scholarly journals Analisis Financial Distress Menggunakan Regresi Data Panel

2021 ◽  
Vol 2021 (1) ◽  
pp. 264-273
Author(s):  
Annisa Ayu Lestari ◽  
Dwi Endah Kusrini

Sebuah perusahaan tentunya ingin menghindari kondisi-kondisi yang dapat mengakibatkan kebangkrutan, salah satu kondisi yang dapat menempatkan perusahaan dalam bahaya kebangkrutan adalah financial distress. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan financial distress dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhinya pada perusahaan ritel. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan-perusahaan subsektor ritel pada periode 2015 hingga 2019 menggunakan metode regresi data panel. Variabel prediktor yaitu current ratio (CR), net profit margin (NPM), total assets turnover (TATO) dan price to book value (PBV). Rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur financial distress adalah debt service coverage ratio (DSCR). Hasil analisis menunjukkan perusahaan pada sektor barang konsumen non-primer dibandingkan primer lebih banyak yang mengalami financial distress. NPM berpengaruh signifikan terhadap DSCR, sedangkan CR, TATO dan PBV tidak berpengaruh signifikan terhadap DSCR. Koefisien determinasi dari model terpilih sebesar 83,90%. Kata kunci: Financial Distress, Regresi Data Panel, Ritel

Author(s):  
Nardi Sunardi ◽  
Deni Hendarsah

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Laba Dan Dampaknya Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Kasus Pada Perusahaan BUMN Bidang Kontruksi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia tahun 2008-2017), penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh parsial Current Ratio terhadap Net Profit Margin, untuk mengetahui pengaruh parsial Debt to Equity RatioNet Profit Margin untuk mengetahui pengaruh simultan Current Ratio dan Debt to Equity Ratio terhadap Net Profit Margin, untuk mengetahui pengaruh parsial Net Profit Margin terhadap Price to Book ValueTeknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dimana diperoleh sampel sebanyak 4 perusahaan untuk periode penelìtian tahun 2008-2017. Pengujian yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi),Panel data dìgunakan sebagai alat analisis dan untuk menguji hipotesis dìgunakan Uji-t dan Uji-F. Dengan hasil analisa secara parsial Current Ratio (CR) tidak berpengaruh terhadap Net Profit Margin (NPM), Dept to Equity Ratio (DER) berpengaruh terhadap Net Profit Margin (NPM),  Net Profit Margin (NPM)  tidak berpengaruh terhadap Price to Book Value (PBV) dan Current Ratio dan Dept to Equity Ratio secara simultan berpengaruh terhadap Net Profit Margin (NPM


2018 ◽  
Vol 10 (3) ◽  
pp. 307-334
Author(s):  
Rajio Suwahyono ◽  
Hening Widi Oetomo

The users of financial information need financial statements of company to analyze their financial conditions and performances. Financial ratios are useful measure for predicting the stock price. The study focused on the usefull of financial ratios in predicting stock price. The aim of the study is to examine whether  financial statements of company that are price earning ratio, price to book value, current ratio, debt to equity ratio, debt ratio, operating profit margin, net profit margin, total assets turnover, and return on asset simultaneously can influence the stock price and which ratios, partially can influence the stock price. The sample of this study is the telecommunication companies that listed in Jakarta Stock Exchange. Using purposive sampling, there are two companies that become sample that are PT Telekomunikasi Indonesia Tbk and PT Indosat Tbk. The study period is 10 years (1994 up to 2004). The data were analysed by multiple linier regression.The study show that financial statements of company that are price earning ratio, price on book value, current ratio, debt ratio, operating profit margin, net profit margin, and total assets turnover  simultaneously can influence the stock price. Partially price on book value, current ratio dan total asset turnover influence the stock price.


2017 ◽  
Vol 10 (3) ◽  
pp. 307
Author(s):  
Rajio Suwahyono Rajio Suwahyono ◽  
Hening Widi Oetomo

The users of financial information need financial statements of company to analyze their financial conditions and performances. Financial ratios are useful measure for predicting the stock price. The study focused on the usefull of financial ratios in predicting stock price.The aim of the study is to examine whether  financial statements of company that are price earning ratio, price to book value, current ratio, debt to equity ratio, debt ratio, operating profit margin, net profit margin, total assets turnover, and return on asset simultaneously can influence the stock price and which ratios, partially can influence the stock price. The sample of this study is the telecommunication companies that listed in Jakarta Stock Exchange. Using purposive sampling, there are two companies that become sample that are PT Telekomunikasi Indonesia Tbk and PT Indosat Tbk. The study period is 10 years (1994 up to 2004). The data were analysed by multiple linier regression.The study show that financial statements of company that are price earning ratio, price on book value, current ratio, debt ratio, operating profit margin, net profit margin, and total assets turnover  simultaneously can influence the stock price. Partially price on book value, current ratio dan total asset turnover influence the stock price.


