JURNAL KESEHATAN STIKes MUHAMMADIYAH CIAMIS
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

47
(FIVE YEARS 8)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Jurnal Kesehatan, Stikes Muhammadiyah Ciamis

2656-5838, 2089-3906

2021 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 1-13
Author(s):  
Irma Mulyani

Latar Belakang : Air susu ibu (ASI) merupakan makanan terbaik yang memenuhi semua kebutuhan tumbuh kembang bayi sampai usia 6 bulan. Ada kalanya seorang ibu mengalami masalah dalam pemberian ASI seperti produksi ASI sedikit atau tidak lancar. Pijat Oksitosin merupakan salah satu cara untuk mengatasi ketidaklancaran pengeluaran ASI. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui perbedaan pengeluaran ASI pada ibu postpartum 6 jam sebelum dan sesudah dilakukan pijat oksitosin di Puskesmas Batujajar Kabupaten Bandung Barat tahun 2019. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode Quasi-experiment dengan rancangan one group pre and post test design. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling, sampel dalam penelitian ini ibu postpartum 6 jam berjumlah 30 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis data yaitu univariat dan bivariat untuk melihat distribusi frekuensi dan perbedaan pengeluaran ASI sebelum dan sesudah dilakukan pijat oksitosin. Hasil : Rata-rata pengeluaran ASI sebelum dilakukan pijat oksitosin adalah 1,50 cc dan setelah dilakukan pijat oksitosin meningkat menjadi 2,93 cc. Simpulan : Terdapat perbedaan antara pengeluaran ASI pada ibu postpartum 6 jam sebelum dan sesudah dilakukan pijat oksitosin.



2021 ◽  
Vol 7 (2) ◽  
pp. 1-7
Author(s):  
Ima Sukmawati
Keyword(s):  

ABSTRAK Anak yang dalam perkembangannya mengalami hambatan, gangguan-gangguan dikenal sebagai anak berkebutuhan khusus (ABK). ABK menjadi salah satu stressor khususnya ibu dimana respon tersebut harus di imbangi dengan strategi koping. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi koping pada ibu dengan ABK. Metode menggunakan deskriptif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling atau judgement sampling, jumlah sampel sebanyak 62 responden dari jumlah populasi 168 responden. Hasil penelitian didapatkan gambaran strategi koping pada ibu dengan ABK di SLB Negeri Ciamis adalah  strategi koping adaptif  sebanyak 42 responden (56.5%). Sedangkan gambaran jenis strategi koping yang digunakan problem focused coping sebanyak 32 responden (51.6%). Kesimpulan dari penelitian adalah strategi koping pada ibu dengan ABK di SLB Negeri Ciamis adalah adaptif  dengan jenis strategi koping problem focused coping. Kata Kunci : Strategi Koping, Ibu, Anak Berkebutuhan Khusus



2021 ◽  
Vol 7 (2) ◽  
pp. 16-21
Author(s):  
IRPAN ALI RAHMAN

Latar Belakang :  Perubahan pola hidup pada masyarakat saat ini serta banyaknya kandungan unsur makanan tertentu dalam tubuh mengakibatkan munculnya penyakit degeneratif, seperti hipertensi.di Provinsi Jawa Barat yaitu Kota Tasikmalaya berpotensi mengalami peningkatan kejadian hipertensi yaitu mencapai 192 per 1000 anggota rumah tangga (19,2%), engan penderita hipertensi mencapai 160 kasus. Tujuan :  Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan penderita hipertensi dengan perilaku menjalani diet hipertensi. Metode Penelitian : Menggunakan metode Deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak160 orang penderita hipertensi dan menggunakan teknik simple random sampling menjadi 114 orang. Analisis data yang digunakan yaitu analisis Univariat dan Bivariat. Uji validitas dilaksanakan pada 20 orang. Hasil penelitian : Pengetahuan kurang penderita hipertensi sebanyak 55,3%, dan perilaku menjalani diet hipertensi pada respon tidak menjalani perilaku diet hipertensi sebanyak 67,5%. Kesimpulan :  Pengetahuan terbanyak penderita hipertensi pada tingkatan pengetahuan kurang dan perilaku menjalani diet hipertensi tidak melakukan diet hipertensi.



