FOUNDASIA
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

20
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas Negeri Yogyakarta

2746-2307, 1412-2316

FOUNDASIA ◽  
2020 ◽  
Vol 11 (2) ◽  
Author(s):  
Octavian Muning Sayekti
Keyword(s):  

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada aspek membaca permulaan di kelas 2 SD Negeri Pandeyan. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah pengamatan atau observasi, angket, wawancara, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik deskripsi komparatif. Peneliti membandingkan hasil sebelum penelitian dengan hasil pada akhir setiap siklus. Selain itu juga digunakan teknik analisis kritis dengan tujuan untuk mengungkapkan kelebihan dan kekurangan kinerja siswa dan guru selama proses kegiatan belajar mengajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi membaca permulaan siswa dalam pembelajaran tematik muatan bahasa Indonesia kelas 2 SD Negeri Pandeyan dapat ditingkatkan dengan menerapkan metode scramble. Peningkatan tersebut dapat dilihat sebagai berikut: (1) Pada siklus I meningkat menjadi 50% serta 85% siswa menyatakan senang mengikuti pembelajaran. antusiasme siswa dalam pembelajaran terjadi peningkatan pada siklus I 57% menjadi 78% pada siklus II. Keaktifan siswa dalam apersepsi pada siklus I 50% meningkat menjadi 78% pada siklus II. Selanjutnya untuk keaktifan siswa selama proses KBM pada siklus I 57% meningkat menjadi 78% pada siklus II. Kemudian untuk keaktifan siswa dalam kegiatan tanya jawab pada siklus I 50% menjadi  64% pada siklus II.



FOUNDASIA ◽  
2020 ◽  
Vol 11 (2) ◽  
Author(s):  
Maryani Maryani ◽  
Riana Nurhayati
Keyword(s):  

Penelitian ini bertujuan untuk untuk memperoleh pemahaman tentang terjadinya pergeseran tradisi masyarakat pasca gempa 2006 di Sriharjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. penelitian ini dilaksanakan di desa Sriharjo, dusun Mojohuro yang terdiri dari 6 RT dengan jumlah penduduk 857 jiwa dan 264 kepala keluarga dengan menggunakan purposive sampling maka terpilih 1 informan kunci dan 3 informan pendukung.Penelitian ini mengunakan 2 jenis sumber data yakni data primer dan data sekunder, Data primer merupakan data yang diperoleh dengan cara observasi dan wawancara. Data sekunder merupakan data yang diperoleh dengan cara mengkaji dokumen. Teknik analisis data menggunakan teori interaktif miles Huberman. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi yang berkembang dalam masyarakat Mojohuro, Sriharjo dapat di kelompokkan menjadi 3 hal yakni: 1) Tradisi yang terkait langsung dengan alam. 2) Tradisi yang terkait dengan tahap perkembangan kehidupan manusia. 3) Tradisi yang berasal dari lokal. 



FOUNDASIA ◽  
2020 ◽  
Vol 11 (2) ◽  
Author(s):  
Dieta Dwi Wahyuni ◽  
Meilla Dwi Nurmala

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan kenakalan remaja yang terjadi pada siswa. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran umum kenakalan remaja khususnya pada siswa kelas XI di SMAN 5 Kota Serang, kemudian menyusun program bimbingan pribadi sosial sebagai implikasi dari penelitian untuk mencegah kenakalan remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling pada 171 siswa. Sedangkan teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Penelitian mengenai kenakalan remaja dilakukan dengan melihat dua indikator kenakalan remaja yaitu Index Offenses dan Status Offenses sebanyak 36 item dan reliabitas 0,304. Berdasarkan analisis data, hasil penelitian menunjukkan tingkat kenakalan remaja di SMAN 5 Kota Serang berada pada kategori rendah dengan persentase sebesar 87%. Penyumbang terbesar dari angka ini adalah aspek Status Offenses dengan indikator mengontrol emosi, berbohong, membolos, memalak teman sebaya, merokok, dan perilaku seks pranikah yaitu sebesar 19% yang termasuk dalam kategori sedang. Setelah mengetahui gambaran umum kenakalan remaja, maka rancangan program dibuat berdasarkan hasil penelitian yang didapat.



