolah ini, diketahui bahwa siswa kelas 8 SMP Negeri 1 Kalisat memiliki kemampuan yang rendah dalam pelajaran menulis berbahasa Inggris. Kemampuan yang rendah ini disebabkan oleh siswa kurang paham ketika diberikan tugas menulis. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya kertas kosong dalam waktu yang lama ketika siswa diberikan sebuah tugas, kekurangan ide, dan lainnya karena tidak adanya stimulus yang diberikan, sehingga siswa mengalihkan kegiatan mereka dengan bermain handphone, makan di kelas, serta mengobrol dengan temannya. Hal tersebut menjadi pendorong penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan siswa terutama dalam menulis karangan bahasa Inggris khususnya recount text. Berdasarkan uraian latar belakang, masalah penelitian ini dijelaskan sebagai berikut: Bagaimanakah meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis “Recount Text” dengan menggunakan “Picture Series” pada Siswa Kelas 8 SMP Negeri 1 Kalisat Jember Tahun Pelajaran 2018/2019? Desain penelitian dalam penelitian ini adalah PTK dengan berkolaborasi dengan guru yang ditetapkan 2 siklus. Dalam PTK ada 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data primer dengan menggunakan tes ulangan dan observasi dengan di checklist, dan data sekunder dengan wawancara. Peneliti menggunakan keharusan nilai sasaran atau KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) menentukan kriteria sukses untuk menganalisis data Berdasarkan hasil penelitian pada bab IV dapat disimpulkan sebagai berikut: Ada peningkatan kemampuan menulis “Recount Text” mencapai 22% dari 68% siklus I meningkat 90% siklus II dengan menggunakan Picture Series” pada Siswa Kelas 8 SMP Negeri 1 Kalisat Jember Tahun Pelajaran 2018/2019.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 244
Author(s):  
Defa Gustia Safitri ◽  
Dian Estu Prasetyo ◽  
Riyadi Saputra
Keyword(s):  

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangya keterampilan membaca peserta didik dalam pembelajaran bahasa Indonesia, sehingga diperlukan modul bergambar, ini membantu peserta didik agar dapat membaca dengan mudah mempelajari, tertarik untuk membaca ini dengan desain yang menarik dan bergambar, tujuannya yaitu modul bergambar ini valid, praktis dan efektif.  Pengembangan modul bergambar menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu, analisis (analyze), Perencanaan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), evaluasi (evaluation). Kelima tahapan dilakukan memulai analisis materi, analisis peserta didik, analisis kebutuhan. Kemudian uji validasi olen 3 orang validator ( tim ahli ) mengatakan  valid dan pratis delanjutnya dilakukan uji efektifitas dengan melakukan tes soal oleh peserta didik di SD N 107 Ngaol I Kabupaten Merangin Hasil penelitian pengembangan modul bergambar ini uji oleh tiga validator memperoleh nilai dengan rata – rata  84,72% dengan dikategori sangat valid, Nilai pratikalitas guru memperoleh nilai rata- rata 96% dan nilai Pratikalitas Peserta didik memperoleh nilai rata – rata 94,42% dengan kategori sangat praktis dan nilai efektifitas memperoleh nilai rata – rata 92,85% dengan kategori sangat. Dapat disimpulkan bahwa modul bergambar ini pembelajaran bahasa Indonesia dengan hasil memenuhi kategori valid, pratis dan efektifitas. Dapat memudahkan peserta didik dan pendidik memcapai tujuan pembelajaran.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 226
Author(s):  
Murni Purnama Sari ◽  
Antik Estika Hader ◽  
Muhammad Sukron
Keyword(s):  
T Test ◽  