2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 349-363
Author(s):  
Deni Sunaryo

This study aims to identify Financial Distress with Firm Size as a moderating variable in the property and real estate industry in Southeast Asia for the period 2012-2019. In identifying financial distress, the dimensions of Net Profit Magin, Current Ratio, and Debt To Asset Ratio are used. The sample used in this research is the company's complete financial statements from the 2014–2019 research year of 35 companies obtained by using purposive sampling technique. The data collection technique uses the documentation method, while the data analysis technique uses multiple linear regression analysis which is supported by the classical assumption test, namely the normality test, multicollinearity test, heteroscedasticity test, and autocorrelation test and model test moderation. The results showed that partially the Net Profit Margin, Current Ratio, Debt to Asset Ratio variables partially had a significant effect on Financial Distress, and Net Profit Margin, Current Ratio and Debt to Asset Ratio simultaneously had a significant effect on Financial Distress in the Property and Real Industry. Southeast Asia estate, whereas for the moderation model Firm size does not moderate Net Profit Margin, Current Ratio, Debt to Asset Ratio to Financial Distress. The value of R Square is 53.4%, indicating that the Financial Distress variable is influenced by all NPM, CR and DAR variables, the remaining 46.6% is influenced by other variables outside of this study including changes in exchange rates, differences in inflation, differences in interest rates, independence of the central bank. , economic growth, expectations, and so on. Recommendations for further research are to replace the moderating variables with other dimensions or indicators.


2017 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 32
Author(s):  
Rukmono Budi Utomo

Tulisan ini mengkaji hubungan antara rasio keuangan terhadap persentase keuntungan pada perusahaan-perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) berdasarkan data Indonesian Capital Market Directory (ICMD) tahun 2010. Rasio keuangan yang dilibatkan dalam dalam penelitain ini antara lain Price Earning Ratio (PER), Price to Book Value (PBV), Current Ratio (CR), Debt to Equity (DE),Laverage Ratio (LR), Gross Profit Margin (GPM), Operating Profit Margin (OPM), Net Profit Margin (NPM), Inventory Trun Over (ITO), Total Aset Turn Over (TAT), dan Return on Investment (ROI). Perusahaan-Perusahaan Manufaktur yang dijadikan sampel dalam peneltian ini antara lain: PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk, PT Tunas Baru lampung Tbk, PT Siantar Top Tbk, PT Sinar Mas Argo Resources and Technology Tbk, PT Sekar Laut Tbk, PT Pioneerindo Gourmet International Tbk, PT Prasidha Aneka Niaga TBk, PT Mayora Indah Tbk, PT Aqua Golden Missisipi Tbk, PT Cahaya Kalbar Tbk.  Hubungan antara rasio keuangan terhadap persentase keuntungan pada perusahaan manufaktur dalam penelitian in berupa model regresi linear berganda yang dipengaruhi oleh rasio keuangan berupa PER, LR, GPM, ITO dan ROI dengan keakuratan model sebesar 60.8 persen. Kata Kunci: Perusahaan Manufaktur, Persentase Keuntungan, Rasio Keuangan, Model Regresi


Author(s):  
Dwi Fitrianingsih

This study aims to find out "Financial Ratios to Predict the Condition of Financial Distress in Manufacturing Companies Listed on the Stock Exchange" with a total sample of 42 manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange. Data collection techniques used purposive sampling and the number of samples in this research is 42 data.From the results of the partial test (t test) that the Current Ratio (CR) variable has a positive effect on Financial Distress, Debt Ratio (DR) has a positive effect on Financial Distress, Net Profit Margin (NPM) has a positive effect on Financial Distress, Return On Equity (ROE) does not affect the Financial Distress. As well as simultaneous testing (test f) Current Ratio (CR), Debt Ratio (DR), Net Profit Margin (NPM), Return On Equity (ROE) simultaneously have a positive effect on Financial Distress.


