machine interface
Recently Published Documents


TOTAL DOCUMENTS

3024
(FIVE YEARS 1032)

H-INDEX

57
(FIVE YEARS 20)

2022 ◽  
Vol 3 (2) ◽  
pp. 265-268
Author(s):  
Angelia M Purba ◽  
Miduk Purba ◽  
Eva M Simatupang ◽  
Arlina Pratiwi P

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah pendidikan formal pada jenjang pendidikan menengah yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan. Idealnya lulusan SMK akan langsung mendapatkan pekerjaan yang layak sesuai dengan kompetensi dan keterampilannya, paling tidak siap kerja. Pendidikan kejuruan merupakan jenis pendidikan yang berorientasi pada keterampilan khusus sesuai dengan jurusannya. Seyogianya lulusan pendidikan kejuruan akan mudah memasuki pasar. Fakta yang terjadi di lapangan tidak demikian. Dikutip dari News.okezone.com), lulusan SMK selama ini kurang memuaskan akibat kurangnya kompetensi dan keterampilan lulusan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dunia industri (DUDI). Kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas di dunia industri menuntut SMK untuk membekali lulusannya sesuai dengan kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan dunia usaha maupun dunia industri. Oleh karena itu SMK harus mempersiapkan peserta didiknya agar siap masuk ke dunia kerja dengan membekali berbagai macam kompetensi yang menunjang kebutuhan dunia kerja. Keberhasilan peserta didik dalam menguasai suatu kompetensi tidak lepas dari proses pendidikan. Salah satu bidang kompetensi yang berkembang begitu cepat saat ini adalah Teknologi Otomasi Industri, sehingga kompetensi semakin dibutuhkan dan menjadi tututan dewasa ini  di lingkungan industri. Bidang kontrol otomasi industri banyak memberi kemudahan-kemudahan bagi masyarakat pengguna lebih khusus bagi seorang operator untuk mengoperasikan suatu sistim kontol. Dan Smart Relay/PLC yang dapat digunakan untuk mempermuda sistem pengontrolan yang dimaksud. Namun dalam pemanfaatannya smart relay/PLC harus diprogram secara khusus untuk menjalankannya. Dalam kurikulum SMK khususnya jurusan listrik, smart relay/PLC adalah pelajaran yang wajib diajarkan kepada siswa untuk meningkatkan kompetensi siswa, namun dengan terbatasnya peralatan modul dan guru yang mengajar bahkan ada sekolah yang sama sekali tidak mengajarkan khusus Smart Relay/PLC ini. Dalam lomba-lomba Ketrampilan Siswa (LKS) tingkat Nasional untuk SMK dengan jenis lomba bidang Electrical Instalasion beberapa tahun terakhir ini menjadi standar Nasional, Smart Relay/PLC  sebagai pengontrol untuk suatu rangkaian instalasi yang dilengkapi dengan sensor-sensor, saklar-saklar, motor listrik dan peralatan lainnya. Smart Relay/PLC sudah menjadi standar lomba LKS tingkat Nasional. Untuk itu dengan melihat kondisi serta kebutuhan sekolah untuk menunjang pelajaran tentang smart relay/PLC maka sebagai institusi pendidikan vokasi terpanggil untuk membantu melengkapi peralatan dan pelatihan dasar Smart Relay/Programmable Logic Controller (PLC) dengan metode pembelajaran Trainer Human Machine Interface (Trainer HMI)  untuk meningkatkan kompetensi guru/pengajar dibidang kontrol industri.


2022 ◽  
Author(s):  
Seung Ho Choi ◽  
Tien Son Ho ◽  
Elijah Effah ◽  
Ezekiel Edward Nettey-Oppong ◽  
Seungyeop Choi ◽  
...  

Abstract Optics that are capable of merging with biomaterials create a variety of opportunities for sensing disease, for therapeutics, and for augmenting brain-machine interface. The FDA has approved silk devices for sutures and reconstructive surgery. Recently, a silk product made from regenerated silk protein is FDA approved for orthopedic application, as the understanding of structure and processing technologies of silk fibroin has been improved. Here, we report a facile fabrication process to construct silk microlens array. The process includes preparation of regenerated silk solution and casting on a micropatterned poly(dimethylsiloxane) (PDMS) master. Due to the identical surface area of a unit patterned regime, the silk solution exhibits a partial wetting state in the vicinity of the silk solution–PDMS–vapor interface with same contact angle, and after drying, produces consistent radius of curvature within the microlens array. This in turn provides highly uniform focal length, focal spot diameter, and imaging performance of individual lens. Our results provide the foundation for biophotonic microlens adding new capabilities for implantable and degradable devices from regenerated silk protein.


Author(s):  
David Böken ◽  
Michael Schluse ◽  
Jürgen Rossmann

Abstract In a changing world, the way we interact with machines must change as well. Teleoperation becomes more important. This poses its own set of challenges. To solve these a new Human-Machine interface must be developed. By developing this HMI around the concept of immersion, these challenges can be solved. This new kind of HMI can be applied to different fields. Examples using forestry or remote robot operations are demonstrated.


2022 ◽  
pp. 1-22
Author(s):  
Deepti Kakkar ◽  
Ashish Raman

This chapter presents the P300-based human machine interference (HMI) systems control robotic wheel chair (RWC) prototype in right, left, forward, backward, and stop positions. Four different targets letters are used to elicit the P300 waves, flickering in the low frequency region, by using oddball paradigms and displayed on a liquid crystal display (LCD) screen by Lab-VIEW. After the pre-processing and taking one second time window, feature is extracted by using discrete wavelet transform (DWT). Three different classifiers—two based on ANNs pattern recognition neural network (PRNN) and feed forward neural network (FFNN) and the and other one based on support vector machine (SVM)—are used. Those three techniques are designed and compared with the different accuracies among them.


2022 ◽  
Vol 354 ◽  
pp. 00039
Author(s):  
Cosmin Colda ◽  
Gheorghe Marc ◽  
Sorin Burian ◽  
Marius Darie

The implementation of calculation architectures, data acquisition and processing systems, VLSI type integrated circuits within driving systems shows and increased trend in the industry, due to the advantages of such circuits compared to microcontrollers and ASIC’s. In the first part of the paper is presented functional aspects of reconfigurable integrated circuits for monitoring, controlling and managing industrial processes. Compact RIO is a device developed by National Instruments and which is intended for monitoring and controlling industrial processes. This is also an “embedded” type system, which comprises a FPGA device, a processor with real-time operating system (RTOS) and various input-output modules which have to be attached by the user. Applications using such devices, usually also use an HMI (human machine interface) for creating a graphical interface with the user. The second part of the paper is allocated for establishing the requirements for using of such system in the explosive atmospheres. The practical achievement consists in the construction of a wirelessly PC-controlled robot and the analysis of measurements achieved, respectively data acquired from sensors and video recordings. Among conclusions is highlighted the opportunities brought by the use of the intrinsic safety and flame proof types of protection.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document