JURNAL BIOLOKUS
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

56
(FIVE YEARS 8)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By MIQOT Jurnal Ilmu Ilmu Keislaman

2621-7538, 2621-3702

2021 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 14
Author(s):  
Nur Aisyah ◽  
Rosnita Rosnita

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek (<em>project based learning</em>) pada materi sistem koordinasi terhadap hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan. Desain penelitian yang digunakan yaitu non equivalent control group design pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah kelas XI MIA di Pondok Pesantren, dengan sampel sebanyak 2 kelas yang diambil menggunakan metode total sampling. Kelas XI MIA 2 sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran berbasis proyek (<em>project based learning</em>), sedangkan kelas XI MIA 1 sebagai kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data  menggunakan tes tertulis, yang terdiri dari pretest yang berjumlah 25 soal dan posttest yang berjumlah 25 soal. Data dianalisis menggunakan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian, untuk uji t diperoleh bahwa t<sub>hitung </sub>6,67 sedangkan t<sub>tabel</sub> 2,04, itu berarti bahwa t<sub>hitung </sub>&gt; t<sub>tabel</sub> maka H<sub>0</sub> ditolak dan H<sub>a </sub>diterima. Maka da[at disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis proyek (project based learning) pada materi sistem koordinasi terhadap hasil belajar kognitif siswa.



2021 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 27
Author(s):  
Desi Dwi Sartika ◽  
Rohani Rohani

<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran <em>scramble</em> dengan media <em>crossword puzzle</em> terhadap motivasi dan hasil belajar kognitif biologi siswa. Motivasi belajar merupakan proses yang memberi semangat belajar, dorongan, dan perubahan tingkah laku dalam belajar. Hasil belajar merupakan skor yang menunjukkan tingkat pemahaman siswa. Penelitian ini dilakukan selama sekitar satu bulan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan <em>pretest-posttest control group design</em>. Populasi berjumlah 60 siswa, sampel diambil menggunakan teknik <em>simple random sampling</em>. Sampel berjumlah 20 siswa kelas VIII-A sebagai kelas eksperimen dan 20 siswa kelas VIII-B sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes berupa pretest-posttest berbentuk pilihan berganda sebanyak 20 soal dan instrumen non tes berupa angket motivasi belajar yang meliputi delapan indikator motivasi belajar yang terdiri dari 20 soal. Data yang telah didapatkan dianalisis menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis data pada motivasi belajar diperoleh t<sub>hitung</sub> ≥ t<sub>tabel</sub> yaitu 2,56 ≥ 2,02, sehingga hasil pengujian hipotesis dinyatakan H<sub>0</sub> ditolak dan H<sub>a</sub> diterima, dan pada hasil belajar kognitif siswa biologi diperoleh t<sub>hitung</sub> ≥ t<sub>tabel</sub> yaitu 16,58 ≥ 2,02, sehingga hasil pengujian hipotesis dinyatakan H<sub>0</sub> ditolak dan H<sub>a</sub> diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran<em> scramble</em> dengan media <em>crossword puzzle</em> terhadap motivasi dan hasil belajar kognitif biologi siswa.</p>



2021 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 62
Author(s):  
Ummi Nur Afinni Dwi Jayanti

<p>Untuk dapat belajar secara efektif di lingkungan pendidikan tinggi, mahasiswa perlu melek informasi melalui cara yang sesuai dengan lingkungan akademik dan disiplin ilmu yang mereka pelajari, termasuk di bidang biologi. Walaupun demikian, kurikulum pendidikan tinggi di Indonesia belum secara sengaja mengintegrasikan pengembangan literasi informasi dalam pembelajaran dikelas dan kegiatan praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana model pembelajaran problem-based learning dipadu jigsaw yang diterapkan dalam perkuliahan Fisiologi Hewan dapat meningkatkan keterampilan literasi mahasiswa biologi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas berbasis Lesson Study. Empat puluh mahasiswa program studi biologi berpartisipasi dalam studi ini. Keterampilan literasi informasi mahasiswa diukur dengan tes literasi informasi yang mengacu pada Association of College and Research Libraries. Hasil penelitian menunjukkan intervensi yang dilakukan memfasilitasi penguasaan keterampilan mahasiswa untuk mengidentifikasi, mengevaluasi dan menggunakan informasi secara efektif untuk merumuskan solusi pemecahan masalah yang ada. Namun belum secara signifikan memfasilitasi penguasaan indikator mengakses informasi secara efektif dan efisien serta memahami isu ekonomi, hukum, dan sosial terkait penggunaan informasi. Temuan penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu informasi bagi pendidik perguruan tinggi terkait intervensi yang dapat dirancang untuk mengembangkan literasi informasi mahasiswa. Pendidik dalam konteks pendidikan tinggi perlu mengintegrasikan aktivitas pemecahan masalah secara berkesinambungan dalam perkuliahan sebagai upaya pengembangan keterampilan literasi informasi mahasiswa. Modifikasi rancangan intervensi dalam penelitian ini dianjurkan untuk dilakukan agar dapat menyempurnakan hasil yang diharapkan.</p>