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar peserta didik mengalami kesulitan dalam berhitung perkalian, hal ini karena peserta didik mengalami kesulitan dalam menghafal perkalian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penerapan Metode Jarimatika Terhadap Kemampuan Berhitung Perkalian Siwa Kelas III SDN 15 Koto Baru, Dharmasraya.Jenis penelitian ini adalah penelitian Eksperimen Design Pretest-postest one group, dengan pendekatan kuantititatif. Subjek penelitan ini adalah siswa III SDN 15 Koto Baru, Dharmasraya. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik pretest-postest yang terdiri dari 20 pesrta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan pre-test dan post-test. Alat pengumpul data berupa soal pilihan ganda yang berjumlah 20 butir soal pre-test maupun post-test Melalui uji validasi,uji reabilitas. Data dianalisa menggunakan uji Normalitas, dan Uji Hipotesis/t-test yang diolah menggunakan SPSS 20. Berdasarkan deskripsi data hasil penelitian data hasil analisis pretest dan postest, dengan menggunakan uji Paired Sample tes menunjukkan nilai signifikasi 0,000 ˂ 0,05 maka hasil uji Paired sample tes dapat disimpulkan bahwa H0  ditolak dan Ha  diterima. Dengan diterimanya Ha  pada pengujian hipotesis tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa penelitian ini dapat menguji kebenaran hipotesis yaitu terhadap peningkatan kemampuan dalam perkalian anatara sebelum dan sesudah diterapkannya metode jarimatika pada kelas III SDN 15 Koto Baru.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 171
Author(s):  
Feni Rahmawati Silvi

This research is a problem in offline learning. Where some students who are active while attending lessons at school they get good learning outcomes but when given offline learning assignments they get low learning outcomes. This study aims to find out about the form of parental contribution in offline learning during the covid-19 pandemic. This research is a descriptive qualitative research type, conducted in class IIIB SDN 136/II Sumber Harapan in the even semester of the 2020/2021 academic year. Sources of data in this study were parents and students of class IIIB. Data collection techniques used in this study are interview methods and documentation methods. Data analysis is done by collection, reduction, display and verification. The results obtained are the form of parental contributions consisting of four contributions, namely: As caregivers and educators including scheduling children's study time and reminding children to do school assignments, as mentors including accompanying children while studying and overcoming children's difficulties in offline learning, as a motivator including parents can motivate by giving praise or gifts for positive things that have been done by children, as facilitators including parents can provide facilities such as books, worksheets, android mobile phones, internet quota. The obstacles faced by parents in offline learning during the COVID-19 pandemic are: parents do not understand the content of the subject matter, parents have little time to accompany their children to study, facilities are inadequate or limited, and children are difficult to teach by their parents.



2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 124
Author(s):  
Nur Miazni Mega ◽  
Rusyda Ulva ◽  
Lika Apreasta

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran bahasa Indonesia yang masih belum optimal. Hasil belajar siswa banyak di bawah KKM. Oleh karena itu, peneliti melakukan suatu penelitian dengan menggunakan media Flash Card. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Flash Card terhadap kemampuan membaca permulaan pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas I SDN 105/II Rambah. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Exsperimental Designs. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen tipe One-Group Pretest Design (tes awal-tes akhir). Penelitian ini dilakukan di SDN 105/II Rambah. Waktu dilaksanakannya penelitian ini pada semester II Tahun Pelajaran 2021/2022,Sampel pada penelitian ini berjumlah 21 siswa. Berdasarkan hasil uji paired samples t test diperoleh signifikansi 0,000<0,05, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media Flash Card terhadap kemampuan membaca permulaan pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas I SDN 105/II Rambah. Media Flash Card dapat digunakan guru untuk mengaitkan materi pelajaran dengan dunia nyata siswa.



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 58
Author(s):  
Sunaryadi .

