Jurnal Sumbangsih
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

49
(FIVE YEARS 49)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Lampung

2797-5878

2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 1-7
Author(s):  
Yunita Maya Putri

Dalam perkembangannya, karya cipta hasil kreasi seorang manusia atau sekelompok orang harus dilindungi dan mereka berhak mendapatkan hak cipta atas karyanya sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi. Seni tari dan musik tradisional merupakan warisan budaya yang bernilai dan berdaya guna tinggi, oleh karenanya sangat penting untuk dilindungi. Seni tari dan musik tradisional sebagai ekspresi budaya tradisional dilindungi berdasarkan Pasal 38 Undang-Undang Hak Cipta tahun 2014. Dalam implementasinya, ketentuan ini belum terlaksana secara efektif. Salah satu faktor penyebabnya adalah masyarakat baru sebatas mengetahui, namun belum memahami substansinya, bahkan masih ada yang tidak mengetahui peraturan perundang-undangan tentang hak cipta terutama yang berkaitan dengan hak cipta akan kekayaan ekspresi budaya tradisional, termasuk pemahaman tentang pentingnya melakukan inventarisasi dan dokumentasi dalam rangka perlindungan hukum melalui kerjasama pemerintah dengan masyarakat serta pihak terkait. Sehingga masalah ini sangat rentan untuk diakui oleh orang lain bahkan negara lain. Sehingga diseminasi perlindungan hukum terhadap hak cipta khususnya ekspresi budaya tradisional sangat penting dilaksanakan, dikarenakan hal tersebut dapat memberikan pengetahuan, pemahaman hingga peningkatan kapasitas bagi pekerja seni dalam mengaplikasikan pengetahuan terhadap hak cipta.  


2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 32-43
Author(s):  
Maroni Maroni ◽  
Maya Shafira ◽  
Rini Fathonah ◽  
Nenny Dwi Ariani ◽  
Mashuril Anwar

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mitra mengenai peraturan kekarantinaan kesehatan, tindak pidana kekarantinaan kesehatan dan ancaman sanksi bagi pelanggarnya, dan cara bertindak secara hukum apabila menemui pelanggaran kekarantinaan kesehatan di masa pandemi COVID-19. Target khusus kegiatan ini yakni meningkatnya kepatuhan masyarakat mitra terhadap peraturan kekarantinaan kesehatan di masa pandemi COVID-19. Adapun metode yang dilakukan dalam melaksanakan bentuk pengabdian ini adalah dilaksanakan melalui 3 tahapan pendekatan, yaitu sosialisasi program, diskusi terarah dan tanya jawab, dan pelayanan klinis. Sasaran kegiatan ini yaitu masyarakat Desa Merak Belantung Kabupaten Lampung Selatan. Oleh karena itu kegiatan ini dilaksanakan di balai Desa Merak Belantung. Berdasarkan evaluasi kegiatan, ada peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mitra mengenai peraturan kekarantinaan kesehatan, tindak pidana kekarantinaan kesehatan, dan masyarakat mitra siap berperan membantu pemerintah dalam penegakan hukum terhadap pelanggar ketentuan kekarantinaan kesehatan. Akan tetapi, pelaksanaan kegiatan ini masih mengalami beberapa hambatan, baik dari segi lembaga tim pengabdi, aparat desa, dan peserta kegiatan. Terlepas dari hambatan tersebut, terlaksananya kegiatan ini juga tidak luput dari dukungan dan kontribusi berbagai pihak.


2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 138-148
Author(s):  
Deris Astriawan

Pengabdian kepada masyarakat ini merupakan upaya dalam rangka pengembangan dan pelestarian sastra lisan Lampung khususnya kias. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah muli mekhanai Desa Kunjir diharapkan mampu mengolah, mengembangkan, dan mengekspresikan sebuah sajian sastra lisan Lampung kias menjadi sebuah seni pertunjukan yang menarik. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kabupaten Lampung Selatan. Hasil yang diharapkan melalui pengabdian ini adalah diharapkan muli mekhanai mampu menjadi garda terdepan dalam rangka pengembangan dan pelestarian sastra lisan Lampung kias. Selanjutnya, pelatihan seni pertunjukan sastra lisan Lampung kias ini akan menerapkan pelatihan aktif dimana seluruh peserta bereksplorasi melalui pengalamannya sehingga tujuan yang telah direncanakan dapat diperoleh secara optimal. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi, dan evaluasi. Jumlah peserta pelatihan ini sebanyak 25 orang yang tergabung dalam Muli Mekhanai Desa Kunjir Kabupaten Lampung Selatan. Keberhasilan kegiatan ini diukur dari proses maupun hasil pelatihan. Keberhasilan proses diukur dengan melakukan observasi terhadap beberapa aspek seperti keaktifan, ketekunan, kerjasama, dan tanggung jawab. Penilaian unjuk kerja dilakukan ketika peserta pelatihan secara individu maupun berkelompok. Evaluasi terhadap hasil kegiatan diukur berdasarkan berdasarkan penguasaan materi pelatihan baik yang meliputi konsep maupun praktik sastra lisan sebagai bagian dari seni tradisi masyarakat.