2021 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 55
Author(s):  
Tengku Sri Ulandari ◽  
Husnarika Febriani ◽  
Khairuna Khairuna
Keyword(s):  

Dalam proses pembelajaran, seorang pendidik seharusnya menggunakan model pembelajaran yang beragam dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Model pembelajaran memiliki peran penting dalam kegiatan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe cooperative script dan make a match pada materi sistem pernapasan manusia. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Sampel penelitian ini adalah kelas VIII-6 yang terdiri dari 25 siswa dan VIII-7 yang terdiri dari 25 siswa. Model pembelajaran kooperatif tipe cooperative script diterapkan pada kelas VIII-6 dan model pembelajaran kooperatif tipe make a match diterapkan pada kelas VIII-7. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan 4 cara yaitu; (1) tes (2) pengamatan (3) wawancara (4) dokumentasi. Teknik analisis data kuantitatif digunakan untuk menganalisis tingkat ketuntasan belajar, sedangkan analisis data kualitatif digunakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe make a match memiliki peningkatan ketuntasan belajar klasikal yang lebih tinggi yaitu pada tahap pratindakan: 16%, siklus I: 32% dan siklus II: 92% apabila dibandingkan dengan peningkatan ketuntasan belajar klasikal pada penerapan model pembelajaran kooperatif tipe cooperative script dengan jumlah pada tahap pratindakan: 12%, siklus I: 28% dan siklus II: 92%. Saran untuk peneliti lain agar dapat melakukan perbandingan terhadap salah satu model pembelajaran yang diterapkan pada penelitian ini dengan berbagai model pembelajaran lainnya. Diharapkan agar pengetahuan terhadap berbagai perbandingan model pembelajaran dalam jenis penelitian tindakan kelas terus berkembang.



2021 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 1
Author(s):  
Ismi Fahrunnisah Rambe ◽  
Indayana Febriani Tanjung
Keyword(s):  

<span lang="IN">Penelitian</span><span lang="IN"> ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian dari implementasi pembelajaran biologi berbasis daring pada masa pandemi COVID-19 di </span>Madrasah Aliyah Negeri<span lang="IN">. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode dekskriptif. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling dengan instrumen pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilaksanakan dari Juli-September 2020 dengan subjek penelitian yaitu kepala sekolah, guru biologi, siswa. Berdasarkan analisis data diketahui hasil penelitian bahwa implementasi pembelajaran biologi meliputi 3 proses yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Perencanaan berupa pendataan kondisi dan nomor telepon siswa lalu membuat grup WhatsApp, menyiapkan rancangan perencanaan pembelajaran (RPP), menyiapkan bahan materi, menentukan media pembelajaran. Pelaksanaan yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup pembelajaran. 1) Kegiatan pendahuluan berupa mengisi absensi melalui google form dan penyampaian tujuan pembelajaran pada google classroom, 2) kegiatan inti berupa penyampaian materi, sesi tanya jawab dan diskusi, 3) kegiatan penutup berupa penarikan kesimpulan dan penugasan. Penilaian yang dilakukan berupa penilaian pengetahuan dan penilaian keterampilan. 1) Penilaian pengetahuan dilihat dari hasil tes pilihan ganda/uraian, diskusi tanya jawab dan percakapan serta penugasan, 2) Penilaian keterampilan dilihat dari hasil penugasan proyek, produk, dan penilaian portofolio. Pembelajaran biologi berbasis daring menjadikan kegiatan pembelajaran tetap dapat dilaksanakan pada masa pandemi COVID-19.</span>



2021 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 20
Author(s):  
Fadhlan Musdary ◽  
Lisa Amalia ◽  
Reza Maulana Ahmad Lubis ◽  
Widia Ningsih

