scholarly journals Even Lower Latency in IIoT: Evaluation of QUIC in Industrial IoT Scenarios

Sensors ◽  
2021 ◽  
Vol 21 (17) ◽  
pp. 5737
Author(s):  
Fátima Fernández ◽  
Mihail Zverev ◽  
Pablo Garrido ◽  
José R. Juárez ◽  
Josu Bilbao ◽  
...  

In this paper we analyze the performance of QUIC as a transport alternative for Internet of Things (IoT) services based on the Message Queuing Telemetry Protocol (MQTT). QUIC is a novel protocol promoted by Google, and was originally conceived to tackle the limitations of the traditional Transmission Control Protocol (TCP), specifically aiming at the reduction of the latency caused by connection establishment. QUIC use in IoT environments is not widespread, and it is therefore interesting to characterize its performance when in over such scenarios. We used an emulation-based platform, where we integrated QUIC and MQTT (using GO-based implementations) and compared their combined performance with the that exhibited by the traditional TCP/TLS approach. We used Linux containers as end devices, and the ns-3 simulator to emulate different network technologies, such as WiFi, cellular, and satellite, and varying conditions. The results evince that QUIC is indeed an appropriate protocol to guarantee robust, secure, and low latency communications over IoT scenarios.


2020 ◽  
Vol 16 (1) ◽  
pp. 19-24
Author(s):  
Pether V B Romony ◽  
Lanny Sitanayah ◽  
Junaidy B Sanger

Asap rokok adalah salah satu asap beracun yang berbahaya bagi kesehatan manusia dari sisi biologis maupun sisi kimiawi. Pada penelitian ini, penulis mengimplementasikansebuah sistem deteksi asap rokok berbasis The Internet of Things menggunakan sensor MQ135, Arduino board dan NodeMCU. Kemudian, penulis melakukan perbandingan Quality of Service dari dua protokol komunikasi data, yaitu Transmission Control Protocol dan User Datagram Protocol pada sistem tersebut. Parameter Quality of Service yang dibandingkan saat proses pengiriman data adalah delay dan data loss. Untuk setiap protokol, simulasi dilakukan selama 1 jam dengan pengiriman data setiap 5 detik, 10 detik, sampai 1 menit. Hasil yang diperoleh adalah data loss dengan Transmission Control Protocol lebih rendah dari pada data loss dengan User Datagram Protocol, sedangkan delay dengan User Datagram Protocol lebih rendah dari pada delay dengan Transmission Control Protocol.



2020 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 1-14
Author(s):  
Abyanuddin Salam ◽  
Prengga Trisnanda

Saat ini teknologi berkembang dengan sangat pesat, dengan seiring perkembangan teknologi tersebut maka ada dampak yang ditimbulkan. Kontrol peralatan elektronik dapat diterapkan pada aplikasi smart home yang menggunakan pengendali peralatan elektronik rumah tangga berbasis Internet of Things (IoT) dan dapat di kontrol dengan jarak jauh dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi, kenyamanan dan keamanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat sistem yang dapat diakses dimana saja berbasis IoT. Metodologi penelitian menggunakan metodologi eksperimental. Dimana implementasinya menggunakan komunikasi WEMOS D1 Mini yang berfungsi sebagai master yang akan menghubungkan antara hardware dan software. Arduino Mega 2650 digunakan sebagai slave yang juga dikontrol oleh WEMOS D1 Mini, berfungsi untuk melakukan kontrol pada sistem penerangan dan gerbang. Sedangkan instalasi di dalam rumah dikontrol oleh WEMOS D1 Mini. RTC digunakan untuk pendataan secara realtime sesuai tanggal dan waktu. Selanjutnya, data diupload ke server firebase, thinkspeak dan ubidots. Pada interface menggunakan MIT APP Inventor 2 untuk melakukan pengendalian dan monitoring. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sistem yang dibuat dapat melakukan akses atau sistem kontrol dalam rumah maupun di luar rumah. Hasil pengujian, sistem kontrol dan monitoring dilakukan dengan menggunakan aplikasi yang sudah diinstall di device pengguna. Solusi ketika tidak ada internet adalah dengan menggunakan Bluetooth atau TCP (Transmission Control Protocol) melalui wifi yang berada dalam rumah.





Author(s):  
Sukant Kishoro Bisoy ◽  
Prasant Kumar Pattnaik

The Transmission Control Protocol (TCP) is a reliable protocol of transport layer which delivers data over unreliable networks. It was designed in the context of wired networks. Due to popularity of wireless communication it is made to extend TCP protocol to wireless environments where wired and wireless network can work smoothly. Although TCP work in wireless and wired-cum-wireless network, the performance is not up to the mark. In literature lot of protocols has been proposed to adopt TCP in wireless mobile ad hoc network. In this, we present an overall view on this issue and detailed discussion of the major factors involved. In addition, we survey the main proposals which aim at adapting TCP to mobile and static Ad hoc environments. Specifically, we show how TCP can be affected by mobility and its interaction with routing protocol in static and dynamic wireless ad hoc network.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document