2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 105-111
Author(s):  
Deni Achmad
Keyword(s):  

Perkembangan teknologi dapat menimbulkan kejahatan yang mana keberadaan internet tersebutlah yang kemudian memudahkan adanya kejahatan menggunakan teknologi informasi atau  biasa kita sebut dengan cybercrime (kejahatan dunia maya) seperti tindak pidana body shaming dan cyber bullying. Terdapat masyarakat Indonesia saat ini banyak yang dalam melakukan tindakan body Shaming dan cyber bulying di media sosial dengan menghina bentuk tubuh, warna kulit, agama, hingga suku dan ras. Perlu adanya kesadaran masyarakat terkait bahayanya tindak pidana body shaming dan cyber bullying, undang undang yang mengatur, sanksi hukum, dan bagaimana mengetahui dan mengantisipasi body shaming dan cyber bullying


2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 93-104
Author(s):  
- Mahpul ◽  
Bambang Setiyadi ◽  
Muhammad Sukirlan ◽  
Gede Eka Putrawan

Task complexity-based learning approaches have been widely adopted in countries especially where English is a foreign language, Chinese, Japanese, Arabic, Iranian, and Korean. However, most English teachers do not yet understand the method of learning English based on task complexity so they lack confidence in applying the method.. Therefore, this community service activity aims to increase insight and knowledge about the development / creation of a speaking learning model based on cognitive factor engineering (task complexity). This activity will target English teachers at high school / vocational school in Pringsewu Regency and is expected to improve their professionalism to improve the quality of the English learning process, especially speaking. This activity will be carried out with lecture methods, discussions, practices, and simulations that will begin with a pre-test and end with a post-test. Based on initial and final abilities, there are quite real differences before and after the training is done. To that end, this training has been able to improve the insight and Manufacture of Teaching Materials Based on Cognitive Factor Engineering (Task Complexity). Some participants showed that the enthusiasm and belief of the participants that the Manufacture of Speaking Teaching Materials Based on Cognitive Factor Engineering (Task Complexity) has a positive impact to develop students' ability to master their English learning in the classroom.


2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 164-169
Author(s):  
Joko Mulyono
Keyword(s):  

Pandemi Corona Virus Disease-19(COVID-19) yang masuk ke Indonesia pada awal tahun 2020 menyebabkan berbagai perubahan dari aspek kesehatan, ekonomi, sosial, dan tidak luput pula aspek ketahanan pangan. Kegiatan ini dilakukan melalui sosialiasi dan pemKegiatan ini memberikan peningkatan pemahaman masyarakat Desa Ganti Mulyo tentang ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19. Diharapkan setelah pembagian bibit tanaman, masyarakat bisa menanam bibit tersebut dan menjadi bagian dari gerakan ketahanan pangan keluarga.


2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 71-81
Author(s):  
- Karomani ◽  
- Mualimin ◽  
Ryzal Perdana

Socialization is a process, in which a new member of society learns the norms and values of which he or she is a member. This socialization is done as a form of effort from universities to be able to provide information about the admission of new students. This aims that information about this can be conveyed properly in accordance with the Mandate of the Ministry of Education and Technology which expects that there is an increase in the Gross Participation Rate (APK) of Higher Education in Indonesia, especially in bandar Lampung City. The low Gross Participation Rate (APK) of Higher Education in Indonesia in 2018 showed a figure of 33.37%. This figure shows the lag when compared to some other communities in ASEAN. Seeing this, Lampung University as one of the universities also organizes socialization of new student admissions every year. The new student admission system is carried out through the test path determined by the Ministry of Education and Technology. In addition, Lampung University also held student admissions through the achievement path as a form of appreciation of Indonesian students who have ability both in the academic and non-academic fields. Socialization of new student admissions of Lampung University to increase the Gross Participation Rate of Universities in Bandar Lampung City is generally done through online and direct socialization on a limited basis while still complying with health protocols. This socialization activity is also continued with evaluation and monitoring so that the activities run well and the desired essence and objectives can be achieved.


2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 182-188
Author(s):  
Afrizal Yudha Setiawan ◽  
Prisma Teja Permana ◽  
Nabilla Kurnia Adzan

