Analisis Financial Distress Menggunakan Regresi Data Panel
Sebuah perusahaan tentunya ingin menghindari kondisi-kondisi yang dapat mengakibatkan kebangkrutan, salah satu kondisi yang dapat menempatkan perusahaan dalam bahaya kebangkrutan adalah financial distress. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan financial distress dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhinya pada perusahaan ritel. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan-perusahaan subsektor ritel pada periode 2015 hingga 2019 menggunakan metode regresi data panel. Variabel prediktor yaitu current ratio (CR), net profit margin (NPM), total assets turnover (TATO) dan price to book value (PBV). Rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur financial distress adalah debt service coverage ratio (DSCR). Hasil analisis menunjukkan perusahaan pada sektor barang konsumen non-primer dibandingkan primer lebih banyak yang mengalami financial distress. NPM berpengaruh signifikan terhadap DSCR, sedangkan CR, TATO dan PBV tidak berpengaruh signifikan terhadap DSCR. Koefisien determinasi dari model terpilih sebesar 83,90%. Kata kunci: Financial Distress, Regresi Data Panel, Ritel