Pembelajaran yang kurang memperhatikan perbedaan individual siswa dan didasarkan pada keinginan guru, akan sulit untuk dapat mengantarkan siswa ke arah pencapaian tujuan pembelajaran. Kondisi seperti inilah umumnya terjadi pada pembelajaran konvensional. Konsekuensi dari pendekatan pembelajaran seperti ini adalah terjadinya kesenjangan yang nyata antara siswa yang cerdas dan siswa yang kurang cerdas dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Guru agama Islam adalah orang yang memberikan materi pengetahuan agama Islam dan juga mendidik murid-muridnya, agar mereka kelak menjadi manusia yang takwa kepada Allah SWT. Di samping itu, guru agama Islam juga berfungsi sebagai pembimbing agar para murid sejak mulai sekarang dapat bertindak dengan prinsip-prinsip Islam dan dapat mempraktikkan syariat Islam. Ketuntasan Individual Seorang siswa dikatakan telah memenuhi standar ketuntasan belajar bila mencapai skor 65 dari skor maksimal 100. Ketuntasan Klasikal Suatu kelas dikatakan telah memenuhi standar ketuntasan belajar di kelas tersebut telah mencapai 75% dari jumlah siswa yang telah mencapai nilai 65. Sehingga berdasarkan hasil tersebut diperoleh data dari 39 siswa yang mengikuti ulangan harian 1 siswa yang tidak tuntas belajar, karena siswa tersebut memperoleh nilai < 65 dari nilai maksimal 100 dan 37 siswa tuntas secara perorangan. Hasil tersebut mengalami peningkatan dari siklus I ini dapat terlihat dari rata-rata nilai. Rata-rata pada siklus I sebesar 66 dan pada siklus II sebesar 77. Sedangkan ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus I hanya mencapai 60, pada siklus II ini sudah mencapai standar ketuntasan klasikal yang diterapkan pihak sekolah yakni mencapai 75%. Pada hasil belajar siswa pada siklus II sudah mengalami peningkatan dari siklus sebelumnya



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 74
Author(s):  
Iriyana .

Pendidikan kewarganegaraan dalam pengertian sebagai citizenship education, secara substantif dan pedagogis didesain untuk mengembangkan warga negara yang cerdas dan baik untuk seluruh jalur dan jenjang pendidikan. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) merupakan program pendidikan berdasarkan nilai-nilai pancasila sebagai wahana untuk mengembangkan dan melestarikan nilai luhur dan moral yang berakar pada budaya bangsa Indonesia yang diharapkan dapat menjadi jati diri yang diwujudkan dalam bentuk perilaku dalam kehidupan sehari-hari peserta didik baik sebagai individu, sebagai anggota masyarakat dan makhluk ciptaan tuhan Yang Maha Esa. hasil observasi awal di SDN 1 Kapongan, terlihat  bahwa  situasi  belajar  mengajar  masih menggunakan metode lama yakni Ceramah, hal ini menyebabkan pengajaran yang berpusat pada guru sehingga prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PKn di SDN 1 Kapongan  masih  rendah  dan  menunjukkan  nilai  yang  masih  di bawah  Standar  Ketuntasan  Belajar  Minimal  (SKBM=70).  Sistem  pengajaran yang  baik  seharusnya  dapat  membantu  siswa  mengembangkan  diri  secara optimal serta mampu mencapai tujuan-tujuan belajarnya. Dari  hal tersebut perlu dicarikan alternatif  lain untuk meningkatkan hasil  belajar  PKn  siswa  pada  materi  peranan  globalisasi.  Hal  ini  mengingat pentingnya  pengajaran  PKn  untuk  membentuk  karakter  siswa  tingkat Sekolah Dasar,  sehingga  dipilihlah  pendekatan  CTL  yang  diharapkan dapat meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam pembelajaran PKn  pada materi  peranan  globalisasi.  Selain  itu  penerapan  CTL  menekankan  keaktifan siswa  dalam  pembelajaran  sehingga  merangsang  kemampuan  berfikir  yang diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada pembelajaran PKn pada materi peranan globalisasi.Hasil pembelajaran pembelajaran PKn siswa pada siklus I diketahui jumlah nilai rata-rata yang diperoleh adalah 69.75 dari dua puluh siswa, yang mendapat nilai di atas KKM berjumlah sepuluh orang, dan sisanya masih banyak siswa yang mendapatkan nilai rendah. Hal ini berarti bahwa nilai pembelajaran PKn siswa 50 masih di bawah KKM yang ditetapkan, yaitu 70. Pada Pembelajaran PKn siswa pada siklus II diketahui jumlah nilai rata-rata yang diperoleh adalah 77.75 dari dua puluh siswa, yang mendapat nilai di atas KKM berjumlah enam belas orang, sisanya masih mendapatkan nilai di bawah KKM. Hal ini berarti bahwa nilai pembelajaran PKn siswa 80 sudah di atas KKM yang ditetapkan, yaitu 70.