FOUNDASIA ◽  
2020 ◽  
Vol 11 (2) ◽  
Author(s):  
Bambang Hermanto

Artikel ini menganalisis kebijakan pendidikan di Indonesia. Sistem pendidikan nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatanpendidikan, peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan untukmenghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, danglobal sehingga perlu dilakukan pembaharuan pendidikan secara terencana, terarah, danberkesinambungan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis media dan studiliteratur.Teknik pengumpulan data yang digunakan berasal dari data primer yang berupa observasi atas fenomena yang terjadi dan data sekunder berupa dokumentasi yang valid.  Hasil analisis menunjukkan bahwa Penerapan sistem pendidikan nasional yang baik dan mencerahkan bagi peserta didik tidak denganmeliberalkan sistem pendidikan, tetapimembangun pemikiran bahwa tidak selalu pemerintah, orang tua dan guru lebih tahu yang terbaik bagi peserta didik. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi perlu melakukanreformasisecara komprehensifterkaitdenganpelaksanaansistem pendidikannasionaldengancarayangefisien,transparan,dan akuntabel. Pendidikan harus mendapatkanperhatian yang serius bagi setiap bangsa,karena dengan pendidikan akan dapatdilihat maju mundurnya suatu bangsa.Tentu saja bangsa Indonesia tidak ingin hidup terbelakang akibat aspek pendidikantidak mendapat porsi yang cukup dengan beriringnya berbagai kemajuan di bidanglain. Sehingga penting suatu perekayasaan sistem pendidikan nasional untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.Kata kunci: Perekayasaan, Kehidupan Bangsa, Mencerdaskan, Sistem Pendidikan Nasional



FOUNDASIA ◽  
2020 ◽  
Vol 11 (2) ◽  
Author(s):  
Larasaty Indah Kumalasari ◽  
Sigit Dwi Kusrahmadi ◽  
Herwin Herwin

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan kedisiplinan siswa kelas tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasi ex-post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas tinggi SD Negeri se-Gugus Barenglor yang berjumlah 374 siswa dengan sampel penelitian berjumlah 193 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data menggunakan skala psikologi. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala kedisiplinan dan kecerdasan emosional. Instrumen ini diujicobakan kepada 159 responden. Uji validitas instrumen menggunakan validitas isi dengan teknik expert judgement, sedangkan daya beda dihitung menggunakan korelasi aitem total terkoreksi. Uji reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach. Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan linearitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara kecerdasan emosional dengan kedisiplinan.



FOUNDASIA ◽  
2020 ◽  
Vol 11 (1) ◽  
Author(s):  
Amrih Setyo Raharjo ◽  
Fiki Ferianto
Keyword(s):  

Penelitian ini mengeksplorasi dimensi-dimensi kunci dalam membangun citizenship pendidikan. Hal ini penting untuk melengkapi theoritical framework citizenship pendidikan yang belum tersusun secara spesifik. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan snowballing sampling melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen guna menangkap natural setting di Sanggar alam (Salam), Nitiprayan, Yogyakarta. Salam dipilih sebagai objek penelitian karena mengaplikasikan konsep pendidikan yang berbeda dengan versi pemerintah. Metode interpretasi dari Creswell (2007) digunakan untuk menganalisis data. Sementara, metode dari Yin (2003) diaplikasikan untuk menguji kebasahan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada tiga dimensi untuk membangun citizenship pendidikan, yaitu: 1) Active citizens sebagai prasyarat. Partisipasi akan terwujud saat warga negara melakukan shifting dari beneficiaries menuju active citizens. 2) Kontekstualitas sebagai karakteristik citizenship pendidikan. Belajar akan berkesan saat melibatkan lingkungan dalam prosesnya. Hal ini sejalan dengan konsep Tri Sentra versi Ki Hadjar Dewantara dan pembelajaran eksperimental versi Paulo Freire. 3) Co-production sebagai cara mengeksekusi citizenship pendidikan. Ini merupakan pendekatan untuk menciptakan layanan publik dengan mengakomodasi berbagai pihak. Co-production percaya bahwa kerjasama berbagai pihak akan mempermudah penciptaan layanan publik yang representative. Tiga hal ini adalah rangkaian dimensi untuk membangun citizenship pendidikan.Keyword: citizenship pendidikan, partisipasi, active citizens, kontekstualitas, co-production



FOUNDASIA ◽  
2020 ◽  
Vol 11 (1) ◽  
Author(s):  
Chairunnisa Pangestu ◽  
Hieronimus Sujati ◽  
Herwin Herwin
Keyword(s):  
Ex Post ◽  

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara parsial pengaruh self efficacy terhadap sikap percaya diri, mengetahui secara parsial pengaruh pengasuhan orang tua terhadap sikap percaya diri, serta mengetahui secara simultan pengaruh self efficacy dan pengasuhan orang tua terhadap sikap percaya diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex-post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD se-Kecamatan Kotagede, Yogyakarta yang berjumlah 3941 siswa dengan sampel penelitian berjumlah 363 siswa yang ditentukan dengan Metode Slovin. Teknik pengumpulan data menggunakan skala kepercayaan diri, skala self efficacy, dan skala pengasuhan orang tua. Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas, uji linearitas dan uji multikolinearitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi parsial dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self efficacy secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan diri siswa, pengasuhan orang tua secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap kepercayaan diri siswa, serta self efficacy dan pengasuhan orang tua secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan diri siswa dengan sumbangan sebesar 35,5%.Kata kunci: self efficacy, pengasuhan orang tua, percaya diri