Salah satu kompetensi profesional yang harus dimiliki oleh guru seni adalah menguasai materi atau bahan ajar, dalam berbagai bidang seni yaitu seni musik, seni tari, dan seni rupa. Namun demikian, guru seni budaya tingkat SMP di Kabupaten Lampung Timur memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda-beda, dan tidak terkhusus pada satu bidang ilmu seni saja, sedangkan di lapangan guru dituntut untuk mengajar ketiga bidang seni tersebut. Materi membaca notasi balok merupakan salah satu materi yang terdapat pada kurikulum pendidikan seni di sekolah jenjang SMP. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan terhadap guru seni budaya SMP di Kabupaten Lampung Timur, diperoleh informasi bahwa 64,5% dari jumlah responden memiliki pemahaman yang rendah dalam materi notasi balok, sehingga guru memiliki kesulitan dalam menyampaikan materi tersebut kepada peserta didik. Dengan demikian, diperlukan adanya pelatihan membaca notasi balok untuk meningkatkan kompetensi profesional guru seni budaya tingkat SMP di Kabupaten Lampung Timur. Kegiatan pengabdian dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan membaca notasi balok untuk guru seni budaya tingkat SMP di Kabupaten Lampung Timur dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam membaca notasi balok. Hal tersebut akan memberikan dampak pada peningkatan salah satu kompetensi professional guru seni budaya, yakni menguasai materi pembelajaran tentang notasi balok. Adapun peningkatan tersebut dapat dilihat dari nilai pretest dan posttest yang telah dilakukan. Rata-rata nilai pretest adalah sebesar 49.09, sedangkan rata-rata nilai posttest sebesar 77.43. Dengan demikian terdapat peningkatan rata-rata sebesar 28,34 atau 57,73%.


2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 44-52
Author(s):  
Simon Sumanjoyo Hutagalung ◽  
Dedy Hermawan ◽  
Bartoven Vivit Nurdin ◽  
Dody Faedlulloh
Keyword(s):  

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah: (1). Meningkatkan pengetahuan kelompok pemuda pelajar dalam mengidentifikasi potensi kegiatan di lingkungan sekitarnya, (2). Meningkatkan pengetahuan kelompok pemuda pelajar dalam mengidentifikasi dan mengelola peran untuk bangkit dari pandemi. Metode pengabdian yaitu berupa pelatihan dengan pendekatan pragmatis teoritis dan pendekatan pragmatis praktis. Dalam tahap pelaksanaan, kegiatan utama yang dilakukan adalah penyampaian materi berwujud pelatihan dengan skema: (1). Ceramah, Metode ini digunakan untuk menyampaikan teori dan konsep pokok yang harus dipahami dan dikuasai oleh peserta. Metode ceramah disertai tanya jawab dan studi kasus. (2). Diskusi, selain ceramah bervariasi, metode diskusi juga digunakan dalam kegiatan ini. Pelaksanaan kegiatan ini menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: (1). Meningkatnya pengetahuan kelompok pemuda pelajar dalam mengidentifikasi potensi kegiatan di lingkungan sekitarnya. , (2). Meningkatnya pengetahuan kelompok pemuda pelajar dalam mengidentifikasi dan mengelola peran untuk bangkit dari pandemi. Kedua kesimpulan itu didukung oleh hasil pres test dan post test yang menunjukkan bahwa kegiatan yang telah dilaksanakan mampu menghasilkan perubahan pengetahuan pada kelompok peserta kegiatan. Selain itu, observasi yang dilakukan menunjukkan jika materi yang disampaikan mampu memacu minat dan kesadaran mereka untuk lebih memahami kepentingan mereka terhadap materi tersebut.


2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 170-181
Author(s):  
Naek Siregar ◽  
Ria Wierma Putri ◽  
- Rehulina ◽  
Abdul Muthalib Tahar

Gerakan mempromosikan produk lokal dan ramah lingkungan meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk lebih menjaga lingkungan. Salahsatu usaha lokal di Bandar Lampung yang mendukung prinsip ramah lingkungan adalah Kahut Sigerbori yang merupakan usaha kain dengan pewarnaan alami dan organik bahkan motif shibori menggunakan flora alami. Pertumbuhan usaha lokal yang ramah lingkungan mendorong persaingan antar para usahawan sehingga mereka harus meningkat kreativitas dan kekhasan produk masing masing. Kekhasan produk menjadi nilai tambah yang akan meningkatkan nilai produk tersebut. Tetapi kekhasan ini juga dapat membuka peluang ketertarikan usahawan lain untuk meniru design, menggunakan merek yang sama tanpa izin ataupun membuat produk yang mirip. Kecurangan ini dapat dicegah apabila pemilik asli melakukan perlindungan terhadap produk ciptaannya yaitu Perlindungan hak kekayaan intelektual (HAKI). Namun terkadang pemilik tidak memahami bagaimana cara memperoleh perlindungan tersebut, mengetahui namun berpikir prosedurnya akan sangat rumit atau tidak memahami secara pasti bentuk HAKI yang tepat untuk produk usahanya. Terutama apabila berkaitan dengan metode tradisional, dilakukan oleh grup dan bukan merupakan pencipta pertama. Permasalahan ini sering dialami oleh para usahawan yang bergerak dibidang kerajina seperti halnya komunitas Kahut Sigerbori. Ada beberapa opsi yang dapat diterapkan untuk melindungi HAKI bagi produk kerajinan tangan Kahut Sigerbori dengan melihat tiap elemen elemen yang dapat dilindungi seperti design dilindungi hak cipta, tehnik pewarnaan dan pemotifan dengan perlindungan pengetahuan tradisional, organisme yang digunakan dapat dilindungi dengan sumber daya genetic serta dapat dimungkinkan apabila produk tersebut menggunakan bahan dari daerah geografis tertentu maka dapat dilindungi indikasi geografis bahkan paten jika terdapat inovasi baru.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document