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 50
Author(s):  
Mory Victor Febrianto ◽  
Nur Halimatus Zuhro

Pembelajaran matematika di kelas-kelas saat ini masih kurang di minati oleh siswa-siswi terutama di sekolah dasar, Minat ini besar pengaruhnya terhadap belajar, karena minat siswa merupakan faktor utama yang menentukan derajat keaktifan siswa, bila bahan pelajaran yang dipelajari tidak sesuai dengan minat siswa, siswa tidak akan belajar dengan sebaik-baiknya, sebab tidak ada daya tarik baginya. Berdasarkan hasil observasi kelas IV di SDN 1 Wringin Anom yang di lakukan oleh peneliti, peneliti menemukan suatu masalah yaitu masalah yang sering dirasakan sulit serta kurang diminati oleh siswa dalam pembelajaran matematika seperti contoh siswa merasa jenuh dan kesulitan dalam memahami pembelajaran yang di sampaikan oleh guru. analisis minat belajar Matematika pada materi konsep pecahan di kelas 4 SD Negeri 1 Wringin Anom Kecamatan Jatibanteng dapat di pengaruhi beberapa faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi faktor fisiologi dan faktor psikologi sedangkan faktor eksternal meliputi lingkungan keluarga, lingkungan belajar pada saat kegiatan luring. Dari faktor eksternal yang mempengaruhi adanya minat belajar siswa dari lingkungan keluarga berupa perhatian orang tua, lingkungan belajar pada saat kegiatan luring berupa kedisiplinan yang harus diterapkan pada saat kegiatan luring dilaksanakan. Dari faktor-faktor tersebut harus diberikan penanganan yang khusus agar peserta didik memahami untuk pembelajaran matematika hususnya pada materi konsep pecahan, tidak adanya minat belajar yang dialami oleh peserta didik didalam pembelajaran Matematika materi konsep pecahan pada akhirnya dapat diketahui dan ditemukan secara sistematis yang berlokasi di SD Negeri 1 Wringin Anom Kecamatan Jatibanteng Kabupaten Situbondo tahun ajaran 2020/2021



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 1
Author(s):  
Akhmad Rasidi

Penelitian  ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah model pembelajaran Cooperative Script dapat meningkatkan  aktifitas belajar dan meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VI SDN 3 Demung Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Tujuan dari  penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui model pembelajaran Cooperative Script dalam meningkatkan aktifitas belajar. am, (2)Mengetahui model pembelajaran Cooperative Script dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah PTK dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu : perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Sasaran penelitian  ini adalah siswa kelas VI SDN 3 Demung Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo tahun pelajaran 2018/2019. Data yang diperoleh berupa lembar observasi aktivitas siswa dan hasil tes dalam setiap siklus.Dari hasil  analis didapatkan bahwa aktifitas dan prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai II. Pada siklus I persentase aktifitas siswa sebesar 72.73% dengan kategori cukup aktif, dan pada siklus II mencapai 86.36% dengan kategori aktif. Sedangkan prestasi belajar siswa juga mengalami peningkatan. Pada siklus I diperoleh persentase secara klasikal sebesar 72.73% (tidak tuntas), dan pada siklus II mencapai 100% (tuntas). Simpulan  dari penelitian ini adalah model pembelajaran Cooperative Script  dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa kelas VI SDN 3 Demung Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran IPA.



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 20
Author(s):  
An Rini Mudayanti

The research application of CTL (contextual teaching and learning) method through making of 3D cell model aims to determine the effect on student's motivation, learning outcomes and to find out the understanding student concepts. For this reason, it is necessary to have a PTK with 2 cycles. The subjects of this research were students of SMA Negeri Jenggawah especially class XI IPA.1 which consisted of 36 students with 12 male and 24 female. The data analysis used is standards descriptive statistical of data analysis. The results of this research indicate that the application of CTL method through making of 3D cell models has a significant impact on student motivation and learning outcomes. Indicated by an increase in student learning motivation, so that it affects learning outcomes from pre-cycle to cycle 2 by 69%. There were 25 students who obtained very good criteria and an increase in classical learning outcomes of 86.11% (31 students who completed) with an average score of 79.83 = 80 and the highest score was 98 while the lowest score was 68.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document