2021 ◽  
Vol 7 (2) ◽  
pp. 44-50
Author(s):  
Doni Setiawan Doni Setiawan

HbA1c is a small component of hemoglobin that binds to blood sugar. Quality Control is usually done by examining the control material that has known the range value and comparing the results of the inspection tool with the range of the control material. HPLC (High Performance Liquid Chromatography) is an analytical chemical technique used to separate components in a mixture. The purpose of this study was to determine the Internal Quality Stabilization on HbA1c examination using Hb Analyzer. The method used is descriptive. The technique of collecting data uses primary data. Data is obtained by conducting control material checks during the control period which is carried out for 26 days and the data is processed computerically then plotted into the graph. Based on research in May-June 2019 good results were obtained, where not deviant.



2021 ◽  
Vol 7 (2) ◽  
pp. 31-38
Author(s):  
Marlina Indriastuti

Lidah buaya merupakan bahan alami yang potensial yang dapat dijadikan bahan kosmetik karena mempunyai khasiat yang mengandung antioksida dan nutrisi yang baik bagi kulit. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dari dibedakannya konsentrasi PVA sebagai basis terhadap evaluasi sediaan masker gel peel off. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian eksperimental. Sampel yang akan digunakan yaitu ekstrak daging lidah buaya (aloe vera). Formulasi masker peel off dari ekstrak lidah buaya dibuat 3 formula dengan konsentrasi PVA yang berbeda yaitu 10%, 15%, dan 20%. Setelah itu dilakukan evaluasi fisik sediaan masker gel peel off meliputi uji organoleptik, viskositas, uji pH, daya sebar, dan waktu sediaan mengering. Data hasil evaluasi tersebut akan dianalisis secara statistik menggunakan analysis of variance (ANOVA) one way. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi PVA yang berbeda pada setiap formula dapat mempengaruhi nilai viskositas dan waktu sediaan mengering. Dapat disimpulkan bahwa untuk formula yang memenuhi standar adalah formula I dengan konsentrasi 10%.



2021 ◽  
Vol 7 (2) ◽  
pp. 8-15
Author(s):  
Elis Noviati
Keyword(s):  

                                                                                                                                                                               ABSTRAK  Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) merupakan bentuk pelayanan yang melibatkan peran masyarakat melalui upaya promotif-preventif untuk mendeteksi dan mengendalikan secara dini keberadaan faktor risiko penyakit tidak menular secara terpadu. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor yang mempengaruhi pemanfaatan Posbindu PTM di Desa Jalatrang Wilayah Kerja Puskesmas Cipaku. Metode penelitian menggunakan deskriptif dengan populasi masyarakat berusia ? 15 tahun. Penarikan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling sebanyak 98 responden. Hasil menunjukan pendidikan responden berkategori menengah 52,0%, pekerjaan berkategori tidak bekerja 60,2%, pengetahuan berkategori kurang 48,0%, dukungan kader berkategori kurang 50,0%, dan dukungan keluarga berkategori kurang sebanyak 47,0%. Kesimpulan: gambaran faktor yang mempengaruhi Posbindu PTM secara umum berada dalam kategori kurang.                          



2021 ◽  
Vol 7 (2) ◽  
pp. 39-43
Author(s):  
Atun Farihatun ◽  
Erni Siti Nur Janah ◽  
Dewi Kania Yulianti ◽  
Marsetyo Edhiatmi ◽  
Dewi Yayuningsih

Enzim SGPT (Serum Glutamic Pyruvat Transminase) terdapat pada jaringan hati, jantung, otot dan ginjal. SGPT memiliki spesifitas yang relatif tinggi untuk kerusakan hati. Penggunaan kontrasepsi pil KB dalam jangka waktu yang panjang dapat menimbulkan kerusakan jaringan hati. Gangguan fungsi hati terjadi karena adanya hormon progesteron yang menyebabkan aliran empedu menjadi lambat, dan bila berlangsung lama saluran empedu akan tersumbat, maka cairan empedu dalam darah meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar SGPT pada akseptor kontrasepsi pil KB di Wilayah Kabupaten Ciamis. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian pemeriksaan kadar SGPT yang dilakukan terhadap 30 akseptor pil KB di wilayah Kabupaten Ciamis didapatkan hasil 9 orang (30%) mempunyai kadar SGPT yang tinggi dan didapatkan hasil 21 orang (70%) mempunyai kadar SGPT normal.