FOUNDASIA ◽  
2020 ◽  
Vol 11 (1) ◽  
Author(s):  
Fajar Sidik ◽  
Firmansyah Firmansyah

Problem kemiskinan dihadapi daerah-daerah telah menyebabkan perekonomian daerah kurang berkembang, termasuk daerah Ngawi, provinsi Jawa Timur. Tiga tahun terakhir (Tahun 2016-2018), pemerintah daerah kabupaten Ngawi berhasil menurunkan angka kemiskinan. Meski berhasil menurunkan angka kemiskinan, Ngawi masih dikategorikan sebagai daerah miskin dibanding dengan daerah-daerah yang ada di Provinsi Jawa Timur. Kondisi ini menunjukkan bahwa kinerja pemerintah daerah Kabupaten Ngawi dalam menjalankan program pengentasan kemiskinan perlu dievaluasi. Melalui dimensi pendidikan, kinerja pemerintah daerah Kabupaten Ngawi dicermati untuk menemukan akar persoalan yang dialami penduduk miskin. Penelitian kepustakaan digunakan untuk menilai kinerja pemerintah daerah di bidang pendidikan dari tahun 2016 hingga tahun 2018. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja pemerintah daerah kabupaten Ngawi dari tahun 2016-2018 belum mampu mencapai target yang direncanakan.



FOUNDASIA ◽  
2020 ◽  
Vol 11 (1) ◽  
Author(s):  
Dwi Siswoyo ◽  
Rukiyati Rukiyati ◽  
L Hendrowibowo

Masa usia dini adalah masa yang tepat untuk dikenalkan, dan ditumbuhkan pendidikan moral agar kelak anak menjadi orang yang baik. Selain orang tua, guru memgang peran penting untuk mengembangkan nilai-nilai moral dalam diri anak usia dini di Taman Kanak-Kanak. Tujuan penelitian ini adalah untuk : 1)  menganalis nilai-nilai karakter  yang menjadi target pendidikan karakter di Taman Kanak-Kanak di kota Banjarmasin; 2) menganalisis metode penanaman nilai karakter yang diterapkan di taman kanak-kanak di kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa diskusi grup terfokus (focus group discussion). Subjek penelitian ini terdiri dari 30 orang guru TK ‘Aisyiyah di kota Banjarmasin. Analisis data mengikuti langkah-langkah Miles & Huberman meliputi, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dengan trianggulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada delapan nilai utama yang dikembangkan guru, yaitu religiusitas, respek (hormat menghormati), kemandirian, percaya diri, kejujuran,  disiplin, tanggung jawab, dan kerjasama.   Metode yang digunakan guru adalah keteladanan, pembiasaan, memberi nasehat, bercerita dan sosiodrama, kunjungan sosial, fasilitasi, bernyanyi, pengenalan dan hafalan  hadis singkat. Evaluasi pendidikan moral dilakukan sesuai yang tercantum di dalam kurikulum TK, yaitu menggunakan observasi perilaku anak sehari-hari. Sebagian besar anak telah mencapai perkembangan moral yang baik, dan  beberapa anak mendapat nilai sangat baik. Perilaku moral yang paling tampak perkembangannya adalah kemandirian dan rasa percaya diri. Anak  telah dapat membaca kitab suci Alquran, dan menghafal beberapa hadis pendek. 



FOUNDASIA ◽  
2020 ◽  
Vol 11 (1) ◽  
Author(s):  
Rachmawaty Mochammad ◽  
Lindawati Kartika

Institut Pertanian Bogor konsisten dalam mempertahankan peringkat universitasnya di tingkat internasional maupun nasional. Lulusan dengan IPK yang baik dan memiliki kompetensi tinggi sangat dibutuhkan dalam memasuki pasar kerja. Tujuan dari penelitian untuk: 1) menganalisis hubungan masa tunggu pekerjaan dengan prestasi akademik dan relevansi pekerjaan lulusan Departemen Manajemen IPB, 2) menganalisis aspek pengetahuan dan keterampilan yang menjadi prioritas dalam kebutuhan pekerjaan sekarang dan relevansinya terhadap kompetensi lulusan Departemen Manajemen IPB. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui kuesioner dan data sekunder dari data akademik Departemen Manajemen IPB. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif, CHAID, IPA dan Net Promoter Score. Lulusan dengan IPK yang baik memiliki masa tunggu pekerjaan cepat dan bidang pekerjaannya memiliki kesesuaian/ relevansi dengan ilmu yang dipelajari. Hasil analisis IPA menunjukkan yang menjadi fokus utama dalam perbaikan kompetensi lulusan Departemen Manajemen IPB adalah kompetensi yang berada pada kuadran concentrate here yaitu pengembangan diri, creativity serta judgement and decision making.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document