Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

20
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

2656-7741, 2338-607x

Author(s):  
Fitri Gusti Rahayu ◽  
Kodarni Kodarni

Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Koperasi Pola KKPA Terhadap Peningkatan Ekonomi Keluarga Di Kampung Rawang Air Putih Kecamatan Siak Kabupaten Siak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Sumber data yang di gunakan dalam penelitian ini  menggunakan data kuesioner, dokumentasi, sedangkan teknik analisis data corelations coefficient product moment menggunakan alat bantu program SPSS 23.0 Dari hasil analisis diperoleh nilai R koefisien kolerasi sebesar 61,8% yang berada pada interval 0,600-0,799 yang berarti kuat. Dengan hipotesa Ho ditolak dan Ha diterima, maka dapat disimpulkan bahwa Koperasi Pola KKPA berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi masyarakat di Kampung Rawang Air Putih Kecamatan Siak Kabupaten Siak. Artinya masyarakat dapat menggunakan KKPA sebagai alternatif untuk meningkatkan ekonomi keluarga.



Author(s):  
Muhlasin Muhlasin ◽  
Zainal Arifin

Penelitian ini bertujuan menggali upaya pengela Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam dalam memberdayakan masyarakat di Desa Nusantara Jaya Kabupaten Indragiri Hilir. Pemberdayaan ini memiliki target peningkatan pendapatan dan kesejahteraan berdasarkan kekuatan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam produktif dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan bagi anggotanya. Mereka berkoordinasi dengan lembaga perbankan dalam simpan pinjam. Pengelola juga memberikan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam membuat buku kas dan memberikan jalan untuk pencairan dana.



Author(s):  
Ginda Ginda

AbstrakKajian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, persepsi dan skill santri, melalui kegiatan pemberdayaan dengan pendidikan khatil qur’an. PAR (participatory Action Research)  digunakan sebagai basis metode kegiatan, yakni memanfaatkan tehnik-tehnik PAR yang mengacu pada langkah-langkah dari model PAR University of Cambridge. Hasil yang diperoleh, terdapat perubahan, pemahaman dan persepsi positif  santri terhadap khatil qur’an, dan kondisi seperti menjadi dasar bagi penguatan karakater dan pengembangan skill santri dalam khatil qur’an melalui proses pembelajaran. Kata Kunci : Pemberdayaan,Karakter, skill, khatil qur’an.  Abstrac This study aims to improve students' understanding, perceptions and skills, through empowerment activities by  Qur’anic khatil  education. Participatory Action Research (PAR) is used as the basis for the activity method, which utilizes PAR techniques that refer to the steps of the University of Cambridge PAR model.The results obtained, there are changes, understanding and positive perceptions of students of the Qur'anic Khatil, and conditions such as being the basis for strengthening character and the development of students' skills in the Quranic Khatil through the learning process.               Keywords  : Empowerment, Character, skill, qur’anic khatil



Author(s):  
Dhaniar Ratih Rahmawati

Penelitian ini menganalisis pengaruh program sekolah pasar terhadap peningkatan intelektual dan ekonomi pedagang pasar Potorono, program ini merupakan program sekolah pasar rakyat sebagai suatu organisasi pergerakan yang memiliki tujuan untuk mengembangkan pasar rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan program sekolah pasar dalam melakukan pemberdayaan terhadap para pedagang pasar Potorono, dan menjelaskan pengaruh program sekolah pasar terhadap peningkatan intelektual dan ekonomi para pedagang pasar Potorono.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini menggunakan analisis interaktif yaitu analisis dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian adanya program sekolah pasar sangat berpengaruh terhadap para pedagang yang sangat mendukung dengan adanya sekolah pasar dikarenakan program yang diberikan dapat menambah pengetahuan para pedagang. Hal ini terbukti bahwa pasar Potorono yang mengalami kemajuan dan kesadaran masyarakat belanja di pasar.Kata kunci: Program Sekolah Pasar, Intelektual, Ekonomi Pedagang.



Author(s):  
Irwandi Ibenk

Mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam yang berperan sesuai dengan tujuan pendirian Jurusan Pengembangan Masyrakat Islam, berupaya melakukan kegiatan-kegiatan pengembangan keilmuan melalui rumah kreatifitas mahasiswa ICD (Islamic Community Development), salah satunya dengan mendirikan Laboraturium Sosial Keagamaan di Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum Kab. Tanah Datar, dasar pendirian laboraturium di maksud untuk menaplikasikan keilmuan yang berdasarkan KKNI terutama dalam bidang pengembangan Kegiatan kemasyarakatan. Konstribusi mahasiswa PMI dalam kegiatan sangat didukung oleh pemerintahan nagari. Hasil keterlibatan dimaksud akan dimonitoring dan di evaluasi. Untuk mengukur keberhasilan pendirian laboraturium sosial keagamaan beserta program dan kegaitan yang dilaksanakan penelitian tentang hal dimaksud. Metode yang di pakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian Kualitatif, dengan tujuan penelitian adalah mengetahui konstribusi pendirian Laboraturium Sosial Keagamaan oleh Mahasiswa PMI di Kenagarian Parambahan. Dengan urgensi penelitian dilihat dari manfaat teoritis dan praktis, manfaat teoritis yakni mengetahui konstribusi mahasiswa PMI terhadap pengembangan Laboraturium Sosial Keagamaan. Dan meninjua perkembangan kehidupan beragama dan sosial di nagari Parambahan. Sedangkan manfaat praktisnya adalah memberikan sumbangan pemikiran kepada Pemerintah Nagari dalam pengambilan kebijakkan bidang Sosial keagamaan, serta peningkatan kopetensi terhadap perumusan kegiatan-kegiatan sosial keagamaan bagi pengembangan keilmuan mahasiswa PMI.Kata Kunci:  Mahasiswa, Laboraturium sosial keagamaan, nagari Parambahan