<p>Bakteri <em>Ideonella sakaiensis</em> dan microalga<em> Chlamydomonas reinhardtii</em> dapat mendegradasi plastik PET (Poly-ethylene terephthalate) dengan mensintesiskan enzim PETase. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas dari bakteri<em> Ideonella sakaiensis</em> dan <em>Chlamydomonas reinhardtii</em> sebagai agen biodegradasi plastik berbahan dasar PET. Penelitian ini merupakan <em>systematic review</em>, yang dilakukan dengan membandingkan dan menganalisis artikel-artikel yang diambil dari database digital seperti Springer Link dan Semanthic Schoolar. Artikel–artikel yang telah dicari dengan keyword yang telah ditentukan, kemudian dieksklusi sesuai dengan parameter yang ditetapkan, sehingga didapat 2 artikel rujukan. Hasil review menunjukkan bakteri <em>I. sakaiensis</em> mampu mendegradasi PET menjadi  MHET (Monoterephtalic Hydroxyethyl Terephtalate) yang lebih dominan dibanding BHET (Bis-hydroxyethyl Terephtalate) &amp; TPA (Terephthalate Acid), sedangkan <em>C. reinhardtii</em> mendegradasikan PET menjadi TPA. Bakteri <em>I. sakaiensis</em> memerlukan waktu 18 jam untuk dapat mendegradasi 30 % dari PET film sedangkan <em>C.reinhardtii</em> memerlukan waktu 4 minggu untuk dapat mendegradasi 35,17% dari PET powder. Kedua mikroorganisme tersebut memiliki keefektifan yang berbeda dalam setiap parameter, yaitu hasil degradasi dan lama waktu pendegradasian.</p>



2021 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 43
Author(s):  
Melfa Aisyah Hutasuhut ◽  
Husnarika Febriani ◽  
Sutra Devi

Lumut kerak adalah hasil simbiosis dari fungi dan alga. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis-jenis lichen di Taman Wisata Alam Sicikeh-cikeh Kabupaten Dairi Sumatera Utara. Metode yang digunakan merupakan metode survey eksploratif yaitu menjelajahi sepanjang jalur lokasi penelitian. Pada penelitian ini ditemukan 19 jenis yaitu  lichen dari 7 famili. 8 jenis dari famili yaitu Parmeliaceae (<em>Parmotrema arnoldii</em> (Du Rietz) Hale, <em>Usnea dasypoga</em> (Acharius.) Nyl., <em>Usnea barbata</em> (L.) Weber ex F.H.Wigg., <em>Cetrelia olivetorum</em> (S.) Sticto., <em>Hypogymnia physode</em>s (L.) Nyl., <em>Bulbothrix tabacina</em> (Mont.) Hale, <em>Parmotrema perlatum</em> (Huds.) M. Choisy and <em>Parmelia sulcata</em> (Taylor.), 4 jenis dari famili Cladoniaceae yaitu <em>Pseudevernia cladonia</em> (Tuck.) W. L. Culb., <em>Cladonia rangiferina</em> (L.) Weber ex F.H.Wigg., <em>Cladonia cristatella</em> (Tuck.), 3 jenis dari famili Lobariaceae yaitu <em>Sticta sylvatica</em> (Hudson). Ach., <em>Pseudocyphellaria anthraspis</em> (Ach.) H. Magn. dan <em>Sticta crocodia</em> (Ach).  Masing-masing 1 jenis dari famili Physciaceae (<em>Heterodermia leucomalos</em> (L.) Kalb.), Pertusariaceae (<em>Ochrolichia subviridi</em> (Hoeg) Erichsen.), Trentepohliaceae (<em>Trentopohlia flava</em> (Kutzing) De Toni.), and Pyrenulaceae (<em>Pyrenula sulcata</em> Eschw.). Karakteristik habitat Lumut kerak yang di temukan memiliki karakteristik habitat dengan menempel di pohon, hidup di serasah dan tanah dengan tipe talus Crustose 2 jenis dengan ciri talus berbentuk mirip kulit yang menempel ketat pada substratnya, tipe talus Foliose 8 jenis dengan karakteristik tumbuh seperti semak dan tipe talus Fruticose 9 jenis dengan ciri berwarna hijau dengan struktur permukaan halus.