2021 ◽  
Vol 5 (1) ◽  
pp. 124-134
Author(s):  
Eka Ghandara Suprapta ◽  
Ahmad Subaki ◽  
Daram Heriansyah

Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh return on asset, net profit margin, debt to equity ratio, dan prixe book value terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur sub sektor otomotif dan komponen di BEI. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode eksplanasi dan telaah dokumen di mana data yang digunakan data sekunder dan data kuantitatif. Sampel yang didapat 10 dari 13 sampel yang terdaftar di BEI dengan menggunakan purpose sampling. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dan uji hipotesis. Hasil penelitian berdasarkan parsial menunjukkan bahwa price book value berpengaruh signifikan terhadap harga saham sedangkan return on asset, net profit margin, debt to equity ratio, dan current ratio tidak berpengaruh terhadap harga saham secara parsial. Berdasarkan hasil uji F atau secara simultan menunjukkan bahwa return on asset, net profit margin, debt to equity ratio, current ratio, dan price book value berpengaruh signifikan terhadap harga saham secara bersama-sama.


2021 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 80-86
Author(s):  
NURSIDIN NURSIDIN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah debt to equity, net profit margin dan total assets turnover berpenngaruh positif terhadap financial distress pada perusahaan di Bursa Efek Jakarta. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, yaitu data yang diperoleh dalam bentuk angka. Sumber data berupa data sekunder. Data sekunder dalam penelitian ini adalah berupa laporan keuangan tahunan selama periode 2016-2020. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-20120 sebanyak 9 perusahaan. Sampel penelitian dalam penelitian ini sebanyak 35 perusahaan dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil analisis memberikan persamaan Financial Distress = -0,445 + 1,477 Debt To Equity Ratio   – 3,820 Net Profit Margin + 117,564 Total Asset Turnover + e. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa total asset turnover tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress berdasarkan hasil uji hipotesis secara parsial yaitu thitung 0,476 < ttabel 2,03693 dan nilai signifikan 0,637 > 0,05, berarti H1 ditolak. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa debt to equity ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress berdasarkan hasil uji hipotesis secara parsial yaitu thitung -0,956 < ttabel 2,03693 dan nilai signifikan 0,346 > 0,05, berarti H2 ditolak. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa net profit margin berpengaruh signifikan terhadap financial distress berdasarkan hasil uji hipotesis secara parsial yaitu thitung 5,546 > ttabel 2,03693 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Hasil penelitian ini didukung oleh nilai adjusted R Square sebesar 73% sedangkan sisanya sebesar 27% financial distress dijelaskan variabel lain yang tidak diteliti pada penelitian ini seperti current ratio, sales growth, earning per share.


2018 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 27-36
Author(s):  
Eko Sulastri ◽  
Rachma Zannati

This study aims to provide empirical evidence regarding the effect of Current Ratio, Total Asset Turn Over, Total Debt to Equity, and Net Profit Margin on Financial Distress measured using EPS (Earning per Share). The object of this study is the automotive and component manufacturing and textile and garment sector manufacturing companies listed on the IDX for the 2013-2017 period. Based on the purposive sampling method, based on predetermined criteria, 25 companies were selected as research samples. The analytical technique used is logistic regression. The results showed that the effect of Current Ratio, Total Asset Turn Over, positive had no effect on Financial Distress, while Total Debt to Equity, and Net Profit Margin were positive and significant towards Financial Distress


Author(s):  
Srie Nuning Mulatsih ◽  
Irma Dwi Puspita Dewi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Current Ratio (CR) , Debt To Equity Ratio (DER), Debt To Asset Ratio (DAR),  Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE), Earning Per Share (EPS), Price Book Value (PBV) Dan Net Profit Margin (NPM) terhadap harga saham Pada Perusahaan Jakarta Islamic Index (JII) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode Tahun 2014-2018.Populasi penelitian adalah yang terdaftar  pada perusahaan Jakarta Islamic Index (JII)  di BEI tahun 2014-2018 sebanyak 30 perusahaan. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling diperoleh 18 perusahaan.Variabel independen yang digunakan adalah CR, DER, DAR, ROA, ROE, EPS, PBV  dan NPM sedangkan variabel dependen adalah harga saham. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda menggunakan SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CR, DER, ROA, ROE, EPS, PBV  dan NPM berpengaruh signifikan positif terhadap Harga saham, sedangkan DAR, tidak berpengaruh signifikan terhadap Harga saham


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document