Author(s):  
Yefni Yefni ◽  
Muhammad Haris ◽  
Riski Umi Pratiwi

 AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tahapan-tahapan pemberdayaan kawasan kumuh melalui program Kota Tanpa Kumuh di Kota Pekanbaru. Adapun metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan mendeskrifsikan semua temuan dan penomena yang tampak dan disajikan dalam bentuk analisi yang menarik. Data dikumpulkan melalui kegiatan observasi terlibat, wawancara dan dokumen resmi pihak KOTAKU. Hasil penelitian menjelaskan tahapan pemberdayaan kawasan kumuh di Kota Pekanbaru terdiri dari beberapa tahapan, seperti: Pertama, meberikan penyuluhan dalam bentuk pemberian informasi kepada pemerintah dan masyaakat terkait kawasan yang kumuh. Kedua, memberikan pelatihan dalam bentuk pelatihan keterampilan ekonomi dan perbaikan terhadap lingkungan kumuh. Terakhir, memberikan motivasi yang juga sebagai penguat terhadap masyarakat agar mau bergerak bersama-sama membersihkan dan menjaga lingkungan agar tidak mumuh. Kata Kunci: Pemberdayaan, Kawasan Kumuh, KOTAKU    AbstractThe purpose of this study was to determine the stages of empowering slums through the City without slums program in Pekanbaru City. The method used is qualitative research by describing all the findings and phenomena that appear and are presented in the form of an interesting analysis. Data was collected through activities involved observation, interviews and official documents KOTAKU. The results of the study explained the stages of slum empowerment in Pekanbaru City consisted of several stages, such as: First, providing counseling in the form of providing information to the government and community-related slum areas. Second, provide training in the form of economic skills training and improvement of the slums. Finally, it provides motivation which is also a reinforcement for the community to want to move together to clean and protect the environment so that they do not start.  Keywords: Empowerment, Slums, KOTAKU



Author(s):  
Sarno Sarno

AbstrakTujuan penelitian adalah mengkaji kegiatan pemberdayaan pada karang taruna Desa Rakit tentang budidaya dan pengolahan sayuran organik yang mengarah pada peningkatan usaha ekonomi produktif. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Metode pengumpulan data yang dilakukan melalui kegiatan wawancara, pencatatan,kegiatan observasi yaitu pengumpulan data dengan cara melakukan pengamatan secara langsung terhadap obyek kegiatan. Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian sebagai berikut; (a) para pengurus dan anggota fokus pada kegiatan pengembangan potensi dan penggalian kemampuan secara terarah pada upaya peningkatan keterampilan dibidang kewirausahaan, peningkatan pengetahuan teknik budidaya dan pengolahan sayuran organik secara baik dan benar; (b) Pemberdayaan karang taruna dilakukan melalui kegiatan pendidikan yang diimplementasikan dalam kegiatan penyuluhan, pemberian materi dan penjelasan materi tentang pentingnya organik, teknik budidaya dan pengolahan sayuran organik, kemudian melalui kegiatan pelatihan tentang pembuatan media tanam, teknik penanaman, pemeliharaan tanaman, panen dan pengolahan sayuran organik serta kegiatan pendampingan berkelanjutan tentang kewirausahaan dan  peningkatan usaha ekonomi produktif.Kata kunci: Karang Taruna, Budidaya, Sayuran, Organik AbstractThe purpose of this study is to examine the empowerment activities of the Rakit Village youth organizations on the cultivation and processing of organic vegetables that lead to increased productive economic endeavors. The method used is descriptive. Data collection methods are carried out through interviews, recording, observation activities, namely data collection by directly observing the object of activity. The type of data collected is primary data and secondary data. The results of the study are as follows; (a) management and members focus on developing potentials and exploring capabilities in an effort to improve skills in the field of entrepreneurship, increasing knowledge of cultivation techniques and processing of organic vegetables properly and correctly; (b) Youth empowerment is carried out through educational activities implemented in extension activities, providing material and explaining material about the importance of organic, organic vegetable cultivation and processing techniques, then through training activities on making planting media, planting techniques, plant maintenance, harvesting and processing organic vegetables and sustainable assistance activities on entrepreneurship and the promotion of productive economic ventures.Keywords: Youth Organization, Aquaculture, Vegetables, Organic