2021 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 36
Author(s):  
Mhd. Rafi'i Ma'arif Tarigan ◽  
Afrida Yanti Dalimunte ◽  
Yuri Indri Yani

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran <em>Examples non Examples</em> menggunakan Multimedia <em>Lectora Inspire</em> terhadap hasil belajar biologi siswa pada materi Sistem Reproduksi yang dilaksanakan selama 2 bulan dengan menggunakan metode eksperimen semu. Data dalam penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif yaitu berupa hasil belajar pada materi pokok Sistem Reproduksi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan berupa simple ramdom sampling. Instrumen yang digunakan dalam bentuk tes yaitu pretest dan postest. Soal pretest dan postest disusun berdasarkan indikator dalam bentuk tes objektif dengan lima pilihan jawaban (a, b, c, dan e). Analisis yang digunakan adalah uji t. Hasil belajar siswa yang menggunakan Model Pembelajaran<em> Examples non Examples</em> menggunakan Multimedia<em> Lectora Inspire</em> diperoleh nilai yang tuntas adalah sebanyak 27 siswa (79,41%) dan yang tidak tuntas sebanyak 7 siswa (20,58%) dengan nilai rata-rata 83,85 dan standar deviasi 7,73. Hasil uji hipotesis menggunakan uji t diperoleh t<sub>hitung</sub>&gt;t<sub>tabel</sub> atau 11,68 &gt;1,69 dengan taraf kepercayaan 0,05 maka H<sub>a</sub> diterima H<sub>o</sub> ditolak, sehingga dinyatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan Model Pembelajaran <em>Examples non Examples</em> menggunakan Multimedia <em>Lectora Inspire</em> terhadap hasil belajar Biologi siswa pada materi Sistem Reproduksi di Kelas XI MIA MAS Proyek UNIVA Medan. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi kepada pendidik bahwa penggunaan model pembelajaran <em>Examples non Example</em> dengan menggunakan Multimedia <em>Lectora Inspire</em> efektif dalam meningkatkan hasil belajar biologi siswa dan disarankan bagi pendidik untuk dapat menerapkan model ini dalam proses pembelajaran.



2020 ◽  
Vol 3 (2) ◽  
pp. 320
Author(s):  
Ifrah Syahmina ◽  
Indayana Febriani Tanjung ◽  
Rohani Rohani

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat serta efektivitas pembelajaran biologi pada masa pandemi COVID-19 di MAN 1 Medan. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, kuesioner, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penghambat pembelajaran dari rumah pada mata pelajaran biologi adalah jaringan internet, ketidakhadiran siswa saat daring, kondisi ekonomi siswa, dan kepemilikian gadget ataupun laptop. Adapun faktor yang mendukung adalah teknologi, tempat belajar sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19, sumber belajar, media belajar yang memadai, rancangan pelaksanaan pembelajaran daring yang dirancang oleh guru, sikap antusias siswa dalam menuntut ilmu, dan sarana prasarana yang memadai. Kesimpulannya bahwa pelaksanaan pembelajaran dari rumah pada mata pelajaran biologi yang dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan berjalan dengan efektif sesuai dengan aturan pemerintah melalui Surat Edaran No.15 Tahun 2020.



2020 ◽  
Vol 3 (2) ◽  
pp. 313
Author(s):  
Mhd. Rafi'i Ma'arif Tarigan ◽  
Ali Wardhana Manalu ◽  
Hotman Efendi Tanjung ◽  
Jadiwan Sari Saragih ◽  
Ainun Ula

<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Snowball Throwing terhadap hasil belajar siswa pada materi Sistem Pertahanan Tubuh. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (Quasi experiment) dengan populasi penelitian seluruh siswa di kelas XI yang terdiri 2 kelas dengan jumlah 64 siswa dan sampel penelitian siswa kelas XI IPA<sup>1</sup> yang terdiri dari 35 siswa, penentuan sampel dilakukan secara Random sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test. Hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing diperoleh nilai yang tuntas adalah sebanyak 29 siswa (82,86%) dan yang tidak tuntas sebanyak 6 siswa (17,14%) dengan nilai rata-rata 77,8 dan standar deviasi 9,06. Hasil uji normalitas diperoleh L<sub>hitung</sub>&lt;L<sub>tabel </sub> atau 0,1269&lt;0,1497 dinyatakan bahwa data berdistribusi normal sedangkan uji homogenitas diperoleh F<sub>hitung</sub>&lt;F<sub>tabel </sub>= 1,04&lt;1,776 dinyatakan data mempunyai varians yang sama atau homogen. Hasil uji hipotesis menggunakan uji t diperoleh t<sub>hitung</sub>&gt; t<sub>tabel</sub> atau 14,27&gt;1,69 dengan taraf kepercayaan 0,05 maka H<sub>a</sub> diterima H<sub>o</sub> ditolak, sehingga dinyatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Snowball Throwing terhadap hasil belajar siswa pada materi Sistem Pertahanan Tubuh di Kelas XI SMA Istiqlal Delitua Medan.</p>



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document