2021 ◽  
Vol 7 (2) ◽  
pp. 22-31
Author(s):  
Yuyun Rahayu ◽  
Aap Apipudin ◽  
Devi Hotimatul

Usia toddler adalah periode penting karena pertumbuhan otak telah mencapai 80 % ukuran otak orang dewasa. Perkembangan bahasa merupakan indikator dari seluruh gangguan perkembangan salah satu penyebabnya yaitu  kurangnya stimulasi. Pemberian stimulasi harus didasari dengan pengetahuan karena akan berpengaruh terhadap kemampuan perkembangan bahasa yang sesuai dengan usianya. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang stimulasi dengan perkembangan bahasa anak usia toodler di Desa Sukamaju kecamatan Baregebeg. Metode menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional, jumlah populasi 167 responden ibu dengan anak usia toodler dan  cara pengambilan sampel proposional random sampling sebanyak 63 responden. Hasil Penelitian didapatkan pengetahuan  tertinggi kategori cukup sebanyak 50,8%, pengetahuan kurang sebanyak 33,3% dan terendah kategori baik sebanyak 15,9%. Perkembangan bahasa tertinggi kategori sesuai sebanyak 58,7% sedangkan perkembangan bahasa kategori tidak sesuai sebanyak 41,3%. Kesimpulan : Terdapat hubungan yan signifikan antara pengetahuan ibu tentang stimulasi dengan perkembangan bahasa anak usia toodler di Desa Sukamaju Kecamatan Baregbeg dengan hasil statistik p-value 0,000.



2020 ◽  
Vol 7 (1) ◽  
pp. 49-62
Author(s):  
Farwa amaani Zahida ◽  
Aap apipudin ◽  
Nur Hidayat

Pengenalan anak terhadap gadget biasanya berawal dari cara pengalihan yang salah dari orang tua ataupun keluarga dengan cara memperlihatkan game atau video yang ada di gadget. Pengenalan gadget terlalu dini pada anak dapat memberikan dampak positif maupun negatif. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti frekuensi, durasi, dan pengawasan orang tua dengan harapan agar anak tidak rewel atau berhenti menangis. Pengetahuan, merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan sehingga dengan adanya pengetahuan yang baik tentang gadget akanmempengaruhi perilaku orang tua dalam pemberian gadget pada anak usia prasekolahMetode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh orang tua anak usia pra sekolah di RA Persis 16 Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2018 sebanyak 64 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel penelitian.Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan tentang dampak penggunaan gadget pada anak prasekolah di RA PERSIS 16 Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya, sebagian besar berpengetahuan kurang sebanyak 34 orang (53,1%).Saran diharapkan agar orang tua lebih aktif bertanya, mencari informasi dan mengikuti penyuluhan mengenai dampak penggunaan gadget pada anak usia prasekolah.



2020 ◽  
Vol 7 (1) ◽  
pp. 11-19
Author(s):  
Dini silva Miranti ◽  
Aap Apipudin ◽  
Ade Fitriani

Secara individual, pada usia diatas 50 tahun terjadi proses penuaan secara alamiah. Hal ini dapat menimbulkan masalah fisik, mental, sosial, ekonomi dan psikologis. Pada usia lanjut, mengalami penurunan pada sistem muskuloskeletal. Penurunan sistem muskuloskeletal ini ditandai dengan adanya nyeri pada daerah persendian salah satunya osteoarthritis. Kelebihan berat badan merupakan salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi terkuat untuk terjadinya osteoarthritis. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional yaitu pengambilan data yang dikumpulkan pada suatu waktu bersamaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di Wilayah Kerja Kesehatan Puskesmas Handherang Kabupaten Ciamis pada tahun 2017 6587 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan cara proporsional random sampling yaitu pengambilan ukuran sampel yang didasarkan atas proporsi masing-masing anggotapopulasi dan diperoleh sampel sebanyak 99 orang.Hasil penelitian menunjukan bahwa kelebihan berat badan pada lansia sebagian besar berkategori kelebihan berat badan sebanyak 58 orang (58,6%), kejadian osteoartritis sebagian besar berkategori ya sebanyak 54 orang (54,5%) dan Terdapat hubungan yang signifikan antara kelebihan berat badan dengan kejadian osteoartritis pada lansia karena nilai ? > ? value (0,05> 0,000) dan nilai chi square (?2) hitung > chi square (?2) tabel (34.643 > 3,841).Saran diharapkan agar menjaga berat badan ideal supaya tidak mengalami obesitas, baik dengan cara rutin berolah raga maupun melakukan diet yang seimbang dengan menghindari makanan cepat saji dan tinggi lemak.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document