Author(s):  
Aslati *

AbstrakPenelitian ini bertujuan ingin mengungkap bagaimana kedudukan zakat dalam Islam serta melihat keberadaan zakat dalam penanggulangan kemiskinan. Metode analisis adalah komparatif antara historis dan praktis dengan analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan historis sosiologis. Hasil penelitian bahwa secara historis zakat sudah diatur dalam syariat Islam penyalurannya terutama terhadap delapan Mustahik zakat.Salah satu hikmah yang terkandung di dalam pelaksanaan zakat adalah agar umat Islam tolong menolong, gotong royong serta menjalin persaudaraa. Adanya perbedaan harta, kekayaan dan status social dalam kehidupan adalah sunnatullah yang tidak mungkin dihilangkan bahkan dengan adanya perbedaan status social itu manusia membutuhkan satu dengan yang lainnya. Keberadaan zakat dalam penanggulangan kemiskinan ialah dana zakat yang berasal dari umat Islam mampu memberi kontibusi positif terhadap penanggulangan kemiskinan. Kata Kunci: Zakat, Pemberdayaan, Kemiskinan    AbstractThis study aims to reveal the position of zakat in Islam and to see the existence of zakat in poverty reduction. The method of analysis is comparative between historical and practical with qualitative descriptive analysis with a sociological historical approach. The result of the research is that historically zakat has been regulated in Islamic Shari'a, especially distribution of eight Mustahik Zakat. One of the lessons contained in the implementation of zakat is that Muslims help, help, and establish brotherhood. The difference in wealth, wealth and social status in life is sunnatullah that cannot be eliminated even with the difference in social status that humans need from one another. The existence of zakat in poverty alleviation is that zakat funds originating from Muslims are able to contribute positively to poverty alleviation. Keywords: Zakat, Empowerment, Poverty



Author(s):  
Ginda Ginda

Abstrak Kajian ini bertujuan untuk memberikan   pemahaman dan skill kepada masyarakat tentang  pengetahuan  koperasi dan bagaimana seharusnya mengelola koperasi. Pengetahuan dan skill seperti ini sangat di perlukan dalam usaha melepaskan masyarakat  miskin dari jerat  kegiatan renten. Metode yang digunakan untuk merealisasi tujuan ini dilakukan dalam tiga  tahapan,Pertama: Tahap pengumpulan data dan informasi tentang pengetahuan dan pengalaman subyek mengenai koperasi. Pengumpulan data dan informasi ini dilakukan dengan wawancara dan dialog intensif dan interaktif. Kedua, data dan informasi awal dijadikan dasar dan acuan untuk merancang materi-materi pelatihan sesuai dengan kebutuhan subyek.Ketiga, dilakukan tutorial dan praktek pengelolaan koperasi, dan dilakukan evaluasi. Hasil kegiatan yang dilakukan adalah, pertama; perubahan pemahaman yang positif tentang koperasi sebagai institusi ekonomi yang dapat melepaskan masyarakat dari jeratan renten.Kedua, telah berhasil didirikan sebuah lembaga koperasi swadaya masyarakat.  Kata Kunci: Sosialisasi, Koperasi, Pemberdayaan, Rentenir                                                       AbstracThis study aims to provide understanding and skills to the community about cooperative institution knowledge and how it should manage cooperatives. Knowledge and skills like this are needed in an effort to release the poor from the snares of rent-seeking activities. The method used to realize this goal is carried out in three stages, First: The stage of collecting data and information about the participant’s knowledge and experience regarding cooperatives institution. The collection of data and information is carried out through intensive and interactive interviews and dialogue. Second, the initial data and information are used as a basis and reference for designing of training subject matter in accordance with the needs of the participant. Third, a tutorial and cooperative Institution management practice are conducted, and an evaluation is carried out.The results of the activities carried out namely; there is a positive change in understanding about cooperatives  as an economic institution that can release the community from the bondage of renten. And the next , By this activity it has succeeded in establishing a community self-help cooperative institution.  Keywords: Socialization Co-operation empowerment loan sharks      



Author(s):  
Istiana Yuliartati

Munculnya gagasan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) didasarkan pada suatu pemikiran bahwa setiap orang memiliki potensi dan kemampuan yang dapat dikembangkan. Akan tetapi kesadaran dan partisipasi anggota KUBE akan keberlanjutan program tersebut sangat rendah. Islam menghendaki adanya perubahan sosial untuk memberantas ketidakadilan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode pemilihan responden menggunakan teknik purposive. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Wawancara,observasi dan dokumentasi. Tahapan pemberdayaan melalui usaha KUBE ditempuh melalui 5 tahap yaitu : pertama: tahap penyadaran,  kedua : tahap identifikasi kebutuhan dan perencanaan, ketiga : pelaksanaan dilakukan dengan kegiatan pendukung keempat : tahap pengembangan, kelima : tahap evaluasi.Hasil pemberdayaan melalui kube adalah pertama : terpenuhinya kebutuhan sehari-hari. Kedua : adanya peningkatan pendapatan ibu-ibu ketiga : adaya partisipasi para anggota kelompok kube..Kata Kunci: Pemberdayaan, pemberdayaan masyarakat ,KUBE



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document